WorksheetsFOR OLIM GEMARI
Total questions: 70
Worksheet time: 36mins
1. Salah satu unsur aktiva tetap dalam pengujian substantif saldo aktiva tetap yang dihitung untuk proses audit adalah:
A. Rekening koran
B. Akumulasi penyusutan
C. Piutang dagang
D. Laba rugi selisih kurs
2. Desain untuk pengujian substantif saldo aktiva tetap dengan menghitung rasio turn over aktiva tetap termasuk dalam kategori:
A. Prosedur audit awal
B. Pengujian terhadap transaksi rinci
C. Verifikasi penyajian dan pengungkapan
D. Prosedur analitik
3. Salah satu tujuan audit saldo akun atas penyajian dan pengungkapan adalah:
A. Persediaan telah dinyatakan sebesar harga terendah diantara harga pokok dan harga pasar
B. Harga pokok penjualan meliputi pengaruh semua transaksi penjualan selama periode yang
diperiksa
C. Persediaan dan harga pokok penjualan telah didentifikasi dan dikelompokkan dengan benar
dalam laporan keuangan
D. Persediaan yang tercantum dalam neraca secara fisik benar-benar ada pada tanggal neraca
4. Salah satu objek yang diperiksa oleh auditor adalah bukti memorial, di dalamnya terdapat
pencatatan, kecuali:
A. Depresiasi aktiva tetap
B. Laporan produk selesai
C. Bukti kas keluar
D. Surat order produksi
5. Aktivitas pengendalian terhadap aktivitas penghitungan fisik persediaan terdapat kegiatan
adjustment buku pembantu persediaan berdasarkan hasil penghitungan fisik persediaan, kegiatan ini merupakan tanggung jawab fungsi:
A. Akuntansi umum
B. Akuntansi biaya
C. Akuntansi keuangan
D. Akuntansi manajemen
6. Untuk mendapatkan keyakinan terhadap ketelitian dan keandalan hasil penghitungan fisik persediaan oleh klien, maka auditor akan melakukan:
A. Pricing test
B. Adjustment test
C. Compilation test
D. Count test
7. Salah satu contoh perusahaan yang mencatat gaji dan upah sebagai pengeluaran utamanya dan dianggap material oleh auditor adalah:
A. Perusahaan pengeboran minyak
B. Perusahaan manufaktur
C. Perusahaan jasa konsultan
D. Perusahaan penyewaan kendaraan dan alat berat
8. Dalam pemeriksaan laporan keuangan klien seorang auditor akan melakukan pengujuian substantif terhadap beberapa saldo akun, kecuali saldo akun:
A. Utang gaji dan upah
B. Utang fee eksternal auditor
C. Utang bonus
D. Utang komisi
9. Menurut tujuannya investasi dapat dibedakan menjadi:
A. Investasi lancar dan investasi jangka pendek
B. Investasi jangka pendek dan investasi jangka menengah
C. Investasi lancar dan investasi jangka panjang
D. Investasi jangka menengah dan investasi jangka panjang
10. Salah satu tujuan pengendalian intern terhadap investasi adalah sebagai berikut:
A. Adanya pembatasan penguasaan aktiva
B. Pencatatan jumlah dan periode berdasarkan tahun lalu
C. Pelaksanaan transaksi sesuai dengan permintaan pasar
D. Permintaan investasi harus sesuai kegiatan utama perusahaan
11. Pencatatan perusahaan yang berhubungan dengan transaksi ekuitas pemegang saham adalah:
A. Obligasi
B. Utang bunga
C. Transaksi utang jangka panjang
D. Dividen
12. Memeriksa dokumentasi dan otorisasi perolehan perjanjian obligasi dan kontrak jangka panjang lainnya dalam hubungan tujuan audit dan prosedur audit utang jangka panjang termasuk ke dalam tujuan audit:
A. Adanya atau terjadinya penilaian kelengkapan kewajibannya
B. Adanya kewajiban penilaiannya
C. Terjadinya kewajibannya
D. Penyajian dan pengungkapan
13. Membuktikan bahwa utang jangka panjang yang dicantumkan di neraca merupakan klaim kreditur terhadap aktivitas entitas merupakan tujuan substantif terhadap:
A. Risiko deteksi
B. Utang jangka panjang
C. Penyajian dan pengungkapan
D. Verifikasi ketelitian
14. Menentukan bahwa saldo utang jangka panjang diidentifikasi dan diklasifikasikan dengan tepat dalam laporan keuangan, dalam pengujian substantif atas asersi utang jangka panjang kategori:
A. Prosedur awal
B. Prosedur analitis
C. Pengujian terinci atas saldo
D. Penyajian dan pengungkapan
15. Perbedaan utama pengujian substantif terhadap ekuitas pemegang saham dengan pengujian substantif terhadap aktiva lancar, adalah pengujian substantif untuk ekuitas pemegang bersifat:
A. Frekuensi terjadinya tinggi , jumlah rupiah setiap transaksi kecil
B. Frekuensi terjadinya tinggi, jumlah rupiah setiap transaksi besar
C. Frekuensi terjadinya rendah, jumlah rupiah setiap teransaksi besar
D. Frekuensi terjadinya rendah, jumlah rupiah setiap teransaksi kecil
16. Menentukan bahwa saldo ekuitas pemegang saham diidentifikasi dan diklasfikasikan
dengan tepat dalam laporan keuangan dalam pengujian substantif atas asersi ekuitas pemegang
saham masuk dalam kategori:
A. Penyajian dan pengungkapan
B. Pengujian terinci atas transaksi
C. Prosedur analitis
D. Prosedur awal
17. Resiko yang ditanggung auditor karena sample yang diambil dalam proses pengujian tidak representatif atau mewakili populasi tempat sampel itu diambil, dikenal dengan istilah:
A. Audit risk
B. Sampling risk
C. Nonsampling risk
D. Evident risk
18. Dalam satu contoh audit perusahaan manufaktur, maka populasi untuk audit bagian pembelian adalah:
A. Seluruh transaksi perusahaan
B. Seluruh transaksi pembelian dan penjualan
C. Seluruh voucher pembelian yang telah disetujui
D. Seluruh voucher pembelian yang telah teregistrasi
19. Metode pemilihan sample yang tepat dalam auditor yang umum dilakukan adalah:
A. random sampling dan purposive sampling
B. purposive sampling dan systematic sampling
C. systematic sampling dan audit sampling
D. random sampling dan systematic sampling
20. Salah satu tujuan pengambilan sampel dalam pengujian substantif adalah:
A. Menentukan jumlah sampel yang dianggap benar oleh auditor
B. Pengendalian internal perusahaan terhadap berbagai kepentingan
C. Mendemontrasikan apakah pengendalian internal perusahaan telah berjalan efektif atau non efektif
D. Menentukan tingkat deviasi terbaik populasi sesungguhnya yang diramalkan oleh auditor
21. Pertimbangan profesional dalam menentukan ukuran sampel harus memperhatikan tiga faktor, salah satunya adalah:
A. Saldo debet dan kredit perusahaan
B. Resiko pengukuran current ratio (CR) terlalu rendah
C. Wujud Õsik suatu populasi yang terbatas dan tidak mewakili populasi keseluruhan
D. Suatu dokumen yang menjadi bukti terjadinya transaksi
22. Salah satu faktor yang mungkin memotivasi manajemen atas terjadinya salah saji dalam asersi siklus pendapatan adalah:
A. Adanya order pelanggan secara langsung dilakukan oleh pelanggan atau melalui divisi penjualan
B. Order penjualan yang menyajikan data dasar untuk proses internal oleh penjual tentang order
pelanggan.
C. Piutang mungkin salah diklasifikasikan sebagai kepemilikan lancar atau tidak lancar.
D. Dokumen pengiriman yang merupakan kontrak tertulis antara pengangkut barang dengan
penjual atas penerimaan dan pengiriman barang yang keliru.
23. Salah satu proses penjualan kredit yang terdiri dari fungsi penjualan kredit adalah:
A. Pemenuhan order penjualan
B. Order pelanggan
C. Order penjualan
D. Dokumen pengiriman
24. Salah satu tujuan audit penerimaan kas adalah untuk meyakinkan bahwa:
A. Penjualan tunai mungkin tidak dicatat, hal ini disengaja dilakukan dalam rangka pencurian kas
B. Posisi kas pada tanggal neraca benar-benar ada dan merupakan milik perusahaan
C. Penerimaan mungkin dimasukkan ke akun pelanggan yang salah
D. Beberapa penerimaan mungkin tidak dicatat
25. Salah satu transaksi untuk penyesuaian penjualan adalah:
A. Persetujuan penjualan
B. Persetujuan kredit
C. Persetujuan diskon
D. Persetujuan tunai
26. Adanya pemisahan tugas dan tanggung jawab antara yang melakukan penjualan, mengirimkan barang, melakukan penagihan, memberikan otorisasi atas penjualan kredit, membuat faktur penjualan dan melakukan pencatatan merupakan ciri dari:
A. Resiko pengendalian
B. Resiko deteksi yang dapat diterima
C. Tujuan substantif
D. Tujuan pemeriksaan piutang
27. Dalam pengujian substantif yang mungkin untuk asersi piutang adalah menghitung rasiorasio, langkah ini termasuk dalam kategori:
A. Prosedur awal
B. Prosedur analitis
C. Pengujian rincian transaksi
D. Penyajian dan pengungkapan
28. Pada audit spesifik maka semua transaksi pembelian dan pengeluaran kas yang terjadi selama periode telah dicatat dalam objek audit kelas transaksi, hal ini merupakan pernyataan yang termasuk dalam asesrsi:
A. Right and obligations
B. Valuation or allocation
C. Completeness
D. Presentation and disclosure
29. Penyusunan program audit harus disusun melalui tiga asersi yang dituju, yaitu keberadaan atau keterjadian, kelengkapan, dan penilaian. Pembuktian mengenai setiap transaksi pembelian dilaksanakan oleh lebih dari unit organisasi sehingga tercipta adanya pengecekan intern dalam
setiap pelaksanaan transaksi tersebut termasuk ke dalam asersi:
A. Keberadaan dan keterjadian
B. Kelengkapan
C. Penilaian atau alokasi
D. Aktivitas kontrol transaksi
30. Informasi yang dapat dikuantifisir dan dapat bersifat subjektif dalam pelaksanaan pekerjaan audit, hal tersebut dikenal dengan istilah:
A. Objek audit
B. Proses yang kritis
C. Perencanaan audit
D. Kompetensi
31. T Masraffi yang membeli kendaraan dengan harga Rp 7.000.000, biaya registrasi kendaraan Rp 600.000, biaya kirim kendaraan Rp 500.000 dan PPN Rp 810.000. Bagaimana jurnal penyesuaian jika perusahaan salah dalam menentukan biaya perolehan. Jurnal T Masraffi :
Aktiva Tetap Rp 7.000.000 (D)
Biaya Registrasi Kendaraan Rp 600.000 (D)
Biaya Kirim Rp 500.000 (D)
PPn Masukan Rp 810.000 (D)
Kas Rp 8.910.000 (K)
(a)
32. Perbedaan sifat akuntansi dengan auditing secara umum adalah:
A. Akunting bersifat analitis
B. Akunting bersifat pembuktian
C. Auditing bersifat analitis
D. Auditing bersifat konstruktif
33. Akuntan publik yang biasanya kita kenal dan mempunyai sertifikat dari pemerintah termasuk ke dalam jenis auditor:
A. General Accounting Auditor
B. External Auditor
C. Internal Revenue Agents
D. Internal Auditor
34. Dalam meminimalkan kerugian yang besar dalam auditing dapat dilakukan dengan cara “user verifies information” maksudnya adalah:
A. Pemakai melakukan sendiri pencocokan terhadap catatan yang ada untuk keandalan laporan keuangan
B. Kewajiban manajemen untuk menyajikan informasi yang dapat dipercaya
C. Menyajikan laporan keuangan yang dapat dipercaya untuk kepentingan yang berbeda-beda
D. Informasi yang digunakan untuk pengambilan keputusan yang dapat diandalkan
35. Misi organisasi profesi akuntan adalah meningkatkan pengabdian profesi dalam pembangunan nasional, salah satu tujuannya adalah:
A. Menciptakan peluang kerja
B. Mencari keuntungan yang digunakan untuk organisasi
C. Mempererat silaturahmi diantara anggota organisasi
D. Menjaga martabat akuntan
36. Tugas utama seorang senior auditor adalah:
A. Melakukan pekerjaan audit secara rinci
B. Bertanggung jawab penuh atas opini yang diberikan
C. Mampu memberikan solusi atas temuan audit
D. Menjabarkan kebijakan partner dan mengawasi pelaksanaannya
37. Bertanggung jawab kepada partner dalam melaksanakan berbagai tugas administratif merupakan salah satu tugas dari:
A. Partner
B. Manajer dan Supervisor
C. Senior Auditor
D. Junior Staà
38. Tingkat audit yang lebih rendah dan tidak memerlukan bukti banyak yang biasa dilakukan pada perusahaan non publik serta berbentuk penelaahan dikenal dengan nama:
A. Review of Historical Financial Statements
B. Audit of Historical Financial Statements
C. Other Attestation Service
D. Other Assurance Service
39. Pada intinya laporan audit memberikan jaminan pada klien atas laporan keuangan yang diauditnya, namun ada saatnya auditor tidak memberikan jaminan pada pihak ketiga. Contoh jenis jasa audit yang tidak memberikan jaminan pada pihak ketiga adalah:
A. Audit Historical
B. Review of Historical Financial Statements
C. Other Attestation Service
D. Accounting & Bookeeping Service
40. Standar auditing merupakan rincian dari Pernyataan Standar Auditing terdiri dari:
A. 11 standar
B. 10 standar
C. 9 standar
D. 8 standar
41. Akad pemindahan hak guna atas barang dan jasa, melalui pembayaran upah sewa, tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan (ownership/milkiyyah) atas barang itu sendiri disebut...
A. Al ’iwadhu
B. Mudharabah
C. Ijarah
D. Istishna
42. Objek sewa dalam PSAK 59, paragraf 105 – 107 disebut...
A. Ma’jur
B. Ijarah
C. Musta’jir
D. Bittamlik
43. Penyewa dalam PSAK 59, paragraf 105 – 107 disebut...
A. Ma’jur
B. Musta’jir
C. Sighot
D. Bittamlik
44. Exposure Draft PSAK 107 tentang Akuntansi Ijarah dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) pada tanggal ...
A. 1 Januari 2009
B. 12 Maret 2012
C. 10 Nopember 2012
D. 26 Februari 2008
45. Pada AKUNTANSI PEMILIK (MU'JIR), biaya perolehan obyek ijarah diakui pada saat...
A. Peyewa membayar.
B. Perpindahan kepemilikan.
C. Obyek ijarah diperoleh sebesar biaya perolehan
D. Pemilik meminta penyewa untuk menyerahkan jaminan
46. Titipan murni dari satu pihak ke pihak lain, baik individu maupun badan hukum, yang harus dijaga dan dikembalikan kapan saja si penitip kehendaki...
A. Qardh
B. Wadiah
C. Hiwalah
D. Sharf
47. Fatwa yang menjelaskan bahwa giro yang diperkenankan dalam kegiatan lembaga keuangan syariah hanyalah giro yang menggunakan prinsip mudharabah dan prinsip wadiah adalah...
A. Fatwa DSN No: 01/DSN-MUI/IV/2000
B. Fatwa DSN No: 02/DSN-MUI/IV/2000
C. Fatwa Nomor 19/DSN-MUI/IV/2001
D. Fatwa Nomor 28/DSN-MUI/III/2002
8. Fatwa yang menjelaskan bahwa tabungan yang diperkenankan dalam kegiatan lembaga keuangan syariah hanyalah tabungan yang menggunakan prinsip mudharabah dan prinsip wadiah adalah...
A. Fatwa DSN No: 01/DSN-MUI/IV/2000
B. Fatwa DSN No: 02/DSN-MUI/IV/2000
C. Fatwa Nomor 19/DSN-MUI/IV/2001
D. Fatwa Nomor 28/DSN-MUI/III/2002
49. Pemberian harta kepada orang lain yang dapat ditagih atau diminta kembali atau dengan kata lain meminjamkan tanpa mengharap imbalan dalam akuntansi syariah disebut sebagai ...
A. Rahn
B. Wakalah
C. Al Qardh
D. Kafalah
50. Perjanjian jual beli suatu valuta dengan valuta lainnya. Transaksi jual beli mata uang asing (valuta asing) dapat dilakukan baik dengan sesama mata uang sejenis maupun yang tidak sejenis
disebut ...
A. Wakalah
B. Al Qardh
C. Kafalah
D. Sharf
51. Pencatatan transaksi mata uang asing dengan membukukan langsung ke dalam mata uang dasar (base currency) yang digunakan untuk Perbankan Indonesia yaitu mata uang rupiah/Indonesia Rupiah (IDR) disebut ...
A. Single Currency (Satu Jenis Mata Uang)
B. Base Currency (Jenis Mata Uang)
C. Multi Currency (Lebih dari Satu Jenis Mata Uang)
D. Double Currency (Dua Jenis Mata Uang)
52. Pencatatan transaksi mata uang asing dengan membukukan langsung ke dalam masing-masing mata uang asing asal yang digunakan pada transaksi disebut...
A. Single Currency (Satu Jenis Mata Uang)
B. Base Currency (Jenis Mata Uang)
C. Multi Currency (Lebih dari Satu Jenis Mata Uang)
D. Original currency (Mata Uang Asing Asal)
53. Jual beli barang pada harga pokok perolehan barang dengan tambahan keuntungan yang disepakati antara pihak penjual dengan pihak pembeli barang merupakan pengertian dari.....
A. Mudharabah
B. Murabahah
C. Musyarakah
D. Istisna
54. Yang bukan merupakan rukun dari murabahah adalah.....
A. Pihak yang berakad
B. Obyek yang diakadkan
C. Akad/sigot
D. Baligh
55. Tercipta dengan kesepakatan dimana dua orang atau lebih setuju bahwa tiap orang dari mereka memberikan modal musyarakah dan berbagi keuntungan dan kerugian, merupakan karakteristik dari.....
A. Mudharabah
B. Musyarakah akad
C. Musyarakah pemilikan
D. Istishna
56. Prinsip Distribusi Hasil Usaha dimana Lembaga Keuangan Syariah boleh menggunakan Prinsip Revenue Sharing (Bagi Pendapatan) maupun ProÕt/Loss Sharing (Bagi Untung/Rugi) hal ini difatwakan oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) Nomor...
A. Fatwa Nomor 15/DSN-MUI/IX/2000
B. Fatwa Nomor 16/DSN-MUI/IX/2000
C. Fatwa Nomor 15/DSN-MUI/IX/2001
D. Fatwa Nomor 16/DSN-MUI/IX/2001
57. Penyisihan kerugian aktiva produktif dan piutang yang timbul dari transaksi aktiva produktif dibentuk sebesar estimasi kerugian aktiva produktif dan piutang yang tidak dapat ditagih sesuai dengan denominasi mata uang aktiva produktif dan piutang yang diberikan. Hal ini diyatakan
dalam ...
A. PSAK 29 paragraf 150
B. PSAK 59 paragraf 130
C. PSAK 49 paragraf 160
D. PSAK 69 paragraf 122
58. Sebelum diberlakukannya PSAK Syariah 2007 sebagai landasan akuntansi keuangan bagi Bank dan Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia, IAI telah menyusun PSAK Nomor 59 tentang Akuntansi Perbankan Syariah pada tahun 2002. Pada saat itu, IAI juga menyusun...
A. KDPPLKBS
B. KDPPPSSK
C. KPPDSKSS
D. KPPSSKDS
59. Adanya upaya untuk menyisihkan sebagian laba atau hasil usaha dalam bentuk zakat misalnya, merupakan wujud komitmen untuk membagi kesejahteraan terhadap lingkungan sekitarnya, merupakan perwujudan dari ...
A. Corporate Goovernance
B. Corporate Social Responsibility (CSR)
C. Coorporate Internasional
D. Coorporate Responsive
60. Pengembangan Standar Akuntansi Keuangan Bank Syariah telah dimulai sejak tahun....
A. 1987
B. 1988
C. 1989
D. 1990
61. The Financial Accounting Organization for Islamic Banks and Financial Institutions (the Organization) dibentuk pada tanggal .....
A. 27 Maret 1987
B. 26 Februari 1990
C. 30 September 1965
D. 1 Oktober 1965
62. Organisasi nirlaba internasional yang memiliki kompetensi untuk menyusun standar-standar akuntansi keuangan dan auditing untuk Bank dan Lembaga Keuangan Syariah di dunia disebut....
A. BMT (Baitul Maal wa Tamwil)
B. Badan Amil Zakat (BAZ)
C. The Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutiions (AAOIFI)
D. Lembaga Amil Zakat (LAZ)
63. Sebagai penasehat dan pemberi saran kepada direksi, pimpinan unit usaha Syariah dan pimpinan kantor cabang Syariah mengenai hal-hal yang terkait dengan aspek Syariah dan sebagai mediator antara LKS dengan DSN dalam mengkomunikasikan usul dan saran pengembangan produk dan jasa dari LKS yang memerlukan kajian dan fatwa dari DSN merupakan fungsi utama dari...
A. BMT (Baitul Maal wa Tamwil)
B. Badan Amil Zakat (BAZ)
C. DPS ( Dewan Pengawas Syariah)
D. DSN (Dewan Syariah Nasional)
64. Badan Wakaf Indonesia mempunyai tugas dan wewenang diantaranya adalah yang tersebut di bawah ini:
A. Melakukan pengelolaan dan pengembangan harta benda wakaf berskala nasional dan internasional
B. Melakukan kegiatan investasi
C. Melakukan penyertaan modal dan harta benda wakaf
D. Melakukan usaha perasuransian
65. Jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati antara pihak bank dan pihak nasabah. Dalam konteks ini Perbankan Syariah/LKMS sebagai penjual dan nasabah sebagai pembelinya disebut ...
A. Wadiah Yad Amanah
B. Murabahah
C. Salam
D. Istishna
66. Pembelian barang dengan model pesanan dimana pada perjanjian di awal telah disepakati barang yang dipesan berserta karakteristik dan sifat-sifatnya. Pembayaran dalam konsep salam ini dilakukan didepan serta penyerahan barangnya setelah barang yang dipesan jadi atau tersedia disebut...
A. Istishna
B. Wadiah Yad Amanah
C. Murabahah
D. Salam
67. Proses jual beli barang dengan model pesanan seperti konsep salam, namun memiliki kekhususan yaitu jika terjadi perubahan harga dari kriteria barang yang dipesan setelah perjanjian ditandatangani, maka seluruh biaya tambahan tetap ditanggung oleh pembeli atau nasabah...
A. Ujroh
B. Wadiah
C. Istishna
D. Mudharabah Muqayyadah
68. Bank Muamalat dan Asuransi Syariah TAKAFUL yang didirikan pada tahun...
A. 1990
B. 1992
C. 1993
D. 1994
69. Menerima titipan dana zakat, infaq, dan shodaqoh serta mengoptimalkan distribusinya sesuai dengan peraturan dan amanahnya merupakan fungsi dari ...
A. Baitul Maal (Bait = Rumah, Maal = Harta)
B. Baitut Tamwil (Bait = Rumah, at-Tamwil = Pengembangan Harta)
C. Ijarah
D. Lembaga Keuangan Syariah
70. Melakukan kegiatan pengembangan usaha-usaha produktif dan investasi dalam meningkatkan kualitas ekonomi pengusaha dengan mendorong kegiatan menabung dan menunjang pembiayaan ekonominya...
A. Musyarakah
B. Rahn
C. Baitut Tamwil
D. Qardh
