NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsMid IS 1 STr Ganjil 2022 Rabu
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Name
Class
Date
1.
Pada reaksi oucterlony garis presipitin identic terbentuk diantara 2 antigen dan antibody kedua garis membentuk
a)
Menyilang
b)
Menyatu
c)
Menyilang hanya di satu sisi
d)
Membentuk 2 garis berbeda
2.
Apabila cahaya menyinari secara langsung melalui suatu larutan dan jumlah cahaya yang melewati sampel, besarnya absorben sebanding dengan banyaknya presipitat (kompleks antigen-antibodi yang terbentuk) ini tehnik dari alat mengukur kekeruhan
a)
Turbidimetri
b)
Nefelometri
c)
Colorimetri
d)
Fotometri
3.
Reaksi silang Antibodi berikatan dengan Antigen lain yang memiliki struktur mirip terjadi jika kemurnian Antigen rendah merupakan salah satu komponen imunoasai dibawah ini
a)
Valensi Antibodi
b)
Spesifisitas Antibodi
c)
Aviditas Antibodi
d)
Ukuran Kuantitas Reaksi Ag-Ab
4.
Apabila antigen didalam 2 sumur mirip tetapi antigen di dalam sumur sebelah kiri mengandung satu epitope tambahan, antibody dengan epitope bersama membentuk garis yg mirip garis identic, antibody dengan potongan tambahan yang membentuk garis presipitat
a)
garis identic
b)
garis presipitat identic
c)
garis nonidentic
d)
garis partially identic
5.
Seorang ATLM melakukan Pemeriksaan widal slide sampel diambil dari seorang pasien perempuan, usia 15 tahun, setelah diperiksa hasil positip. Reagen yang digunakan berupa antigen (suspensi bakteri) termasuk metode
a)
Aglutinasi
b)
Aglutinasi Pasif
c)
Indirect Aglutinasi
d)
Direct Aglutinasi
6.
Penentuan antibodi terhadap albumin telur dilakukan dengan cara larutan antigen dimasukkan dalam tabung 17 x 55 mm, lalu ditambahkan serum (yg mengandung antibodi) dengan hati-hati sehingga kedua reagen tersebut tidak tercampur inkubasi pada suhu kamar selama waktu tertentu Akan terbentuk cincin. cara pemeriksaan diatas adalah prosedur pemeriksaan dari
a)
Uji presipitasi Cincin
b)
Uji presipitasi Tabung
c)
Uji presipitasi Lempeng
d)
Uji presipitasi Tabung
7.
Seorang ATLM melakukan Pemeriksaan sampel pasien laki-laki dengan keluhan timbulnya ruam, luka pada kulit disekitar kelamin atas permintaan dokter dilakukan pemeriksaan RPR,Ke dalam lingkaran slide dipipet 50 ul serum, Tambahkan 50 ul atau 1 tetes reagen antigen, Homogenkan, Putar pada rotator kecepatan 100 rpm selama 4-8 menit hasil diamati. Apakah dasar interprestasi hasil pemeriksaan RPR tersebut diatas?
a)
Flokulasi
b)
Hemaglutinasi
c)
Ikatan komplemen
d)
Indirect aglutinasi
8.
Antigen dan antibodi dimasukkan ke dalam sumuran berbeda dan akan berdifusi secara independent, bertemu dan membentuk presipitat setelah inkubasi selama 12 sampai 24 jam.
a)
imunodifusi radial
b)
reaksi ouchterlony
c)
Presipitat difusi tunggal
d)
Presipitat lempeng
9.
Seorang ATLM melakukan Pemeriksaan sampel dari seorang pasien laki-laki dengan keluhan beberapa timbulnya ruam, luka pada kulit disekitar kelamin atas permintaan dokter dilakukan pemeriksaan RPR,Ke dalam lingkaran slide dipipet 50 ul serum, Tambahkan 50 ul atau 1 tetes antigen (reagen RPR), Homogenkan, Putar pada rotator kecepatan 100 rpm selama 4-8 menit hasil diamati control positif, control negative dan tes terjadi gumpalan . Apakah interprestasi hasil pemeriksaan RPR tersebut ?
a)
Valid
b)
Invalid
c)
Positive
d)
Negative
10.
Seorang TLM melakukan Pemeriksaan widal metode silde sampel diambil dari seorang anak laki-laki, usia 8 tahun dengan gejala sakit perut, mual, muntah, lidah berwarna putih dan suhu tubuh 39ºc dilakukan pemeriksaan hasil positip. Salmonella typhi O dan H dan kemudian dilakukan pengenceran hasil positif untuk mengetahui pengenceran terakhir yang masih terjadi aglutinasi, hasil penentuan titer antibody dinyatakan secara
a)
Kualitatif
b)
Kuantitatif
c)
Semikuantitatif
d)
Reaktif
11.
Seorang TLM melakukan Pemeriksaan sampel widal metode silde untuk dilakukan pemeriksaan, pemeriksaan setelah dilakukan pengolahan sampel serum yang didapat lisis. Apa yang harus dilakukan jika sampel serum tersebut merah untuk pemeriksaan widal?
a)
Melanjutkan memeriksan sesuai metode pemeriksaan widal slide
b)
Mengencerkan serum
c)
Meminta ulang sampel pemeriksaan
d)
Memutar ulang serum
12.
Apabila Antigen ditambahkan Antibodi dalam bentuk larutan menghasilkan suatu agregasi yang terlihat dengan mata adalah prinsip dari uji
a)
Aglutinasi
b)
Hemaglutinasi
c)
Presipitasi
d)
Koaglutinasi
13.
Reaksi antara antigen yang tidak larut dengan antibodi yang larut adalah prinsip dari
a)
Aglutinasi Langsung
b)
Aglutinasi Pasif
c)
Koaglutinasi
d)
Hambatan Aglutinasi
14.
Apabila partikel sel yang dilapisi dengan antigen larut di permukaan direaksikan dengan antibody. Partikel yang digunakan lateks adalah prinsip dari uji
a)
Aglutinasi Pasif
b)
Koaglutinasi
c)
Hambatan Aglutinasi
d)
Aglutinasi indirek
15.
Untuk melakukan pemeriksaan widal dengan metode aglutinasi disertakan control positif dan negative, Control positif berisi
a)
Reagen
b)
Kontrol Negatif dan reagen
c)
NaCl dan Serum Pasien
d)
Kontol Positif dan reagen
16.
Seorang ATLM melakukan Pemeriksaan sampel urine yang diambil dari wanita untuk dilakukan pemeriksaan Hcg metode slide, satu tetes urine + 1 tetes reagen latex hasil dilihat berdasarkan reaksi aglutinasi. Jika sampel urine yang diperiksa pada saat itu berjumlah 5 maka berapa jumlah kontrol dan sampel yang diperiksa ?
a)
5
b)
7
c)
9
d)
10
17.
Reagen antibodi ditambahkan pada sampel pasien. Bila terdapat antigen, akan membentuk reaksi antigen –antibodi.kemudian ditambahkan partikel latex yg dilapisi antigen. Hasil positif terjadi apabila terjadi
a)
Aglutinasi
b)
Tidak terjadi Aglutinasi
c)
Presipitasi
d)
Koaglutinasi
18.
Gambar reaksi berikut adalah prinsip dari uji
a)
Aglutinasi Pasif
b)
Koaglutinasi
c)
Hambatan Aglutinasi
d)
Aglutinasi indirek
19.
Sel darah merah RH+ (reagen) ditambah dengan serum pasien (antibodi), diinkubasi 37ºC, dicuci untuk menghilangkan antibodi yang tidak terikat. Ditambahkan Imunoglobulin anti-human, lihat ada atau tidaknya aglutinasi adalah cara kerja dari
a)
Indirect antiglobulin test
b)
Uji antiglobulin Direk
c)
antiglobulin Direk
d)
Uji Aglutinasi pasif terbalik
20.
Yang dikenal sebagai metode Coomb’s test adalah
a)
Indirect antiglobulin test
b)
Uji antiglobulin
c)
antiglobulin Direk
d)
Uji Aglutinasi pasif terbalik
21.
Seorang ATLM melakukan pemeriksaan untuk menentukan adanya IgG yang melekat pada sel darah pasien, terutama pasien penderita anemia hemolitik otoimun maka metode yang digunakan…..
a)
Indirect antiglobulin test
b)
Uji antiglobulin Direk
c)
Direct aglutinasi
d)
Uji Aglutinasi pasif terbalik
22.
Pada metode aglutinasi pasip terbalik yang dilekatkan pada partikel “carrier” adalah
a)
Antigen
b)
Antibodi
c)
Anti-globulin
d)
Analit
23.
Reagen antibodi ditambahkan pada sampel pasien bila terdapat antigen akan membentuk reaksi antigen antibodi. kemudian partikel latex yang dilapisi antigen ditambahkan, maka hasil tes positif
a)
Aglutinasi terbentuk
b)
Hemaglutinasi
c)
Aglutinasi tidak terjadi
d)
Koaglutinasi
24.
Sel darah merah (reagen) ditambah dengan serum pasien (antibodi), diinkubasi 370C, dicuci untuk menghilangkan antibodi yang tidak terikat. Antihuman globulin (IgG) ditambahkan, lihat ada atau tidaknya aglutinasi bertujuan untuk mendeteksi
a)
Antigen
b)
Antibodi
c)
Anti-RH pada sel darah merah bayi
d)
Anti-RH pada serum pasien
25.
Prozone adalah pada pemeriksaan dengan metode aglutinasi atau presipitasi terjadi
a)
reaksi antigen dan antibodi dalam proporsi seimbang
b)
Reaksi antara antigen dan antibody berlebih
c)
Jumlah antigen pada reaksi berlebih
d)
Jumlah antibodi pada reaksi berlebih
26.
Bila Antigen ditambahkan Antibodi dalam bentuk larutan menghasilkan suatu agregasi yang terlihat dengan mata adalah prinsip dari
a)
Aglutinasi
b)
Hemaglutinasi
c)
Presipitasi
d)
Flokulasi
27.
Prinsip dasar reaksi dari uji hambatan aglutinasi adalah
a)
Ag larut + partikel --> partikel disalut Ag + Ab dalam serum --> Aglutinasi
b)
Ag larut + agglutinin --> komplek Ag-Ab + Ag seluler --> tak ada aglutinasi
c)
Ab serum + komplemen --> komplemen + SDM --> tidak ada lisis
d)
Ab dalam serum + suspense Antigen --> aglutinasi
28.
Pemeriksaan sampel berupa serum yang diambil dari seorang laki-laki 45 tahun dengan gejala demam reumatik dan nyeri kerongkongan, kemudian dilakukan pemeriksaan Antistreptolisin O, hasil pemeriksaan kualitatif positif (+). Dasar interprestasi hasil pemeriksaan ASO tersebut adalah …
a)
Aglutinasi
b)
Hemaglutinasi
c)
Presipitasi
d)
Flokulasi
29.
Salah satu pemeriksaan dibawah ini yang menggunakan metode hemaglutinasi adalah
a)
VDRL
b)
RPR
c)
TPHA
d)
TUBEX
30.
Larutan berupa partikel padat dalam air (suspensi) atau partikel koloid dalam air (koloidal) Apabila cahaya dilewatkan melalui suatu larutan yang memiliki kekeruhan, maka intensitas cahaya tersebut akan berkurang karena refleksi, absorbsi atau tebaran (scatter) adalah tehnik untuk mengukur kuantitas presipitat berdasarkan kekeruhan dengan alat
a)
Turbidimetri
b)
Nefelometri
c)
Colorimetri
d)
Fotometri
31.
Antigen dan antibodi akan berdifusi di dalam lapisan agar, dan setelah terbentuk presipitat akan terlihat secara visual berupa pita presipitin adalah prinsif kerja dari
a)
Difusi Radial
b)
Immunodifusi
c)
Outerhlony Double diffuse
d)
Presipitasi
32.
Pemeriksaan antibodi non treponema menggunakan reagen RPR, setelah serum ditambahkan cardiolipin (reagensia) maka dilakukan homogenisasi dengan penggoyangan selama 8 menit, alat yang digunakan untuk proses tersebut?
a)
Inkubator
b)
Rotator
c)
Mixer
d)
Sterilisator
33.
Kemampuan untuk mendapatkan nilai yang hampir sama pada pemeriksaan yang berulang- ulang dengan metode yang sama.
a)
Kontrol
b)
Kalibrasi
c)
Presisi
d)
Akurasi
34.
Seorang ATLM melakukan pemeriksaan bahan control untuk mendapatkan nilai yang sama atau mendekati nilai biologis yang sebenarnya (true value) yang telah ditentukan oleh metode standar
a)
Kontrol
b)
Kalibrasi
c)
Presisi
d)
Akurasi
35.
Tes yang digunakan untuk menilai hasil terapi pada penyakit sipilis
a)
VDRL
b)
RCP
c)
TPHA
d)
ASLO
36.
Kelemahan dari pemeriksaan TPHA untuk mendeteksi respon penyakit sipilis
a)
Kurang sensitive sebagai skrining
b)
Kurang sensitive untuk mendeteksi antibody
c)
Kurang spesifik untuk mendeteksi antibodi
d)
Kurang spesifik untuk mendeteksi antigen
37.
Seorang ATLM sebelum pengambilan sampel menanyakan obat yang diminum, nama, umur alamat No hp pada pasien tersangka demam tipoid untuk dilakukan pemeriksaan widal, proses tersebut termasuk dalam Pra analitik tahap
a)
Penanganan sampel
b)
Pengumpulan sampel
c)
Kondisi sampel
d)
Persiapan dan identifikasi pasien
38.
Seorang ATLM melakukan pemeriksaan C reaktif protein secara kualitatif 50 ul serum ditambahkan 1 tetes latex CRP campur hasil dibaca setelah 20 menit. Pembacaan hasil tidak sesuai sop hal tersebut menyebabkan hasil
a)
Positive palsu
b)
Negative palsu
c)
Positive
d)
Negative
39.
Salah satu metode pemeriksaan yang masih banyak menggunakan lateks aglutinasi antara lain pemeriksaan RF. Pemeriksaan yang menggunakan lateks seringkali mengalami gangguan reaksi aglutinasi karena dapat terjadi reaksi silang. bahan yang digunakan untuk pengendalian mutu metode tersebut?
a)
Serum Kontrol
b)
Bahan Kontrol
c)
Kalibrator
d)
Kontrol Positif-Negatif
40.
Dibawah ini penyebab dari hasil pemeriksaan positif palsu pada reaksi aglutinasi adalah
a)
Adanya reaksi silang
b)
Sentrifugasi kurang cepat
c)
Suhu inkubasi yang terlalu rendah
d)
Reagen tidak aktif
Reset
