WorksheetsUAS GADAR 2024
Total questions: 40
Worksheet time: 30mins
Seorang wanita berusia 50 tahun mengalami sesak nafas dan nyeri dada. Dibawa ke IGD. Nadi 100x/mnt, pernafasan 24x/mnt. Manakah pemberian oksigen yang paling tepat ?
Masker sederhana
Kanul hidung.
Masker rebreathing
Masker ventury.
Ambubag
Seorang lanjut usia dibawa ke instalasi Gawat darurat, pasien terlihat nafas cepat, dan dangkal, disorientasi, kulit kering, dan panas. Apakah tindakan pertama yang paling tepat untuk pasien ini ?
Kaji jalan nafas, pernafasan dan sirkulasi.
Kaji riwayat penyakit, dan pencetusnya.
Pasang infus dan lakukan pengkajian fisik.
Berikan oksigen dan segera lakukan pengkajian.
Istirahatkan pasien.
Terjadi kecelakaan beruntun 1 jam yang lalu dan para pasien dibawa ke ruang IGD. Terdapat seorang pasien laki-laki berumur 25 tahun. Dari hasil pengkajian (primary survey) didapatkan data GCS E3M5V1, nampak ada luka dikepala disertai jaringan otak yang keluar dari lukanya. Sebagai perawat, maka warna label yang diberikan kepada pasien tersebut adalah :
Kuning
Merah
Hijau
Hitam
Putih
Perawat mengetahui anak berusia 5 tahun tersedak, tetapi saat ini masih sadar dan terjaga. Perawat bergegas untuk melakukan manuver abdominal thrust. Dimana seharusnya perawat menempatkan kedua tangannya ?
Umbilikus dan paha (groin)
Perut bawah dan dada
Umbilikus dan processus xiphoideus
Pada (groin) dan processus xiphoideus
Pusar dan dada.
Pasien perempuan usia 35 tahun diantar oleh keluarganya di ruang IGD dengan kondisi penurunan kesadaran dialami sejak 15 menit yang lalu. Keluarga mengatakan pasien riwayat stroke. Hasil anamnesis, terdengar suara nafas snoring dan gelisah. Pemeriksaan TD 150/100 mmHg, nadi 120x/mnt, RR 28x/mnt, suhu 37,9°C. Perawat yang sedang shift melakukan head tilt chin lift. Apakah tindakan selanjutnya pada kasus tersebut ?
Melakukan suction
Memasang orofaringeal airway
Memasang Endotracheal tube
Melakukan Jaw trust
Melakukan pemasangan infus
Pada pasien yang dicurigai cedera fraktur cervikal maka jika membuka jalan nafas dengan cara .....
Cross pinzer
Pinzer swit
Head tilt chin lift
Jaw thrust
Abdominal thrust
Seorang anak usia 7 tahun diantar eluarganya ke IGD setelah mengalami tenggelam dikolam renang dan henti nafas. Orang tua anak mengatakan bahwa anaknya masih terlihat bernafas dan masih teraba nadi sesaat sebelum sampai ke RS. Setelah 5 siklus RJP dilakukan evaluasi dan masih belum teraba denyutan nadi karotis. Selanjutnya tim memasang airway definitive dengan ETT dan telah berhasil dilakukan. Apakah tindakan perawat selanjutnya ?
Melakukan tindakan defibrilasi 2 joule/KgBB
Melanjutkan pemberian ventilasi saja setiap 3 detik
Melanjutkan pemberian kompresi dan ventilasi (15:2)
Melanjutkan pemberian kompresi dan ventilasi (30:2)
Melanjutkan kompresi 100-120x/mnt dan ventilasi 20x/mnt.
Seorang laki-laki pekerja bangunan masuk ke IRD RS saiful anwar dengan riwayat jatuh dari atap rumah setinggi 3 meter sewaktu beerja 2 jam sebelum masuk RS. Pada pemeriksaan awal didapatkan kesadaran baik, TD 70/50mmHg, nadi 68x/mnt, RR 20x/mnt,. Didapatkan hematom dan lecet pada wajah dan dada atas. Pasien mengeluh nyeri dilehernya dan tidak dapat merasakan pada bagian dada ke bawah dan dapat menggerakkan ke 4 ekstremitasnya. Tindakan yang pertama dilakukan pada pasien diatas adalah...
Melakukan logroll untuk mencari adanya cedera pada tulang belakang
Memasang collar neck dan mengirim pasien untuk foto vertebra servikal
Melakukan pemeriksaan neurologis lengkap.
Memasang collar neck dan memasang jalur intravena dan memberikan cairan untuk mengatasi hipotensi.
Memasang ETT
Seorang laki-laki pekerja bangunan masuk ke IRD RS saiful anwar dengan riwayat jatuh dari atap rumah setinggi 3 meter sewaktu beerja 2 jam sebelum masuk RS. Pada pemeriksaan awal didapatkan kesadaran baik, TD 70/50mmHg, nadi 68x/mnt, RR 20x/mnt,. Didapatkan hematom dan lecet pada wajah dan dada atas. Pasien mengeluh nyeri dilehernya dan tidak dapat merasakan pada bagian dada ke bawah dan dapat menggerakkan ke 4 ekstremitasnya. Setelah keadaan hemodinamik stabil, maka tindakan yang dilakukan selanjutnya adalah ...
Pemeriksaan neurologik lengkap
Pemeriksaan foto vertebra cervikal dan thoracolubal
Pemeriksaan untuk mengetahui adanya cedera pada tulang belakang di tempat lain.
Pemeriksaan laboratorium lengkap
Pemeriksaan CT scan
Pada saat mendatangi korban kecelakaan, yang pertama kali saudara lakukan adalah .....
Memeriksa airway
Memasang neck collar
Memasang sarung tangan
Memanggil team rescue
Memeriksa lingkungan
Mencegah pergerakan, mengurangi rasa nyeri, mempercepat penyembuhan, mengurangi perdarahan termasuk tujuan dari :
Tindakan dislokasi
Pembidaian
Tindakan fraktur
Tindakan terkilir
Tindakan debridement
Penyebab utama sumbatan jalan nafas pada penderita tidak sadar adalah ...
Pangkal lidah
Epiglotis
Benda asing
Gigi palsu
Darah
Memberikan bantuan nafas sebanyak 8-10x/mnt termasuk ...
Airway
Breathing
Circulasi
Disability
Exposure
Apabila ada bunyi gurgling terjadi sumbatan karena cairan maka tindakan yang dilakukan adalah ...
Suction
NPA
OPA
ETT
Neck collar
Pemasangan ETT atau memasukkan pipa ke jalan nafas buatan ke dalam trachea melalui mulut disebut ...
Intubasi
Ventilator
RJP
BHD
BTLS
Tujuan dari pemasangan ETT adalah ....
Membebaskan jalan nafas
Untuk memberikan pernafasan mekanik
Memberikan nafas buatan dalam jangka panjang
Semua benar
Semua salah
Yang tidak termasuk dalam peralatan pemasangan ETT adalah ...
Laryngoscope
Tensimeter
ETT
Xylocain jelly
Sarung tangan
Posisi pasien telentang dengan kepala extensi termasuk....
Pemasangan ETT
Persiapan alat intubasi
Tujuan intubasi
Persiapan tindakan intubasi
RJP
Indikasi pemasangan neck collar adalah ....
Curiga patah tulang leher
Luka memar 2x2cm pada dahi, penderita terpental
Cedera kepala dengan disertai peurunan keasadaran
Semua benar
Semua salah
Anda adalah perawat ambulan yang ditugaskan pada satu kejadian kecelakaan massal. Saat anda datang, ada 30 orang pasien di area tersebut. 12 orang pasien nampak histeris dan berjalan mondar mandir disekitar lokasi, 12 orang pasien terduduk mengerang kesakitan, dan 6 orang pasien terlihat diam telentang tidak bernafas. Sebagai seorang perawat ambulan, tindakan manakah yang pertama kali anda lakukan sesuai kondisi tersebut ?
Segera evakuasi pasien yang tampak tidak bergerak
Abaikan pasien yang terlihat mondar mandir
Prioritaskan pasien yang dalam keadaan kritis
Lakukan RJP pada pasien yang tidak nampak usaha bernafas
Arahkan pasien yang bisa berjalan ke tempat yang aman
Penderita dengan cedera kepala sedang, tiba-tiba muntah banyak, maka lakukan ...
Memiringkan pasien dengan logroll
Terus dilakukan suction
Kepala dimiringkan
Memasang oropharingeal airway
Salah semua
Seorang laki-laki usia 21 tahun di IGD hasil pengkajian suara nafas terdengar gurgling, frekuensi nafas terdapat jejas didaerah leher, GCS 8 dengan terdapat fraktur klavikula, fraktur costa 4 5 6 riwayat trauma kepala. Apakah tindakan yang dapat anda lakukan untuk membuka jalan nafas klien ?
Cross finger dengan tehnik head tild
Siapkan pemasangan ETT
Buka dengan tehnik jaw trust
Lakukan finger sweep
Pasang mayo/OPA
Seorang laki-laki berusia 24 tahun datang ke IGD dengan pisau yang masih tertancap pada dada kanannya, perawat melakukan pengkajian dan menemukan data sebagai berikut : konjungtiva tapak pucat, CRT >3detik, RR=22x/mnt, Nadi=110x/mnt. TD=90/60mmHg, suara nafas tidak ada didada kanan, perkusi dada kanan : redup, ada penigkatan tekanan vena jugularis dan pergeseran trachea minimal. Dari data diatas apakah kasus trauma dada yang dialami pasie ?
Tamponade jantung
Tension pneumothorax
Hematothorak masive
Flail chest
Open penumothorak
Seorang laki-laki berusia 17 tahun ditusuk ketika sedang tawuran dan segera dibawa ke IGD terdekat. Tidak didapati benda tertancap pada dada pasien, namun tampak gelembung-gelembung udara dari luka sebesar 2cm pada dada kiri pasien, pasien tampak pucat dan gelisah, nadi 110x/mnt jumlah pernafasan lebih dari 30x/mnt, TD 100/60mmHg. Ada kecurigaan terjadinya open pneumothoraks. Sebagai seorang perawat diIGD, apakah prosedur yang akan anda lakukan untuk menangani kondisi pasien ?
Memasang kassa plester 3 sisi (3 sides tape dressing)
Needle toeachostomy
Pericardiocentesis
Chest tube
Balut tekan
Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke IGD setelah terjadi kecelakaan lalu lintas dengan kesadaran menurun, klien tampak sesak pernafasan cepat dan dangkal ditemukan pernafasan paradoksal, klien tampak pucat, TD menurun dan nadi cepat berdasarkan hasil thorak foto ditemukan adanya 3 buah fraktur pada tulang iga 4,5,6. Apakah masalah utama keperawatan pada kasus diatas ?
Fraktur iga
Pneumothorak
Hemopneumothorak
Flail chest
Kontusio paru
Seorang laki laki 18 tahun diantar ke IGD setelah jatuh. Hasil pengkajian pasien tidak mampu menggerakan ektremitas bawah, fraktur tertutup, terdapat krepitasi di daerah ulnaris, skor nyeri 7, TD 120/80 mmHG, frekuensi nadi 100x/menit, frekuensi napas 24x/mnt. Saat ini pasien sudah dibidai. Apakah Masalah keperawatan utama pada kasus tersebut ?
Nyeri akut
Nyeri kronis
Resiko komplikasi: shock
Gangguan mobilitas fisik
Intoleransi aktifitas
Seorang laki-laki diantar keuarga ke IGD akibat kecelakaan. Hasil pengkajian diperoleh data pasien sesak napas hebat, terdapat luka tusuk terbuka di dada kanan, ekspansi dada asimetris, suara paru kanan menurun, perkusi pada dada sebelah kanan hipersonor.
Apakah tindakan yang tepat pada kasus tersebut?
Menutup luka dengan kassa 3 sisi yang kedap udara
Memberikan oksigen
Pemasangan slang dada
Torakosintesis
Torakotomi
Seorang laki-laki usia 43 tahun, datang ke IGD diantar keluarganya dengan keluhan nyeri pasca kecelakaan. Dari hasil pengkajian, pasien mengeluh nyeri, tampak bengkak pada daerah lutut kaki kanan serta tidak dapat digerakan, perubahan bentuk kaki, teraba krepitasi, terdapat nadi bagian distal, dan respon saraf sensorik terhadap sentuhan ada.Hasil pengkajian tekanan darah: 110/70 mmHg, Frekuensi napas: 24 kali per menit dan Suhu 36,8 derajat. Apakah tindakan yang tepat pada kasus tersebut?
Balut bidai
Resusitasi cairan
Pemeriksaan rontgen
Pemeriksan Nadi, Motorik, dan Sensorik
Pengkajian sistem muskuloskeletal
Seorang laki-laki berusia 26 tahun diantarke IGD karena kecelakaan, hasil pengkajian terdapat fraktur terbuka di femur dextra, perdarahan masif, tekanan darah 60/30 mmHg, frekuensi nadi 112 x/menit, frekuensi nafas 25 x/menit, kesran apatis, tampak pucat, akral teraba dingin dan CRT > 4 detik. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
Nyeri Akut
Penurunan Curah jantung
Peefusi perifer tidak efektif
Hipovolemia
Perubahan Pola Napas
Laki-laki usia 37 tahun dirawat di ruang ICU dengan penurunan kesadaran. Hasil pengkajian; kesadaran somnolen dengan GCS E3M4V1, kedua pupil mata isokor 3 mm, tampak hematoma palpebra pada mata kanan, akral dingin, TD 140/82 mmHg, frekuensi nadi 92x/menit, frekuensi napas : 26x/menit, suhu 37,9°C, MAP : 102 mmHg. Hasil CT Scan : EDH regio frontotemporal kanan.
Masalah keperawatan utama pada kasus tersebut adalah ...
Pola nafas tidak efektif
Risiko perfusi cerebral tidak efektif
Risiko perfusi perifer tidak efektif
Penurunan kapasitas adaptif intracranial
Gangguan sirkulasi spontan
Laki-laki, usia 57 tahun dirawat di bawa sopir angkot ke IGD dengan penurunan kesadaran dan identitas tidak diketahui. Hasil Pengkajian terdapat fraktur terbuka pada femur kanan, GCS E2M2V1, TD100/60 mmHg. frekuensi nadi: 106 kali/menit, frekuensi napas: 27 kali/menit, suhu 37,9 °C, SpO2 95 %. Pasien memerlukan tindakan bedah segera, tetapi belum ada pihak keluarga yang menandatangani informed consent. Apakah dilema etik pada kasus tersebut?
Otonomi
Nonmaleficience
Beneficience
Justice
Veracity
Seorang laki laki 57 tahun di antar ke IGD dengan penurunan kesadaran akibat kecelakaan lalu lintas. Hasil pengkajian, GCS E2M2V1, tampak jejas hematoma pada daerah mandibula, akral dingin, TD 140/82 mmHg, frekuensi nadi 92x/menit, frekuensi napas : 24x/menit, suhu 37,1°C. Perawat akan melaksanakan tindakan membuka jalan napas. Apakah tindakan yang tepat pada kasus tersebut?
Lakukan Head tilt chin lift
Lakukan head Up 30 derajad
Lakukan pemasangan OPA
Lakukan pemasangan NPA
Lakukan ETT
Seorang laki laki 39 tahun di antar ke IGD dengan penurunan kesadaran akibat kecelakaan lalu lintas. Hasil pengkajian, pasien merespon rangsang nyeri dari perawat, akral dingin, TD 139/90 mmHg, frekuensi nadi 105x/menit, frekuensi napas 24x/menit, suhu 37,1°C. Perawat saat ini melaksanakan tindakan NPA, menginpeksi lubang hidung dan memilih ukuran pipa yang sesuai. Apakah tindakan berikutnya pada kasus tersebut?
Ukur pipa sesuai diameter lubang hidung
Berikan pelumas larut air
Masukan ujung pipa ke lubang hidung
Dorong kearah posterior menuju telinga
Lakukan dorongan lembut dan memutar
Laki-laki usia 30 tahun di antar ke IGD karena mengalami kecelakaan lalulintas. Hasil pengkajian: sesak nafas, luka abrasi pada dada kiri, perkusi hipersonor pada dada kiri, terdapat distensi vena jugularis, TD 100/80, frekuensi nadi 110x/menit, frekuensi nafas 29x/menit, dan suhu 360c. Apakah tindakan utama pada kasus tersebut?
Memberikan oksigen
Thorakotomi
Merawat luka pasien
Needle thorakosintesis
Pemasangan water seal drainage
Laki-laki usia 40 tahun diantar ke IGD tidak sadara karena kecelakaan. Hasil pengkajian; pasien tidak memberikan respon terhadap stimulus nyeri, pasien bernapas gasping, nadi karotis teraba lemah. Apakah tindakan yang tepat pada kasus tersebut?
Membuka jalan nafas dengan oropharyngeal
Membuka jalan nafas dengan nasopharyngeal
Memberikan 2x bantuan napas
Melakukan 30x kompresi dada
Memberikan bantuan napas 1 kali setiap 5-6 detik
Laki-laki usia 30 th diantar ke IGD setelah cidera kepala akibat kecelakaan. Hasil pemeriksaan CT-scan, terdapat edema cerebral dan direncanakan untuk dilakukan osmoterapi IV dengan mannitol 20% 0.5 gr/kgBB/6jam. Apakah tindakan yang harus dilakukan perawat sebelum melakukan tindakan ini ?
Mengukur RR
Mengukur nadi
Mengukur tekanan darah
Mengukur suhu
Memonitor saturasi oksigen
Laki-laki usia 40 tahun dibawa ke IGD karena muntah muntah setelah makan nasi bungkus. Hasil pengkajian pasien mengalami penurunan kesadaran, lemah,TD 100/70 mmHg, frekuensi 60x/mnt, frekuensi 22x/mnt, Suhu 360C.
Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
Memberikan sirup ipecac
Melakukan kumbah lambung
Meberikan reflek muntah
Melakukan dialysis peritoneal
Memberikan suntikan Antidotum
Perempuan usia 39 tahun diantar ke IGD dengan keluhan nyeri dada hebat tembus ke belakang. Saat pengkajian pasien tiba tiba tidak sadar dan apneu, nadi tidak teraba. Perawat langsung melakukan RJP dan gambaran bedside monitoring menunjukkan asystole.
Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan pada kasus tersebut?
Memberikan injeksi IV adrenalin 1 mg
Melanjutkan RJP sampai 5 siklus
Melakukan flat line protocol
Memeriksa nadi karotis
Melakukan DC shock
Laki-laki usia 28 tahun diantar ke IGD karena trauma dada akibat kecelakaan lalu lintas. Hasil pengkajian; tampak jejas pada dada kanan dan kiri, TD 60/50 mmHg, nadi carotis teraba lemah irregular, pernapasan pasien gasping.
Apakah intervensi yang tepat pada kasus tersebut?
Ventilasi dengan BVM
Ventilasi dengan CPAP
Ventilasi dengan simpel mask
Ventilasi dengan rebreathing mask
Ventilasi dengan non rebreathing mask
Seorang berumur 24 tahun diantar dengan ke IGD keluhan mual dan muntah sejak 2 hari yang lalu. TD 110/70mmHg, RR 20x/mnt, N 76x/mnt, T 36,5°C, GCS E4M6V5.
Pemberian warna label triage yang tepat untuk pasien ini adalah ...
Merah
Kuning
Hijau
Hitam
Putih
