NEW
Font size
WorksheetsAskeb Komunitas UTS
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Pernyataan yang benar tentang kebidanan komunitas adalah …
A. Area praktik bidan menyangkut semua masalah kesehatan di masyarakat.
B. Area praktik kebidanan yang dilakukan diluar wilayah pelayanan kesehatan
C. Area praktik bidan yang dilakukan di wilayah tertentu menyangkut semua kesehatan masyarakat
D. Area praktik bidan menyangkut semua masalah kesehatan yang berkaitan dengan Kesehatan Ibu dan Anak
E. Area praktik bidan yang dilaksanakan di luar institusi pelayanan kesehatan tentang promosi dan preventif terhadap masyarakat
Paradigma Kebidanan disusun melalui beberapa faktor, salah satunya adalah herediter yaitu pada faktor ….
A. Manusia
B. Kesehatan
C. Lingkungan
D. Kebidanan
E. Keturunan
Bidan komunitas dalam penanganan pendemi Corona harus mampu menggerakan masyakat sesuai dengan fungsinya dalam penyebaran virus Covid-19 dengan kerjasama antara semua lapisan masyarakat. Hal ini sesuai dengan ruang lingkup kerja kebidanan komunitas yaitu….
A. Kuratif
B. Promotif
C. Preventif
D. Rehabilitatif
E. Resosiantitatif
Ruang lingkup kerja bidan komunitas dalam rangka pencegahan penyakit Corona melalui informasi yang akurat tentang pendemi Corona sehingga menambah pengetahuan masyarakat tentang penyakit tersebut termasuk dalam ruang lingkup kerja bidan yaitu ….
A. Kuratif
B. Promotif
C. Preventif
D. Rehabilitatif
E. Resosiantitatif
Bidan A adalah Bidan yang baru saja ditempatkan di sebuah wilayah kelurahan. Desa ini terdiri dari 150 KK dan mayoritas bermata pencarian petani. Bulan ini terdapat kejadian luar biasa yaitu 1 dari 10 penderita pendemi Corona meninggal dunia dan 1 diantara yang meninggal adalah ibu hamil dengan usia kehamilan 30-31 minggu. Bidan A dengan Bidan Koordinator KIA Puskesmas sedang menyusun rencana untuk mengintervensi kejadian tersebut. Bidan A menjalankan fungsinya sebagai pelaksana yaitu :
A. Melakukan kerjasama lintas sektor dan lintas program dalam penyebaran penyakit atau menemukan faktor resiko untuk ibu dan bayi
B. Melakukan penyuluhan tentang kebersihan diri seperti mencuci tangan dengan sabun dan penggunaan masker, khususnya ibu hamil
C. Melakukan pengelolaaan terkait pendataan dan perhitungan KLB serta program pencegahan virus Covid-19
D. Memberikan pengobatan gratis untuk semua ibu-ibu hamil
E. Melakukan pemeriksaan Rapid test pada setap ibu hamil
Bidan A adalah Bidan yang baru saja ditempatkan di sebuah wilayah kelurahan. Desa ini terdiri dari 150 KK dan mayoritas bermata pencarian petani. Bulan ini terdapat kejadian luar biasa yaitu 1 dari 10 penderita pendemi Corona meninggal dunia dan 1 diantara yang meninggal adalah ibu hamil dengan usia kehamilan 30-31 minggu. Bidan A dengan Bidan Koordinator KIA Puskesmas sedang menyusun rencana untuk mengintervensi kejadian tersebut. Bidan A menjalankan fungsinya sebagai peneliti yaitu :
A. Melakukan kerjasama lintas sektor dan lintas program dalam penyebaran penyakit atau menemukan faktor resiko untuk ibu dan bayi
B. Melakukan penyuluhan tentang kebersihan diri seperti mencuci tangan dengan sabun dan penggunaan masker, khususnya ibu hamil
C. Melakukan pengelolaaan terkait pendataan dan perhitungan KLB serta program pencegahan virus Covid-19
D. Memberikan pengobatan gratis untuk semua ibu-ibu hamil
E. Melakukan pemeriksaan Rapid test pada setap ibu hamil
Dalam penanganan pendemi Corona, pemerintah mengeluarkan berbagai cara untuk pencegahan penyebaran virus covid-19 dengan memberlakukan sosial distancing dan bukan lockdown seperti Negara China atau Italia dengan pertimbangan Indonesia masih merupakan Negara berkembang dengan pendapatan rata-rata penduduk tingkat menengah, hal ini sesuai dengan tujuan SDG’s dalam bidang …
A. Health
B. Poverty
C. Economy
D. Education
E. Infrastruktur
Dalam penanganan pendemi Corona, pemerintah mengeluarkan berbagai cara untuk pencegahan penyebaran virus covid-19 dengan menyediakan beberapa rumah sakit dan fasilitas rujukan sebagai tempat penanganan pasien positif corona, hal ini sesuai dengan tujuan SDG’s dalam bidang …
A. Health
B. Poverty
C. Economy
D. Education
E. Infrastruktur
Bidan sangat berperan penting dalam pencapaian tujuan sector kesehatan dalam SDG’s. Sektor kesehatan tersebut meliputi sektor….
A. 2, 3, 5, 6
B. 2, 3, 4, 5
C. 1, 2, 3, 4
D. 1, 2, 5, 6
E. 1, 2, 4, 5
Peningkatan /memperkuat fungsi Bidan desa , system rujukan , mengurangi hambatan financial, ini meupakan kebijakan untuk mencapai tujuan SDGs yaitu;
A. Peurunan jumlah penduduk
B. Peningkatan akses layanan.
C. Penurunan angka kematian ibu
D. Penurunan angka kematian anak
E. Peningkatan Mutu pelayanan kesehatan.
Hal dibawah ini pernyataan yang benar tentang keluarga sebagai pusat asuhan adalah …
A. Manusia adalah unit terkecil dalam kelompok masyarakat
B. Satu kelompok yang tidak berpengaruh terhadap kelompok yang lebih besar
C. Masalah individu keluarga tidak akan mempengaruhi kelompok masyarakat
D. Semua keluarga dapat ikut mengambil keputusan untuk kesehatannya sendiri
E. Peranta yang paling efektif dalam upaya kesehatan masyarakat
Dalam pengambilan keputusan patrikal yang paling berpengaruh dalam pengambil keputusan adalah ….
A. Suami
B. Istri
C. Anak
D. Suami-Istri
E. Semua Keluarga
Dalam pengambilan keputusan eliqutarian yang paling berpengaruh dalam pengambil keputusan adalah ….
A. Suami
B. Istri
C. Anak
D. Suami-Istri
E. Semua Keluarga
Pernyataan yang benar dalam istilah keluarga sehat adalah ….
A. Tinggal di rumah dan lingkungan yang sehat.
B. Selalu memperhatikan kesehatan keluarga dan masyarakat
C. Anggota keluarga dalam kondisi sehat fisik dan mental saja.
D. Pengobatan pertama merupakan tanggungjawab tenaga kesehatan
E. Masalah kesehatan salah satu anggota keluarga adalah masalah individu
Bukan merupakan keluarga dengan resiko adalah….
A. Bayi dengan BBLR
B. Ibu hamil grande multi
C. Ibu hamil terlalu muda
D. Tingkat sosial ekonomi rendah
E. Ibu dengan penyakit tidak menular
Yang tidak termasuk dalam langkah rencana dan tindakan dalam kerja kebidanan adalah…
A. Identifikasi
B. Tujuan
C. Evaluasi
D. Tindakan
E. Rencana pelaksanaan
Bukan merupakan salah satu dari elemen PHC adalah ….
A. Penyediaan Obat – obat Esensial
B. Peningkatan kesejahteraan keluarga
C. Kesehatan Ibu dan Anak termasuk KB
D. Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi Dasar
E. Pengobatan Penyakit Umum dan Ruda Paksa
Saat pendemi Corona dilakukan berbagai upaya perubahan perilaku. Pada tahapan pertama bidan komunitas akan memberikan pengetahuan tentang apa itu corona. Dalam proses ini tahapan yang terjadi ada pada tahap….
A. Evaluation
B. Adoption
C. Awarenes
D. Interest
E. Trial
Saat pendemi Corona dilakukan berbagai upaya perubahan perilaku. Pada saat masyarakat mulai memahami dan menerapkan personal hygien dalam kehidupan sehari-hari, maka tahapan perubahan perilaku sudah dalam tahap….
A. Evaluation
B. Adoption
C. Awarenes
D. Interest
E. Trial
Pendemi Corona sangat dipengaruhi oleh peran serta masyarakat. Penggunaan Wisma Atlet sebagai salah satu tempat rehabilitasi pasien positif Corona, beberapa rumah sakit sebagai tempat rujukan termasuk dalam faktor yang mempengaruhi peran serta masyarakat yaitu faktor ….
A. tingkat pengetahuan
B. sikap mental
C. kebutuhan individu
D. Penanganan keterikatan kelompok
E. kemampuan sumber daya
Langkah mengukur tingkat efektifitas hasil uji test solusi yang dikerjakan dan menganalisa apakah hal itu bisa diterapkan dengan cara lain. Adalah tahapan dalam analisis pemecahan masalah sosial pada tahap ….
A. Plan
B. Do
C. Chek
D. Action
E. Analisis
Management tools yang bisa digunakan dalam mengidentifikasi dan menganalisa masalah dengan metode Drill Down, Cause & Effect Diagrams dan The 5 Whys. Adalah tahapan dalam analisis pemecahan masalah sosial pada tahap ….
A. Plan
B. Do
C. Chek
D. Action
E. Analisis
Pengertian dari Advokasi dalam konteks penerapan Promosi Kesehatan adalah ....
A. Strategi untuk mempengaruhi para pengambil keputusan di insitusi kesehatan agar patuh pada peraturan pemerintah.
B. Strategi untuk melakukan pendekatan pada masyarakat agar mampu menghadapi masalah-masalah kesehatan yang potensial mengancam diri mereka.
C. Strategi untuk mengatasi masalah kesehatan yang telah terjadi secara efektif dan efisien.
D. Strategi untuk mempengaruhi pengambil keputusan dari berbagai sektor untuk mendukung program kesehatan.
E. Strategi untuk menerapkan rencana promosi kesehatan pada masyarakat.
Metode atau cara untuk melakukan advokasi terhadap institusi pemerintahan diantaranya adalah ....
A. Political lobbying, kegiatan sosial, memberikan arahan dan mensosialisasikan program kesehatan.
B. Political lobbying, kegiatan pengajaran, memberikan semangat dan mensosialisasikan program kesehatan.
C. Political lobbying, kegiatan persuasive, memberikan semangat dan memberikan pressure atau tekanan pada pemimpin institusi.
D. Political lobbying, kegiatan persuasive, memberikan arahan dan mensosialisasikan program kesehatan.
E. Political lobbying, kegiatan pengajaran, memberikan arahan dan memberikan semangat
Ada lima pendekatan dalam melakukan advokasi, tiga diantaranya adalah ....
A. Melibatkan para pemimpin, membangun kemitraan, membangun rumah sakit.
B. Bekerja dengan media massa, membangun kemitraan, memobilisasi massa.
C. Membangun kemitraan, membangun klinik, memobilisasi massa.
D. Bekerja dengan media massa, memobilisasi massa, membangun puskesmas.
E. Membangun kemitraan, melibatkan institusi kesehatan, membangun klinik
Tujuan advokasi dalam penerapan Promkes diantaranya adalah didapatnya komitmen politik serta tiga faktor pendukung yang lain, diantaranya .
A. Dukungan kebijakan, dan dukungan rumah sakit.
B. Dukungan kebijakan dan dukungan sistem.
C. Dukungan kebijakan dan penerimaan dari pihak pasien.
D. Penerimaan sosial dan dukungan rumah sakit.
E. Penerimaan sosial dan penerimaan dari rumah sakit.
Penerimaan sosial merupakan hal yang penting bagi keberhasilan promosi kesehatan, dari segi advokasi, kegiatan yang perlu dilakukan untuk mendapatkan penerimaan tersebut adalah....
A. Membuat peraturan yang jelas bersama pemerintah yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.
B. Membuat prosedur kerja yang jelas untuk mendukung program kesehatan.
C. Mensosialisasikan program kesehatan pada masyarakat.
D. Membuat kebijakan untuk mendukung program yang terkait dengan kesehatran masyarakat.
E. Mengevaluasi program kesehatan bersama pemerintah.
Yang disebut sebagai pelaksana utama dalam promosi kesehatan adalah ....
A. Petugas kesehatan yang melayani klien di rumah sakit dan puskesmas saja.
B. Petugas medis yang melayani klien di institusi pemerintahan.
C. Penyuluh kesehatan yang telah ditunjuk oleh pemerintah saja.
D. Petugas medis dan tenaga profesional yang terlibat dalam penanganan klien.
E. Penyuluh kesehatan dan tenaga profesional di institusi pemerintahan.
Sebagai pelaksana advokasi, ada beberapa kiat komunikasi yang harus diikuti agar komunikasi berjalan efektif, diantaranya ....
A. Jelas, benar, kongkret, lengkap dan ringkas.
B. Jelas, benar, mendalam, lengkap dan ringkas.
C. Jelas, benar, hati-hati, mendalam dan detail.
D. Jelas, benar, berani, detail dan sopan.
E. Jelas, benar, hati-hati, sopan dan detail
Sasaran advokasi penerapan promosi kesehatan, dikembangkan dalam lima setting/tatanan sosial, diantaranya adalah di tempat umum dengan pertimbangan bahwa, tempat tersebut merupakan ....
A. Tempat tinggal bagi kebanyakan orang.
B. Tempat belajar bagi kebanyakan orang.
C. Tempat beraktifitas semua orang.
D. Tempat sepantasnya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
E. Tempat dimana banyak orang beraktifitas, dan melakukan banyak hal.
Kegiatan promosi kesehatan yang menekankan pada kegiatan kampanye dan aktifitas lain dengan sasaran tertentu seperti kelompok lelaki dan karang taruna, kelompok miskin dan kelompok menengah keatas, merupakan kegiatan promkes di ....
A. Sekolah.
B. Tempat kerja.
C. Rumah sakit.
D. Pemerintah.
E. Masyarakat.
Langkah advokasi yang peling penting adalah menyusun bahan materi atau instrument advokasi yang berada pada tahap ....
A. Persiapan.
B. Pelaksanaan.
C. Evaluasi.
D. Penilaian.
E. Pelaksanaan.
Pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, pada prinsipnya adalah ....
A. Upaya untuk menumbuhkan semangat masyarakat untuk mengobati diri mereka secara mandiri
B. Upaya untuk mengembangkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.
C. Upaya untuk mengembangkan kemauan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
D. Upaya untuk menumbuhkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan.
E. Upaya untuk meningkatkan kesediaan masyarakat untuk bekerjasama dalam mengatasi wabah penyakit di daerahnya.
Pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk membangun kemandirian masyarakat, maka peran petugas kesehatan dalam memberdayakan masyarakat diantaranya adalah ....
A. Mengorganisasikan kegiatan masyarakat, terutama dalam kegiatan sosial.
B. Membina persatuan antara tokoh masyarakat dengan petugas kesehatan saat berada dalam instansi kesehatan.
C. Menumbuhkan suasana yang kondusif dalam masyarakat dengan menggandeng para tokoh masyarakat baik formal maupun informal.
D. Membina suasana kerja yang harmonis dalam lingkungan kesehatan sehingga masyarakat dapat meniru kerjasama yang sinergis dalam bidang kesehatan.
E. Memfasilitasi dan melakukan pengorganisasian masyarakat melalui kegiatankegiatan maupun programpemberdayaan masyarakat.
Salah satu ciri pemberdayaan masyarakat adalah, adanya ....
A. Adanya kegiatan untuk menunjukkan perilaku sehat saat berada dalam masyarakat umum.
B. Pemanfaatan organisasi sosial kemasyarakatan, seperti karang taruna, najelis taqlim dan lainnya, sebagai potensi yang dapat dijadikan mitra kerja.
C. Memanfaatkan tokoh-tokoh masyarakat maupun tokoh yang menjadi panutan untuk dijadikan sebagai contoh yang berperilaku sehat.
D. Petugas kesehatan memiliki aktifitas pribadi dalam masyarakat dengan mengikuti perkumpulan seni, arisan maupun aktifitas kelompok lain.
E. Memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mensosialisasikan programprogram kesehatan pada masyarakat umum.
Agar pemberdayaan masyarakat dapat berjalan dengan optimal, maka hal yang perlu diperhatikan dalam kaitannya dengan community knowledge adalah ....
A. Perlunya melakukan pendekatan pada tokoh masyarakat untuk mengenali karakter masyarakatnya
B. Perlunya melibatkan organisasi sosial masyarakat sebagai mitra kerja dalammemberdayakan masyarakat.
C. Perlunya mengembangkan prinsip gotong royong dalam memelihara kesehatan bersama.
D. Perlunya meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan berbagai penyuluhan kesehatan.
E. Perlunya memahami potensi alam di daerah tempat tinggal masyarakat tersebut.
Dukungan instansi kesehatan untuk selalu memberikan pengobatan gratis bagi masyarakat. Upaya pemberdayaan masyarakat tidak cukup hanya dengan memberikan informasi kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saja, namununtuk keberhasilannya masih membutuhkan ....
A. Dukungan masyarakat, untuk memberikan fasilitas yang dapat mempermudah mereka menjalankan aktifitas kesehatan seperti sarana olahraga.
B. Dukungan masyarakat untuk bahu membahu saat terjadi wabah penyakit dalam lingkungan mereka.
C. Dukungan sarana, meliputi perundang-undangan, pelayanan kesehatan yang memadai, serta sumber daya lain.
D. Dukungan program kegiatan bersama yang rutin dilakukan untuk menumbuhkan kebersamaan dengan masyarakat.
E. Dukungan program kegiatan bersama yang rutin dilakukan untuk menumbuhkan kebersamaan dengan masyaraka dari berbagai sumber
Bukan indicator kecamatan sehat adalah …
A. Air bersih dan sanitasi sehat
B. lingkungan sehat
C. perilaku sehat
D. cakupan pelayanan kesehatan yang bermutu
E. derajat kesehatan penduduk kecamatan
Posyandu dengan kriteria : kegiatan >8x/tahun, kader >5 orang, cakupan posyandu utama (KB, KIA, Gizi Imunisasi) yaitu >50% kelestarian posyandu baik, menyelenggarakan program tambahan lain, mendapatkan biaya dari dana sehat dengan peserta masih terbatas <50% termasuk dalam criteria posyandu ….
A. Posyandu Pratama
B. Posyandu Madya
C. Posyandu Purnama
D. Posyandu Mandiri
E. Posyandu Eksklusif
Posyandu yang dilambangkan dengan warna biru adalah posyandu ….
A. Posyandu Pratama
B. Posyandu Madya
C. Posyandu Purnama
D. Posyandu Mandiri
E. Posyandu Eksklusif
