Font size
WorksheetsLet's figure it out
Total questions: 22
Worksheet time: 12mins
Yang TIDAK termasuk cara melakukan pemeriksaan jalan nafas adalah :
Look
Listen
Feel
Cek kesadaran
Yang TIDAK termasuk suara nafas tambahan saat melakukan pemeriksaan jalan nafas adalah :
Snoring
Gargling
Crowing
Ronkhi
Snoring merupakan suara nafas tambahan yang disebabkan sumbatan jalan nafas partial akibat
benda padat
darah
edema jalan nafas
aspirat
Tanda klinis yang khas pada obstruksi jalan nafas total adalah :
Gerakan paradoksal
Retraksi
Sianosis
Snoring
Teknik membebaskan jalan nafas yang tidak tepat:
Head tilt dan chin lift
Jaw thrust
Head tilt dan neck lift
Memberikan ganjal bantal pada kepala
Kontra-indikasi pemasangan oropharingeal airway adalah :
GCS < 10
Tidak ada reflek muntah
Respon A-V pada pemeriksaan AVPU
Fraktur basis kranii
Permasalahan yang harus diidentifikasi pada pemeriksaan pernafasan (breathing) adalah :
hipoksia
hipoventilasi
hiperventilasi
hipokarbia
Initial treatment pada pasien dengan hipoksia adalah (jalan nafas dipastikan bebas) :
terapi oksigen
nafas bantuan
nafas buatan
intubasi
Initial treatment pada pasien dengan hipoventilasi adalah :
terapi oksigen
nafas buatan
nafas bantuan
intubasi
Yang TIDAK termasuk tanda distress nafas adalah
takipnea
desaturasi
retraksi
sianosis
Pemberian terapi oksigen menggunakan masker non rebreathing (NRM) dapat meningkatkan fraksi oksigen (FiO2) hingga :
40 %
60 %
80 %
100 %
Syok yang diakibatkan oleh infeksi (sepsis) termasuk dalam kategori syok:
Hipovolemik
Kardiogenik
Obstruktif
Distributif
Terapi pada syok perdarahan (hipovolemik) akibat fraktur femur adalah:
Bebat tekan dan terapi cairan
Vasopressor (NE, adrenaline)
Inotropik (Dopamin)
Terapi cairan
Syok yang ditandai dengan tanda klinis hipotensi, bradikardi, dan vasodilatasi termasuk dalam kategori syok :
Hipovolemik
Kardiogenik
Obstruktif
Distributif (neurogenik)
Berdasarkan ATLS, base defisit -6 - -10 mEq/L termasuk perdarahan kelas :
1
2
3
4
Jumlah cairan inisial yang diberikan pada pasien syok perdarahan (hipovolemik) :
20ml/kg
10ml/kg
1 liter
2 liter
Bila didapatkan transient response pada pasien paska resusitasi cairan, maka estimated blood loss pada pasien ini adalah:
<15%
15-40%
40-60%
>60%
Berdasarkan sistem Triase yang digunakan di RS MMC, pasien dapat dikategorikan menjadi label warna, kecuali :
MERAH
KUNING
HIJAU
BIRU
Yang termasuk pertimbangan dalam menentukan triase antara lain, kecuali:
jumlah korban
severitas korban
ketersediaan fasilitas
subjektifitas penolong
Berdasarkan sistem triase yang digunakan di RS MMC, pasien gagal nafas masuk dalam kategori
BIRU
MERAH
KUNING
HIJAU
Berdasarkan sistem triase yang digunakan di RS MMC, pasien dengan diagnosa hernia inguinal reponible termasuk dalam kategori :
MERAH
KUNING
HIJAU
HITAM
Apabila pasien dikategorikan dalam triase KUNING, maka response time yang diperbolehkan adalah :
10 menit
30 menit
60 menit
120 menit
