WorksheetsMS2140 - Quiz 4
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Berikut adalah yang tidak terkait pengujian impak...
Menentukan ketangguhan takikan dari material
Menentukan temperatur transisi ulet dan getas
Menentukan modulus kekakuan material
Menentukan kondisi ulet dan getas dari material pada temperatur tertentu
Berikut hal yang tidak tepat terkait uji impak Charpy dan Izod...
Berbeda dalam cara spesimen uji ditumpu
Bertujuan menentukan ketangguhan takikan dari material
Pada uji Charpy, spesimen ditumpu dalam posisi horizontal
Berbeda dalam hal tujuan pengujian
Besarnya nilai harga impak merupakan representasi dari hal berikut ini...
Tingkat ketangguhan dari material
Nilai kekuatan material saat menerima beban impak
Nilai densitas material saat menerima beban impak
Nilai kekerasan material saat menerima beban impak
Perhitungan nilai harga impak merujuk kepada hal berikut...
Nilai kekerasa material saat terkena beban impak
Selisih perbedaan kekuatan palu penghantam dan spesimen
Selisih perbedaan ketinggian palu penghantam di posisi awal dan posisi tertinggi setelah menghantam spesimen
Kekuatan luluh material
Suatu baja diberikan uji tarik pada berbagai temperatur dan didapatkan hasil uji tarik seperti gambar di bawah ini. Bila baja tersebut diuji impak dengan range temperatur seperti pengujian tarik di bawah, maka akan didapatkan...
Baja mempunyai energi impak yang tinggi pada temperatur kamar
Baja akan mempunyai keuletan yang baik pada semua temperatur
Baja mempunyai energi impak yang rendah pada semua temperatur
Baja tersebut tidak mempunyai temperatur transisi dari ulet ke getas
Gambar di bawah adalah hasil uji impak untuk baja dengan kandungan karbon sebesar 0,01-0,67(weight%). Merujuk gambar di bawah, kesimpulan apa yang bisa anda dapatkan?
Baja karbon rendah bersifat ulet pada semua temperatur
Baja dengan kandungan karbon 0,11% bersifat ulet pada semua temperatur
Temperatur transisi baja karbon rendah lebih rendah dibandingkan baja karbon medium
Baja karbon rendah tidak mempunyai temperatur transisi
Berikut adalah hal yang tepat terkait gambar di bawah ini...
Logam low-strength (FCC) bersifat ulet pada temperatur tinggi saja
Logam low-strength (HCP) bersifat getas pada semua temperatur
low-strength steels mempunyai temperatur transisi
High-strength materials bersifat ulet pada semua temperatur
Berikut adalah faktor yang tidak berpengaruh signifikan pada karakteristik impak material logam...
Struktur kristal
Temperatur uji
Kekasaran permukaan
Komposisi paduan
Merujuk gambar berikut berapakah kadar karbon dalam baja sehinga dapat aman digunakan untuk aplikasi struktural pada temperatur -50oC
0,01%C
0,67% C
0,31% C
0,53% C
Bila kita melakukan uji impak pada baja karbon rendah, medium dan tinggi dari temperatur -100oC sampai dengan temperatur 50oC, akan didapatkan
Ketiga baja mempunyai energi impak yang rendah pada temperatur kamar
Temperatur transisi baja karbon rendah lebih rendah dibandingkan baja karbon tinggi
Energi impak tertinggi pada temperatur kamar didapatkan untuk baja karbon tinggi
Temperatur transisi untuk baja karbon rendah
