WorksheetsQuiz Sosilogi
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari fakta dan institusi sosial, ini merupakan pengertian sosiologi menurut?
Max Weber
Karl Marx
Auguste Comte
Emile Durkheim
Masyarakat dianalogikan sebagai anatomi tubuh manusia, ini merupakan asumsi dari teori:
Konflik
Interaksi Simbolik
Pertukaran
Struktural Fungsional
Manusia bertindak terhadap manusia lain berdasarkan makna yang diberikan orang lain kepadanya, ini merupakan asumsi dasar dari teori:
Interaksionisme Simbolik
Struktural Fungsional
Konflik
Pertukaran
Sosiologi dalam melakukan kajian tentang masyarakat didasarkan pada hasil observasi dan tidak spekulatif, serta hanya menggunakan akal sehat, hal ini menunjukkan bahwa sosiologi bersifat:
Non Etis
Empiris
Kumulatif
Teoretis
Dalam sebuah ilmu pengetahuan, teori merupakan konsep yang penting. Begitu pula dengan ilmu sosiologi. Beberapa teori sosiologi disusun berdasarkan teori yang sudah ada kemudian teori tersebut mengalami perbaikan, perluasan, dan penguatan sesuai kondisi/fakta terbaru dalam masyarakat. Uraian tersebut merupakan karakteristik dari sosiologi yang bersifat:
Non Etis
Empiris
Kumulatif
Teoretis
Sosiologi berusaha menyusun temuan dan kesimpulan, menjelaskan hubungan sebab akibat antar berbagai variabel atau faktor melalui penelitian ilmiah, ini merupakan sifat :
Empiris
Teoretis
Kumulatif
Non Etis
Ralp Linton menjelaskan pengertian masyarakat sebagai berikut:
Masyarakat merupakan setiap kelompok manusia yang telah hidup dan bekerjasama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang dirumuskan dengan jelas
Masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerja sama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dan pengawasan tingkah-laku serta kebebasan-kebebasan manusia
Masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama, yang menghasilkan kebudayaan
Masyarakat merupakan satu kesatuan yang memiliki batasan yang jelas
Masyarakat adalah juga suatu kenyataan subjektif, dalam arti bagi setiap orang, orang dan lembaga-lembaga lain tergantung pada pandangan subjektif orang tersebut. Ini merupakan pandangan dari:
Talcott Parson
Herbert Blumer
Berger & Luckman
Erving Goffman
Salah satu kritik terhadap teori struktural fungsional adalah:
Teori ini dianggap mengabaikan keinginan untuk melakukan konflik
Teori ini dianggap melayani pihak yang berkuasa untuk mempertahankan kekuasaannya
Teori ini bersifat mikro
Teori ini dianggap memotori munculnya teori konflik
Dalam konteks solidaritas masyarakat, Durkheim membagi kondisi ini dalam 2 kategori yaitu:
Solidaritas mekanis dan solidaritas organik
Solidaritas aktif dan solidaritas reaktif
Solidaritas mayor dan solidaritas minor
Solidaritas internal dan solidaritas eksternal
Sebagai bapak Sosiologi, Auguste Comte mengembangkan tiga tahap perkembangan pikiran manusia, salah satunya adalah tahap positif, yaitu:
Tahap di mana manusia mulai belajar mengenai dirinya dan kedudukannya dalam masyarakat
Tahap di mana masuaia masih percaya bahwa gejala-gejala di dunia ini disebabkan oleh kekuatan-kekuatan yang berada di atas manusia
Tahap di mana manusia telah sangup untuk berpikir secara ilmiah, pada tahap ini berkembanglah ilmu pengetahuan
Tingkat pemikiran manusia bahwa semua benda di dunia ini mempunyai jiwa dan itu disebabkan oleh sesuatu kekuatan yang berada di atas manusia
Menurut Auguste Comte, sosiologi memusatkan perhatian pada dua hal, yang pertama adalah berkenaan dengan perubahan sosial dalam masyarakat yang disebut dinamika sosial, sedangkan yang kedua berkenaan dengan struktur masyarakat yang disebut dengan:
Pranata Sosial
Lembaga Sosial
Statistika Sosial
Transformasi Sosial
Tokoh sosiologi yang mengemukakan pemikirannya bahwa sosiologi merupakan ilmu pengetahuan berparadigma ganda:
Jurgen Habermas
George Ritzer
Anthony Giddens
Michael Foucault
Berikut adalah pemikiran dari Harold Garfinkel:
Etnometodologi merupakan kumpulan pengetahuan berdasarkan akal sehat dan rangkaian prosedur dan pertimbangan (metode) yang dengannya masyarakat biasa dapat memahami, mencari tahu, dan bertindak berdasarkan situasi dimana mereka menemukan dirinya sendiri
Kompleksitas masyarakat pada dasarnya bergerak menuju pemberadaban sosial, namun pemberadaban ini sering kali hanya dilakukan oleh sekelompok masyarakat yang dominan dan tak jarang melibatkan kekerasan
Tugas sosiologi yang terberat adalah membangun sebuah teori yang mengalihkan perhatian dari Tindakan tingkat mikro ke norma, nilai sosial, distribusi status dan konflik sosial tingkat makro
Mengkonstruksi konsep gender dengan asosiasi yang dilekatkan padanya. Misalnya, boneka untuk anak perempuan dan mobil-mobilan untuk anak laki-laki
Kenyataan dapat dilihat dalam kehidupan individu dengan individu lainnya atau suatu kejadian atau peristiwa yang bisa dilihat dan diamati dalam kehidupan sosial. Hal ini termasuk dalam pokok bahasan sosiologi mengenai:
Fakta Sosial
Kehidupan Sosial
Realitas Sosial
Tindakan Sosial
Suatu sistem yang stabil dengan suatu kecenderungan kearah keseimbangan, yaitu suatu kecenderungan untuk mempertahankan sistem kerja yang selaras dan seimbang. Pandangan mengenai masyarakat ini disampaikan oleh:
Talcott Parson
Robert K. Merton
Neil Smelster
Emile Durkheim
Proses di mana individu diberikan penanaman nilai, norma dan realitas lainnya yang ada di masyarakat dikenal dengan istilah:
Eksternalisasi
Objektivasi
Internalisasi
Sosialisasi
Secara harfiah sosiologi berasal dari dua kata, yaitu socius dan logis yang diartikan ilmu tentang hubungan teman dengan teman, dan secara ebih luas sosiologi diartikan sebagai ilmu tentang:
Masyarakat
Sosialisasi Masyarakat
Dinamika Sosial
Budaya Material
Nilai Material adalah:
Menyangkut kebutuhan fisik manusia
berguna untuk aktivitas dalam hidup
berguna dalam memenuhi kebutuhan hidup
berasal dari unsur rasa dan estetika manusia
Konflik dalam pandangan teori struktural fungsional merupakan:
Bagian dari fenomena politik yang muncul karena keingininan untuk berkuasa
Bagian dari kesimbangan yang diinginkan oleh masyarakat
Bagian dari masyarakat yang tidak menginginkan keseimbangan
Bagian dari situasi yang menyudutkan masyarakat dalam proses ekonomi
