wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pre-Test Kualima Supervisor : CPOTB 2021

Total questions: 18

Worksheet time: 22mins

Name
Class
Date
1.

Nama Lengkap

4 lines
2.

NOMOR INDUK KARYAWAN

4 lines
3.

BAGIAN

4 lines
4.

Perbedaan antara CPOTB 2011 dan CPOTB 2021 terkait bangunan dan fasilitas adalah …

a)

CPOTB 2011 belum mengatur terkait laboratorium pengawasan mutu, sedangkan pada CPOTB 2021 sudah diatur

b)

CPOTB 2011 belum mengatur terkait ruang ganti pakaian area produksi, sedangkan pada CPOTB 2021 sudah diatur

c)

CPOTB 2011 belum mengatur terkait area penimbangan, sedangkan pada CPOTB 2021 sudah diatur

d)

CPOTB 2011 belum mengatur terkait saluran pembuangan air, sedangkan pada CPOTB 2021 sudah diatur

e)

CPOTB 2011 belum mengatur klasifikasi ruangan produksi, sedangkan pada CPOTB 2021 sudah diatur

5.

Berikut yang BUKAN prinsip dasar CPOTB :

a)

Personel terkualifikasi dan terlatih

b)

Prosedur dan instruksi ditulis dalam bentuk instruksi dengan bahasa internasional

c)

Penerapan cara penyimpanan dan distribusi obat tradisional yang baik

d)

Bangunan-fasilitas dengan luas memadai

6.

Dalam CPOTB 2021, personil kunci yang wajib dijabat oleh APOTEKER purnawaktu :

a)

Kepala QA

b)

Kepala QC

c)

Kepala Produksi

d)

Top Management

7.

Berikut yang harus disimpan pada area terpisah & terkunci, KECUALI :

a)

Bahan awal

b)

Produk yang ditolak

c)

Produk kembalian

d)

Bahan pengemas cetak

e)

Produk yang ditarik dari peredaran

8.

Klasifikasi kelas kebersihan 1A & 1B pada CPOTB 2021 mengacu ke persyaratan :

a)

Kelas A Pedoman CPOB

b)

Kelas C Pedoman CPOB

c)

Kelas E Pedoman CPOB

d)

Kelas F Pedoman CPOB

9.

Berikut adalah prinsip hygiene personil, KECUALI :

a)

Personel hendaklah

diinstruksikan untuk

menggunakan sarana cuci

tangan jika perlu

b)

Personel yang memasuki area

proses mengenakan pakaian

pelindung sesuai dengan

kegiatan

c)

Personel menjalani pemeriksaan kesehatan

pada saat proses perekrutan

d)

Dihindarkan kontak tangan operator

dengan produk yang terbuka dan juga

peralatan yang kontak dengan produk

10.

Berikut cara penentuan jumlah sampling, yaitu :

a)

√n+1

b)

√n-1

c)

n^2

d)

√n+2

11.

Tujuan stabilita pascapemasaran yaitu :

a)

Memantau produk tetap memenuhi spesifikasi selama diedarkan

b)

Memantau produk tidak terbuang

c)

Memantau produk tidak laku

d)

Memantau produk masih terdistribusi dengan baik

12.

Berikut trigger pelaksanaan recall produk, KECUALI :

a)

Perintah regulator

b)

Keluhan pelanggan

c)

Produk reproses

d)

Market survaillance

13.

Berikut tahapan yang masuk ke dalam tahapan Sistem Komputerisasi kecuali :

a)

Fase proyek

b)

Fase operasional

c)

Fase kualifikasi

14.

Jumlah sampel pertinggal dan pembanding harus cukup untuk :

a)

Minimal untuk 2x analisis lengkap

b)

Analisis dengan mengambil sampel √n+1

c)

Minimal 1x analisis lengkap

d)

Minimal 3x analisis lengkap

15.

Bagaimana proses penilaian resiko dalam manajemen resiko mutu?

a)

Evaluasi resiko - analisa resiko - identifikasi resiko

b)

Analisa resiko - identifikasi resiko - evaluasi resiko

c)

Evaluasi resiko - identifikasi resiko - analisa resiko

d)

Identifikasi resiko - analisa resiko - evaluasi resiko

16.

Berikut yang menjadi tanggung jawab dari kepala QA dari penerima kontrak, KECUALI

a)

Melaksanakan

pekerjaan yang diberikan oleh Pemberi Kontrak dengan memuaskan

b)

Dapat mengalihkan pekerjaan apa pun yang dipercayakan sesuai kontrak ke pihak lain

asal hasil sesuai

c)

Tidak

boleh melakukan perubahan apa pun, di luar kontrak yang dapat berdampak

merugikan mutu produk alih daya dari Pemberi Kontrak

d)

Memastikan

bahwa semua produk bahan dan transfer pengetahuan yang diterima

sesuai dengan tujuan alih daya

17.

Tujuan inspeksi diri yaitu :

a)

Mengevaluasi

aspek proses pengawasan mutu IOT

memenuhi CPOTB

b)

Melaksanakan persyaratan CPOTB

c)

Mengevaluasi aspek proses pengawasan mutu dari pemasok

18.

Proses membandingkan risiko yang sudah diidentifikasi dan dianalisis terhadap kriteria risiko yang ditentukan merupakan proses :

a)

Identifikasi Risiko

b)

Analisa Risiko

c)

Evaluasi Risiko

d)

Pengendalian Risiko