NEW
Font size
WorksheetsPOP PPA-1
Total questions: 18
Worksheet time: 6mins
Sebagai seorang pengawas di lapangan Saudara ditunjuk sebagai Pengawas Operasional. Tugas dan Tanggungjawab seorang Pengawas Operasional yang diatur dalam KepMen ESDM No.1827.K/30/MEM/2018 adalah seperti disebutkan dibawah ini. Manakah yang tidak termasuk?
Bertanggung jawab kepada KTT untuk keselamatan dan kesehatan semua pekerja tambang yang menjadi bawahannya
Melaksanakan inspeksi, pemeriksaan, dan pengujian
Bertanggung jawab kepada KTT atas keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan dari semua orang yang ditugaskan kepadanya
Menjamin bahwa selalu dilaksanakan penyelidikan, pemeriksaan, dan pengujian sarana, prasarana, instalasi, dan peralatan pertambangan
Berikut ini adalah klasifikasi cidera akibat kecelakaan tambang sesuai dengan Kepmen ESDM No.1827.K/30/MEM/2018. Manakah yang tidak termasuk ?
Mati, kecelakaan tambang yang mengakibatkan pekerja tambang mati akibat kecelakaan tersebut
Cidera Berat
Mati, kecelakaan tambang yang mengakibatkan pekerja tambang mati akibat kecelakaan tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam
Cidera Ringan
Dibawah ini adalah merupakan biaya langsung kecelakaan, kecuali :
Biaya perbaikan peralatan
Biaya pelatihan ulang dan hilangnya jam kerja
Biaya pengobatan
Biaya investigasi
Apakah yang dimaksud dengan bahaya?
Sesuatu yang berpotensi untuk mencelakakan dan merusak
Suatu kejadian yang tidak diharapkan dan mencederai manusia
Sesuatu kejadian yang tidak direncanakan dan mengakibatkan kerugian
Suatu kejadian yang disengaja maupun tidak disengaja yang mengakibatkan kerugian
Apakah Keuntungan dari inspeksi terencana?
Daerah yang dikunjungi telah siap
Tidak mengganggu pekerja yang sedang diinspeksi
Tindakan pembetulan dan pencegahan yang mendasar
Pelanggaran – pelanggaran kecil sudah ditangani sebelumnya
Di bawah ini termasuk Limbah B3 kecuali :
Sisa cat/thinner
Oli Bekas
Accu bekas
Kertas bekas
Sebagai bentuk tanggung jawab Pengawas harus membuat JSA sebelum melakukan aktivitas kerja, khususnya yang memiliki risiko tinggi. Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk membuat JSA. Manakah yang tidak termasuk ?
Mengidentifikasi bahaya dan risiko dari tiap langkah pekerjaan
Melakukan penilaian Severity Rate dan Frequency Rate
Mengidentifikasi langkah-langkah kerja
Melakukan kegiatan pengendalian
Mengapa penyelidikan ditempat kecelakaan harus segera saudara lakukan?
Agar pekerjaan pada lokasi tersebut bisa segera dilanjutkan
Untuk menghindari hilangnya fakta dilapangan
Diharuskan oleh manajemen K3
Diharuskan oleh pemerintah daerah
Siapa saja yang boleh memasuki wilayah kegiatan usaha pertambangan?
Pekerja Tambang dan orang yang diijinkan memasuki wilayah kegiatan usaha pertambangan
Inspektur Tambang dan masyarakat
Pekerja Tambang dan masyarakat
Orang yang diijinkan memasuki wilayah kegiatan usaha pertambangan Tambang dan masyarakat
Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik meliputi 5 Aspek, yaitu:
Teknis Pertambangan, Keselamatan Pertambangan, Perlindungan Lingkungan, Konservasi Mineral dan Batubara, serta Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Teknis Pertambangan, Keselamatan Pertambangan, Perlindungan Lingkungan, Konservasi Mineral dan Batubara, serta Pemanfaatan barang dan jasa
Teknis Pertambangan, Keselamatan Pertambangan, Perlindungan Lingkungan, Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat, serta Pemanfaatan barang dan jasa
Teknis Pertambangan, Keselamatan Pertambangan, Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat, Konservasi Mineral dan Batubara, serta Pemanfaatan barang dan jasa
Tujuan identifikasi bahaya adalah, kecuali.....
Mengetahui adanya bahaya pada suatu system
Mengetahui lokasi bahaya
Mengetahui bahwa bahaya tertentu telah diberi perlindungan
Mengetahui pelaku
JSA adalah
Job Safety Analisis
Job Analisis K3
Job Safety K3 Analisi
Identifikasi Bahaya
SMKP adalah ?
Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pertambangan
Sistem Manajemen K3 Pertambangan
Sistem Manajemen Pertambangan
Berapa jumlah roda bergigi Lambang K3 dan disertai warna ?
palang dilingkari sebelas berwarna hijau di atas warna dasar putih.
10
Palang dilingkari sepluh berwarna hijau di atas warna dasar putih.
11
Palang dilingkari sebelas berwarna putih di atas warna dasar hijau.
12
Palang dilingkari dua belas berwarna hijau di atas warna dasar putih.
11
Palang dilingkari sebelas berwarna hijau di atas warna dasar putih.
Simbol berikut menyatakan bahwa
Ada percikan bunga api
Mudah terbakar
Area pengelasan
Bahaya bahan oksidator
Hierarki pengendalian bahaya
1. Eliminasi
2. Substitusi
3. Kontrol Teknik / Perancangan
Kontrol
4. Administratif
5. Alat Pelindung Diri.
1. Eliminasi
2. Substitusi
3. Kontrol Teknik / Perancangan
Kontrol
4. Administratif
1. Eliminasi
2. Substitusi
3. Kontrol Teknik / Perancangan
Kontrol
4. Alat Pelindung Diri
5. Standart Operasional Prosedur
1. Eliminasi
2. Substitusi
3. Kontrol Teknik / Perancangan
Kontrol
4. Administratif
5. Alat Pelindung Diri
6. Standart Operasional Prosedur
Arah Kebijakan K3
Aman
Sehat
Ramah Lingkungan
Nihil Kecelakaan
Peningkatan Produktifitas
Zero accident
Keselamatan Kesehatan Kerja & Produktifitas
Aman
Sehat
Lingkungan
Nihil Kecelakaan
Peningkatan Produktifitas
Jargon Keselamatan Pertambangan
Safety First
Safety is Our Priority
Safety number One
Think Safety
