WorksheetsASEPTIK DISPENSING
Total questions: 20
Worksheet time: 3mins
Tujuan J-Motion adalah…
Untuk memudahkan membuka ampul
Untuk menarik larutan obat
Untuk memasukan larutan obat
Untuk menghilang gelembung udara pada ampul
Dibawah ini adalah kritikal point dalam teknik aseptik kecuali…
Tip dan plunger syringe
Needle
Masker
Leher ampul
Dimanakah sebaiknya pencampuran sediaan steril dan pengambilan cairan dari ampul/vial ke dalam spuit dilakukan?
Di meja perawat
Di depan pasien
Di ruangan aseptic
Di troli emergency
Sampai kapan sediaan serbuk steril yang telah dilarutkan dapat disimpan dan dipergunakan lagi?
Selama tidak terjadi perubahan warna
Selama tidak muncul endapan / keruh
Selama batas waktu stabilitas tidak terlampaui
Semua benar
Bagaimana cara perlakuan sisa obat dalam ampul yang sudah diambil sebagian?
Dimasukkan dalam spuit dan digunakan sebelum 24 jam
Diplester dan disimpan dalam lemari pendingin
Dibuang
Diretur ke bagian farmasi
Jika sediaan serbuk Cefotaxim 1g dilarutkan dengan 4ml aqua pro inj. Kemudian diambil sebanyak 200mg untuk diinjeksikan kepada pasien. Maka berapa ml larutan Cefotaxim yang harus diambil?
0,6 ml
0,8 ml
1,0 ml
1,2 ml
Suatu prosedur kerja yang minimalisir mikroorganisme disebut
sterilitas
kontaminasi
aseptik dispensing
semua benar
Apa yang di maksud dengan BUD
Bay Use Dispensing
Beyond-Use Date
Beyond Use Dispensing
Bay Use Date
APD minimal apa saja yang di gunakan untuk melakukan Handling Aseptik
masker
handscoond
semua benar
semua salah
Apa saja titik kritis pada saat meracik obat suntik
Syringe
Jarum
Karet vial
semua benar
Keadaan bebas dari mikroorganisme penyebab penyakit di sebut
aseptik
anti sepsis
semua benar
semua salah
Pada Label Etiket Obat Suntik untuk pasien harus mencantumkan
Nama pasien, No RM, Nama Obat, tanggal peracikan, BUD
Nama Dokter, tanggal lahir pasien, tanggal pasien di rawat
Nama pasien, Nama Dokter, , Nama Obat, tanggal peracikan, BUD
Nama Obat, ruangan pasien, tanggal peracikan, tanggal kadaluarsa
Tujuan dari pencampuran obat dengan teknik aseptik dispensing adalah:
mencampur obat atau sediaan obat di dalam kondisi steril dengan meminimalkan kontaminasi dari luar
mencampur obat atau sediaan obat di dalam kondisi bersih sehingga kontaminasi hanya timbul dari dalam
mencampur obat agar obat larut dan tercampur sehingga pasien dapat di suntikkan.
petugas tidak terkontaminasi dengan obatnya tetapi terkontaminasi dengan lingkungannya
Yang diperbolehkan untuk melakukan aseptik dispensing menurut Permenkes No 72 tahun 2016 adalah:
Apoteker, Dokter, Perawat, Bidan
Apoteker dan Asisten apoteker (TTK)
Perawat dan Bidan terlatih
Apoteker dan TTK yang sudah mendapatkan pelatihan tentang teknik aseptik dispensing
Apa yang dimaksud dengan aseptis?
Bersih
Bebas Debu
Bebas Kotoran
Bebas Mikroorganisme
Apa arti NO TOUCH pada aseptik dispensing ?
Menghindari debu
Menghindari mikroorganisme
Menghindari area kritis
Menghindari pasien
Apa yang tidak diperlukan dalam menggunakan APD dalam iv admixture
Sarung tangan
Topi operasi
Masker N95
Cover shoes
Bagaimana cara membersihkan LAF ?
Dilap secara satu arah
Dilap secara pelan-pelan
Dilap dengan seksama
Dilap dengan sungguh-sungguh
Antiseptik yang digunakan untuk membersihkan LAF adalah
Alkohol 90%
Alkohol 96%
Alkohol 70%
Alkohol 75%
Sasaran aseptik dispensing adalah
Safety pasien
Safety keluarga
Safety obat
Safety pasien, lingkungan, petugas
