wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Cerita Rakyat

Total questions: 100

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

Karya sastra lama dengan bentuk prosa yang banyak menceritakan mengenai bagaimana kehidupan di sekitar kerajaan dinamakan…..

a)

Fabel

b)

Dongeng

c)

Hikayat

d)

Puisi

e)

Legenda

2.

Teks hikayat merupakan salah satu dari jenis cerita rakyat dengan unsur pencitraan yang ditonjolkan memiliki ciri yaitu…..

a)

Cerita yang dibuat dari pengarangnya sendiri.

b)

Kepandaian dan kecerdasan yang dimiliki oleh para tokohnya.

c)

Keunggulan dari cerita yang disampaikan.

d)

Kesaktian dan kemustahilan yang dialami oleh para tokohnya.

e)

Kepandaian serta kemustahilan yang dimiliki oleh para tokohnya.

3.

Ciri-ciri dari teks hikayat ada di bawah ini, kecuali….

a)

Khayal

b)

Lisan

c)

Anonim

d)

Logis

e)

Istana-sentris

4.

Dalam teks hikayat mengandung unsur intrinsik diantaranya:

a)

Reaksi dan latar

b)

Pemenuhan dan orientasi

c)

Tema dan alur

d)

Krisis dan event

e)

Alur dan reaksi

5.

Di dalam teks hikayat terdapat unsur ekstrinsik yaitu…..

a)

Berhubungan dengan pesan

b)

Berhubungan dengan amanat

c)

Berhubungan dengan nilai dan norma

d)

Berhubungan dengan fisik

e)

Berhubungan dengan pemeran

6.

Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah membuat rencana bahwa barang siapa yang berhasil untuk membunuh Buraksa itu akan dinikahkan bersama anak perempuannya yang memiliki paras elok. Sebanyak sembilan dari anak raja sudah ada di dalam negeri itu.

Ciri dominan yang terdapat di dalam kutipan teks hikayat di atas yaitu…..

a)

Istana sentris

b)

Kesaktian

c)

Anonim

d)

Logis

e)

Kemustahilan

7.

Unsur intrinsik yang ada di dalam teks hikayat dengan bentuk pemberian watak, karakter, maupun sifat yang dimiliki oleh tokoh adalah…..

a)

Alur

b)

Penokohan

c)

Tema

d)

Latar

e)

Amanat

8.

Bentuk sudut pandang dari seorang pengarang yang digunakan sebagai bentuk penyajian tokoh, tindakan, latar, dan juga peristiwa yang lainnya yaitu…..

a)

Amanat

b)

Alur

c)

Tema

d)

Sudut pandang

e)

Latar

9.

Bahasa yang digunakan hikayat adalah....

a)

Bahasa Melayu

b)

Bahasa Jawa

c)

Bahasa Indonesia

d)

Bahasa Asing

e)

Bahasa Bugis

10.

Berikut ciri-ciri hikayat kecuali….

a)

cerita bersifat istanasentris 

b)

disebarkan secara tertulis

c)

cerita bersifat simbolis 

d)

bersifat magis

e)

Bersifat anonim

11.

Cerita rakyat tentang asal-usul terjadinya suatu daerah .....

a)

Legenda

b)

Mitos

c)

Dongeng

d)

Fabel

12.

Berikut ini yang bukan merupakan judul dari legenda adalah ....

a)

Asal-Usul Danau Toba

b)

Kelinci dan Kura-Kura

c)

Ikan Sura dan Buaya

d)

Kisah Cindelaras

13.

Berikut ini perbedaan fabel dan legenda yang kurang sesuai adalah....

a)

Tokoh fabel berupa binatang dan legenda merupakan manusia

b)

Sudut pandang pada fabel adalah orang ketiga serba tahu dan fabel sudut pandangnya lebih bervariasi

c)

Fabel hanya menggunakan alur maju dan legenda hanya menggunakan alur mundur

d)

Amanat dalam fabel bersifat mutlak dan legenda lebih nyata serta realistis

14.

Latar dalam cerita rakyat ada 3 yaitu....

a)

waktu, tempat, dan cerita

b)

waktu, tempat, dan kejadian

c)

waktu, tempat, dan suasana

d)

waktu, tempat, dan keadaan

15.

Berikut ini pernyataan yang kurang tepat terkait dengan legenda adalah....

a)

Tokoh utamanya manusia

b)

Latar ceritanya kebanyakan terjadi di hutan

c)

Ceritanya berhubungan dengan peristiwa masa lalu

d)

Adanya penggunaan alur maju dan alur mundur

16.

Bacalah kutipan hikayat berikut!

Maka pada suatu hari, ia pun menyuruh orang membaca doa qunut dan sedekah kepada fakir dan miskin. Maka ia pun menyerahkan dirinya kepada Allah dan berjalan dengan sekuat-kuatnya.

Nilai yang terkandung dalam hikayat tersebut adalah nilai ....

a)

Religius

b)

Moral

c)

Estetika

d)

Budaya

e)

Sosial

17.

Hikayat adalah karya sastra lama berbentuk prosa yang mengisahkan kehidupan ....


Yang bukan jawaban untuk pengertian hikayat di atas adalah ....

a)

keluarga istana

b)

kaum bangsawan

c)

orang-orang ternama

d)

orang suci di sekitar istana

e)

masyarakat umum

18.

Hatta beberapa lamanya, Tuan Puteri Sitti

Kendi pun hamillah dan bersalin dua orang putra

laki-laki. Adapun yang tua keluarnya dengan panah dan yang muda dengan pedang.


Karakteristik teks hikayat yang sesuai dengan kutipan di atas adalah ....

a)

kemustahilan dalam cerita

b)

kesaktian tokoh

c)

anonim

d)

istana sentris

e)

statis (bersifat tetap)

19.

Dengan segera Syah Peri mengeluarkan dayang-dayang itu. Tatkala Garuda itu datang, Garuda itu dibunuhnya. Maka Syah Peri pun duduklah berkasih-kasihan dengan Puteri Ratna Sari sebagai suami istri dihadap oleh segala dayang-dayang dan inang pengasuhnya.


Karakteristik teks hikayat yang sesuai dengan kutipan di atas adalah ....

a)

bersifat tradisional

b)

bersifat universal

c)

kesaktian tokoh

d)

kemustahilan

e)

istana sentris

20.

Apa bahasa yang digunakan dalam sebuah karya sastra hikayat?

a)

Jawa

b)

Sunda

c)

Melayu

d)

Inggris

21.

Aku kesal dengan waktu

Yang tak pernah berhenti bergerak

Majas yang terdapat pada potongan lirik di atas adalah (a)  

22.

Seperti lilin kecil ini, kau mampu terangi gelapku

Larik di atas termasuk ke dalam majas (a)  

23.

Seribu sinar pun takkan mampu menggantikanmu

Sejuta kenanganmu kini menyiksa kesendirianku

Majas yang terdapat dalam larik di atas adalah (a)  

24.

“Tak perlu. Hari ini Juragan Madun panen singkong. Kamu bisa ikutan buruh.” Mak Onah memutuskan.

“Tapi, Mak ….” Neneng masih berkeras. Siapa tahu Mak Onah berubah pikiran.

Ciri kebahasaan cerpen yang terdapat dalam kutipan di atas adalah (a)  

25.

Pada cermin tua di kamar reotnya, Mak Onah dandan, mengenakan jarit dan kebayanya yang paling bagus. Mak Onah tampak semringah. Kemarin ia sudah mengambil jatah beras raskin sepuluh kilo yang bisa untuk jatah makan selama sebulan.

Kata yang digarisbawahi pada kutipan di atas termasuk ke dalam kata (a)  

26.

Hatta, maka pada suatu hari baginda sedang ramai dihadapi oleh segala raja-raja, menteri, hulubalang, rakyat sekalian di penghadapannya. Maka Si Miskin itupun sampailah ke panghadapan itu.

Ciri kebahasaan yang terdapat dalam kutipan hikayat di atas adalah (a)  

27.

Teringat lagi ia pada Aco, sejak semusim lalu ia ikut Dadan karena hasil cengkehnya tak bagus, sementara tengkulaknya minta selalu dibayar. Aco tertangkap petugas saat adu mulut di warung nasi lemak lantaran ia mengumpat pada preman yang menutupi jalan.

Majas yang terdapat dalam kutipan cerpen di atas adalah (a)  

28.

Gaya bahasa yang menggunakan nama merek yang mengasosiasikan sebuah benda yang memang sangat dikenal dengan nama merek tersebut adalah majas (a)  

29.

Suatu cara mengemukakan sesuatu dengan maksud merendahkan diri adalah majas (a)  

30.

Sudah lama saya tidak melihat batang hidungnya.

Majas yang terdapat pada kalimat di atas adalah (a)  

31.

Wah, pintar memang kau, mengerjakan soal semudah itu tidak satu pun yang betul.

Majas yang terdapat dalam kalimat di atas yaitu ...

(a)  

32.

Burung hitam manis dari hatiku

Betapa cekatan dan rindu sebagai syahdu

Burung hitam adalah pohonan

Burung hitam di dada adalah bebungaan

Majas yang terdapat dalam larik di atas adalah (a)  

33.

Dengan cepat, dia segera maju ke depan mengambil alih bagiannya.

Majas yang terdapat dalam kalimat di atas adalah (a)  

34.

Kalau kau mau, aku akan datang

Jika kau kehendaki, aku akan datang

Bila kau minta, aku akan datang

Majas yang terdapat dalam larik di atas adalah (a)  

35.

Untuk mencapai cita-citamu itu, satu hal jangan kau lupakan ialah belajar, belajar, dan sekali lagi belajar.

Majas yang terdapat di dalam kalimat di atas adalah (a)  

36.

Siapa orang takkan tertarik kepada orang yang ramah, baik hati, serta berbudi seperti dia.

Majas yang terdapat dalam kalimat di atas adalah (a)  

37.

Bukan hanya beratus, beribu, malah berjuta orang yang telah menderita akibat peperangan.

Majas yang terdapat dalam kalimat di atas adalah (a)  

38.

Kakeknya, ayahnya, dia sendiri, dan kini anaknya semuanya tak ada yang luput dari penyakit turunan itu.

Majas yang terdapat dalam kalimat di atas adalah (a)  

39.

Gaya bahasa penegasan ini mempergunakan kalimat tanya yang sebenarnya tidak membutuhkan jawaban adalah majas (a)  

40.

Tua muda, besar kecil, pria wanita hadir dalam perayaan tersebut.

Majas yang terdapat dalam kalimat di atas adalah (a)  

41.

Bacalah petikan hikayat berikut dengan saksama!

Kesepuluh putri itu dinamai dengan nama-nama warna. Putri Sulung bernama Putri Jambon. Adik-adiknya dinamai Putri Jingga, Putri NIlai, Putri HIjau, Putri Kelabu, Putri Oranye, Putri Merah Merona, Putri KUning, dan dua putri lainnya. Baju yang mereka kenakan pun berwarna sama dengan nama mereka. Dengan begitu, sang raja yang sudah tua dapat mengenali mereka dari jauh. Meskipun kecantikan mereka hampir sama, si bungsu Putri Kuning sedikit berbeda. Ia tak terlihat manja dan nakal. Sebaliknya, ia selalu tersenyumramah kepada siapa pun. Ia lebih suka bepergian dengan inang pengasuh daripada dengan kakak-kakaknya.


Karakteristik hikayat yang menonjol dalam pennggalan cerita rakyat di atas adalah …

a)

anonim

b)

kemustahilan

c)

istanasentris

d)

kesaktian tokoh

e)

menggunakan bahasa Melayu klasik

42.

Bacalah petikan hikayat berikut dengan saksama!

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.


Kalimat dalam kutipan tersebut yang menunjukkan ciri-ciri sastra Melayu klasik dilihat dari bahasanya, menggunakan kata....

a)

diam dan tuan

b)

daripadanya dan merebut

c)

raja dan tamasya

d)

rimba dan akal

e)

hamba dan buraksa

43.

Berikut ciri-ciri hikayat, kecuali….

a)

cerita bersifat istanasentris

b)

disebarkan secara tertulis

c)

cerita bersifat simbolis

d)

bersifat anonim

e)

cerita bersifat mustahil

44.

Bacalah penggalan hikayat berikut!

”Janganlah adinda bertanya jua” jawab baginda dengan sedihnya. ”Pertanyaan itu hanya menambah luka Tuanku jua semata.”

”Ampun, Tuanku, orang yang arif tiada pernah putus asa sekali pun bagaimana juga cobaan yang datang ke atas dirinya. Tiada pula ia bersedih hati karena kesedihan tiada buahnya selain daripada menguruskan badan saja yang sudah ditakdirkan tiada juga akan tertolak olehnya.”

(Hikayat Kalilah dan Dimnah)

Amanat dalam hikayat tersebut adalah....

a)

mendahulukan kepentingan umum

b)

menghormati perasaan orang lain

c)

menegur orang dengan bahasa yang sopan

d)

menolong orang yang sedang menderita

e)

membantu orang yang sedang bersedih hati

45.

Berdasarkan isinya, Hikayat Hang Tuah termasuk ke dalam jenis hikayat ...

a)

rekaan

b)

sejarah

c)

biografi

d)

autobiografi

e)

fantasi

46.

Bacalah teks hikayat berikut dengan saksama!

Sebermula ada pun yang berjalan itu pertama Maharaja Dandah, kemudian menjadi saya pikir itu Maharaja Baruang, dan menjadi kepala jalan Maharaja Syahmar dan Raja Perkasa yang menjadi ekor sekali, dan beberapa pula raja-raja sekalian isi rimba itu berjalan dengan segala rakyat tentaranya mengirimkan Tuan Syekh Alim di rimba itu serta dengan tempik soraknya. Adalah lakunya seperti halilintar membelah bumi dari sebab segala raja-raja yang tiada terkira-kira banyaknya itu. Syahdan maka segala isi rimba yang di tanah itu pun berjeritanlah dan tiadalah berketahuan lagi membawa dirinya, ada yang ke dalam lubang tanah ada yang di celah-celah batu adanya.


Melihat isinya, kutipan di atas merupakan bagian … dari keseluruhan alur cerita.

a)

eksposisi (pengenalan)

b)

komplikasi (pertikaian awal)

c)

konflik (pertentangan)

d)

puncak konflik (klimaks)

e)

penyelesaian (falling action)

47.

Bacalah penggalan hikayat berikut dengan saksama!

Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan.


Dari kutipan cerita di atas kita dapat mengetahui bahwa Hang Jebat berwatak …

a)

pemberani

b)

sombong

c)

baik hati

d)

kasar

e)

setia

48.

nilai yang berkaitan dengan budi pekerti disebut...

a)

nilai moral

b)

nilai sosial

c)

nilai budaya

d)

nilai edukasi

e)

nilai agama

49.

karakteristik kebahasaan hikayat, kecuali...

a)

terdapat majas

b)

konjungsi temporal

c)

kata arkais

d)

melayu klasik

e)

terdapat kata kias

50.

cara mengubah hikayat ke dalam bentuk cerpen, kecuali...

a)

mengubah alur cerita

b)

menggunakan bahasa indonesia

c)

gaya bahasa yang sesuai

d)

mempertahankan nilai

e)

membuat rangkuman

51.

nilai dalam karya sastra, kecuali...

a)

nilai moral

b)

nilai estetika

c)

nilai hukum

d)

nilai budaya

e)

nilai sosial

52.

Watuwe lalu mengingatkan agar Towjatuwa dan keturunannya tidak membunuh dan memakan daging buaya. Apabila larangan itu dilanggar maka Towjatuwa dan keturunannya akan mati. Sejak saat itu Towjatuwa dan anak keturunannya berjanji untuk melindungi bintang yang berada di sekitar sungai Tami dari para pemburu.

Pesan Moral yang terdapat pada cerita tersebut adalah...

a)

Harusnya orang makan daging

b)

Pentingnya menepati janji

c)

Harus menghormati orang lain

d)

kita harus pandai membahagiakan orang lain

e)

Hendaknya memilih keluarga yang bisa memberikan keturunan

53.

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

Isi kutipan tersebut menceritakan tentang...

a)

Masyarakat sedang berduka atas kematian rajanya.

b)

Orang tua diberi hak berbicara dalam setiap pertemuan.

c)

Seorang raja telah meninggal dan tidak memiliki anak.

d)

Para menteri dan orang besar melakukan musyawarah pemilihan raja.

e)

Hak orang berpendapat untuk memecahkan masalah dalam suatu musyawarah.

54.

Amanat yang terkandung dalam kutipan berikut adalah...

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

a)

Setiap manusia pasti akan meninggal dunia, sekalipun seorang raja.

b)

Sebaiknya seorang raja memiliki keturunan agar ada yang meneruskan kekuasaannya.

c)

Segala sesuatu harus diputuskan secara musyawarah mufakat.

d)

Dalam sebuah musyawarah hendaknya meminta pendapat semua anggota yang hadir.

e)

Orang yang muda diberi kesempatan menyampaikan gagasannya.

55.

Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Kata arkais yang berwarna merah pada penggalan hikayat di atas memiliki makna...

a)

diusir

b)

diminta

c)

diperintah

d)

diizinkan

e)

diharapkan

56.

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.

Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik

Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks diatas adalah...

a)

upeti dan hatta

b)

upeti, hatta, dan nujum

c)

raja, elok, dan nujum

d)

elok dan nujum

e)

upeti, putri, dan nujum

57.

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.

Sumber teks: Kesusastraan Melayu Klasik dengan penyesuaian

Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

a)

kemustahilan

b)

kesaktian

c)

istana sentris

d)

anonim

e)

bahasa

58.

Maka tiadalah terjawab oleh laki-laki itu. Maka disuruh oleh Masyhudulhakk jauhkan laki-laki Bedawi itu. Setelah itu maka dipanggilnya pula orang tua itu. Maka kata Masyhudulhakk, "Hai orang tua, sungguhlah perempuan itu istrimu sebenar-benamya?"


Konjungsi yang menyatakan urutan waktu atau peristiwa pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

kemudian

b)

lalu

c)

maka

d)

setelah itu

e)

selanjutnya

59.

Setelah tiba di istana, Baginda Raja menyambut Abu Nawas dengan sebuah senyuman. “Akhir-akhir ini aku sering mendapat gangguan perut. Kata tabib pribadiku, aku kena serangan angin.” kata Baginda Raja memulai pembicaraan.

“Ampun Tuanku, apa yang bisa hamba lakukan hingga hamba dipanggil.” tanya Abu Nawas.

“Aku hanya menginginkan engkau menangkap angin dan memenjarakannya.” kata Baginda.


Majas yang digunakan pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

metafora

b)

alegori

c)

antonomasia

d)

personifikasi

e)

simile

60.

Adalah sebuah kolam yang amat elok. Di tepi kolam itu adalah dua ekor burung diam. Kedua burung itupun bersahabat dengan seekor kura-kura. Maka beberapa lamanya dengan hal yang demikian itu datanglah kemarau. Maka air kolam itu keringlah.maka berkatalah burung itu kepada sahabatnya kura-kura itu.”Hai sahabatku. Apakah hal kami sekarang karena air kolam ini telah keringlah. Baikla kami berpindah kepada kolam yang lain supaya dapat kami mencari makan di sana. Tetapi susah kami meninggalkan tuan hamba di sini. Sebab itu biarlah kami bawa tuan hamba dan kami lepaskan kepada tempat berair supaya senang hati kami. Hendakpun kami menerbangkan tuan hamba tiada boleh karena kulit tuan hamba itu terlalu keras, tiada dapat kami pagut. Akan tetapi adalah suatu bicara kami, kami bawa suatu kayu tuan hamba gigitlah pada sama tengah kayu itu. Maka kami terbangkan seorang suatu penjuru. Tetapi jangan tuan hamba bukakan mulut dari pada kayu itu.

Maka sahut kura-kura,”Baiklah, mana kata tuan hamba hemba turutlah.”

Maka dibawalah oleh burung itu sepotong kayu, maka digigitlah oleh kura-kura itu maka oleh burung itu diterbangkanlah seorang suatu penjuru. Setelah sampai burung itu terbang ke atas kampung orang maka heranlah segala orang melihat hal itu, kura-kura terbang di tengah-tengah dan dua ekor burung pada kiri kanannya. Maka sekalian orang itu pun bersoraklah serta menepuk-nepuk tangannya. Apabila didengar kura-kura akan bunyi orang riuh rendah, maka katanya kura-kura, “Apa sebabnya maka orang itu semuanya bersorak?” Demi dibukanya mulutnya, maka jatuhlah ia ke bumi lalu mati. (Penjedar Sastra, Dr.C. Hooykaas)


Nilai moral yang terdapat dalam hikayat di atas adalah ... .

a)

Saling menolong terutama pada musim kemarau

b)

Menjalin kerja sama merupakan kunci dari persahabatan

c)

Mencari siasat dalam melakukan suatu pekerjaan

d)

Manjalin persahabatan dengan siapa pun.

e)

Pentingnya menaati kesepakatan agar tidak celaka

61.

Hampir setiap malam mereka berkumpul bersama, berpesta, menari, dan bergembira. Mereka saling membuatkan masakan kecuali seekor belalang yang selalu hidup menyendiri. Ia hanya memandang keramaian dari depan rumahnya. Tingkah belalang itu sangat aneh, dia aib dikarenakan telah kehilangan sebuah kakinya.


Kebiasaan tokoh belalang yang tergambar pada kutipan dongeng tersebut ialah ....

a)

setiap malam berpesta

b)

membagi makanan

c)

hidup menyendiri

d)

absurd

e)

pemalu

62.

Bacalah penggalan hikayat berikut!

”Janganlah adinda bertanya jua” jawab baginda dengan sedihnya. ”Pertanyaan itu hanya menambah luka Tuanku jua semata.”

”Ampun, Tuanku, orang yang arif tiada pernah putus asa sekali pun bagaimana juga cobaan yang datang ke atas dirinya. Tiada pula ia bersedih hati karena kesedihan tiada buahnya selain daripada menguruskan badan saja yang sudah ditakdirkan tiada juga akan tertolak olehnya.”

(Hikayat Kalilah dan Dimnah)

Amanat dalam hikayat tersebut adalah....

a)

mendahulukan kepentingan umum

b)

menghormati perasaan orang lain

c)

menegur orang dengan bahasa yang sopan

d)

menolong orang yang sedang menderita

e)

membantu orang yang sedang bersedih hati

63.

Bacalah penggalan hikayat berikut dengan saksama!

Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan.


Dari kutipan cerita di atas kita dapat mengetahui bahwa Hang Jebat berwatak …

a)

pemberani

b)

sombong

c)

baik hati

d)

kasar

e)

setia

64.

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

Isi kutipan tersebut menceritakan tentang...

a)

Masyarakat sedang berduka atas kematian rajanya.

b)

Orang tua diberi hak berbicara dalam setiap pertemuan.

c)

Seorang raja telah meninggal dan tidak memiliki anak.

d)

Para menteri dan orang besar melakukan musyawarah pemilihan raja.

e)

Hak orang berpendapat untuk memecahkan masalah dalam suatu musyawarah.

65.

Maka tiadalah terjawab oleh laki-laki itu. Maka disuruh oleh Masyhudulhakk jauhkan laki-laki Bedawi itu. Setelah itu maka dipanggilnya pula orang tua itu. Maka kata Masyhudulhakk, "Hai orang tua, sungguhlah perempuan itu istrimu sebenar-benamya?"


Konjungsi yang menyatakan urutan waktu atau peristiwa pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

kemudian

b)

lalu

c)

maka

d)

setelah itu

e)

selanjutnya

66.

Gaya bahasa yang disampaikan oleh penulis secara imajinatif dan mengandung makna kiasan merupakan pengertian dari ....

a)

Koda

b)

Krisis

c)

Majas

d)

Abstrak

67.

Pernyataan yang tidak tepat tentang hikayat, yaitu....

a)

berbentuk prosa

b)

berisi kisah, cerita, dongeng

c)

umumnya mengisahkan kehebatan tokoh

d)

termasuk sastra masa kini

e)

umumnya meengisahkan kesaktian dan mukjizat tokoh

68.

Salah satu ciri hikayat adalah anonim. Anonim artinya....

a)

milik bersama

b)

tidak ada nama pengarang

c)

berpusat pada istana

d)

milik perorangan

e)

mustahil

69.

Ayah memberikannya padaku, bukan kepadamu," sahut Puteri Kuning. Mendengarnya, Puteri Hijau menjadi marah. Ia segera mencari saudara-saudaranya dan menghasut mereka. "Kalung itu milikku, namun ia mengambilnya dari saku ayah. Kita harus mengajarnya berbuat baik!" kata Puteri Hijau. Mereka lalu sepakat untuk merampas kalung itu....

Nilai yang dominan pada penggalan hikayat di atas adalah....

a)

nilai sosial

b)

nilai agama

c)

nilai didaktis

d)

nilai estetis

e)

nilai moral

70.

Kesepuluh puteri itu dinamai dengan nama-nama warna. Puteri Sulung bernama Puteri Jambon. Adik-adiknya dinamai Puteri Jingga, Puteri Nila, Puteri Hijau, Puteri Kelabu, Puteri Oranye, Puteri Merah Merona, Puteri Kuning dan 2 puteri lainnya. Baju yang mereka pun berwarna sama dengan nama mereka.

Nilai yang dominan pada penggalan hikayat tersebut adalah....

a)

nilai budaya

b)

nilai sosial

c)

nilai agama

d)

nilai moral

e)

nilai edukasi

71.

Ia berpikir sejenak, lalu memegang lengan ayahnya. "Ayah, aku hanya ingin ayah kembali dengan selamat," katanya. Kakak-kakaknya tertawa dan mencemoohkannya. "Anakku, sungguh baik perkataanmu. Tentu saja aku akan kembali dengan selamat dan kubawakan hadiah indah buatmu," kata sang raja.

Nilai yang dominan pada penggalan hikayat tersebut adalah....

a)

nilai budaya

b)

nilai moral

c)

nilai agama

d)

nilai estetika

e)

nilai pendidikan

72.

Maka kata Khojah Maimun,"Berapa harganya?"

Maka kata laki-laki itu,"Seribu dinar bayan hamba ini harganya."

Maka tersenyum Khojah Maimun, lalu ia bertanya,"Adakah orang mau membeli burung yang segenggam ini seribu dinar? Layaknya unggas ini makanan kucing juga."

Setelah bayan itu meendengar kata Khojah Maimun, maka katanya," Hai Khojah Maimun! Sungguhlah hamba ini sekeal, tetapi hati hamba di mana tuan hamba tahu? Akan sekamu alam ini di bawah tilik hamba dan hamba ini bukannya seperti unggas yang lain....

Ciri hikayat berdasarkan penggalan tersebut adalah....

a)

Mustahil

b)

istana sentris

c)

anonim

d)

komunal

e)

statis

73.

Pernyataan yang tidak tepat tentang hikayat, yaitu....

a)

berbentuk prosa

b)

berisi kisah, cerita, dongeng

c)

umumnya mengisahkan kehebatan tokoh

d)

termasuk sastra masa kini

e)

umumnya meengisahkan kesaktian dan mukjizat tokoh

74.

Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan”berikut!


Maka baginda pun bimbanglah, tida tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, iya menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan

berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah

yang patut menjadi raja di dalam negeri.

Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik

Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat tersebut adalah nilai ...

a)

moral

b)

sosial

c)

agama

d)

budaya

e)

pendidikan

75.

Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!


Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik


Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat tersebut adalah nilai ...

a)

moral

b)

sosial

c)

agama

d)

budaya

e)

pendidikan

76.

Bacalah penggalan hikayat “Bunga Kemuning” berikut!


Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu, sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Putri-putri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka.


Sumber teks: Kesusastraan Melayu Klasik dengan penyesuaian

Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat tersebut adalah nilai ...

a)

moral

b)

sosial

c)

agama

d)

budaya

e)

pendidikan

77.

Berikut ciri-ciri hikayat, kecuali….

a)

cerita bersifat istanasentris

b)

disebarkan secara tertulis

c)

cerita bersifat simbolis

d)

bersifat anonim

e)

cerita bersifat mustahil

78.

nilai yang berkaitan dengan budi pekerti disebut...

a)

nilai moral

b)

nilai sosial

c)

nilai budaya

d)

nilai edukasi

e)

nilai agama

79.

nilai dalam karya sastra, kecuali...

a)

nilai moral

b)

nilai estetika

c)

nilai hukum

d)

nilai budaya

e)

nilai sosial

80.

Watuwe lalu mengingatkan agar Towjatuwa dan keturunannya tidak membunuh dan memakan daging buaya. Apabila larangan itu dilanggar maka Towjatuwa dan keturunannya akan mati. Sejak saat itu Towjatuwa dan anak keturunannya berjanji untuk melindungi bintang yang berada di sekitar sungai Tami dari para pemburu.

Pesan Moral yang terdapat pada cerita tersebut adalah...

a)

Harusnya orang makan daging

b)

Pentingnya menepati janji

c)

Harus menghormati orang lain

d)

kita harus pandai membahagiakan orang lain

e)

Hendaknya memilih keluarga yang bisa memberikan keturunan

81.

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.

Sumber teks: Kesusastraan Melayu Klasik dengan penyesuaian

Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

a)

kemustahilan

b)

kesaktian

c)

istana sentris

d)

anonim

e)

bahasa

82.

Hampir setiap malam mereka berkumpul bersama, berpesta, menari, dan bergembira. Mereka saling membuatkan masakan kecuali seekor belalang yang selalu hidup menyendiri. Ia hanya memandang keramaian dari depan rumahnya. Tingkah belalang itu sangat aneh, dia aib dikarenakan telah kehilangan sebuah kakinya.


Kebiasaan tokoh belalang yang tergambar pada kutipan dongeng tersebut ialah ....

a)

setiap malam berpesta

b)

membagi makanan

c)

hidup menyendiri

d)

absurd

e)

pemalu

83.

Gaya bahasa yang disampaikan oleh penulis secara imajinatif dan mengandung makna kiasan merupakan pengertian dari ....

a)

Koda

b)

Krisis

c)

Majas

d)

Abstrak

e)

Pendahuluan

84.

Pernyataan yang tidak tepat tentang hikayat, yaitu....

a)

berbentuk prosa

b)

berisi kisah, cerita, dongeng

c)

umumnya mengisahkan kehebatan tokoh

d)

termasuk sastra masa kini

e)

umumnya meengisahkan kesaktian dan mukjizat tokoh

85.

Salah satu ciri hikayat adalah anonim. Anonim artinya....

a)

milik bersama

b)

tidak ada nama pengarang

c)

berpusat pada istana

d)

milik perorangan

e)

mustahil

86.

Dalam mengembangkan cerita rakyat menjadi cerpen hal yang harus diperhatikan adalah….

a)

Mengganti latar

b)

Mengubah nama tokoh

c)

Mengulang sebagian cerita rakyat

d)

Mempertahankan alur cerita rakyat

e)

Mengubah alur berbingkai menjadi alur tunggal

87.

Unsur intrinsik yang paling menentukan keberhasilan dalam menyusun cerpen atau hikayat adalah….

a)

Tema

b)

Alur

c)

Latar

d)

Amanat

e)

Sudut pandang

88.

Hal yang harus dipertahankan ketika mengembangkan cerita rakyat menjadi cerpen adalah…

a)

Sudut pandang

b)

Tokoh

c)

Alur

d)

Latar

e)

Nilai

89.
Cerita Sikancil dan Buaya
a)
Dongeng
b)
Legenda
c)
Mitos
d)
Fabel
e)
Hikayat
90.

Berikut ciri-ciri cerita rakyat, kecuali….

a)

Cerita rakyat pada umumnya disampaikan dengan cara lisan.

b)

Berisi tentang tokoh nyata yang berperan penting dalam keberlangsungan bangsa.

c)

Tidak diketahui siapa yang pertama kali menciptakan cerita atau pengarangnya.

d)

Disampaikan secara turun-temurun.

e)

Kaya dengan nilai-nilai luhur.

91.

Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.


Kata yang berwarna merah pada penggalan hikayat memiliki makna...

a)

diusir

b)

diminta

c)

diperintah

d)

diizinkan

e)

diharapkan

92.

Alur merupakan rangkaian peristiwa yang memiliki hubungan sebab akibat sehingga menjadi satu kesatuan yang padu atau bulat dan utuh. Alur disebut juga….

a)

Setting

b)

Plot

c)

Penokohan

d)

Sudut pandang

e)

Tema

93.

Maka Si Miskin itupun sampailah ke penghadapan itu. Setelah dilihat oleh orang banyak, Si Miskin laki bini dengan rupa kainnya seperti dikoyak rupanya. Maka orang banyak itupun ramailah ia tertawa seraya mengambil kayu dan batu. Hikayat Si Miskin


Nilai yang mendominasi pada kutipan tersebut adalah nilai….

a)

Agama

b)

Sosial

c)

Pendidikan

d)

Budaya

e)

Estetika

94.

Hikayat adalah karya sastra lama berbentuk prosa yang mengisahkan kehidupan ....


Yang bukan jawaban untuk pengertian hikayat di atas adalah ....

a)

keluarga istana

b)

kaum bangsawan

c)

orang-orang ternama

d)

orang suci di sekitar istana

e)

masyarakat umum

95.

Pokok pikiran yang digunakan sebagai dasar pengarang, ide pokok permasalahan dan pokok pengarang temasuk unsur intrinsik cerita yang disebut ....

a)

alur

b)

setting

c)

amanat

d)

tema

e)

sudut pandang

96.

Dengan segera Syah Peri mengeluarkan dayang-dayang itu. Tatkala Garuda itu datang, Garuda itu dibunuhnya. Maka Syah Peri pun duduklah berkasih-kasihan dengan Puteri Ratna Sari sebagai suami istri dihadap oleh segala dayang-dayang dan inang pengasuhnya.


Karakteristik teks hikayat yang sesuai dengan kutipan di atas adalah ....

a)

bersifat tradisional

b)

bersifat universal

c)

kesaktian tokoh

d)

kemustahilan

e)

istana sentris

97.

Bacalah penggalan hikayat "Indra Bangsawan" berikut ini!

Maka anakanda yang mulia baginda yang dua orang itupun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya.

1. Kata arkais yang bergaris miring pada penggalan hikayat di atas memiliki makna....

a)

diperintah

b)

diusir

c)

diminta

d)

diizinkan

e)

dipanggil

98.

Karya sastra lama yang berbentuk prosa yang mengisahkan kehidupan seputar kerajaan disebut....

a)

dongeng

b)

hikayat

c)

fabel

d)

cerpen

e)

novel

99.

Bahasa yang digunakan dalam hikayat adalah....

a)

Bahasa Melayu

b)

Bahasa daerah

c)

Bahasa Jawa

d)

Bahasa Sulawesi

e)

Bahasa Banjarmasin

100.

(1) bersifat imajinasi

(2) mengisahkana tentang kehidupan sehari-hari

(3) Nama penciptanya tidak diketahui

(4) bersifat menyindir

(5) bersifat menghibur

Nomor berapakah yang merupakan ciri-ciri hikayat?

a)

(!); (3);(5)

b)

(2); (4); (5)

c)

(1);(2),(3)


(1),(4),(5)

d)

(1),(2),(4)