WorksheetsUAS Komunikasi Efektif dalam Pembelajaran AUD
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
1. Komunikasi adalah pusat semua interaksi diantara orang-orang, menurut …
A. Beverage, Fraser & Mooney (2006)
B. Blackmore, Jary & Jary (2002)
C. Dunhill, Elliott & Show (2009)
D. Erskin, Alcock & Spiker (2001)
E. Muray, George & Miller (1994)
2. Kennedy (2001) melaporkan bahwa komunikasi diperlukan untuk memastikan penyediaan layanan yang baik pada tiga tingkatan, yaitu … yang mencari dukungan dan penyediaan
A. Antara lembaga, antara profesional dan antara individu
B. Antara orangtua, antara masyarakat dan antara sekolah
C. Antara anak-anak, antara guru-guru dan antara orangtua
D. Antara pemerintah, antara masyarakat, dan antara lembaga swasta
E. Antara profesional, antara masyarakat dan antara pemerintah
3. Tenaga professional yang bekerja dengan anak-anak, yaitu … memerlukan keterampilan komunikasi yang baik sehingga mereka mampu melayani anak secara optimal.
(1) Pekerja sosial,
(2) Pekerja keluarga,
(3) Cleaning service
(4) Bidan dan perawat anak,
(5) Laboran dan farmasi/apoteker,
(6) Orangtua
(7) Perawat taman kanak-kanak,
(8) Petugas kesejahteraan pendidikan,
(9) Guru-guru dan pengasuh anak
(10) Staf pendukung (mentor pembelajaran yang bekerja di sekolah)
A. (1), (2), (3), (4), dan (5) benar
B. (1), (2), (5), (9), dan (10) benar
C. (1), (3), (5), (7), dan (9) benar
D. (2), (4), (6), (8), dan (10) benar
E. (6), (7), (8), (9), dan (10) benar
4. Keterampilan komunikasi seperti … sangat penting bagi para profesional untuk mengembangkan hubungan saling percaya dengan anak-anak, remaja, orang tua, dan pengasuh (Dunhill et al, 2009).
(1) mendengarkan,
(2) bertanya,
(3) menjawab
(4) memparafrase kalimat
(5) memahami bahasa
(6) memecahkan masalah
(7) mengenali bahasa,
(8) menggunakan bahasa tubuh
A. (1), (2), (3), dan (4) benar
B. (2), (4), (6), dan (8) benar
C. (2), (4), (7), dan (8) benar
D. (3), (5), (7), dan (8) benar
E. (4), (5), (6), dan (7) benar
5. Banyak author seperti James et al (1998), Mills (2000), Pilcher and Wagg (1996), Prout & James (1990) menyatakan bahwa …“childhood is socially constructed and the child is viewed as a social actor, or in other words the child is viewed as ‘being’ rather than as ‘becoming’, where ….
A. the notion of growth and development is discussed as a life long learning”
B. the notion of change and alteration is implied in order for the child to fit into the adults’ world”
C. children can develop ideas and creativity as well as their needs and capacities”
D. children have a quantitative and qualitative change rapidly in life”
E. the notion of children speech, interaction, communication, sympathy, and working with adult needs adaptation”
6. Tujuan mendengarkan anak-anak adalah untuk mengetahui lebih banyak tentang mereka, untuk memahami dan memberikan bantuan, atau karena mereka perlu berbicara tentang kekhawatiran atau ketakutan (Charlton, 1996). Hal ini menggambarkan fungsi …
A. ethical imperative,
B. a matter of practical utility
C. efficacy
D. listening voice
E. democracy
7. Ketika bekerja dengan anak-anak berkaitan dengan perkembangan emosional dan kebutuhan kesehatan mental anak, penting untuk melihat keluarga secara keseluruhan dalam hal fungsi … (Spender et al., 2001).
A. orangtua, pemecahan masalah, dan cara berpikir anak
B. masyarakat, sarana prasarana yan digunakan dan metode yang digunakan
C. keluarga, pengambilan keputusan dan mekanisme koping yang digunakan
D. pendidik, penilaian perkembangan anak dan strategi pemecahan masalah
E. masalah yang dihadapi, pendamping anak, dan solusi masalah
8. Pekerja pengasuhan anak dalam pengaturan komunikasi tidak boleh menciptakan …, melainkan jaringan kompleks yang menghubungkan aktivitas bersama dengan semua orang, orang dewasa serta anak-anak lain dalam setting, dan dengan lingkungan itu sendiri (Dahlberg, et al., 1999).
A. false closeness
B. true closeness
C. sincerity purity
D. mind-openness
E. block thinking
9. Chambers (2005) menyarankan bahwa strategi untuk memiliki keterampilan bersikap ramah kepada anak, yaitu …
(1) mengakui dan menyapa anak
(2) segera memberikan bantuan sejak awal ketika anak mengeluh terus menerus
(3) bicaralah dengan orang tua atau pengasuh terlebih dahulu untuk memberi anak waktu dan ruang untuk bersantai.
(4) tersenyumlah atau terlihat sedih sebagaimana mestinya.
(5) pertahankan kontak mata yang baik dengan anak.
(6) bersikaplah tegas dan menunjukkan marah ketika anak melakukan kesalahan.
(7) berkomunikasi pada tingkat yang sesuai dengan usia.
(8) berikan anak pilihan sedapat mungkin untuk memungkinkan mereka mempertahankan kendali.
(9) Abaikan perasaan anak jika anak tidak dapat mengendalikan emosi.
(10) berikan pujian yang antusias kepada anak.
A. (1), (2), (4), (5), dan (10) benar
B. (1), (3), (5), (7), dan (9) benar
C. (2), (4), (6), (8), dan (10) benar
D. (3), (4), (5), (6), dan (7) benar
E. (4), (5), (6), (7), dan (8) benar
10. Di Inggris, pendidik dan lembaga harus menjaga kerahasiaan data-data anak secara tertulis. Mereka hanya dapat berbagi informasi tentang anak-anak kepada pihak lain ketika mereka mendapatkan persetujuan dari anak dan orangtua. Hal ini diatur secara legal dalam ….
A. Meeting Special Educational Needs (2008)
B. Raft of Legislation (2006)
C. The National Service Framework for Children, Young People and Maternity Services (2004)
D. Every Child Matters (2008)
E. National Association of Young Children (2019)
11. Komunkasi dapat berjalan efektif jika … (Kehoe, 2011).
(1) mendapatkan hasil yang positif atau nyata
(2) komunikan tidak peduli terhadap perkataan orang lain
(3) pesan dapat dipahami dan dikembalikan kepada pemilik pesan
(4) komunikator memberikan perhargaan kepada komunikan
(5) tidak menimbulkan ketakutan atau kekhawatiran
A. (1), (2), dan (3) benar
B. (1), (2), dan (5) benar
C. (1), (3), dan (5) benar
D. (2), (3), dan (4) benar
E. (3), (4), dan (5) benar
12. Proses dimana dua orang atau lebih dalam konteks tertentu dan yang menyadari satu sama lain bertindak bersama untuk membuat dan mengelola pertemuan bersama (Kehoe, 2011) merupakan …
A. komunikasi intrapersonal
B. komunikasi interpersonal
C. komunikasi pembelajaran
D. komunikasi wawancara
E. komunikasi kelompok
13. Bahasa non-verbal dalam komunikasi tatap muka menggunakan cara ….. (Kehoe, 2011).
(1) komunikan dapat menerima atau menolak pesan yang disampaikan
(2) komunikan memiliki hak otonomi sendiri untuk merespon komunikator sesuai dengan karakteristik pribadi masing-masing.
(3) komunikator memengaruhi makna yang disampaikan secara verbal,
(4)komunikator membentuk jenis hubungan diciptakan dengan orang lain,
(5) komunikator secara langsung mengomunikasikan emosi sebelum dan selama berbicara
A. (1), (2), dan (3) benar
B. (1), (3), dan (5) benar
C. (2), (3), dan (4) benar
D. (2), (3), dan (5) benar
E. (3), (4), dan (5) benar
14. Ketika kita berkomunikasi dengan seseorang pasti melibatkan persepsi dalam pikiran komunikator dan komunikan. Proses persepsi terdiri dari …
(1) sintesis
(2) seleksi
(3) asimiliasi
(4) organisasi
(5) akomodasi
(6) interprestasi informasi
A. (1), (2), dan (3) benar
B. (1), (3), dan (5) benar
C. (2), (4), dan (6) benar
D. (3), (4), dan (5) benar
E. (4), (5), dan (6) benar
15. Komunikasi membutuhkan proses kognisi, pembicaraan sehari-hari menuntut bentuk kognisi yang lebih cepat untuk menilai situasi baru, mencari tahu apa yang terjadi dan menebak apa yang akan terjadi selanjutnya menggunakan skema dari pengalaman hidup. Namun berpikir secara cepat memungkinkan seseorang melakukan ……, sehingga mengganggu komunikasi yang baik (Kehoe, 2011).
A. kebaikan
B. kebenaran
C. keuntungan
D. kerugian
E. kesalahan
16. Untuk menjadi komunikator yang efektif, sesorang harus memiliki kecerdasan emosi. Menurut Goleman (1995), ciri-ciri kecerdasan emosi yaitu …
A. mengenali, menjelaskan, dan menyebutkan emosi untuk kepentingan pengajaran dan pembelajaran
B. mengetahui, menguraikan dan menganalisis emosi diri sendiri dan orang lain untuk mengendalikan situasi
C. memahami, meningkatkan dan mengendalikan emosi untuk membuat keputusan atas masalah yang sedang terjadi
D. Mengenali, memahami, dan menggunakan emosi untuk mengatasi diri sendiri, orang lain dan lingkungan
E. mengembangkan, mengevaluasi dan menindaklanjuti emosi untuk memecahkan masalah yang terjadi di kelas
17. Ketika seorang guru berkomunikasi dengan anak, guru tersebut melibatkan tiga aspek “sense of self”, yaitu ….
A. kepribadian, pedagogic, dan profesionalitas
B. kepribadian, konsep diri dan harga diri
C. konsep diri, percaya diri, dan harga diri
D. Harga diri, kemandirian, dan tanggungjawab
E. pengetahuan, sikap, dan keterampilan
18. Tantangan komunikasi efektif dengan cara berpikir fundamental, yaitu …
A. konsentrasi dan penuh perhatian
B. menyimak dan menjawab pertanyaan
C. penuh perhatian dan penghargaan
D. menyampaikan pesan dan mendengarkan
E. bertanya dan menjawab
19. Strategi komunikasi kepada anak yang sebaiknya di hindari ketika anak telah melakukan kesalahan/keburukan di depan orang lain, yaitu …, karena itu dapat merendahkan harga diri anak.
(1) mengkritik perilaku anak
(2) mengisolasi anak
(3) melabel anak
(4) menyalahkan anak
(5) mengancam anak
(6) menegur anak
(7) mempermalukan anak
(8) menjelaskan perilaku
(9) memerintahkan anak
(10) menuduh anak
A. (1), (2), (3), (4), dan (5) benar
B. (1), (3), (5), (7), dan (9) benar
C. (2), (3), (4), (5), dan (6) Benar
D. (2), (4), (6), (8), dan (10) benar
E. (3), (4), (5), (7), dan (10) benar
20. Terdapat perbedaan gaya komunikasi antara pria dan wanita, yaitu …
A. pria menggunakan bicara untuk menunjukkan kepandaiannya dan menjaga image dari perhatian orang lain, sedangkan wanita berbicara untuk mendekatkan diri pada orang lain
B. pria menggunakan bicara untuk memastikan bahwa semua orang memahami pesan yang disampaikan, sedangkan wanita bicara untuk menyamakan persepsi antar dirinya dan orang lain
C. pria menggunakan bicara untuk meminta pendapat/saran dari orang lain dan memecahkan masalah, sedangkan wanita bicara untuk menunjukkan kepandaiannya dalam berpikir dan menggunakan kalimat.
D. pria menggunakan bicara untuk melakukan sesuatu dan mengelola kemandirian, sedangkan wanita bicara untuk membangun hubungan dan merasa terhubung
E. pria menggunakan bicara untuk menarik perhatian lawan jenis dan menunjukkan pengetahuannya, sedangkan wanita bicara untuk memberikan respon posiftif/negative pada orang lain
21. Hal-hal yang dikomunikasikan antar guru sebelum proses pembelajaran, yaitu …
(1) Tata tertib sebagai guru
(2) Etika prasekolah
(3) Rapat kordinasi guru
(4) Evaluasi kegiatan
(5) Topik pembelajaran
(6) Menata lingkungan main
A. (1), (2), dan (3) benar
B. (1), (3), dan (5) benar
C. (2), (4), dan (6) benar
D. (3), (4), dan (5) benar
E. (4), (5), dan (6) benar
22. Jika guru tidak sepakat dengan pendapat guru yang lain dalam mendiskusikan perkembangan anak, maka strategi komunikasi yang effective adalah …
(1) Mengabaikan perkataannya
(2) Meminta pendapat orang lain yang sependapat
(3) Aktif mendengarkan pendapatnya
(4) Memutuskan hubungan komunikasi
(5) Jangan membuang waktu untuk merespon
(6) Mengakui emosi dan menyimpulkan isi
(7) Mengumpulkan suara terbanyak yang sependapat
(8) Memunculkan keingintahuan, pertanyaan terbuka, dan menerjemahkan
A. (1), (2), (3), dan (4) benar
B. (2), (4), (6), dan (8) benar
C. (3), (5), (6), dan (8) benar
D. (4), (5), (6), dan (7) benar
E. (5), (6), (7), dan (8) benar
23. Strategi komunkasi yang tepat untuk mengingatkan aturan kepada anak dengan tetap menghargai kondisi anak, yaitu …
A. Bertanya kepada anak “maaf, aturan main di kelompok waktunya berapa lama ya?”
B. Memerintahkan anak dengan kalimat positif “tolong kamu pindah ke kelompok lain karena waktunya sudah habis”
C. Mengajak anak untuk pindah ke kelompok lain dengan memegang tangan anak sambil berjalan ke kelompok lain secara paksa, “ayo kita pindah main sekarang”
D. Membiarkan anak mengingat aturan main secara mandiri, guru hanya mengamati anak
E. Mengancam anak jika ia tidak mau pindah ke kelompok lain, “kalo kamu tidak mau pindah, besok kamu tidak boleh main di sini lagi loh”
24. Ketika kepala sekolah mengadakan meeting bersama dengan para guru dan orangtua, maka terjadi kolaborasi dalam mendiskusikan suatu masalah. Kolaborasi berfungsi sebagai … (Ferguson et al., 2002)
A. Berkumpul bersama di suatu tempat yang ditetukan bersama untuk musyawarah dan mufakat
B. Proses di mana dua (atau lebih) individu menciptakan suatu hasil atau keputusan secara bersama-sama
C. Pemecahan masalah perkembangan anak, sehingga orangtua dapat berkontribusi dalam mendidik anak di rumah
D. Proses komunikasi interpersonal yang melibatkan aktivitas fisik dan psikologis dalam menuangkan ide-ide dan gagasan kepada kelompok
E. Mendiskusikan pembelajaran bersama untuk mencapai hasil yang maksimal untuk meningkatkan kemampuan anak-anak
25. 1. Konteks komunikasi dalam rapat-rapat/meeting melibatkan lima fitur (Johnson-Shehan & Paine, 2010; Lost et al., 2017), yaitu …
A. Topik disksui, cara berdiskusi, sarana prasarana yang digunakan, dana yang dikeluarkan, dan jadwal kegiatan
B. Pembicara, audiens/ anggota kelompok, cara berkomunikasi, intonasi suara dan metode meeting
C. Pembicara, topik diskusi, audiens/anggota kelompok, tujuan meeting dan penataan meeting
D. Tujuan meeting, topik pembicaraan, finansial, panitia, dan acara
E. Latar belakang meeting, tujuan meeting, topik diskusi, waktu dan tempat meeting
26. Kolaborasi yang efektif membutuhkan kredibilitas, komunikasi yang jelas dan logis, dan tindakan kepedulian terhadap peserta lain. Kredibilitas menurut Heinrichs (2007) adalah …
A. Alasan guru dan orangtua tentang kemajuan/kemunduran anak
B. Dugaan positif/negative peserta terhadap komunikator
C. Pikiran manusia yang dapat ditangkap oleh peserta
D. Persepsi komunikator dan komunikan tentang niat baik dan penilaian yang kuat
E. Pandangan guru dan orangtua tentang komunikasi yang efektif
27. Topik pertemuan dan keputusan kelompok pada komunikasi yang efektif berkaitan dengan kewajaran komunikasi yang terlihat. Kewajaran tersebut mengacu pada dua fitur secara umum (Parkin & Tyre, 2022), yaitu:
A. (1) Mencakup konsentrasi komunikator, dan (2) ketepatan dalam berbicara dengan lawan bicara
B. (1) Mencakup pertanyaan dan jawaban dari komunikator dan (2) komunikan dan kesediaan komunikan untuk mengaplikasikan harapan komunikator
C. (1) Mencakup harapan dan kenyataan di lapangan dan (2) pemecahan masalah dalam pembelajaran siswa
D. (1) Mencakup kesadaran berpikir dan berbahasa yang baik, dan (2) cara menghasilkan keputusan bersama
E. (1) Mencakup logika dan kejelasan dan (2) kesesuaian komunikasi dengan keyakinan dan nilai-nilai individu dalam pertemuan tersebut
28. Dalam pertemuan siswa, guru-guru, dan orangtua perlu mempertimbangkan norma-norma komunikasi seperti … (Parkin & Tyre, 2022)
(1) Mengabaikan pendapat yang berbeda
(2) Memutuskan masalah bersama
(3) Menghargai perbedaan pendapat
(4) Partisipasi penuh
(5) Pemahaman timbal balik
(6) Membiarkan pendapat orang lain
(7) Kerahasiaan
(8) Mengevaluasi pertemuan
(9) Fokus pada siswa
(10) Berbagi tanggungjawab
A. (1), (2), (3), (4), dan (5) bena
B. (2), (3), (4), (5), dan (6) benar
C. (3), (4), (5), (7), dan (9) benar
D. (4), (5), (6), (8), dan (10) benar
E. (5), (6), (7), (9), dan (10) benar
29. Ketika orangtua tidak menerima pendapat yang disampaikan oleh guru tentang perkembangan anak mereka (saat laporan perkembangan anak di akhir semester), maka sebaiknya guru …
A. Mengabaikan pandangan orangtua
B. Menunjukkan data-data perilaku anak sehari-hari
C. Mengubah laporan perkembangan anak
D. Melaporkan masalah kepada kepala sekolah
E. Mengetes anak secara langsung
30. Ada tiga tahapan model interview menurut Evans et al. (2017), yaitu …
A. Bertanya, menjawab dan menanggapi
B. Menjelaskan, bertanya dan mendengarkan
C. Eksplorasi, klarifikasi dan aksi
D. Klarifikasi, aksi dan eksplorasi
E. Aksi, eksplorasi, dam klarifikasi
31. Ketika guru mengases perkembangan anak bersama guru lain, apa yang utama didiskusikan?
(1) Ketidakmampuan orangtua
(2) Masalah anak dengan orangtua
(3) Makanan yang bergizi sehat dan seimbang
(4) Pakaian yang dipakai anak
(5) Perilaku anak-anak sehari-hari
(6) Ketidakmampuan anak-anak dalam belajar
(7) Masalah keluarga anak-anak
(8) Mainan yang sesuai kebutuhan anak
A. (1), (3), (5), dan (7) benar
B. (2), (4), (6), dan (8) benar
C. (2), (5), (6), dan (8) benar
D. (3), (5, (7), dan (8) benar
E. (5), (6), (7), dan (8) benar
32. Ekspresi emosi guru ketika menegur anak yang memukul teman, sebaiknya ….
A. Marah
B. Cemberut
C. Sedih
D. Biasa saja
E. DIam
33. Jika guru melakukan kesalahan di depan anak-anak, apa yang sebaiknya guru lakukan …
A. Mengabaikan teguran anak
B. Memarahi anak
C. Mengakui kesalahan
D. Menyalahkan anak
E. Mengucapkan terima kasih
34. Ketika apersepsi pada kegiatan pembukaan, maka pola komunikasi yang paling efektif adalah …
A. chain
B. wheel
C. Y
D. individual
E. circle
A. Chain
B. heel
C. Y
D. individual
E. Circle
35. Ketika kepala sekolah meminta guru untuk mengadakan rapat para guru, maka langkah-langkah komunikasi sebagai berikut:
(1) Mengundang para guru
(2) Menyiapkan agenda rapat
(3) Menunda rapat
(4) Menolak rapat
(5) Mendiskusikan topik bersama
(6) Menyiapkan umpan balik
(7) Memutuskan hasil diskusi
A. (1), (2), (3), dan (4) benar
B. (1), (2), (5), dan (6) benar
C. (2), (3), (4), dan (5) benar
D. (4), (5, (6), dan (7) benar
E. (1), (2), (6), dan (7) benar
36. Jika anak mampu menceritakan kembali sebuah cerita di depan kelas, kalimat yang tepat yang sebaiknya diucapkan oleh guru adalah …
A. Kamu harus banyak belajar membaca ya!
B. Dimana kamu dapat cerita tersebut?
C. Ada cerita yang tidak sesuai dengan apa yang teman kamu ceritakan!
D. Terima kasih nak, kamu bercerita dengan lancar!
E. Cerita kamu buruk sekali!
A. Kamu harus banyak belajar membaca ya!
B. Dimana kamu dapat cerita tersebut?
C. Ada cerita yang tidak sesuai dengan apa yang teman kamu ceritakan!
D. Terima kasih nak, kamu bercerita dengan lancar!
E. Cerita kamu buruk sekali!
37. Sosialisasi emosi didefinisikan sebagai proses dinamis …. (Denhman et al., 2012)
(1) Melibatkan berbagai praktik social
(2) Menggunakan bahasa verbal-non verbal
(3) Pengasuh/guru memediasi cara-cara yang relevan dengan komunitas
(4) Bertujuan untuk mengekspresikan dan menafsirkan emosi
(5) Menggunakan pola individual, kelompok dan klasikal
(6) Menggunakan metode diskusi, bermain dan demonstrasi
(7) Pengasuh atau guru menggunakan media untuk memunculkan emosi
(8) Melibatkan kepala sekolah dan orangtua
A. (1), (2), (3), dan (4) benar
B. (2), (3), (4), dan (5) benar
C. (3), (4), (5), dan (6) benar
D. (4), (5), (6), dan (7) benar
E. (5), (6), (7), dan (8) benar
38. Strategi komunikasi yang paling efektif untuk meningkatkan pembelajaran anak usia dini adalah …
(1) Menggunakan kalimat pasif
(2) Memastikan lingkungan yang aman
(3) Menggunakan media elektronik
(4) Bekerja dalam tim
(5) Melibatkan para guru dan staf
(6) Mendengarkan dengan baik
(7) Melaporkan pembelajaran pada orangtua
(8) Memberikan umpan balik positif
A. (1), (2), (3), dan (4) benar
B. (1), (3), (5), dan (7) benar
C. (2), (3), (4), dan (5) benar
D. (2), (4), (6), dan (8) benar
E. (3). (5), (7), dan (8) benar
39. Konferensi antara guru dan orangtua dapat dilakukan dalam program sekolah secara rutin/terprogam untuk meningkatkan pemahaman anak tentang PAUD seperti …
A. Pembagian rapot
B. Parenting
C. Makanan sehat dan bergizi
D. Kerja bakti di sekolah
E. Unit Kesehatan Sekolah
A. Pembagian rapot
B. Parenting
C. Makanan sehat dan bergizi
D. Kerja bakti di sekolah
E. Unit Kesehatan Sekolah
40. Strategi komunikasi mencakup komponen ...
A. Tujuan, materi, metode, media, proses, dan evaluasi komunikasi
B. Laporam perkembangan anak, pembagian rapot, dan diskusi masalah anak
C. Tujuan, materi, metode, media, dan evaluasi pembelajaran
D. Perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran
E. Diskusi, demonstrasi, resitasi, ceramah, modeling dan hukuman
