wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kesetimbangan Kimia

Total questions: 17

Worksheet time: 56mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini adalah fenomena-fenomena yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari:

1) Pagar besi yang mengalami perkaratan.

2) Minuman bersoda dalam  botol tertutup akan  menghasilkan  gas ketika dikocok.

3) Pembusukan makanan.

4) Penggunaan gas LPG untuk bahan bakar.

Pernyataan yang paling tepat mengenai fenomena-fenomena di atas yang berkaitan dengan reaksi satu arah dan reaksi dua arah adalah .....

a)

nomor 1 dan 2 merupakan contoh-contoh fenomena yang melibatkan reaksi satu arah.

b)

hanya fenomena pada nomor 2 yang merupakan contoh reaksi satu arah.

c)

nomor 2 dan 3 merupakan contoh-contoh fenomena yang melibatkan reaksi dua arah.

d)

fenomena pada nomor 4 merupakan salah satu contoh reaksi satu arah.

e)

semua fenomena di atas merupakan contoh-contoh dari reaksi dua arah.

2.

Reaksi dua arah sangat banyak dijumpai dalam berbagai bidang di industri, contohnya pada proses pembuatan amonia dari gas hidrogen dan gas nitrogen melalui proses Harber-Bosch. Reaksi dua arah akan mencapai kesetimbangan pada waktu tertentu.

Pernyataan yang kurang tepat berkaitan dengan reaksi dua arah pada pembuatan amonia dan keadaan setimbang adalah ....

a)

keadaan setimbang terjadi saat reaksi ke arah produk (amonia) dan reaksi ke arah reaktan (gas hidrogen dan gas nitrogen) berlangsung terus-menerus namun tidak ada perubahan yang dapat diamati.

b)

keadaan setimbang akan tercapai saat konsentrasi gas hidrogen, gas nitrogen, dan gas amonia adalah tetap.

c)

keadaan setimbang tercapai saat laju reaksi ke arah produk (amonia) dan laju reaksi ke arah reaktan (gas hidrogen dan gas nitrogen) adalah tetap.

d)

jika proses pembentukan amonia tidak terjadi pada suhu yang tepat, maka reaksi dapat berbalik arah dari amonia yang telah terbentuk akan kembali terurai menjadi hidrogen dan nitrogen.

e)

gas hidrogen dan gas nitrogen yang merupakan reaktan pembentuk amonia tidak habis bereaksi dan tetap ada setelah sistem mencapai kesetimbangan.

3.

Lidya ingin mengetahui apakah reaksi penguraian senyawa CuSO4.5H2O yang berwarna biru muda menjadi padatan CuSO4 yang berwarna putih dan uap air merupakan reaksi dua arah. Dia memanaskan 3 gram serbuk CuSO4.5H2O dalam cawan penguapan dan mencatat perubahan warna yang terjadi pada serbuk tersebut akibat pemanasan. Kemudian, dia meneteskan beberapa tetes air ke dalam cawan dan ternyata warna serbuk tersebut kembali seperti warna awal sebelum dipanaskan.

Bagaimana cara Lidya mengetahui bahwa reaksi penguraian CuSO4.5H2O merupakan reaksi dua arah?

a)

Dengan membandingkan kecepatan reaksi penguraian CuSO4.5H2O dan reaksi pem-bentukan CuSO4. 5H2O.

b)

Dengan membandingkan massa awal CuSO4.5H2O sebelum dan sesudah pemanasan dan setelah ditetesi air.

c)

Dengan membandingkan warna awal CuSO4.5H2O sebelum dan sesudah pemanasan dan setelah ditetesi air.

d)

Dengan membandingkan waktu yang diperlukan CuSO4.5H2O untuk mengalami perubahan massa.

e)

Dengan mengisolasi ruang terjadinya reaksi

4.

Kiki ingin menunjukkan kepada temannya mengenai pengaruh suhu terhadap pergeseran kesetimbangan dengan menggunakan campuran gas NO2 dan gas N2O4 pada tabung reaksi tertutup. Gas NO2 yang berwarna cokelat dapat membentuk kesetimbangan dengan gas N2O4 yang tidak berwarna dengan persamaan reaksi:

2 NO2(g)    ⇄     N2O4(g)

Kiki memasukkan tabung reaksi tertutup yang berisi campuran gas NO2 dan gas N2O4 ke dalam gelas kaca yang berisi air dingin. Kemudian, setelah beberapa menit dia mengangkat tabung reaksi dari gelas tersebut dan memasukkannya ke gelas lain yang berisi air hangat. Siswa diinstruksikan untuk mengamati perubahan yang terjadi.

Bagaimana cara untuk mengetahui terjadinya pergeseran kesetimbangan pada kegiatan yang dilakukan Kiki?

a)

Dengan menaikkan suhu pada gelas kaca.

b)

Dengan menambah volume gas NO2 pada tabung reaksi.

c)

Dengan menambah volume  gas N2O4 pada tabung reaksi.

d)

Dengan mengidentifikasi perubahan warna gas pada tabung reaksi setelah diletakkan pada gelas berisi air hangat dan air dingin.

e)

Percobaan Kiki tidak dapat diamati

5.

Jika tetapan kesetimbangan untuk reaksi A  +  2B  \leftrightarrow  4C sama dengan 0,250, maka tetapan kesetimbangan untuk reaksi 2C \leftrightarrow   A  +  B adalah .…

a)

4

b)

2

c)

0,5

d)

0,125

e)

0,25

6.

Pada suatu wadah bervolum 2 liter, terdapat reaksi kesetimbangan:

N2(g)  +  3H2(g\leftrightarrow  2NH3(g)

Jika saat kesetimbangan ada 4 mol gas amoniak; 4 mol gas nitrogen; dan 2 mol gas hidrogen, maka harga Kc adalah ….

a)

0,5

b)

1,0

c)

2,0

d)

4,0

e)

5,0

7.

Pada volume 2 liter, 5 mol gas NO2 membentuk kesetimbangan sesuai persamaan reaksi berikut:

2 NO2(g) ⇌ 2 NO(g) + O2(g)

Pada keadaan setimbang dan suhu tetap, diperoleh 2 mol gas O2. Kesimpulan yang dapat ditarik berdasarkan data di atas adalah ....

a)

diperoleh jumlah mol gas NO2, NO, O2  pada keadaan setimbang berturut-turut adalah 1 mol, 2 mol, dan 1 mol.

b)

gas NO2 habis bereaksi membentuk 4 mol gas NO dan 2 mol gas O2.

c)

Kc = Kp

d)

diperoleh harga Kc sama dengan 16.

e)

diperoleh harga Kc sama dengan 32.

8.

Dalam wadah tertutup berukuran 600 mL, reaksi penguraian 5 mol gas belerang trioksida menjadi gas oksigen dan gas belerang dioksida. Setelah setimbang, gas belerang trioksida yang terurai adalah sebanyak 40%. Maka ....

a)

mol total setelah membentuk kesetimbangan adalah sebesar 5 mol juga

b)

dihasilkan mol gas belerang dioksida = 1 mol

c)

Harga Kc = 4/9

d)

Harga Kc = 5,636

e)

Harga Kc = 0,74

9.

Berdasarkan reaksi dua arah dari pembentukan gas NO tersebut, kesetimbangan baru akan terbentuk dan akan bergeser ke arah kanan jika ....

a)

Menaikkan suhu

b)

Menurunkan volume

c)

Menurunkan tekanan

d)

Mengurangi gas oksigen

e)

Menurunkan suhu

10.

Pembentukan gas N2O4 dari gas N2 dan gas O2 dilakukan melalui dua tahap reaksi. Reaksi pertama adalah reaksi pembentukan 2 mol gas NO2 dari gas N2 dan O2, dan diperoleh harga Kc = 0,5. Gas NO2 tersebut kemudian bereaksi membentuk gas N2O4 dan diperoleh harga Kc sebesar 0,25.

Dengan menghubungkan berbagai kondisi pada uraian di atas, maka ....

a)

harga Kc untuk reaksi pembentukan 1 mol gas N2O4 dari gas N2 dan O2 adalah sebesar 8.

b)

harga Kc untuk reaksi pembentukan 1 mol gas N2O4 dari gas N2 dan O2 adalah sebesar 1,25.

c)

harga Kc untuk reaksi penguraian 1 mol gas N2O4 menjadi gas N2 dan O2 adalah sebesar 8.

d)

harga Kc untuk reaksi penguraian 1 mol gas N2O4 dari gas N2 dan O2 adalah sebesar 0,125.

e)

harga Kc untuk reaksi pembentukan maupun penguraian gas N2O4 dari gas N2 dan O2 tidak berhubungan dengan harga Kc dua reaksi lainnya.

11.

Perhatikan reaksi dalam sistem kesetimbangan berikut!

FeSCN2+ (aq)   ⇌    Fe3+ (aq)     +      SCN(aq)     

Merah                     kuning pucat      tidak berwarna

 

Jika pada suhu tetap, ke dalam sistem kesetimbangan di atas ditambahkan NaSCN, maka ....

a)

kesetimbangan akan bergeser ke kanan, konsentrasi ion FeSCN2+ makin berkurang, harga Kc makin besar.

b)

kesetimbangan akan bergeser ke kanan, konsentrasi ion FeSCN2+ makin berkurang, harga Kc makin kecil.

c)

kesetimbangan akan bergeser ke kiri, konsentrasi ion FeSCN2+ makin bertambah, harga Kc makin besar.

d)

kesetimbangan akan bergeser ke kiri, konsentrasi ion FeSCN2+ makin bertambah, harga Kc tetap.

e)

penambahan NaSCN tidak menggeser arah kesetimbangan dan tidak mempengaruhi harga Kc.

12.

Diketahui reaksi dua arah sebagai berikut:

2A(g) + B(g) \leftrightarrow  C(g) + D(g)

Harga Kc pada suhu tertentu adalah 2,5. Reaksi ke arah C dan D melibatkan pelepasan kalor. Jika suhu dinaikkan, arah pergeseran kesetimbangan dan harga Kc menjadi ....

a)

ke kanan, Kc tetap yaitu 2,5

b)

ke kiri, Kc tetap yaitu 2,5

c)

ke kiri, Kc kurang dari 2,5

d)

Ke kanan, Kc lebih dari 2,5

e)

ke kanan, Kc lebih kecil dari 2,5

13.

Pembuatan asam sulfat melibatkan reaksi pembentukan gas SO3 dari gas SO2 dan gas O2 dengan menggunakan V2O5 sebagai katalis. Pada suatu percobaan, direaksikan masing-masing 10 mol gas SO2 dan gas O2 dalam wadah 2 L hingga reaksi membentuk kesetim­bangan saat 60% gas SO2 telah bereaksi dengan tekanan total sistem sama dengan 17 atm dan melepaskan panas.

Kesimpulan yang dapat ditarik berkaitan dengan fenomena di atas adalah sebagai berikut, kecuali ....

a)

reaksi pembentukan gas SO3 dari gas SO2 dan gas O2 meru­pa­kan reaksi eksoterm.

b)

derajat ionisasi gas SO2 adalah 0,6.

c)

jumlah mol SO2; O2; SO3 masing-masing adalah sebesar 4 mol; 7 mol; dan 6 mol.

d)

harga tetapan kesetimbangan (Kc) adalah 0,64.

e)

Harga Kp = 3,2.

14.

Jika diketahui reaksi di bawah ini:

Al3+ (aq) + 3 H2O(l) ⇌ Al(OH)3(s) + 3 H+(aq) ΔH = 70 kJmol\Delta H\ =\ -70\ \frac{kJ}{mol}   

Jika ingin memperoleh endapan aluminium hidroksida sebanyak-banyaknya, maka salah satu langkah yang harus dilakukan adalah (a)  

15.

Jawablah pernyataan di bawah ini dengan jawaban "BENAR" atau "SALAH"!

Reaksi pembentukan gas hidrogen iodida dari gas hidrogen dan gas iodin merupakan reaksi dua arah dan eksotermik. Melalui percobaan, ternyata diperoleh harga tetapan kesetimbangan tekanan (Kp) untuk reaksi tersebut sebesar 0,25. Jika pada suhu tetap, volume diubah menjadi dua kali volume awal, maka dapat diprediksi harga Kp menjadi dua kali lipat lebih besar.

(a)  

16.

Jawablah pernyataan di bawah ini dengan jawaban "BENAR" atau "SALAH"!

Diketahui grafik pengamatan perubahan konsentrasi dari suatu reaksi dua arah di samping.

Berdasarkan grafik tersebut, keadaan setimbang reaksi pembentukan Y tercapai pada menit ke 2 saat X bereaksi sebanyak 0,4 mol dan Z sebanyak 0,2 mol.



(a)  

17.

Jawab pernyataan di bawah ini dengan menuliskan kata "BENAR" atau "SALAH"!

Reaksi kesetimbangan antara gas nitrogen dioksida yang berwarna cokelat dan gas dinitrogen tetraoksida yang tak berwarna dengan reaksi:

2 NO2(g) ↔ N2O4(g)   ΔH = –59,22 kJ

Agar kesetimbangan baru yang dihasilkan sesuai dengan gambar di samping, maka yang harus dilakukan adalah dengan menaikkan suhu sistem dan memperkecil tekanan.

(a)