wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Emergency Quiz

Total questions: 31

Worksheet time: 23mins

Name
Class
Date
1.

Di bawah ini, manakah yang bukan merupakan komponen utama dalam rumus Delivery Oksigen?

a)

Hb

b)

SaO2

c)

Cardiac Output

d)

CO2

e)

PaO2

2.

Berikut di bawah ini yang sesuai dengan sellick maneuver pada teknik intubasi adalah:

a)

Suatu teknik manipulasi untuk mempermudah visualisasi dari laring

b)

Suatu teknik manipulasi cincin krikoid untuk mencegah regurgitasi isi lambung

c)

Manuver fleksi leher untuk memaksimalkan aksis teknik intubasi

d)

Disebut juga dengan BURP maneuver (backward, upward, right pressure)

e)

Manuver ekstensi atlanto oksipital untuk memaksimalkan aksis teknik intubasi

3.

Pernyataan di bawah ini sesuai pada pasien dengan gagal napas

a)

Salah satu penyebab gagal napas tipe II (hiperkapnia) paling sering adalah gangguan difusi

b)

Gagal napas tipe II hiperkapnia ditandai dengan paCO2 > 35 mmHg

c)

Gagal napas akibat shunting akan cepat membaik dengan pemberian suplementasi O2

d)

V/Q mismatch merupakan salah satu penyebab gagal napas tipe hipoksemia/Tipe I

e)

Gagal napas tipe I (hipoksemia) ditandai dengan PaO2 < 100 mmHg dengan udara kamar

4.

Berikut di bawah ini, manakah yang bukan merupakan karakteristik pasien dengan hypoventilation alveolar?

a)

Desaturasi

b)

Peningkatan CO2

c)

Peningkatan gradien alveolar-arterial PO2

d)

Penurunan PO2 arterial

e)

Gangguan asidosis respiratorik

5.

Berikut di bawah ini, manakah yang bukan merupakan penyebab gagal napas tipe II (hiperkapnia)?

a)

Gangguan system saraf pusat seperti pada trauma kepala

b)

Fraktur servikal

c)

Gangguan neuromuscular

d)

Pnemonia

e)

Meningkatnya work of breathing seperti pada pasien asidosis berat

6.

Pasien di IGD mendapatkan suplementasi oksigen 60% dengan sungkup muka, pada kondisi paru normal, berapa nilai PaO2 yang diperkirakan?

a)

100 mm Hg

b)

150 mm Hg

c)

200 mm Hg

d)

300 mm Hg

e)

400 mm Hg

7.

Kondisi di bawah ini memerlukan O2 konsentrasi tinggi, dengan target SpO2 > 98%

a)

Stroke

b)

Infark miokard akut

c)

PPOK

d)

Intoksikasi carbon monoksida

e)

ARDS

8.

Pada kondisi dengan kesulitan face mask ventilasi, berikut di bawah ini manakah manuver yang bukan merupakan upaya optimalisasi face mask ventilasi?

a)

Ventilasi menggunakan 2 tangan

b)

Pemasangan orofaringeal tube

c)

Posisi sniffing

d)

Pemberian sedasi dan analgetika yang adekuat

e)

Melakukan BURP manuver

9.

Kondisi di bawah ini manakah yang menjadi indikasi kuat penggunaan Non Invasive Ventilation (NIV)?

a)

Acute hypercapnic respiratory failure karena gangguan neuromuskular

b)

Cardiogenic pulmonary edema

c)

ARDS

d)

Asthma serangan derajat berat

e)

Pasien dengan obstruksi jalan napas atas

10.

Berikut di bawah ini, manakah yang bukan merupakan prediksi kesulitan LMA (Laryngeal Mask Airway)?

a)

Pasien dengan obese

b)

Pasien dengan malampati IV

c)

Pasien dengan kesulitan membuka mulut

d)

Distorsi jalan napas

e)

Pasien dengan resistensi paru yang meningkat

11.

Berikut pernyataan di bawah ini, manakah pernyataan yang sesuai untuk teknik intubasi dengan crash airway?

a)

Diindikasikan pada pasien dengan kenaikan tekanan intracranial

b)

Intubasi yang dilakukan pada pasien dengan henti jantung

c)

Intubasi yang dilakukan pada pasien dengan resiko aspirasi

d)

Teknik intubasi pada pasien dengan hipereaktif airway

e)

Teknik intubasi secara sadar

12.

Kondisi di bawah ini, manakah kondisi yang merupakan indikasi dilakukannya awake intubation?

a)

Pasien dengan trauma brain injury

b)

Pasien dengan prediksi sulit intubasi dan sulit ventilasi

c)

Pasien dengan kondisi asidosis metabolic berat

d)

Pasien dengan  hipoksemia refrakter

e)

Pasien dengan kondisi hemodinamik tidak stabil

13.

Berikut di bawah ini yang sesuai untuk Rapid Sequence Intubation adalah?

a)

Teknik intubasi pada pasien dengan kesulitan jalan napas

b)

Teknik intubasi pada pasien dengan lambung penuh

c)

Intubasi secara crash airway, tanpa menggunakan obat-obatan untuk fasilitasi intubasi

d)

Teknik intubasi secara sadar (awake)

e)

Teknik intubasi pada pasien dengan hemodinamik tidak stabil

14.

Berikut pernyataan mengenai BURP manuver (Backward Uppward Right Pressure) pada Teknik intubasi, manakah pernyataan di bawah ini yang tepat?

a)

Teknik untuk memudahkan visualisasi laring

b)

Teknik untuk memposisikan aksis kepala optimal dalam melakukan intubasi

c)

Teknik dilakukan tekanan pada cincin cricoid

d)

Teknik ini diindikasikan pada pasien dengan resiko aspirasi

e)

Teknik untuk menilai secara cepat akses surgical airway

15.

Berikut pernyataan mengenai sniffing position pada saat intubasi endotrakheal, manakah pernyataan di bawah ini yang sesuai?

a)

Posisi untuk mengoptimalkan akses oral, laryng dan faring

b)

Dilakukan dengan posisi semi duduk

c)

Disebut juga dengan posisi ramping

d)

Teknik dilakukan dengan fleksi ekstensi dan fleksi atlantooksipital

e)

Teknik ini ditujukan untuk meningkatkan preoksigenasi terutama pada pasien obese

16.

Berikut di bawah ini pernyataan yang tidak tepat tentang ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome)

a)

Onset: Akut, dalam 72 jam – 7 hari dengan faktor risiko diketahui

b)

Imaging: Opasitas difus bilateral dengan edema pulmo pada X-ray atau CT-scan thorax

c)

Edema Pulmo: Edema non-hidrostatik; belum dijelaskan dengan sempurna penyebab gagal jantung atau overload cairan.

d)

Klasifikasi berat apabila PaO2/FiO2 > 300

e)

Lung protective ventilator support strategy dengan volume tidal 6 ml/kg

17.

Kondisi di bawah ini, manakah yang tidak terjadi gangguan pada cardiac output pasien ?

a)

Syok hipovolemik

b)

Syok kardiogenik

c)

Syok obstruktif

d)

Syok histotoksik

e)

Takiaritmia ekstrim

18.

Laki-laki 35 tahun, mengalami kecelakaan kerja, kaki kanan terkena mesin gergaji dengan perdarahan massif. Pasien datang ke IGD dengan tekanan darah 84/50 dan laju jantung 150 kali/menit. Pasien termasuk dalam kelas syok perdarahan?

a)

Class 1 shock

b)

Class 2 shock

c)

Class 3 shock

d)

Class 4 shock

e)

Class 5 shock

19.

Pada tatalaksana kasus trauma dengan perdarahan aktif yang tidak terkontrol. Pernyatakan manakah di bawah ini yang tidak sesuai?

a)

Dilakukan damage control resuscitation dengan target Mean Arterial Pressure di atas 65

b)

Pada kondisi emergency dapat dipertimbangkan produk darah uncrossmatched

c)

Penggunaan secara empiris rasio 1:1:1 (PRBC:FFP:platelets)

d)

Pertimbangkan pemberian CaCl2 1 g setiap pemberian 3 PRBC

e)

Terapi cairan pada trauma mayor lebih menganjurkan pemberian produk darah dibandingkan dengan cairan kristaloid

20.

Laki-laki 60 tahun, dengan suhu 39 derajat C, 78/45 mm Hg, dengan nadi 130x/menit , penurunan kesadaran dan dengan bukti terdapat infeksi di saluran kencing. Setelah memastikan kecukupan cairan, tekanan darah masih rendah, obat vasoaktif yang tepat pada pasien ini adalah?

a)

Dobutamine

b)

Dopamine

c)

Epinephrine

d)

Milrinone

e)

Norepinefrine

21.

Berikut di bawah ini merupakan yang sesuai pada pasien dengan kondisi tidak stabil dengan gambaran EKG seperti di atas:

a)

Kardioversi 50 Joule

b)

Kardioversi 100 joule

c)

Adenosine

d)

Manuver vagal

e)

Defibrilasi dosis 200 joule

22.

Obat vasoaktif dengan inotropic dan aktivitas kronotropik, dengan aksi meningkatkan vaskonstrisi sistemik pada dosis yang besar adalah dengan?

a)

Dopamine

b)

Dobutamine

c)

Epinephrine

d)

Norepinephrine

e)

Vasopressin

23.

Berikut di bawah ini yang sesuai untuk tatalaksana bradikardia:

a)

Norepinefrine merupakan obat pilihan pada tatalaksana bradikardia yang tidak stabil

b)

Dopamin merupakan obat alternatif pada tatalaksana bradikardia tidak stabil

c)

Dosisi pemberian atropine sulfat adalah 0.25 mg dapat diulang hingga 3 mg

d)

Pada bradikardia dengan AV block derajat 1 pilihan terapi adalah pacemaker

e)

AV block derajat 3 ditandai dengan pemanjangan interval P-R

24.

Wanita 56 tahun dengan gagal ginjal kronik, datang ke IGD dengan keluhan kelemahan, letargi dan hasil serum potassium adalah 7.6 mEq/L. Di bawah ini yang mempunyai aksi melalui shifting kalium dari ruang ekstraseluler ke ruang intraseluler adalah?

a)

Calcium gluconate

b)

Furosemide

c)

Hemodialysis

d)

Insulin

e)

Sodium polystyrene sulfonate

25.

Pasien 32 tahun, dengan diabetes mellitus tipe 1, mengalami penurunan kesadaran dan pernapasan kussmaul. Hasil pemeriksaan darah sebagai berikut:

Na 136 mmol/L, K 4.0. Cl 102, Mg 0,8, pH 7.2, pO2 88, PCO2 25, HCO3 12 mmol/L, BE -14 mmol/L. Berapakah nilai anion gap pada pasien di atas?

a)

24mmol/L

b)

20mmol/L

c)

26mmol/L

d)

15 mmol/L

e)

8mmol/L

26.

Kondisi di bawah ini yang menyeabkan terjadinya metabolic asidosis dengan normal anion gap adalah?

a)

Renal failure

b)

Pemberian cairan salin yang berlebih

c)

Lactic acidosis.

d)

Intoksikasi Methanol

e)

Diabetic ketoacidosis

27.

Pasien dengan diabetic ketoasidosis berat, dengan ph 6.8. Kadar kalium serum yang diukur adalah 3.7 mEq/L (nilai normal 3.5 to 5.0 mEq/L). manakah pernyataan di bawah ini yang sesuai dengan kondisi di atas?  

a)

Total kalium tubuh adalah tinggi, sehingga memerlukan koreksi.

b)

Total kalium tubuh tinggi, tetapi tidak memerlukan koreksi dikarenakan secara klinis tidak signifikan.

c)

Total kalium tubuh adalah rendah, tetapi tidak memerlukan koreksi dikarenakan secara klinis tidak signifikan.

d)

Total kalium tubuh adalah rendah , dan harus dilakukan koreksi saat pH dikoreksi.

e)

Total kalium tubuh normal, diindikasikan oleh kadar pemeriksaan kalium yang normal

28.

Resusitasi jantung dan paru dengan kualitas tinggi sesuai rekomendasi AHA 2020

a)

Tekan cepat, berikan kompresi dada dengan kecepatan minimal 80 x/menit

b)

Tekan kuat, berikan kompresi dada secara kuat, tetapi tidak lebih dari 2 inchi atau 5 cm

c)

Ganti kompressor tiap 2 menit untuk menghindari kelelahan

d)

Kompresi yang adekuat akan mengeluarkan angka ET CO2 < 10 mmHg

e)

Tekan cepat, berikan kompresi dada tidak melebihi 100 x/menit

29.

Simultan dengan tindakan CPR harus dilakukan pencarian penyebab henti jantung yang reversible dengan 5 H dan 5 T, berikut di bawah yang termasuk 5 H kecuali:

a)

Hidrogen Ion

b)

Hiperkapnia

c)

Hiperkalemia

d)

Hipoksia

e)

Hipovolemia

30.

Pemberian amiodaron sesuai rekomendasi AHA 2020 pada saat Resusitasi jantung dan paru:

a)

Digunakan seawal mungkin saat terjadi irama PEA atau asistole

b)

Tidak diindikasikan pada irama VT atau VF

c)

Dosis awal diberikan 100  mg

d)

Digunakan pada saat defibrilasi berulang tidak menimbulkan respon efektif

e)

Tidak digunakan lagi pada situasi henti jantung dan paru

31.

Berikut di bawah ini, pernyataan manakah yang tidak sesuai untuk setting ventilator dengan Mode Assist-Control (AC)?

a)

Dilakukan setting pada tidal volume dan resipiratory rate

b)

Trigger pernapasan dapat dari ventilator maupun dari pasien

c)

Setiap pernapasan yang dipicu oleh pasien adalah mandatory

d)

Dilakukan setting pada pressure support ventilation

e)

Dilakukan setting pada pengaturan I:E ratio