wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Tugas TBO

Total questions: 11

Worksheet time: 6mins

Name
Class
Date
1.

Dalam Penerapan Ekspresi Reguler: Sebuah bahasa dinyatakan regular jika:.......

a)

terdapat finite state automata (FSA) yang dapat menerimanya

b)

tidak terdapat finite state automata (FSA) yang dapat menerimanya

c)

sebagian terdapat finite state automata (FSA) yang dapat menerimanya

d)

terdapat finite state automata (FSA) yang tidak dapat menerimanya

e)

finite state automata (FSA) yang dapat menerimanya dapat digunakan secara umum

2.

Manakah berikut ini yang bukan merupakan penulisan Notasi Ekspresi Reguler?

a)

(*) yaitu karakter asterisk, berarti bisa tidak muncul, bisa juga muncul berhingga kali (0-n).

b)

(˖) pada posisi superscript / diatas berarti minimal muncul satu kali (1-n).

c)

(+) atau (ᴗ) berarti union/atau.

d)

(.) titik, berarti konkatenasi. Biasanya titik bisa dihilangkan. Misalnya: ab bermakna sama seperti a.b.

e)

(%) Prosen, berarti berarti pembagian modulus. Misalnya 5%2 bermakna 5 dibagi dengan 2 hasilnya 2 dengan sisa hasil pembagian 1

3.

Dalam batasan Aturan Produksi untuk Bahasa Regular:

α→β (dibaca α menghasilkan β)

α adalah sebuah simbol variabel.

β maksimal memiliki sebuah simbol variabel yang terletak di

a)

paling kanan bila ada.

b)

di awal

c)

di tengah

d)

di konsep bahasa

e)

di model bahasa

4.

Dalam batasan Aturan Produksi untuk Bahasa Regular (lanjutan):

•α atau β bisa berupa simbol terminal atau non-terminal/variabel.

•Simbol variabel/non-terminal adalah simbol yang masih bisa diturunkan. Biasanya dinyatakan dengan:

a)

huruf besar, misal: A, B, C.

b)

huruf kecil, misal: a, b, c.

c)

gabungan huruf besar dan kecil

d)

angka desimal

e)

simbol abjad yunani seperti: α atau β

5.

Misalnya kita tentukan simbol awal adalah S, kita identikan simbol S dengan state awal q₀. dari q₀ mendapat input a menjadi q₁.

E Kita identikkan dengan q₁ .

Bisa kita tuliskan sebagai aturan produksi:

a)

S→aE

b)

S→AE

c)

S→ae

d)

S→q1q2

e)

S→q2q1

6.

Perhatikan gambar berikut:

Bisa dilihat hasil pada gambar tersebut akan berkorelasi S dengan q₀, B dengan q₁, dan C dengan q₂.

S→b, maka kita buat state akhir adalah:

a)

q₃.

b)

q1.

c)

q2.

d)

q0

e)

q2 dan q3

7.

•Jika kita identikan q₂ sebagai A dan q₃ sebagai B.

–dari q₂ mendapat input a tetap ke q₂,

–dari q₃ mendapat input b tetap ke q₃, bisa kita tuliskan:

a)

A → aA

B → bB

b)

A → AA

B → BB

c)

A → aa

B → bb

d)

A → aA1

B → bB2

e)

A → aA2

B → bB1

8.

Dalam Hirarki Chomsky Bahasa Reguler/Type 3 mesin Otomata : Finite State Otomata (FSA) memiliki batasan aturan produksi:

a)

ß memiliki maksimal sebuah simbol variabel yang bisa ada terletak di posisi paling kanan

b)

α memiliki maksimal sebuah simbol variabel yang bisa ada terletak di posisi paling kanan

c)

ß memiliki maksimal sebuah simbol variabel yang bisa ada terletak di posisi paling kiri

d)

α memiliki maksimal sebuah simbol variabel yang bisa ada terletak di posisi paling kiri

e)

Tidak ada batasan

9.

Untuk Produksi:

S → AB

A → abB | aCa | ε

B → bA | BB | ε

C → ε

Variabel yang nullable A, B, C. Dari S → AB, maka S juga

nullable. Kita lakukan penggantian :

A → aCa => A → aa

B → bA => B → bA | b

B → BB => B → BB | B

A → abB => A → abB | ab

S → AB => S → AB | A | B | ε

C → ε, B → ε, A → ε dihapus

Perhatikan : untuk penggantian S → AB kita tetap mempertahankan produksi S → ε, karena S merupakan .....

a)

simbol awal

b)

simbol akhir

c)

simbol terminal

d)

tidak bisa diproduksi lagi

e)

terlalu rumit

10.

Sebuah otomata berhingga menspesifikasikan sebuah bahasa sebagai himpunan semua untai yang menggerakkannya dari state awal ke

a)

salah satu dari state yang diterimanya (himpunan state akhir).

b)

state awal

c)

proses awal

d)

proses tengah

e)

proses akhir

11.

S→ AB | a

A → a

Aturan S→ AB tidak berarti karena B

a)

tidak memiliki penurunan

b)

memiliki penurunan

c)

tidak bisa diremehkan

d)

tidak memiliki induk

e)

tidak seimbang