WorksheetsKep Jiwa
Total questions: 21
Worksheet time: 9mins
seorang perempuan (60 th) dirawat di rumah sakit didiagnosis kanker payudara kanan stadium IV. pasien mengatakan cemas dan menanyakan apakah luka nya bisa sembuh. hasil pengkajian: terdapat luka pada bagian payudara sebelah kanan. berwarna kuning, luka berdarah dan bau. dalam kep jiwa bisa terjadi gangguan
psikologi
psikososial
psikogenetik
psikospiritual
Seorang perempuan berumur 32 tahun dirawat di RSJ karena mengurung diri sejak seminggu yang lalu,pasien mengatakan tidak mampu menjadi ibu yg baik dan tidak berdaya melakukan apapun. Hasil pengkajian menunjukan bahwa pasien mengurung diri,ekspresi wajah malu dan merasa bersalah.
Apakah implementasi keperawatan pada kasus trsebut ?
melatih kemampuan pasien
memilih kemampuan yg dimiliki
mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien
menggali aspek positif yg dimiliki pasien
Seorang laki" 27 th dibawa ke rsj karene mengamuk 1 hari lalu pasien sering mendengar suara kakeknya yang sudah meninggal pada waktu menjelang tidur pasien merasa ketakutan, masalah keperawatan kasus tersebut
RPK
PK
Amuk
Agresif
seorang perempuan berumur 34 tahun dirawat di RSJ karena mengurung di kamar sejak 1 minggu yang lalu. pasien mengatakan malas mandi dan menggosok gigi.hasil observasi pasien penampilan tidak rapi,sudah 2 hari tidak ganti baju dan celana,tercium bau dan kulit kepala berketombe.perawat mengajarkan dan membimbing perawatan diri pasien. Apakah kriteria hasil untuk masalah utama pada kasus tersebut
melakukan kebutuhan gizi secara mandiri
bab secara mandiri
makan dengan baik gede
memilih pakaian
kebersihan secara mandiri
Seorang laki2 dirawat di rsj karena pernah mengamuk dan membanting barang2 sejak 2 hari yg lalu, klien mengatakan "tidak dihargai sebagai kepala keluarga", pada saat dilakukan pengkajian klien terlihat mengepal tangannya dan mata klien terlihat merah
RPK
PK
agresif
amuk
Seorang laki2 dirawat di rsj karena mengamuk dan membanting barang2 sejak 2 hari yg lalu, klien mengatakan "tidak dihargai sebagai kepala keluarga", pada saat dilakukan pengkajian klien terlihat mengepal tangannya dan mata klien terlihat merah. Apakah tindakan keperawatan pertama?
identifikasi kemapuan marah klien
identifikasi kemampuan positif klien
identifikasi penyebab tidak mau hygiene
identifikasi penyebab marah
latih marah klien
pasien marah marah, membanting barang , setelah 7 hari pasien bisa mengontrol emosi dengan nafas dalam. Apa tindakan selanjutnya yang di lakukan
evaluasi tindakan tarik nafas dalam
melatih mengungkapkan rasa marah secara verbal
melatih cara fsik ke 2 pukul kasur dan bantal
melatih interaksi sosial
latihan mengendalikan perilaku kekerasan secara spiritual
seorang pria berumur 37 tahun, di rsj, ia mengungkapkan merasa kesal dengan ibunya, ia sudah melakukan latihan verbal, kemudian setelah melakukan latihan verbal tindakan apa selanjutnya?
evaluasi tindakan tarik nafas dalam
melatih mengungkapkan rasa marah secara verbal
melatih cara fsik ke 2 pukul kasur dan bantal
melatih interaksi sosial
latihan mengendalikan perilaku kekerasan secara spiritual
Seorang perempuan berusia 25 tahun, di rawat di RSJ karena sejak 1 minggu yang lalu mengurung diri, pasien mengatakan merasa sedih karena selama di rawat tidak pernah dijenguk oleh anaknya, pasien merasa sedih karena kehilangan anak-anaknya. Hasil observasi pasien tampak murung, diam, mengurung diri. Sudah dilakukan tindakan diskusi mengetahui penyebab berduka dan kondisi yang dialaminya.
Apakah tindakan selanjutnya yang dilakukan pada kasus diatas
Kolaborasi dengan tim kesehatan jiwa
Diskusi cara mengatasi berduka yang dialami
Diskusi kegiatan yang dilakukan dirumah
Diskusi kegiatan yang masih bisa dilakukan di rumah sakit
Pasien laki-laki berumur 50 tahun, sudah satu minggu di rawat di RSJ. Hasil pengkajian di dapatkan rambut acak-acakan, pakaian kotor tidak rapih, pada saat makan nasinya berceceran dan makan tidak pada tempatnya. Apa diagnosis keperawatan yang tepat untuk pasien tersebut ?
Depresi
Isolasi Sosial
Harga diri rendah
Defisit perawatan diri
Resiko prilaku kekerasan
Seorang perempuan berumur 25 tahun di rawat di RSJ. Saat didekati olah perawat pasien menghindar, jika diajak komunikasi selalu diam, ekspresi terlihat murung, selalu memisahkan diri dari teman-teman satu ruang. Perawat menganjurkan untuk saling mengenal sesama teman. Apakah yang perawat katakan saat mengajarkan pasien berkenalan?
Selamat pagi mbak, boleh saya berkenalan, nama saya M, saya dari semarang, nama mbak siapa?
Kenalan ya mbak, nama saya M kamu siapa?
Selamat pagi mbak, nama kamu siapa?
Kayaknya belum kenalan sama saya, kenalan dulu ya?
Selamat pagi mbak, nama saya M, saya dari semarang?
Seorang laki-laki berumur 40 tahun mengamuk dan membanting barang dirumahnya sambil berkata “ mengapa semua orang tidak menghargai saya sebagai kepala rumah tangga dirumah ini !!!!....” kemudian salah seorang anak pasien memanggil tetangganya yang seorang perawat. Melihat kondisi pasien, perawat tersebut segera melakukan tindakan pengikatan supaya pasien tidak melukai diri sendiri dan orang lain.
Bagaimanakah kata-kata terapeutik yang diucapkan perawat kepada pasien saat melakukan tindakan tersebut?
”Anda diikat supaya bisa menghargai diri anda !”
”Anda perlu belajar, kalau dengan diikat anda tidak bisa apa-apa”
”Anda tampak tidak berdaya ketika sudah diikat begini, jangan diulang ya..!”
”Untung bapak bisa berhasil diikat. Coba kalau tidak semua orang pasti luka...”
”Kami mengikat anda, agar anda bisa mengendalikan emosi yang tidak terkendali”
Seorang laki – laki berumur 40 tahun dirawat di ruang rawat inap kelas II rumah sakit jiwa. Pasien dibawa oleh keluarganya karena ia sering mengamuk dirumah apabila keinginannya tidak terpenuhi. Saat ini ia sudah berada di rumah sakit jiwa selama 2 bulan dengan masalah keperawatan saat ini adalah resiko perilaku kekerasan. Oleh tim perawat yang bertugas merawatnya, saat ini ia sudah dilakukan intervensi strategi pelaksanaan tindakan keperawatan pertemuan yang keempat.
Apakah fokus intervensi keperawatan pada kasus di atas?
Teknik napas dalam dan batuk efektif
Mengontrol marah dengan refreshing
Cara marah secara visual dan non visual
Aktifitas fisik; memukul benda yang lunak
Melatih klien untuk minum obat secara mandiri
Seorang laki – laki berumur 45 tahun mempunyai istri dan tiga orang anak, sedang di rawat di RSJ karena mengamuk tanpa sebab. Sudah lima bulan ini tidak kerja karena diPHK. Saat ditanya perawat ia mengatakan:” saya memukul istri dan memecahkan piring dan gelas karena anak dan istri saya melecehkan saya semenjak saya tidak kerja.
“pertanyaan Apakah yang seharusnya ditanyakan perawat pada saat itu?”
“ Biasanya orang kalau merasa dilecehkan memang mengamuk”
“ Iya diterima saja keadaan bapak saat ini. Tidak perlu mengamuk”
“ Setelah memecahkan barang-barang, perasaan bapak jadi lega?”
“ Apakah dengan cara seperti itu, masalah bapak selesai?”
“ Pak itu namanya ngamuk. Masalahnya tidak akan selesai kalau bapak ngamuk”
cara yang dilakukan individu dalam menyelesaikan masalah, menyesuaikan diri dengan perubahan serta respons terhadap situasi yang mengancam.
STRESS
KOPING
STRESSOR
WAHAM
Ungkapan yang sering diucapkan pada saat kehilangan “....seandainya saya tidak melakukan hal tersebut.. mungkin semua tidak akan terjadi' pada tahap
DENIAL
ANGER
BERGAINING
DEPRESI
ACCEPTANCE
Menyalahkan orang lain mengenai kesulitannya sendiri atau melemparkan kepada orang lain keinginnanya yang tidak baik
ISOLASI
REGRESI
INTELEKTUALISASI
REAKSI FORMASI
PROYEKSI
Rentang respon marah dimana Kemarahan yang diungkapkan tanpa menyakiti orang lain
AMUK
AGRESIF
PASIF
FRUSTASI
ASERTIF
Mastektomi pada seorang wanita dapat menyebabkan gangguan konsep diri dari segi
HARGA DIRI
IDEAL DIRI
CITRA TUBUH
IDENTITAS DIRI
PERAN
Tn.A dirawat di RSJ Karya Husada dengan keluhan badannya gatal - gatal dan beberapa bagian terdapat luka lecet karena digaruk. Tn.A tampak kotor dan bau, saat ditanya terakhir mandi atau membersihkan diri yaitu seminggu yang lalu karena Tn.A merasa baik-baik saja dan tidak tampak kotor. Tentukan diagnosa keperawatan dari kasus Tn.A tersebut....
Isolasi Sosial
Waham
Harga Diri Rendah
Defisit Perawatan Diri
Perilaku Kekerasan
Sebagai perawat jiwa kita harus pandai berkomunikasi dengan pasien dan mengajarkan pasien serta memberikan support dan hal-hal positif kepada pasien. Berikut ini tindakan keperawatan yang bisa kita ajarkan kepada pasien dengan masalah defisit perawatan diri yaitu....
Mengajarkan teknik tarik nafas dalam saat marah dan memukul bantal.
Mengurung diruang tertutup agar tidak bertemu orang lain dan mencelakakan orang.
Mengajak pasien untuk berinteraksi dengan orang lain.
Mengajarkan pasien untuk mengungkapkan kemarahannya.
Membuatkan jadwal aktivitas untuk melakukan personal hygiene atau kebersihan diri.
