WorksheetsCr\/C CI5
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Pada engine empat langkah, suhu udara naik ke nilai tertentu hingga dapat membakar fuel,dengan sendirinya dengan terbakarnya fuel maka terjadi langkah:
Intake
Kompresi
Power
Exhoust
Yang bukan termasuk faktor penentu dalam proses pembakaran adalah :
Volume udara
Jenis bahan bakar yang di gunakan
Putaran engine
Jumlah campuran bahan bakar dan udara
Berapa derajat putaran crackshaft bila cam shaft penuh berputar penuh 1 kali putaran :
720 °
360 °
90 °
180 °
Kepanjangan dari Rpm adalah :
Radius per menute
Reduction per menute
Rotation per mean
Revolution per menute
Satuan dari toque adalah
N.m
N/ m
HP
KW
Yang bukan termasuk spesifikasi dasar dari pabrik yang mempengaruhi performance engine adalah :
Bore
Stroke
Displacement
Reduction ratio
1 HP bila di konfersi menjadi KW adalah :
0.746 KW
1,340 KW
746 KW
1340 KW
Rumus total piston displacement adalah :
Bore area x Stroke
Bore area x Jumlah cylinder
Bore area x Stroke x Jumlah cylinder
Bore area x Stroke x Jumlah cylinder x Rasio
Horsepower yang yang di hasilkan oleh engine sangat di tentukan oleh beberapa faktor yang tidak termasuk faktornya adalah :
Udara
Bahan bakar
Panas
Gesekan
EUI adalah singkatan dari :
Electronic unit indicator
Electronic unit injector
Electrolite unit indicator
Electrolite unit injector
Ukuran valve lash untuk inlet valve pada engine C15 pada saat engine stop adalah :
0,70 ± 0,08 mm
0,30 ± 0,08 mm
0.015 ± 0.003 inch
0.030 ± 0.003 inch
Ukuran valve lash untuk inlet valve pada engine C15 pada saat engine stop adalah :
0,70 ± 0,08 mm
0,30 ± 0,08 mm
0.015 ± 0.003 inch
0.030 ± 0.003 inch
Kompresi dengan kecepatan tinggi sehingga udara panas tidak di sempat merambat disebut dengan :
Adiabatic kompresi
Thermal kompresi
Isothermal kompresi
Hot kompresi
Langkah terpendek dari sistem engine 4 stroke berdasarkan valve timing nya adalah :
Intake Stroke
Compession Stroke
Power Stroke
Exhaust Stroke
Langkah terpanjang dari sistem engine 4 stroke berdasarkan valve timing nya adalah :
Intake Stroke
Compession Stroke
Power Stroke
Exhaust Stroke
Berdasarkan type ruang bakarnya engine C15 termasuk dalam type :
Pre combustion Chamber Type
Swirl combustion Chamber Type
Air Chamber Type
Direct combustion Chamber Type
Firing Order untuk engine C15 adalah :
1 2 3 4 5 6
1 5 2 4 3 6
1 5 3 6 2 4
1 5 4 3 2 6
Berapa torque lock nut adjusment Valve lash yang sesuai rekomendasi factory :
30 ± 7 N.m²
30 ± 7 Kg.m
22 ± 5 N.m
22 ± 5 lb ft
Urutan pembakaran untuk engine yang memiliki jumlah cylinder lebih dari 1 (satu) adalah :
Timing order
Firing order
Firing time
Timing engine
Measurement tool yang di gunakan dalam proses adjust valve lash adalah :
Dial gauge
Feeler gauge
Micro meter
High gauge
Cylinder yang dapat di adjust valve lash nya pada saat TC Compression Stroke adalah :
Inlet Valve 1-3 -5
Exhaust Valve 1–2-4
Inlet Valve 1-2-4
All Inlet Valve dan Exhaust valve
Kompresi dengan kecepatan lambat sehingga udara panas dapat merambat ke dinding linner sehingga suhunya relatif konstan disebut dengan :
Adiabatic kompresi
Thermal kompresi
Isothermal kompresi
Hot kompresi
Pada saat putaran engine 2000 Rpm berapa putaran pada cam shaft engine C15 :
4000 Rpm
2000 Rpm
1000 Rpm
500 Rpm
Berap kali proses injeksi pada semua injector pada saat putaran engine 1400 Rpm untuk engine C15 :
700 injeksi
1400 injeksi
4200 injeksi
8400 injeksi
Pada saat cylinder no 3 sedang posisi Compression Stroke yang terjadi di cylinder no 6 adalah stroke :
Intake stroke
Compression stroke
Power stroke
Exhaust stroke
Cylinder yang dapat di adjust valve lash nya pada saat TC Exhaust Stroke adalah :
Inlet Valve 3-5-6
Exhaust Valve 1–2-4
Inlet Valve 2-4-6
All Inlet Valve dan Exhaust valve
Yang bukan keuntungan engine menggunakan type ruang bakar Pre Combustion Chamber Type adalah kecuali :
Start awal dapat dilakukan dengan mudah pada saat kondisi mesin dingin
Cocok untuk mesin 2 besar (high power )
Efisiensi panas lebih tinggi
Perawatan pompa injeksi lebih mudah
Rumus dari compression ratio adalah :
CR = Volume Ruang Bakar
Volume Cylinder Total
CR = Volume Ruang Bakar
Volume Ruang Bakar
CR = Volume Cylinder Total
Volume Ruang Bakar
CR = Volume Cylinder Total
Volume Cylinder Total
Engine dengan ukuran diameter cylinder dan stroke cylinder yang sama disebut dengan :
Medium Engine
Short Engine
Long Engine
Square Engine
Pada saat cylinder no 4 sedang posisi Intake Stroke yang terjadi di cylinder no 2 adalah stroke :
Intake stroke
Kompresi stroke
Power stroke
Exhaust stroke
Yang di maksud dengan istilah overlapping adalah :
Kondisi dimana valve intake dan exhoust tertutup semua
Kondisi dimana valve intake dan exhoust terbuka semua
Kondisi dimana valve intake dan exhoust hanya terbuka intake valve
Kondisi dimana valve intake dan exhoust hanya terbuka exhoust valve
Valve yang tidak mampu mengikuti pergerakan putaran cam dan tapped / cam follower tidak bisa bersentuhan dengan cam, sehingga gaya hentakan pada permukaan cam membesar disebut :
Valve jumping
Valve hunting
Valve bounching
Valve block
Putaran engine yang terlalu tinggi di atas putaran maximal karena terjadi kerusakan di fuel system disebut :
Over running
Over speed
Engine knocking
Engine bounching
Terjadi karena kecepatan valve yang tinggi pada saat menutup sehingga terjadi benturan pada valve seat berulang-ulang saat valve tertutup disebut :
Valve jumping
Valve bounching
Valve hunting
Valve block
Special Tools yang di gumakan untuk adjusment injector adalah :
Injector Dial gauge
Injector Feeler gauge
Injector Micro meter
Injector High gauge
Berapa standart dimension is measured dari injector saat di lakukan adjustment :
78,0 ± 0,2 inch
3,07 ± 0,01 mm
78,0 ± 0,2 mm
3,07 ± 0,01 m
Berapa torque lock nut injector adjusting screw yang sesuai rekomendasi factory :
100 ± 10 lb ft
74 ± 7 Nm
100 ± 10 N/m
74 ± 7 lb ft
Setelah selesai melakukan adjusment injector pada cylinder no 1 2 4 pada posisi TC Compression Stroke maka untuk melakukan adjusment pada inector pada cylinder 3 5 6 maka engine harus di putar berapa derajat :
360 º
180 º
120 º
90 º
Apa yang terjadi pada valve bila engine memiliki valve lash yang lebih dari standart :
Valve akan cepat membuka dan cepat menutup
Valve akan lambat membuka dan lambat menutup
Valve akan cepat membuka dan dan lambat menutup
Valve akan lambat membuka dan cepat menutup
Yang bukan termasuk dari fungsi dari overlapping adalah :
Cooling
Flasing
Pembilasan
Efisiensi
Pada engine Diesel setelah selesai langkah kompresi maka udara di dalam ruang bakar akan memiliki tekanan sebesar :
10 -20 kg/cm ²
20 -30 kg/cm ²
30 -40 kg/cm ²
50 -60 kg/cm ²
Pada saat cylinder no 1 sedang posisi Exhaust Stroke yang terjadi di cylinder no 5 adalah stroke :
Intake stroke
Kompresi stroke
Power stroke
Exhaust stroke
Berapa perbedaan langkah setiap cylinder untuk engine dengan jumlah cylinder 6 ,seperti pada engine C15 :
90 º
120 º
180 º
270 º
Pada langkah power bahan bakar yang di injeksikan oleh injector akan bercampur dan terbakar oleh udara yang mengakibatkan tekanan dan temperature naik ,berapa temperature pada langkah power :
200 – 400 ºC
400 – 600 ºC
600 – 900 ºC
900 – 1000 ºC
Apa yang terjadi bila clearance antara valve stem dan valve guide besar :
Blowby high
Oil down
Oil up
Noise
Yang termasuk keuntungan dari engine yang menggunakan type ruang bakar dengan Direct Combustion Chamber adalah :
Detonasi berkurang
Perawatan injection pump mudah
Dapat menggunakan bahan bakar dengan kualitas rendah
Efisiensi panas yang tinggi
Perbedaan langkah antara cylinder R1 -L1 -R5 pada engine V dengan sudut nya 50 º dimana connecting rod cyinder 1R dan 1L pada satu journal adalah :
120 º-120 º
60 º-60 º
50 º-50 º
50 º-70 º
Metode pengencangan baut dengan cara di torque maksimal standart kemudian ditambahkan beberapa derajat kearah mengencang disebut dengan :
Torque Methode
Angle Methode
Angle torque methode
Turning methode
Yang bukan satuan yang digunakan pada torque wrench adalah :
kgm
Nmg
Lbfeet.
Nm
Berapa reduksi rasio dari gear A ke gear B pada gambar di atas :
0,5
1
2
1,9
