Font size
WorksheetsPemantauan dan Tata Laksana Hipertensi
Total questions: 10
Worksheet time: 15mins
Pasien laki-laki datang ke poliklinik, usia 55 tahun, keluhan sesak dan mudah lelah bila beraktivitas, lebih nyaman tidur menggunakan bantal tinggi, terbangun malam hari untuk buang air kecil lebih dari 4x. Kaki kanan kiri bengkak setinggi lutut. TD 180/110, nadi 118x/menit, RR 22x/menit, SpO2 98% udara bebas. Pernyataan berikut adalah hal yang tepat :
Berikan terapi antihipertensi, evaluasi ulang 10 hari lagi
Perlu dilakukan Auskultasi pada basal paru untuk mencari adanya Rales/Ronki basah halus
Perlu diberikan terapi Bronkodilator
Perlu dilakukan pemeriksaan gula darah dan foto toraks
Pasien laki-laki datang ke poliklinik, usia 45 tahun, keluhan nyeri dada kiri seperti diremas bila beraktivitas, mereda bila beristirahat. TD 150/90, nadi 98x/menit, RR 18x/menit, SpO2 98% udara bebas. Merokok 1 pak perhari sejak SMA. Riwayat penyakit dahulu tidak ada. Pernyataan berikut adalah hal yang tepat :
Dapat diberikan ISDN Sublingual bila keluhan nyeri dada muncul
Perlu dilakukan pemeriksaan EKG
Pemeriksaan darah lengkap dapat membantu menegakkan diagnosa
Perlu dilakukan pemeriksaan Treadmill Tes
Pasien perempuan datang ke poliklinik, usia 50 tahun, keluhan nyeri kepala, lemas, mual, muntah memberat 2 hari terakhir. TD 230/120, nadi 122x/menit, RR 18x/menit, SpO2 98% udara bebas. Didapatkan anemis pada konjunctiva. Pernyataan berikut adalah hal yang tepat :
Berikan terapi Antihipertensi, Parasetamol, Lansoprazole dan Metoklopramid, kontrol ulang 3 hari lagi
Berikan Antihipertensi, rujuk ke poli jantung
Perlu diberikan Lisinopril dosis tinggi
Perlu dilakukan pemeriksaan BUN/SK
Pasien perempuan datang ke poliklinik, usia 55 tahun, keluhan sesak bila beraktivitas, tidur menggunakan bantal tinggi. TD 160/90, nadi 114x/menit, RR 22x/menit, SpO2 98% udara bebas. Didapatkan murmur. Pernyataan berikut adalah hal yang tepat :
Berikan Antihipertensi, evaluasi ulang tekanan darah 10 hari setelah terapi
Berikan Diuretik dosis tinggi
Perlu pemeriksaan darah lengkap
Pemeriksaan Ekokardiografi dapat membantu menegakkan diagnosis
Pasien perempuan datang ke poliklinik, usia 55 tahun, keluhan berdebar, TD 170/100, nadi 100x/menit, RR 16x/menit, SPO2 98% udara bebas. Riwayat sering lemas dan berdebar. Rutin minum amlodipine, captopril dan HCT selama 3 bulan. Berikut adalah pernyataan yang tepat :
Tambahkan terapi Bisoprolol, kontrol ulang 10 hari
Naikkan dosis Amlodipine, kontrol ulang 10 hari
Rujuk ke Poli Jantung untuk evaluasi ECG Holter
Naikkan dosis Captopril, cek BUN/SK. Kontrol ulang 3 hari lagi
Pasien laki-laki datang ke poliklinik, usia 45 tahun konsulan dari sejawat bedah karena direncanakan operasi soft tissue tumor. Pasien tidak memiliki Riwayat HT. Pemeriksaan dengan rata-rata 3 kali pengukuran TD 165/100, nadi 80x/menit, RR 22x/menit, SpO2 98% udara bebas. Pemeriksaan fisik dan EKG normal. Berikut pernyataan yang tepat mengenai klasifikasi hipertensi pada pasien tersebut yaitu :
Hipertensi Grade 3 (ESC 2018)
Hipertensi Grade 2 (ISH 2020)
Hipertensi Grade 2 (AHA 2017)
Hipertensi Stage 2 (ESC 2018)
Pasien laki-laki datang ke poliklinik, usia 50 tahun konsulan dari sejawat bedah karena direncanakan operasi hernia. Pasien tidak memiliki Riwayat HT. Pemeriksaan Vital Sign TD 145/100, nadi 80x/menit, RR 22x/menit, SpO2 98% udara bebas. Berikut pernyataan yang tepat mengenai rekomendasi pengukuran tekanan darah untuk pengakan diagnosis pada pasien yaitu :
Kosongkan kandung kencing dan duduk relaks semala 3 - 5 menit
Tidak merokok, minum kopi, dan olahraga 10 menit sebelum pemeriksaan
Dilakukan pengukuran tekanan darah 3 kali dan gunakan rata-rata hasil dari 2 pengukuran terakhir
Semua benar
Pasien laki-laki datang ke poliklinik, usia 50 tahun dengan keluhan sesak 3 hari terakhir, pasien tidur dengan bantal tinggi dan kedua kaki bengkak. Vital Sign TD 140/90, nadi 80x/menit, RR 22x/menit, SpO2 96% udara bebas. Pemeriksaan fisik didapatkan ronkhi dan murmur, Foto Thorax kardiomegali, EKG: LVH, Pemeriksaan Laboratorium LDL 190 mg/dl, GDP 150 mg/dl, GD2JPP 250 mg/dl, HBA1C: 8, Bun 15, dan kreatinin 0,5. Pernyataan berikut adalah hal yang tepat :
Perlu dilakukan pengukuran tekanan darah 2 - 3 kali kemudian di rata-rata untuk penegakan diagnosis derajat hipertensi
Berdasarkan ESC 2018, Stratifikasi resiko pada pasien tersebut adalah tinggi
Perlu dilakukan pemeriksaan Ekokardiografi
Berdasarkan klasifikasi ESC 2018, pasien termasuk hipertensi Stage 1
Pasien perempuan datang ke poliklinik, usia 50 tahun tanpa keluhan karena saat mau vaksin covid 19 tensi nya tinggi. Pemeriksaan TD 160/90, nadi 75x/menit, RR 22 x/menit, Spo2 98%. Pemeriksaan fisik laboratorium, foto thorax dan EKG normal. Pernyataan berikut hal yang tepat yaitu :
Pilihan obat Antihipertensi pada pasien sebaiknya menggunakan dua kombinasi obat
Kombinasi ACE-I atau ARB dan CCB dapat diberikan pada tahap awal
Target terapi tekanan darah pada pasien, yaitu < 140/90mmHg
Berdasarkan rekomendasi ESC 2018, target tekanan darah harus dicapai dalam 2 bulan
Pasien perempuan hamil G2 P1 A0 UK 28 minggu datang ke poliklinik, usia 30 tahun konsulan dari sejawat kandungan karena tensi tinggi. Pada Pemeriksaan Vital sign TD 155/95, nadi 75x/menit, RR 22 x/menit, Spo2 98%. Pasien tidak memiliki Riwayat HT. Pemeriksaan fisik normal, EKG Normal dari pemeriksaan lab proteinuria (+), Pernyataan berikut hal yang tepat yaitu :
Pilihan obat Antihipertensi adalah Metildopa dan CCB non Dihidroperidin (Verapamil/diltiazem)
Kombinasi ACE-I atau ARB dan CCB dapat diberikan pada tahap awal
Obat Antihipertensi dapat mulai diberikan pada pasien
Pada saat Post Partum, pemberian Metildopa dapat dilanjutkan
