WorksheetsPendalaman Pelatihan LPTB Kelas B
Total questions: 15
Worksheet time: 20mins
Pernyataan berikut adalah maksud dan Tujuan dilaksanakan LPTB, kecuali
Mendapatkan data jumlah ternak yang dipotong setiap triwulan
Mendapatkan data jumlah ternak yang dipotong setiap bulan
Mendapatkan data rata-rata produksi hasil pemotongan ternak setiap bulan
Mendapatkan data pemotongan ternak yang lengkap dan berkualitas
Jenis ternak yang dicatat pada LPTB adalah
Sapi Potong, Sapi Perah, Kerbau, Kuda
Kerbau, Kuda, Kambing, Domba, Babi, Sapi Potong, Sapi Perah
Kuda, Kambing, Domba, Babi
Kerbau, Kambing, Domba, Babi, Sapi Potong, Sapi Perah
Babi Ngepet, Tuyul
Cakupan unit pada LPTB adalah
RPH, TPH, dan Keurmaster
RPH dan Dinas Kab/Kota yang menangani fungsi peternakan
RPH, TPH, dan Dinas Kab/Kota yang menangani fungsi peternakan
RPH, TPH, Keurmaster, dan Dinas Kab/Kota yang menangani fungsi peternakan
Berikut ini adalah instrumen yang digunakan pada kegiatan LPTB, kecuali:
Pedoman admin, viewer, pengawas
Pedoman pencacah
E-form Simental
E-form LPTB
Berikut ini adalah pernyataan yang salah pada pelaksanaan kegiatan LPTB
Pengawas (PML) adalah pegawai BPS kabupaten/kota dan/atau mitra BPS kabupaten/kota. Satu PML memeriksa hasil pencacahan dari 1-3 PCL
Pencacah (PCL) adalah pegawai BPS kabupaten/kota dan/atau Petugas di RPH/TPH atau Mitra. Satu PCL mencacah 1-10 RPH/TPH/Dinas yang membidangi fungsi peternakan di suatu kabupaten/kota
Petugas di Kab/Kota pada kegiatan Laporan Pemotongan Ternak Bulanan terdiri atas Administrator (Admin), Viewer, Pengawas (PML), dan Pencacah (PCL)
Admin Kabupaten/Kota adalah pegawai BPS kabupaten/kota dari Tim Kerja yang menangani Statistik Peternakan atau pegawai yang ditunjuk di BPS kabupaten/kota
Kondisi RPH/TPH yang (a) tidak akan dimasukkan sebagai target LPTB untuk bulan berikutnya.
Alasan penting percepatan pengumpulan data pemotongan ternak di RPH/TPH dari triwulanan menjadi bulanan adalah
Dengan bulanan, petugas di RPH/TPH belum lupa tentang jumlah ternak yang dipotong
Supaya pekerjaan terus berkelanjutan tidak ada putusnya
Sebagai bahan penghitungan yang lebih cepat (Advance Estimate) PDB/PDRB Triwulanan serta prognosa
Supaya publikasi (ARC) lebih cepat
Salah satu unit observasi cakupan LPTB adalah TPH. Definisi dari TPH adalah
Harus ada bangunan permanen; Tidak harus ada pencatatan pemotongan; Ternak yang dipotong sebagian milik pihak lain; dan Hasil pemotongan ada untuk konsumsi pihak lain.
Tidak harus ada bangunan permanen; Tidak harus ada pencatatan pemotongan; Ternak yang dipotong tidak ada dari pihak lain; dan Hasil pemotongan untuk kebutuhan sendiri.
Tidak harus ada bangunan permanen; Tidak harus ada pencatatan pemotongan; Ternak yang dipotong sebagian milik pihak lain; dan Hasil pemotongan seluruhnya harus untuk konsumsi pihak lain.
Tidak harus ada bangunan permanen; Tidak harus ada pencatatan pemotongan; Ternak yang dipotong sebagian milik pihak lain; dan Hasil pemotongan ada untuk konsumsi pihak lain.
Pencatatan jumlah ternak yang dipotong menurut jenis kelamin ditanyakan untuk jenis ternak....
Sapi dan kerbau
Kambing dan domba
Sapi dan babi
Kuda dan kerbau
Farmville dan Harvest Moon
Sapi ex-import adalah
Sapi yang dilahirkan dari induk sapi yang diimpor
Sapi potong yang lahir di luar Indonesia
Sapi brahman, simental, dan limousine
Sapi brahman/simental/limousine yang dilahirkan di Indonesia
Sapi yang diekspor atau diimpor
Jenis produksi yang ditanyakan/dicatat tersendiri dalam satu pertanyaan adalah
Hati dan limpa
Usus dan babat
Karkas dan kulit basah
Kaki dan kepala
Pundak, lutut, dan kaki
Harga (a) adalah harga produksi yang ditanyakan dalam LPTB
Untuk mengetahui produksi daging sapi di suatu wilayah kab/kota pada bulan tertentu dari data LPTB adalah
Mengalikan isian R.203 dengan R.306 untuk R.202 berkode “1”, “2”, dan “3”, kemudian menjumlahkan kasil perkalian itu untuk semua RPH/TPH/Dinas di Kab/Kota tersebut pada bulan tertentu
Menjumlahkan semua isian R.306 untuk ternak sapi (R.202 berkode “1”, “2”, dan “3”), dari semua RPH/TPH/Dinas yang ada di Kab/Kota tersebut pada bulan tertentu
Mengalikan isian R.203 dengan R.306 untuk R.202 berkode “1” dan “2”, kemudian menjumlahkan kasil perkalian itu untuk semua RPH/TPH/Dinas di Kab/Kota tersebut pada bulan tertentu
Menjumlahkan semua isian R.306 untuk ternak sapi (R.202 berkode “1” dan “2”), dari semua RPH/TPH/Dinas yang ada di Kab/Kota tersebut pada bulan tertentu
Menanyakan secara langsung kepada sapi yang akan dipotong
Petugas yang melakukan approval adalah
Supervisor
Pengawas (PML)
Pengawas (PML) dan Supervisor
Admin
Asalkan kamu setuju, aku juga <3
Tugas dan tanggung jawab viewer, kecuali
Melakukan pemantauan progress dan cakupan pencacahan di wilayah tugasnya
Membuat tabulasi dan memeriksa kewajaran hasil tabulasi data sesuai wilayah tugasnya
Menyampaikan tabulasi kepada pengguna data
Menyampaikan hasil tabulasi data kepada Penanggung Jawab Kegiatan di wilayahnya
