NEW
Font size
WorksheetsKuis Pendekatan Apresiasi Puisi
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Yang termasuk unsur ekstrinsik puisi adalah...
tema
nada dan suasana
perasaan
semua benar
Ilmu sastra yang benar-benar berusaha menemukan konvensi yang
memungkinkan terjadinya makna disebut...
struktural
semiotik
respon
moral dan psikologi
Bahasa yang digunakan oleh pengarang untuk mengatakan sesuatu dengan cara membandingkannya dengan benda atau kata lain disebut..
majas
diksi
pengimajinasian
tipografi
Kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji yaitu..
diksi
rima/irama
kata konkret
amanat
Cermati puisi berikut.
Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku
(Chairil Anwar, Sajak Putih)
Citraan yang dominan dalam puisi ini adalah...
Penglihatan
Penciuman
Pendengaran
Gerak
Perhatikan penggalan puisi berikut!
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda
(Chairil Anwar, Sajak Putih)
Diksi yang ditimbulkan dari kata "warna pelangi" dalam puisi tersebut adalah...
gambaran hati seorang pemuda yang sedang senang
mengagumi wanita yang dicintai
bola matanya yang indah
indahnya menjalani kehidupan
Perhatikan penggalan puisi berikut!
Hidup dari hidupku, pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Nada yang ingin ditujukan dalam puisi "sajak putih" ini adalah...
kesedihan
keindahan
kebaikan
kegembiraan
Amanat merupakan pesan dari penyair kepada pembaca atau pendengar setelah memahami tema, bunyi, dan makna dalam puisi tersebut. Amanat dalam suatu puisi biasanya disampaikan secara...
tersurat
tersirat
terabaikan
terpendam
Perhatikan puisi di bawah ini.
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama kan merapuh!
mengapa ajal memanggil dulu
sebelum sempat berpeluk dengan cintaku
(Cintaku Jauh di Pulau, Chairil Anwar)
Suasana dalam puisi di atas adalah...
sedih
marah
gembira
senang
Perhatikan puisi di bawah ini.
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama kan merapuh!
mengapa ajal memanggil dulu
sebelum sempat berpeluk dengan cintaku
(Cintaku Jauh di Pulau, Chairil Anwar)
Makna perahu pada kutipan puisi di atas adalah...
kehampaan
kematian
kehidupan
kepercayaan
