wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

CERDAS CERMAT HARI BAKTI PERBENDAHARAAN 2023 KANWIL DJPb JATIM

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah, Transfer ke Daerah meliputi berikut ini, kecuali: 

a)

Dana Bagi Hasil

b)

Dana Alokasi Khusus

c)

Dana Insentifitas Daerah

d)

Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta

2.

Jenis Transfer ke Daerah dari kelompok DAK Non Fisik yang baru disalurkan melalui KPPN di seluruh Indonesia mulai tahun 2022 adalah….

a)

BOP dan BOK 

b)

BOK dan BOS

c)

BOP PAUD dan BOP Kesetaraan 

d)

BOP dan BOS 

3.

Makin tinggi proporsi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap total Pendapatan Daerah, maka dapat dikatakan tingkat ketergantungan daerah tersebut semakin rendah. Definisi PAD adalah sebagai berikut: 

a)

penerimaan yang perlu dibayar kembali dan/atau pengeluaran yang akan diterima kembali, baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada tahun-tahun anggaran berikutnya

b)

uang yang masuk ke kas Daerah

c)

pendapatan Daerah yang diperoleh dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan

d)

kontribusi wajib kepada Daerah yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan Daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat

4.

Yang tidak termasuk pajak dalam negeri adalah ... 

a)

Pajak Bumi Bangunan 

b)

Pajak Penghasilan 

c)

Cukai

d)

Bea Masuk 

5.

Besaran suku bunga marjin KUR:

a)

6% untuk seluruh skema KUR

b)

Reviu belanja 6% untuk KUR Supermikro, Mikro dan Khusus

c)

Penyusunan kajian fiskal regional6% untuk KUR Supermikro dan Mikro serta 5% untuk KUR bersyarat

d)

6% untuk KUR Supermikro, Mikro dan Kecil serta 3% untuk KUR bersyarat

6.

Revisi DIPA berikut ini yang tidak memerlukan persetujuan eselon I K/L adalah :

a)

Revisi pagu tetap pergeseran dalam satu KRO 

b)

Revisi pagu tetap pergeseran antar program 

c)

Revisi pagu tetap pergeseran antar kegiatan 

d)

Revisi pagu tetap hasil pemutakhrian KPA

7.

Plafon maksimal pengajuan KUR sebesar:

a)

Rp500.000.000,- dengan persyaratan

b)

Rp500.000.000,- tanpa persyaratan

c)

Rp500.000.000,- tergantung skema

d)

Rp500.000.000,- secara bertahap

8.

Apabila terjadi pembayaran atas tagihan Kartu Kredit Pemerintah kepada Bank Penerbit Kartu Kredit Pemerintah yang melebihi tagihan/haknya, maka keterlanjuran pembayaran tersebut? 

a)

Menjadi saldo Kartu Kredit Pemerintah untuk bulan berikutnya 

b)

Bank Penerbit Kartu Kredit Pemerintah menyetorkan keterlanjuran pembayaran ke rekening Kas Negara

c)

Bank Penerbit Kartu Kredit Pemerintah menyetorkan keterlanjuran pembayaran ke rekening Pemegang kartu kredit pemerintah 

d)

Disetorkan kembali oleh Bank Penerbit Kartu Kredit Pemerintah ke Bendahara Pengeluaran/Bendahara Pengeluaran Pembantu 

9.

Satker KPU A dalam rangka pelaksanaan Pilkada Serentak menerima hibah dalam bentuk uang dari Pemda Kabupaten B. Sesuai PMK 89/PMK.05/2016 tentang Tata Cara Pengelolaan Hibah Langsung Bentuk Uang Untuk Kegiatan Pemilihan Gubernur/Bupati/Walikota, diatur bahwa Satker KPU melakukan penyesuaian pagu DIPA karena menerima hibah langsung dalam bentuk uang. Penyesuaian pagu DIPA dilakukan sebesar:

a)

Sebesar realisasi penerimaan hibah

b)

Sebesar yang direncanakan akan digunakan sampai dengan akhir tahun anggaran 

c)

Paling tinggi sebesar perjanjian hibah

d)

Semua jawaban benar 

10.

Berikut ini merupakan contoh temuan inefisiensi hasil spending review menggunakan pendekatan reviu alokasi… 

a)

Proporsi / rasio biaya operasional dan pendukung untuk penyaluran bantuan yang sesuai ketentuan standar struktur biaya

b)

Alokasi dana biaya pemeliharaan gedung dan bangunan menggunakan perkalian antara luas gedung dan indeks SBU belanja pemeliharaan 

c)

Pembayaran honor pengelola keuangan yang dibayarkan sesuai dengan standar

d)

Alokasi biaya perjalanan dinasyang tidak wajar dari sisi jumlah orang, lokasi, dan lama pekerjaannya  

11.

Ciri-ciri pokok Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat (SAPP) yaitu: 

a)

Dasar Kas untuk Pendapatan dan Belanja

b)

Dasar Kas untuk Neraca

c)

Single Entry

d)

Sentralisasi pelaksanaan akuntansi

12.

Reviu belanja, sebagai salah satu aktivitas Monev Pelaksanaan Anggaran berdasarkan PMK Nomor 195/PMK.05/2018, dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan berikut ini, kecuali: 

a)

Analisa deviasi kebutuhan belanja operasional, dan einmalig

b)

Reviu kebutuhan ideal belanja 

c)

Mengetahui kesiapan pelaksanaan anggaran 

d)

Analisa benchmarking 

13.

Pengangkatan pertama ke dalam Jabatan Fungsional (JF)  merupakan pengangkatan untuk mengisi lowongan kebutuhan JF suatu organisasi pemerintah dari calon PNS.  Pengangkatan pertama melalui pengisian kebutuhan JF dari calon PNS harus mencantumkan nomenklatur JF dalam keputusan pengangkatan calon PNS dan diberikan kelas jabatan sesuai kelas JF sebagai berikut kecuali : 

a)

JF ahli pertama

b)

JF ahli muda

c)

JF pemula

d)

JF Terampil

14.

Pengangkatan PNS ke dalam Jabatan Jabatan Fungsional Analis Pengelolaan Keuangan APBN atau Pranata Keuangan APBN dapat dilakukan melalui : pengangkatan pertama, perpindahan dari jabatan lain, penyesuaian/inpassing dan promosi.  Berikut ini adalah yang merupakan bukan syarat untuk menjadi pejabat fungsional melaui jalur pengangkatan pertama yaitu :  

a)

berstatus calon PNS

b)

memiliki integritas dan moralitas yang minimal baik

c)

berijazah paling rendah S-1 (Strata-Satu)/D-4 (Diploma-Empat) atau setara di bidang ekonomi, keuangan, akuntansi, manajemen, administrasi, hukum, atau kualifikasi pendidikan lain yang relevan dan ditentukan oleh instansi pembina

d)

mengikuti dan lulus uji kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial kultural sesuai Standar Kompetensi yang telah disusun oleh instansi pembina

15.

Salah satu strategi penguatan peran selaku RCE adalah pelaksanaan tugas sebagai financial advisor, yang diimplementasikan dalam bentuk analisis terhadap kondisi keuangan pemerintah daerah. Kondisi Keuangan Daerah yang baik ditunjukkan salah satunya adalah kemandirian keuangan Daerah yang baik. Kemandirian Keuangan adalah suatu kondisi di mana…….  

a)

Pemerintah Daerah tidak rentan terhadap sumber pendanaan dari luar kendalinya

b)

Pemerintah daerah mampu menutupi beban utang/kewajiban 

c)

Pemerintah daerah  mampu memenuhi kewajiban keuangan jangka pendek

d)

Pemerintah daerah mampu memenuhi kewajiban jangka panjang

16.

Mulai tahun 2021, Kanwil Ditjen Perbendaharaan mulai mengambil tantangan baru sebagai Regional Chief Economist (RCE). Dalam rangka penajaman fungsi RCE, maka berikut ini merupakan implementasinya, kecuali: 

a)

ALCo dan CPIN Regional 

b)

Pembentukan FKPKD bersama Pemerintah Daerah 

c)

Penajaman KFR 

d)

FKPKN 

17.

Berikut ini merupakan Tujuan Implementasi Shadow Organization, kecuali: 

a)

Implementasi shadow organization dimaksudkan untuk menyeleraskan struktur organisasi instansi vertikal saat ini dengan berbagai kebutuhan dan tantangan organisasi dalam jangka pendek mengingat penataan organisasi membutuhkan waktu yang cukup lama 

b)

shadow organization melaksanakan dua jenis pekerjaan yang mendukung fungsinya, yaitu yang bersifat layanan operasional (revisi DIPA, pengesahan hibah, dll) serta yang bersifat layanan pembinaan/advisory ke K/L 

c)

Shadow organization mengakomodasi tugas rutin dan tugas baru yang dilaksanakan oleh instansi vertikal DJPb ke dalam struktur organisasi 

d)

Shadow organization telah selaras dengan implementasi pola kerja baru di Kemenkeu yang mengedepankan kolaborasi dan sinergi antar pegawai dalam format tim kerja sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kecepatan output

18.

Pada Kerangka Shadow Organization Pada Kanwil DJPb, sebagai Chief of Regional Economics yang dipimpin oleh Kepala Bidang PPA II dan Co-Chief Kepala Bidang PAPK memiliki tugas antara lain: 

a)

Melaksanakan tugas-tugas Kanwil DJPb di bidang pengelolaan  organisasi, sumber daya manusia,  keuangan, kerumahtanggaan dan  protokoler, serta hubungan  masyarakat 

b)

Melaksanakan tugas-tugas Kanwil DJPb di bidang layanan operasional perbendaharaan  dan standardisasi internal dan pengguna layanan 

c)

Melaksanakan tugas-tugas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan di bidang analisis dan pembinaan ekonomi regional dan akuntansi pemerintahan serta pengelolaan data analytics 

d)

Melakukan fungsi  pengawasan internal di tingkat wilayah 

19.

Pada Kerangka Shadow Organization Pada Kanwil DJPb, sebagai Chief of Operational Treasury Services yang dipimpin oleh Kepala Bidang PPA I dan Co-Chief Kepala Bidang SKKI memiliki tugas antara lain: 

a)

Melaksanakan tugas-tugas Kanwil DJPb di bidang pengelolaan  organisasi, sumber daya manusia,  keuangan, kerumahtanggaan dan  protokoler, serta hubungan  masyarakat 

b)

protokoler, serta hubungan  masyarakat 

Melaksanakan tugas-tugas Kanwil DJPb di bidang layanan operasional perbendaharaan dan standardisasi internal dan pengguna layanan 

c)

Melaksanakan tugas-tugas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan di bidang analisis dan pembinaan ekonomi regional dan akuntansi pemerintahan serta  pengelolaan data analytics 

d)

Melakukan fungsi  pengawasan internal di tingkat wilayah

20.

Berikut merupakan Tugas Struktur dan Jabatan Shadow Organization KPPN sebagai Regional Economics Group (RE Group) adalah melaksanakan: 

a)

Tugas-tugas KPPN di bidang  pengelolaan organisasi, sumber daya manusia,  keuangan, kerumahtanggaan dan protokoler,  serta hubungan masyarakat

b)

Tugas-tugas KPPN di bidang layanan pengguna (customer service), penyuluhan/ pembinaan dan asistensi kepada stakeholder, standardisasi pengguna layanan, serta pembinaan, monitoring dan analisis terkait  pelaksanaan anggaran dan pelaporan keuangan pusat dan daerah, dan investasi pemerintah 

c)

Melakukan manajemen risiko atas pelaksanaan tugas SO KPPN 

d)

Memberikan arahan pelaksanaan tugas Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara dalam  menjalankan peran sebagai treasurer, regional chief  economist, dan financial advisor pada SO KPPN 

21.

seorang pegawai menjabat sebagai PK di 3 satker yang berbeda, dengan 3 DIPA, maka....

a)

honor 2 DIPA lainnya diterima KPA

b)

tidak sah menjabat 3 PPK

c)

boleh menerima 3 honor dari masing-masing DIPA

d)

hanya boleh menerima honor dari DIPA pagu terbesar

22.

pengguna/pejabat yang berperan melakukan pengesahan atas hasil pekerjaan operator yang telah diperiksa kebenarannya oleh Validator. Pejabat yang mungkin menjalankan peran ini adalah.....

a)

Bendahara Pengeluaran

b)

PPK

c)

PPSPM/KPA

d)

staf PPK

23.

suatu transaksi cukup sekali diinput dan apabila dibutuhkan oleh modul terkait data tersebut akan dipanggil tanpa harus dilakukan penginputan ulang oleh modul yang membutuhkan, disebut dengan

a)

single database

b)

single entry point

c)

singlet transaksi

d)

single enter

24.

dalam rangka pengembangan teknologi yang ada saat ini dan juga mengikuti perkembangannya, maka aplikasi SAKTI juga mengalami penyesuaian dengan menggunakan basis web. ada hal yang dapat diambil dengan diterapkannya SAKTI web, antara lain Open Platform yang artinya.....

a)

end user tidak perlu melakukan update/download aplikasi SAKTI

b)

menggunakan jaringan internet tidak tergantung jaringan intranet (VPN)

c)

dapat diakses berbagai macam devices dan multi OS

d)

besar kecilnya tampilan sesuai dengan layar devices yang digunakan

25.

pelaksanaan peran Financial Advisor (FA) pada Pemda oleh Kanwil DJPb dapat dilakukan dengan memperhatikan data-data yang dimiliki dan kewenangan terkait peran Wakil Kementerian Keuangan di daerah. sebutkan peran apa saja yang dapat dijalankan Kanwil DJPb sebagai FA tersebut......

a)

advisory dari sisi pelaporan saja

b)

advisory dari sisi pelaksanaan anggaran dan advisory dalam menjalankan program pemerintah di daerah

c)

advisory dari sisi pelaporan dan advisory dari sisi pelaksanaan anggaran

d)

advisory dari sisi pelaksanaan anggaran, sisi pelaporan, dan dalam menjalankan program pemerintah di daerah

26.

pada struktur Shadow Organization (SO) KPPN, manakah yang bukan merupakan tugas IC Officer berikut ini.....

a)

melakukan manajemen risiko atas pelaksanaan SO KPPN

b)

melakukan pemantauan pengendalian internal SO KPPN

c)

melaksanakan tugas-tugas standarisasi pengguna layanan

d)

merumuskan rekomendasi dan tindak lanjut pengawasan kepada COTF dan UKI Wilayah

27.

yang bukan tugas FA Division pada KPPN yaitu.....

a)

melaksanakan tugas KPPN di bidang customer service

b)

melaksanakan tugas-tugas pengelolaan organisasi dan hubungan masyarakat

c)

penyuluhan/pembinaan dan asistensi kepada stakeholders

d)

melaksanakan tugas KPPN di monitoring dan analisis terkait pelaksanaan dan pelaporan keuangan pusat dan daerah

28.

yang bukan struktur SO pada KPPN yaitu....

a)

Chief of Treasury and Financial Advisory

b)

Operating Division

c)

Chief of Regional Economics

d)

Financial Advisor Division

29.

yang bukan merupakan tim kerja pada operational treasury (OT) Division pada struktur SO KPPN adalah....

a)

payment execution team

b)

data analytics team

c)

settlement and liquidity team

d)

accounting and reporting team

30.

yang menjabat sebagai head of FA Division pada KPPN Tipe A1 adalah.....

a)

Kepala Seksi Bank

b)

Kepala Seksi MSKI

c)

Kepala Seksi verifikasi dan akutnansi

d)

Kepala Seksi Pencairan Dana