wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

FARMASETIKA LANJUT

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.
Obat minum yang dibuat dengan mereaksikan bagian asam dengan bagian basa, namun sebagian gas yang terjadi ditahan dalam wadah sehingga larutan jenuh dengan gas CO2 merupakan definisi dari…
a)

Eliksir

b)

Netralisasi

c)

Sirup

d)

Potio effervescent

e)

Saturasi

2.
Berikut merupakan Langkah yang benar pada pembuatan sediaan Netralisasi adalah…
a)

Komponen basa dilarutkan dalam 2/3 bagian air yang tersedia, lalu masukkan ke dalam botol

b)

Komponen asam dilarutkan dalam 1/3 bagian air yang tersedia

c)

2/3 bagian asam dimasukkan kebagian basa, gas dibuang seluruhnya, sisa asam dimasukkan hati-hati lewat tepi botol. Segera tutup dengan sampagne knop sehingga gas CO2 yang terjadi tertahan.

d)

Seluruh bagian asam direaksikan dengan bagian basa

e)

Seluruh bagian asam dimasukkan kebagian basa hati-hati lewat tepi botol, segera tutup dengan sampagne knop à CO2 lewat jenuh

3.
Larutan yang mengandung jumlah maksimum zat yang dapat larut dalam air pada tekanan dan temperature tertentu disebut…
a)

Larutan encer

b)

Larutan jenuh

c)

Larutan lewat jenuh

d)

Larutan kental

e)

Larutan pekat

4.
Luminal tidak larut dalam air, tapi larut dalam campuran air-gliserin. Peristiwa kenaikkan kelarutan suatu zat karena adanya penambahan pelarut lain atau modifikasi pelarut seperti penambahan gliserin pada luminal tersebut dinamakan…
a)
Colouring
b)
Kosolven
c)
Flavoring
d)
Corigensia
e)
Surfaktan
5.
Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kelarutan adalah temperature. Umumnya suatu zat padat akan bertambah kelarutannya apabila suhunya dinaikkan, karena pada proses kelarutannya membutuhkan panas. Pada peristiwa ini zat tersebut bersifat…
a)
Endoterm
b)
Eksoterm
c)
Intraterm
d)
Polar
e)
Non polar
6.
Eliksir merupakan larutan oral yang mengandung etanol dengan kadar berkisar antara…
a)
1 % - 2%
b)
2 % - 5%
c)
5 % - 10%
d)
3% - 10%
e)
5% - 8%
7.
Dalam sediaan larutan ditambahkan zat tambahan berupa larutan dapar atau larutan penyangga dengan tujuan untuk…
a)
Menambah kelarutan
b)
Menghambat pertumbuhan bakteri
c)
Memperbaiki rasa dari sediaan larutan
d)
Memperbaiki aroma
e)
Menjaga kestabilan pH larutan
8.
Dalam penetes internasional untuk bobot 1 gram aquadest atau 1 mL aquadest setara dengan…
a)
10 tetes
b)
15 tetes
c)
20 tetes
d)
25 tetes
e)
30 tetes
9.
Pengkristalan pada sediaan sirup terjadi karena kadar sakarosa dalam sirup tersebut adalah…
a)

70%

b)

66%

c)

64%

d)

62%

e)

60%

10.
Pada sediaan sirup yang termasuk Non Medicated Syrup, manakah yang berfungsi sebagai corigensia odoris…
a)
Sirupus simplex
b)
Sirupus Aurantii
c)
Sirupus Rhoedos
d)
Sirup paracetamol
e)
Sirup diphenhidramin
11.
Fungsi sirup sebagai zat yang memperbaiki rasa yang tidak enak akibat dari bahan aktif atau bahan tambahan disebut juga…
a)
Corrigensia saporis
b)
Corrigensia odoris
c)
Coreigensia coloris
d)
Corrigensia actionis
e)
Corrigensia solubilis
12.
Dalam sediaan potio effervercent terdapat penandaan dalam bahasa latin S. Haustus yang artinya…
a)
Diminum sekali-kali
b)
Diminum dalam dosis terbagi
c)
Diminum setengah bagian
d)
Diminum ketika sakit
e)
Diminum sekaligus
13.
Seorang pasien datang ke apotek untuk menebus resep untuk anaknya. Dalam resep dokter menuliskan obat Amoxycillin sirup. Amoxycillin adalah obat antibiotika dalam golongan penicillin yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Obat ini bekerja dengan cara menghentikan dan membunuh bakteri. Informasi penting apakah yang harus diberikan oleh tenaga kefarmasian kepada pasien berkaitan dengan penggunaan obat tersebut …
a)
Kocok dahulu
b)
Diminum secara teratur
c)
Obat ini tidak boleh diulang tanpa resep dokter
d)
Harus dihabiskan sesuai aturan
e)
Diminum pada waktu yang sama
14.
Suatu sediaan larutan obat terdiri dari beberapa komponen yaitu zat aktif, zat tambahan dan pelarut. Contohnya sediaan larutan obat minum paracetamol dalam aquadest. Dalam sediaan larutan tersebut aquadest tersebut merupakan…
a)
Solvent
b)
Solute
c)
Solute agent
d)
Potio
e)
Solution
15.
Suatu zat aktif obat A memiliki data kelarutan dalam air yaitu dinyatakan “agak sukar larut” , jumlah bagian pelarut yang diperlukan untuk melarutkan zat A tersebut adalah…
a)
Kurang dari 1
b)
1 – 10
c)
10 – 30
d)
10 – 100
e)
100 - 1000
16.
Berikut ini merupakan kekurangan dari sediaan berbentuk larutan yang sering dikeluhkan oleh pasien adalah…
a)
Dosisnya lebih bervariasi
b)
Rasa dan bau yang tidak enak tidak tertutupi
c)
Absopsi dapat lebih cepat
d)
Konsentrasi dapat dibuat lebih encer
e)
Efek terapi dapat terjadi lebih cepat
17.
Dalam suatu resep terdapat signa “ S. mane et vespere 1 C“ arti dari signa tersebut adalah …
a)
Sehari dua kali pagi dan malam
b)
Setiap pagi dan malam satu sendok makan
c)
Setiap pagi dan malam satu sendok obat
d)
Setiap pagi dan malam satu sendok teh
e)
Sehari dua kali satu sendok makan
18.
Suatu sediaan larutan mengandung sirupus simplex yang digunakan sebagai zat tambahan untuk memperbaiki rasa obat, dengan rasa manis. Berapa kadar sukrosa pada sirupus simplex tersebut adalah…
a)

65%

b)

50%

c)

80%

d)

60%

e)

70%

19.
Peristiwa bertambahnya kelarutan dari suatu senyawa organik dengan penambahan suatu garam dalam larutannya. Sehingga adanya zat terlarut tertentu yang menyebabkan kelarutan zat utama dalam solvent menjadi lebih besar, peristiwa ini disebut juga…
a)
Salting out
b)
Salting in
c)
Deflokulasi
d)
Flokulasi
e)
Inversi
20.
Luminal tidak larut dalam air, tapi larut dalam campuran air-gliserin. Peristiwa kenaikkan kelarutan suatu zat karena adanya penambahan pelarut lain atau modifikasi pelarut seperti penambahan gliserin pada luminal tersebut dinamakan…
a)
Colouring
b)
Kosolven
c)
Flavoring
d)
Corigensia
e)
Surfaktan
21.
Sirup adalah sediaan cair berupa larutan yang mengandung sakarosa. Kadar sakarosa tidak kurang dari … dan tidak lebih dari …
a)
Tidak kurang dari 35% dan tidak lebih dari 45%
b)
Tidak kurang dari 39% dan tidak lebih dari 48%
c)
Tidak kurang dari 30% dan tidak lebih dari 40%
d)
Tidak kurang dari 37% dan tidak lebih dari 50%
e)
Tidak kurang dari 64% dan tidak lebih dari 66%
22.
Pada pembuatan sirup simplisia ditambahkan zat tambahan sebagai pengawet antimikroba yaitu metil paraben. Berapa kadar pengawet yang digunakan untuk larutan obat tersebut…
a)
0,20 % b/v
b)
0,25 %b/v
c)
0,30 % b/v
d)
0,35 % b/v
e)
0,40 % b/v
23.
Label “KOCOK DAHULU” harus ditambahkan pada pembuatan larutan dibawah ini…
a)
Solution
b)
Suspensi
c)
Eliksir
d)
Potio efeevescent
e)
Saturasi
24.
Suatu sediaan larutan oral yang memiliki rasa dan bau sedap, selain itu juga memiliki warna dan aroma yang wangi dan mengandung pengawet, terdapat pelarut etanol dalam sediaan tersebut. Berdasarkan komponennya larutan tersebut adalah…
a)
Solution
b)
Potio
c)
Eliksir
d)
Suspensi
e)
Emulsi
25.
Sediaan larutan obat paracetamol selain dapat dibuat dalam sediaan suspensi dapat juga dibuat larutan eliksir karena menurut literatur paracetamol mudah larut dalam etanol. Fungsi etanol dalam sediaan eliksir adalah…
a)
Sebagai solute
b)
Sebagai zat aktif
c)
Menurunkan kelarutan obat
d)
Mempertinggi kelarutan obat
e)
Sebagai solvent
26.
Larutan obat yang dibuat dengan mereaksikan asam dan basa, dimana CO2 yang terbentuk ditahan sebagian sampai larutan jenuh, adalah…
a)
Potio nigra
b)
Potio netralisasi
c)
Potio saturasi
d)
Potio effervescent
e)
Gargarisma
27.
Seorang mahasiswa farmasi sedang membuat sediaan obat minum yang dibuat dengan cara mencampurkan bagian asam dan basa, terbentuklah gas CO2. Kemudian ia membiarkan gas yang terbentuk tersebut hilang sampai reaksinya selesai. Sediaan larutan yang dimaksud adalah…
a)
Potio nigra
b)
Potio alba
c)
Potio saturasi
d)
Potio netralisasi
e)
Potio effervescet
28.
Seorang apoteker di industri farmasi sedang mendesain produk larutan oral yang berkhasiat sebagai analgetik antipiretik dengan zat aktif yang digunakan adalah ibuprofen. Ibuprofen memiliki karakteristik : serbuk kristal, putih atau hampir putih, praktis tidak larut dalam air, larut dalam aseton, sangat mudah larut dalam etanol, metil alkohol. Sediaan yang cocok untuk membuat larutan oral tersebut adalah…
a)
Potio
b)
Suspensi
c)
Emulsi
d)
Netralisasi- Saturasi
e)
Potio effervescent
29.
Yang termasuk sifat partikel yang terbentuk dari sistem deflokulasi adalah...
a)
Partikel suspensi dalam keadaan menyatu dengan yang lain
b)
Sedimentasi yang terjadi lambat dan masing-masing partikel mengendap terpisah
c)
Sedimentasi terbentuk cepat
d)
Sedimen tidak membentuk cake yang keras
e)
Diakhir sedimen akan membentuk cake yang mudah terdispersi lagi
30.
Suatu cara pembuatan suspensi dengan cara menambahkanserbuk bahan obat kedalam mediaum pensuspensi kemudian diencerkan dengan pelarut sehingga dapat dimasukkan dalam botol. Metode tersebut adalah…
a)
Metode botol forbes
b)
Metode dispersi
c)
Metode praecipitasi
d)
Metode inversi
e)
Metode flokulasi
31.

Perhatikan resep berikut ini :

Pada resep tersebut ada penambahan surfaktan (PGS) dengan komposisi secukupnya. Banyaknya surfaktan (PGS) yang ditambahkan untuk resep tersebut adalah…

a)

1,2 g

b)

1 g

c)

0,5 g

d)

2 g

e)

1,4 g

32.
Yang termasuk sifat partikel yang terbentuk dari system flokulasi adalah…
a)
Partikel merupakan agregat yang asam
b)
Sedimentasi terjadi cenderung lambat
c)
Sedimentasi tidak membentuk cake yang keras sehingga mudah terdispesi kembali
d)
Sedimen terakhir membentuk cake yang keras dan sulit terdispersi kembali
e)
Sedimen yang terbentuk sukar dikocok
33.
Seorang pasien di apotek mengeluh tentang anaknya yang hilang nafsu makan, kemudian apoteker menyarankan untuk membeli obat Scott Emulsion. Obat Scott Emulsion ini merupakan sedian farmasi berupa emulsi minyak ikan. Emulgator yang digunakan dalam obat Scott Emulsion ini adalah Gom. Jika dilihat dari sumbernya, emulgator Gom ini termasuk kedalam golongan....
a)
Alam yang berasal dari hewan
b)
Alam yang berasal dari tumbuhan
c)
Alam yang berasal dari mineral
d)
Sintetis
e)
Buatan
34.

Wetting agent atau pembasah pada surfaktan ditentukan berdasarkan jenis surfaktan tersebut. Apabila membuat sediaan suspense menggunakan surfaktan jenis PGS maka wetting agent/ air  yang ditambahkan adalah…

a)

1,5 x PGS

b)

2 x PGS

c)

20 x PGS

d)

7 x PGS

e)

10 x PGS

35.
Metode dalam mengerjakan suspensi yaitu bahan serbuk obat ditambahkan ke dalam mucilago yang telah terbentuk, kemudian baru diencerkan sampai terbentuk corpus disebut...
a)
Presipitasi
b)
Dispersi
c)
Flokulasi
d)
Deflokulasi
e)
Sedimentasi
36.
Seorang mahasiswa sedang membuat sediaan larutan di laboratorium. Dalam pembuatan sediaan larutan oral tersebut sistem terdispersinya terdiri dari paling sedikit 2 fase cairan yang tidak saling mencampur, sediaan yang dibuat oleh mahasiswa tersebut adalah…
a)
Larutan
b)
Suspense
c)
Emulsi
d)
Flokulasi
e)
Deflokulasi
37.
Seorang pasien membeli resep sebagai berikut :
a)

500 mg

b)

250 mg

c)

125 mg

d)

750 mg

e)

625 mg

38.

Perhatikan resep berikut ini !

Diketahui DM Codein adalah 1 kali =60 mg dan 1 hari = 300 mg. Berapakah dosis codein yang dikonsumsi pasien dalam satu hari …

a)

25 mg

b)

50 mg

c)

75 mg

d)

100 mg

e)

125 mg

39.

Perhatikan resep berikut ini !

Diketahui DM Ephedrin adalah 1 kali =50 mg dan 1 hari = 150 mg. Berapakah % DM Ephedrin 1 kali dan 1 hari…

a)

1 x = 41,67 % dan 1 h = 41,67%

b)

1 x = 50 % dan 1 h = 33,3%

c)

1 x = 50 % dan 1 h = 50%

d)

1 x = 41 % dan 1 h = 47%

e)

1 x = 51,2 % dan 1 h = 73,3%

40.

Perhatikan resep berikut ini !

Pada resep berikut ini terdapat syrupus simplex sebagai zat tambahan untuk memperbaiki rasa pada sediaan larutan oral dengan rasa manis. Syrupus simplex pada resep jumlahnya adalah secukupnya atau qs. Berapa banyak syr.simplex yang dibutuhkan dalam pembuatan resep tersebut….

a)

5 gram

b)

15 gram

c)

8 gram

d)

10 gram

e)

12 gram