NEW
Font size
WorksheetsULANGAN HARIAN
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Pemuda menurut Undang-Undang No.40 tahun 2009 adalah …
warga negara Indonesia yang berusia 16 sampai 30 tahun
warga negara Indonesia yang berusia 17 sampai 31 tahun
warga negara Indonesia yang berusia 18 sampai 32 tahun
warga negara Indonesia yang berusia 19 sampai 33 tahun
warga negara Indonesia yang berusia 20 sampai 34 tahun
Menurut hasil Susenas tahun 2020, perkiraan jumlah pemuda sebesar …
63,50 juta jiwa
64,50 juta jiwa
65,50 juta jiwa
66,50 juta jiwa
67,50 juta jiwa
Menurut hasil Susenas tahun 2020, perkiraan jumlah pemuda hampir seperempat dari total penduduk Indonesia yaitu … persen
21,86
22,86
23,86
24,86
25,86
“Pemuda menurut Undang-Undang No.40 tahun 2009 adalah warga negara Indonesia yang berusia 16 sampai 30 tahun yang merupakan periode penting usia pertumbuhan dan perkembangan. Menurut hasil Susenas tahun 2020, perkiraan jumlah pemuda sebesar 64,50 juta jiwa atau hampir seperempat dari total penduduk Indonesia (23,86 persen)”
Pernyataan di atas di kemukakan oleh …
Statistik Pemuda Indonesia 2017, Badan Pusat Statistik
Statistik Pemuda Indonesia 2018, Badan Pusat Statistik
Statistik Pemuda Indonesia 2019, Badan Pusat Statistik
Statistik Pemuda Indonesia 2020, Badan Pusat Statistik
Statistik Pemuda Indonesia 2021, Badan Pusat Statistik
pemerintah membuat program pembangunan kepemudaan, yang salah satunya adalah Program Kewirausahaan Pemuda pada tahun …
Tahun 2005
Tahun 2006
Tahun 2007
Tahun 2008
Tahun 2009
Program yang bertujuan membangun komitmen peranan pemuda dalam pembangunan ekonomi nasional ini terdiri dari … pilar
3
4
5
6
7
Apa saja 3 pilar Program yang bertujuan membangun komitmen peranan pemuda dalam pembangunan ekonomi nasional
Pembangunan, pembongkaran dan renovasi
penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan
Alokasi, relokasi dan reboisasi
Peralihan, pengalihan dan pengembangan
Penyadaran, pembangunan dan pemberdayaan
membangun kesadaran, menggali potensi diri dan daerah, serta memberdayakan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dalam mengembangkan wirausaha adalah tujuan dari projek …
Menggali Potensi Daerah Lewat Wirausaha
Menggali Potensi Lewat Wirausaha Muda
Menggali Potensi Daerah Lewat Wirausaha Muda
Menggali Lewat Wirausaha Muda
Menggali Wirausaha Muda Lewat Potensi Daerah
Sebutkan 5 tahap dalam Projek …
pengenalan, kontekstualisasi, perencanaan, aksi, dan penyadaran
pengenalan, kontekstualisasi, perencanaan, aksi, dan pemberdayaan
pengenalan, kontekstualisasi, perencanaan, aksi, dan pengembangan
pengenalan, kontekstualisasi, perencanaan, aksi, dan refleksi
pengenalan, kontekstualisasi, perencanaan, pemberdayaan, dan pengembangan
… adalah bagian dari penyadaran kewirausahaan
Tahap perencanaan, aksi, dan refleksi
Tahap pengenalan dan aksi
Tahap perencanaan, aksi, dan kontekstualisasi
Tahap pengenalan, aksi, dan refleksi
Tahap pengenalan dan kontekstualisasi
… adalah bagian dari pemberdayaan
Tahap perencanaan, aksi, dan refleksi
Tahap pengenalan dan aksi
Tahap perencanaan, aksi, dan kontekstualisasi
Tahap pengenalan, aksi, dan refleksi
Tahap pengenalan dan kontekstualisasi
“dilaksanakan untuk memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan kepada pemuda dalam mengembangkan wirausaha. Pengetahuan dan ketrampilan yang diberikan setalah pemuda tersebut sadar akan pentingnya berwirausaha, sehingga mereka memiliki motivasi dan sikap mental untuk berwirausaha dengan mengembangkan ide-ide usaha yang ada. Pemberdayaan ini dilaksanakan melalui penyelenggaraan pendidikan, pelatihan dan penyuluhan tentang kewirausahaan. Pelatihan, pendidikan dan penyuluhan yang diberikan harus melalui tahap anisis kebutuhan sehingga pelatihan dan pendidikan yang diberikan tepat sasaran.”
Pernyataan di atas adalah tahap bagian …
1 dan 2
3, 4 dan 5
6 dan 7
8, 9 dan 10
11 dan 12
“dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan pemacu untuk tumbuh dan berkembangnya sikap mental, cara pandang (mindset) serta motivasi untuk berwirausaha. Program penyadaran ini ditujukan untuk menumbuhkan beberapa sikap mental yang dibutuhkan untuk menjadi seorang wirausahawan. Hal ini sangat penting dilaksanakan mengingat motivasi sebagian besar pemuda Indonesia untuk berwirausaha masih cukup rendah.”
Pernyataan di atas adalah tahap bagian …
1 dan 2
3, 4 dan 5
6 dan 7
8, 9 dan 10
11 dan 12
“dapat tumbuh generasi muda yang memiliki daya kreasi dan inovasi yang tinggi, visioner, berjiwa pemimpin, mandiri, berkomitmen, pantang menyerah, dan mampu mengambil bagian masa depan bangsa yang berdaya dalam memperkuat ekonomi nasional.” Adalah …
Rencana dari Projek Menggali Potensi Daerah Lewat Wirausaha Muda
Inti dari Projek Menggali Potensi Daerah Lewat Wirausaha Muda
Tujuan dari Projek Menggali Potensi Daerah Lewat Wirausaha Muda
Harapan dari Projek Menggali Potensi Daerah Lewat Wirausaha Muda
Evaluasi dari Projek Menggali Potensi Daerah Lewat Wirausaha Muda
adalah program yang membangun kesadaran, menggali potensi diri dan daerah, serta memberdayakan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dalam mengembangkan wirausaha. Pengertian dari …
Pengetahuan program kewirausahaan
Komitmen program kewirausahaan
Keterampilan program kewirausahaan
Pemahaman bahwa program kewirausahaan
Pengetahuan dan keterampilan program kewirausahaan
Pengetahuan dan keterampilan yang dilatih adalah
program yang membangun kesadaran, menggali potensi diri dan daerah, serta memberdayakan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dalam mengembangkan wirausaha.
menerapkan nilai-nilai penting kewirausahaan: kreativitas, inovasi, kepemimpinan, komitmen, pantang menyerah, berintegritas, berjiwa pemimpin, mandiri, berkomitmen, pantang menyerah. Hal ini tidak terbatas diterapkan pada jam mata pelajaran Kewirausahaan saja, tapi dilaksanakan pada bidang lainnya.
perubahan perilaku dan cara pandang siswa tentang kewirausahaan dan bagaimana mereka menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan (tidak ditentukan dari seberapa banyak laba penjualan yang dapat dihasilkan siswa).
memberikan ruang bagi siswa untuk menuangkan kreativitas mereka. Hal ini termasuk bersikap terbuka dalam menerima masukan program dari siswa yang berhubungan dengan kewirausahaan
hal penting yang dibutuhkan di dunia nyata apapun peran yang nantinya dipilih siswa saat dewasa.
Komitmen seluruh warga sekolah adalah …
untuk menerapkan nilai-nilai penting kewirausahaan: kreativitas, inovasi, kepemimpinan, komitmen, pantang menyerah, berintegritas, berjiwa pemimpin, mandiri, berkomitmen, pantang menyerah. Hal ini tidak terbatas diterapkan pada jam mata pelajaran Kewirausahaan saja, tapi dilaksanakan pada bidang lainnya.
program yang membangun kesadaran, menggali potensi diri dan daerah, serta memberdayakan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dalam mengembangkan wirausaha.
hal penting yang dibutuhkan di dunia nyata apapun peran yang nantinya dipilih siswa saat dewasa.
siswa akan diminta untuk membuat sebuah rancangan usaha dan menjalankannya, keberhasilan dari projek kewirausahaan ini ditentukan pada perubahan perilaku dan cara pandang siswa tentang kewirausahaan dan bagaimana mereka menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan (tidak ditentukan dari seberapa banyak laba penjualan yang dapat dihasilkan siswa).
memberikan ruang bagi siswa untuk menuangkan kreativitas mereka. Hal ini termasuk bersikap terbuka dalam menerima masukan program dari siswa yang berhubungan dengan kewirausahaan.
Pemahaman bahwa meskipun ada tahap di mana siswa akan diminta untuk membuat sebuah rancangan usaha dan menjalankannya, keberhasilan dari projek kewirausahaan ini ditentukan pada perubahan perilaku dan cara pandang siswa tentang kewirausahaan dan bagaimana mereka menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan (tidak ditentukan dari seberapa banyak laba penjualan yang dapat dihasilkan siswa). Adalah salah satu …
Hal Yang Perlu Diperhatikan Setelah Memulai Projek
Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Projek
Hal Yang Perlu Diperhatikan ketika Memulai Projek
Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Memulai Projek
Hal Yang Perlu Diperhatikan Sesudah Memulai Projek
Memberikan bimbingan bagi siswa sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk menuangkan kreativitas mereka. Hal ini termasuk bersikap terbuka dalam menerima masukan program dari siswa yang berhubungan dengan …
Usaha
Wirausaha
kewirausahaan
Projek
Aksi
Membina hubungan dengan pemerintah dan wirausahawan daerah agar dapat menjadi partner dalam pelaksanaan program kewirausahaan. Hal ini penting karena para siswa perlu mendapat ragam pengalaman dan informasi dari dunia nyata. Bentuk kerjasama yang dapat dilakukan adalah:
wawancara, diskusi, kunjungan, workshop atau magang, pendampingan, dan kegiatan lainnya yang mendukung.
diskusi, kunjungan, workshop atau magang, pendampingan, dan kegiatan lainnya yang mendukung.
kunjungan, workshop atau magang, pendampingan, dan kegiatan lainnya yang mendukung.
temu ahli, wawancara, diskusi, kunjungan, workshop atau magang, pendampingan, dan kegiatan lainnya yang mendukung.
temu ahli, wawancara, diskusi, kunjungan, workshop atau magang, pendampingan.
Menyiapkan waktu khusus yang dikoordinasikan dengan seluruh guru mata pelajaran, jika akan ada hari yang dipakai untuk kunjungan, observasi, unjuk karya atau lainnya adalah tujuan
agar seluruh kegiatan belajar projek tetap berjalan dengan baik
agar seluruh kegiatan evaluasi mengajar tetap berjalan dengan baik
agar seluruh kegiatan persiapan projek tetap berjalan dengan baik
agar seluruh kegiatan projek tetap berjalan dengan baik
agar seluruh kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan baik
Sub elemen dari Dimensi Mandiri adalah …
Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi
menghasilkan gagasan yang orisinal
menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan
kolaborasi - kerja sama
Salah satu Sub elemen dari Dimensi Kreatif adalah …
Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi
menghasilkan gagasan yang orisinal
kolaborasi - kerja sama
akhlak pribadi - integritas
Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi
Sub elemen dari Dimensi Gotong Royong adalah …
Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi
menghasilkan gagasan yang orisinal
menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan
kolaborasi - kerja sama
Sub elemen dari Dimensi Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia adalah …
Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi
menghasilkan gagasan yang orisinal
kolaborasi - kerja sama
akhlak pribadi - integritas
Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi
Ada berapa dimensi dalam P5?
2
3
4
5
6
Ada berapa Sub Elemen dari Dimensi Kreatif?
3
4
5
6
7
Apa Target Pencapaian di akhir Fase E dari Dimensi Mandiri?
Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala resikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan
Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan resikonya
Membangun tim dan mengelola kerjasama untuk mencapai tujuan bersama sesuai dengan target yang sudah ditentukan
Menyadari bahwa aturan agama dan sosial merupakan aturan yang baik dan menjadi bagian dari diri sehingga bisa menerapkannya secara bijak dan kontekstual.
Apa salah satu Target Pencapaian di akhir Fase E dari Dimensi Kreatif?
Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi
memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan
Bereksperimen dengan berbagai pilihan secara kreatif untuk memodifikasi gagasan sesuai dengan perubahan situasi
Membangun tim dan mengelola kerjasama untuk mencapai tujuan bersama sesuai dengan target yang sudah ditentukan
Menyadari bahwa aturan agama dan sosial merupakan aturan yang baik dan menjadi bagian dari diri sehingga bisa menerapkannya secara bijak dan kontekstual.
Apa Target Pencapaian di akhir Fase E dari Dimensi Gotong Royong?
Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi
Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala resikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan resikonya
Membangun tim dan mengelola kerjasama untuk mencapai tujuan bersama sesuai dengan target yang sudah ditentukan
Menyadari bahwa aturan agama dan sosial merupakan aturan yang baik dan menjadi bagian dari diri sehingga bisa menerapkannya secara bijak dan kontekstual.
Apa Target Pencapaian di akhir Fase E dari Dimensi Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia?
Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi
Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala resikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan resikonya
Membangun tim dan mengelola kerjasama untuk mencapai tujuan bersama sesuai dengan target yang sudah ditentukan
Menyadari bahwa aturan agama dan sosial merupakan aturan yang baik dan menjadi bagian dari diri sehingga bisa menerapkannya secara bijak dan kontekstual.
Dari (Referensi) Perkembangan Sub-elemen(menghasilkan gagasan yang orisinal) Antarfase – Kreatif untuk Nilai Deskriftif dari Sangat berkembang adalah …
Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala risikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan dalam bentuk aksi nyata program kewirausahaan.
Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala risikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan.
Menghubungkan gagasan yang ia miliki dengan informasi atau gagasan baru untuk menghasilkan kombinasi gagasan baru dan imajinatif untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya.
Mengembangkan gagasan yang ia miliki untuk membuat kombinasi hal yang baru dan imajinatif untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya.
menghasilkan gagasan yang orisinal
Dari (Referensi) Perkembangan Sub-elemen(menghasilkan gagasan yang orisinal) Antarfase – Kreatif untuk Nilai Deskriftif dari berkembang sesuai harapan adalah …
Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala risikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan dalam bentuk aksi nyata program kewirausahaan.
Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala risikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan.
Menghubungkan gagasan yang ia miliki dengan informasi atau gagasan baru untuk menghasilkan kombinasi gagasan baru dan imajinatif untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya.
Mengembangkan gagasan yang ia miliki untuk membuat kombinasi hal yang baru dan imajinatif untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya.
menghasilkan gagasan yang orisinal
Dari (Referensi) Perkembangan Sub-elemen(menghasilkan gagasan yang orisinal) Antarfase – Kreatif untuk Nilai Deskriftif dari mulai berkembang adalah …
Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala risikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan dalam bentuk aksi nyata program kewirausahaan.
Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala risikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan.
Menghubungkan gagasan yang ia miliki dengan informasi atau gagasan baru untuk menghasilkan kombinasi gagasan baru dan imajinatif untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya.
Mengembangkan gagasan yang ia miliki untuk membuat kombinasi hal yang baru dan imajinatif untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya.
menghasilkan gagasan yang orisinal
Dari (Referensi) Perkembangan Sub-elemen(menghasilkan gagasan yang orisinal) Antarfase – Kreatif untuk Nilai Deskriftif dari belum berkembang adalah …
Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala risikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan dalam bentuk aksi nyata program kewirausahaan.
Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala risikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan.
Menghubungkan gagasan yang ia miliki dengan informasi atau gagasan baru untuk menghasilkan kombinasi gagasan baru dan imajinatif untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya.
Mengembangkan gagasan yang ia miliki untuk membuat kombinasi hal yang baru dan imajinatif untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya.
menghasilkan gagasan yang orisinal
Dari (Referensi) Perkembangan Sub-elemen(menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal) Antarfase – Kreatif untuk Nilai Deskriftif dari Sangat berkembang adalah …
menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya sesuai dengan minat dan kesukaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi dan mengkritik karya dan tindakan yang dihasilkan
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbang kan dampaknya bagi orang lain
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi diri dan lingkungannya dengan menggunakan berbagai perspektif.
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi diri dan lingkungannya dengan menggunakan berbagai perspektif dalam bentuk proposal rancang karya kewirausahaan.
Dari (Referensi) Perkembangan Sub-elemen(menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal) Antarfase – Kreatif untuk Nilai Deskriftif dari Berkembang sesuai harapan adalah …
menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya sesuai dengan minat dan kesukaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi dan mengkritik karya dan tindakan yang dihasilkan
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbang kan dampaknya bagi orang lain
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi diri dan lingkungannya dengan menggunakan berbagai perspektif.
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi diri dan lingkungannya dengan menggunakan berbagai perspektif dalam bentuk proposal rancang karya kewirausahaan.
Dari (Referensi) Perkembangan Sub-elemen(menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal) Antarfase – Kreatif untuk Nilai Deskriftif dari Mulai berkembang adalah …
menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya sesuai dengan minat dan kesukaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi dan mengkritik karya dan tindakan yang dihasilkan
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbang kan dampaknya bagi orang lain
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi diri dan lingkungannya dengan menggunakan berbagai perspektif.
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi diri dan lingkungannya dengan menggunakan berbagai perspektif dalam bentuk proposal rancang karya kewirausahaan.
Dari (Referensi) Perkembangan Sub-elemen(menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal) Antarfase – Kreatif untuk Nilai Deskriftif dari Belum berkembang adalah …
menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya sesuai dengan minat dan kesukaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi dan mengkritik karya dan tindakan yang dihasilkan
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbang kan dampaknya bagi orang lain
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi diri dan lingkungannya dengan menggunakan berbagai perspektif.
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi diri dan lingkungannya dengan menggunakan berbagai perspektif dalam bentuk proposal rancang karya kewirausahaan.
Dari (Referensi) Perkembangan Sub-elemen(memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan) Antarfase – Kreatif untuk Nilai Deskriftif dari Sangat berkembang adalah …
Bereksperimen dengan berbagai pilihan secara kreatif untuk memodifikasi gagasan sesuai dengan perubahan situasi dalam aksi nyata pelaksanaan program kewirausahaan.
Bereksperimen dengan berbagai pilihan secara kreatif untuk memodifikasi gagasan sesuai dengan perubahan situasi.
Menghasilkan solusi alternatif dengan mengadaptasi berbagai gagasan dan umpan balik untuk menghadapi situasi dan permasalahan
berupaya mencari solusi alternatif saat pendekatan yang diambil tidak berhasil berdasarkan identifikasi terhadap situasi
memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan
