Worksheetssnbt 2
Total questions: 32
Worksheet time: 1hrs 6mins
Informasi ini untuk soal nomor 1-5
Piramida Agung Giza adalah piramida Mesir terbesar dan merupakan makam dari firaun dinasti keempat Mesir, Khufu. Diperkirakan dibangun selama sekitar 27 tahun pada awal abad ke-26 sebelum Masehi, piramida ini merupakan Tujuh Keajaiban Dunia Kuno yang tertua.
Desain asli dari Piramida Agung Giza berbentuk limas persegi dan diperkirakan memuat volume kurang lebih 2,6 juta meter kubik (92 juta kaki kubik) saat selesai dibangun. Dengan tinggi asli dari Piramida Agung Giza sekitar 146,6 meter (481 kaki), monumen megah ini menjadi struktur buatan manusia tertinggi di dunia selama lebih dari 3800 tahun. Seiring berjalannya waktu, sebagian besar selubung batu kapur putih halus di puncaknya mengalami pengikisan dan harus diturunkan sehingga tingginya menyusut menjadi sekitar 138,5 meter (454,4 kaki).
Panjang 1 meter batu kapur setara dengan … kaki.
1,28
2,28
3,28
4,28
Piramida Agung Giza adalah piramida Mesir terbesar dan merupakan makam dari firaun dinasti keempat Mesir, Khufu. Diperkirakan dibangun selama sekitar 27 tahun pada awal abad ke-26 sebelum Masehi, piramida ini merupakan Tujuh Keajaiban Dunia Kuno yang tertua.
Desain asli dari Piramida Agung Giza berbentuk limas persegi dan diperkirakan memuat volume kurang lebih 2,6 juta meter kubik (92 juta kaki kubik) saat selesai dibangun. Dengan tinggi asli dari Piramida Agung Giza sekitar 146,6 meter (481 kaki), monumen megah ini menjadi struktur buatan manusia tertinggi di dunia selama lebih dari 3800 tahun. Seiring berjalannya waktu, sebagian besar selubung batu kapur putih halus di puncaknya mengalami pengikisan dan harus diturunkan sehingga tingginya menyusut menjadi sekitar 138,5 meter (454,4 kaki).
Luas dari alas Piramida Agung Giza adalah sekitar … kaki persegi.
53.200
56.300
573.800
607.400
Piramida Agung Giza adalah piramida Mesir terbesar dan merupakan makam dari firaun dinasti keempat Mesir, Khufu. Diperkirakan dibangun selama sekitar 27 tahun pada awal abad ke-26 sebelum Masehi, piramida ini merupakan Tujuh Keajaiban Dunia Kuno yang tertua.
Desain asli dari Piramida Agung Giza berbentuk limas persegi dan diperkirakan memuat volume kurang lebih 2,6 juta meter kubik (92 juta kaki kubik) saat selesai dibangun. Dengan tinggi asli dari Piramida Agung Giza sekitar 146,6 meter (481 kaki), monumen megah ini menjadi struktur buatan manusia tertinggi di dunia selama lebih dari 3800 tahun. Seiring berjalannya waktu, sebagian besar selubung batu kapur putih halus di puncaknya mengalami pengikisan dan harus diturunkan sehingga tingginya menyusut menjadi sekitar 138,5 meter (454,4 kaki).
Panjang sisi alas Piramida Giza adalah sekitar … meter
230,7
237,3
757,5
730,6
Piramida Agung Giza adalah piramida Mesir terbesar dan merupakan makam dari firaun dinasti keempat Mesir, Khufu. Diperkirakan dibangun selama sekitar 27 tahun pada awal abad ke-26 sebelum Masehi, piramida ini merupakan Tujuh Keajaiban Dunia Kuno yang tertua.
Desain asli dari Piramida Agung Giza berbentuk limas persegi dan diperkirakan memuat volume kurang lebih 2,6 juta meter kubik (92 juta kaki kubik) saat selesai dibangun. Dengan tinggi asli dari Piramida Agung Giza sekitar 146,6 meter (481 kaki), monumen megah ini menjadi struktur buatan manusia tertinggi di dunia selama lebih dari 3800 tahun. Seiring berjalannya waktu, sebagian besar selubung batu kapur putih halus di puncaknya mengalami pengikisan dan harus diturunkan sehingga tingginya menyusut menjadi sekitar 138,5 meter (454,4 kaki).
Setelah selubung batu kapur putih halus di puncak Piramida Agung diturunkan, tingginya menyusut sekitar …%.
100
5,5
10,7
0
Piramida Agung Giza adalah piramida Mesir terbesar dan merupakan makam dari firaun dinasti keempat Mesir, Khufu. Diperkirakan dibangun selama sekitar 27 tahun pada awal abad ke-26 sebelum Masehi, piramida ini merupakan Tujuh Keajaiban Dunia Kuno yang tertua.
Desain asli dari Piramida Agung Giza berbentuk limas persegi dan diperkirakan memuat volume kurang lebih 2,6 juta meter kubik (92 juta kaki kubik) saat selesai dibangun. Dengan tinggi asli dari Piramida Agung Giza sekitar 146,6 meter (481 kaki), monumen megah ini menjadi struktur buatan manusia tertinggi di dunia selama lebih dari 3800 tahun. Seiring berjalannya waktu, sebagian besar selubung batu kapur putih halus di puncaknya mengalami pengikisan dan harus diturunkan sehingga tingginya menyusut menjadi sekitar 138,5 meter (454,4 kaki).
Setelah selubung batu kapur putih halus di puncak Piramida Agung diturunkan, luas alasnya menyusut sekitar … %.
100
5,5
10,7
0
Bangsa Indonesia menyelenggarakan pemilu secara nasional untuk pertama kali pada tahun 1955 guna memilih anggota DPR dan Konstituante. Pemilu 1955 dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 29 September untuk memilih anggota DPR dan tahap kedua dilaksanakan pada tanggal 15 Desember untuk memilih anggota Konstituante.
Dasar hukum pelaksanaan pemilu 1955 adalah Undang-undang Nomor 7 tahun 1953. Berdasarkan Pasal 15 ayat (1) undang-undang tersebut, Indonesia dibagi ke dalam 16 daerah pemilihan, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta Raya, Sumatera Selatan, Sumatera Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara-Tengah, Sulawesi Tenggara-Selatan, Maluku, Sunda Kecil Timur, Sunda Kecil Barat, dan Irian Barat.
Sistem yang dipakai dalam Pemilu 1955 adalah perwakilan proporsional. Artinya, setiap daerah pemilihan akan mendapat sejumlah kursi atas dasar jumlah penduduknya, dengan ketentuan setiap daerah berhak mendapat jatah minimum 6 kursi untuk Konstituante dan 3 kursi untuk DPR. Jumlah anggota Konstituante adalah hasil bagi antara total jumlah penduduk di wilayah pemilihan dengan 150.000 dan dibulatkan ke atas. Sedangkan jumlah anggota DPR seluruh Indonesia adalah total jumlah penduduk di wilayah pemilihan dibagi 300.000 dan dibulatkan ke atas. Dengan demikian ada 260 kursi DPR yang diperebutkan dan 520 kursi Konstituante yang diperebutkan. Khusus untuk anggota Konstituante ditambah 14 wakil golongan minoritas yang diangkat oleh pemerintah.
Sumber teks: Naskah Sumber Arsip, “Jejak Demokrasi Pemilu 1955”. Arsip Nasional Republik Indonesia. 2019.
*tertera digambar
Sumber tabel: M.C. Ricklefs, “Sejarah Indonesia Modern 1200-2004”, (Jakarta, Serambi: 2007), hlm. 496
Berdasarkan tabel tersebut, urutan yang tepat terkait partai pemenang pemilu berdasarkan suara terkecil ke terbesar adalah ….
PNI-Masyumi-NU-PKI
NU-PKI-Masyumi-PNI
PKI-NU-Masyumi-PNI
NU-PKI-PNI-Masyumi
Bangsa Indonesia menyelenggarakan pemilu secara nasional untuk pertama kali pada tahun 1955 guna memilih anggota DPR dan Konstituante. Pemilu 1955 dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 29 September untuk memilih anggota DPR dan tahap kedua dilaksanakan pada tanggal 15 Desember untuk memilih anggota Konstituante.
Dasar hukum pelaksanaan pemilu 1955 adalah Undang-undang Nomor 7 tahun 1953. Berdasarkan Pasal 15 ayat (1) undang-undang tersebut, Indonesia dibagi ke dalam 16 daerah pemilihan, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta Raya, Sumatera Selatan, Sumatera Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara-Tengah, Sulawesi Tenggara-Selatan, Maluku, Sunda Kecil Timur, Sunda Kecil Barat, dan Irian Barat.
Sistem yang dipakai dalam Pemilu 1955 adalah perwakilan proporsional. Artinya, setiap daerah pemilihan akan mendapat sejumlah kursi atas dasar jumlah penduduknya, dengan ketentuan setiap daerah berhak mendapat jatah minimum 6 kursi untuk Konstituante dan 3 kursi untuk DPR. Jumlah anggota Konstituante adalah hasil bagi antara total jumlah penduduk di wilayah pemilihan dengan 150.000 dan dibulatkan ke atas. Sedangkan jumlah anggota DPR seluruh Indonesia adalah total jumlah penduduk di wilayah pemilihan dibagi 300.000 dan dibulatkan ke atas. Dengan demikian ada 260 kursi DPR yang diperebutkan dan 520 kursi Konstituante yang diperebutkan. Khusus untuk anggota Konstituante ditambah 14 wakil golongan minoritas yang diangkat oleh pemerintah.
Sumber teks: Naskah Sumber Arsip, “Jejak Demokrasi Pemilu 1955”. Arsip Nasional Republik Indonesia. 2019.
*tertera digambar
umber tabel: M.C. Ricklefs, “Sejarah Indonesia Modern 1200-2004”, (Jakarta, Serambi: 2007), hlm. 496
Berdasarkan tabel tersebut, persentase golongan minoritas yang menjadi anggota Dewan Konstituante adalah ….
0,026%
0,027%
2,6%
2,7%
Bangsa Indonesia menyelenggarakan pemilu secara nasional untuk pertama kali pada tahun 1955 guna memilih anggota DPR dan Konstituante. Pemilu 1955 dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 29 September untuk memilih anggota DPR dan tahap kedua dilaksanakan pada tanggal 15 Desember untuk memilih anggota Konstituante.
Dasar hukum pelaksanaan pemilu 1955 adalah Undang-undang Nomor 7 tahun 1953. Berdasarkan Pasal 15 ayat (1) undang-undang tersebut, Indonesia dibagi ke dalam 16 daerah pemilihan, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta Raya, Sumatera Selatan, Sumatera Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara-Tengah, Sulawesi Tenggara-Selatan, Maluku, Sunda Kecil Timur, Sunda Kecil Barat, dan Irian Barat.
Sistem yang dipakai dalam Pemilu 1955 adalah perwakilan proporsional. Artinya, setiap daerah pemilihan akan mendapat sejumlah kursi atas dasar jumlah penduduknya, dengan ketentuan setiap daerah berhak mendapat jatah minimum 6 kursi untuk Konstituante dan 3 kursi untuk DPR. Jumlah anggota Konstituante adalah hasil bagi antara total jumlah penduduk di wilayah pemilihan dengan 150.000 dan dibulatkan ke atas. Sedangkan jumlah anggota DPR seluruh Indonesia adalah total jumlah penduduk di wilayah pemilihan dibagi 300.000 dan dibulatkan ke atas. Dengan demikian ada 260 kursi DPR yang diperebutkan dan 520 kursi Konstituante yang diperebutkan. Khusus untuk anggota Konstituante ditambah 14 wakil golongan minoritas yang diangkat oleh pemerintah.
Sumber teks: Naskah Sumber Arsip, “Jejak Demokrasi Pemilu 1955”. Arsip Nasional Republik Indonesia. 2019.
*tertera digambar
Sumber tabel: M.C. Ricklefs, “Sejarah Indonesia Modern 1200-2004”, (Jakarta, Serambi: 2007), hlm. 496
Pada saat pemilu dilaksanakan jumlah penduduk Indonesia adalah 77 juta jiwa. Di daerah pemilihan Kalimantan Barat, jumlah penduduk pada saat itu adalah 1,15 juta jiwa. Jumlah anggota Dewan Konstituante dari daerah pemilihan Kalimantan Barat adalah ….
8
6
11
5
Di sekolah Tina, setiap murid harus makan siang di kantin sekolah. Karena sedang batuk dan pilek, Tina tidak boleh makan gorengan, minum yang dingin, dan harus lebih banyak makan sayuran dan buah-buahan. Selain itu, ada beberapa hal yang harus diingatnya.
Ia hanya boleh makan es paling banyak dua kali seminggu.
Gorengan hanya boleh dimakan satu kali seminggu dan tidak boleh dengan minuman dingin.
la boleh mengambil empat jenis makanan, di antaranya satu minuman (jus buah atau es teh) dan satu porsi sayuran.
Jika pada hari Senin Tina sudah makan es buah, makanan yang tidak boleh dimakan Tina pada hari Rabu adalah ....
tahu goreng dan es buah
sayur jamur dan nasi
ikan panggang dan sayur
tempe goreng, buah mangga, dan tahu
Di sekolah Tina, setiap murid harus makan siang di kantin sekolah. Karena sedang batuk dan pilek, Tina tidak boleh makan gorengan, minum yang dingin, dan harus lebih banyak makan sayuran dan buah-buahan. Selain itu, ada beberapa hal yang harus diingatnya.
1. Ia hanya boleh makan es paling banyak dua kali seminggu.
2. Gorengan hanya boleh dimakan satu kali seminggu dan tidak boleh dengan minuman dingin.
3. la boleh mengambil empat jenis makanan, di antaranya satu minuman (jus buah atau es teh) dan satu porsi sayuran.
Berdasarkan informasi di atas, di antara paket empat hidangan di bawah ini, yang sebaiknya Tina pilih bila ia lupa hari apa terakhir ia makan gorengan adalah ....
daging goreng, tahu goreng, jus mangga, dan nasi putih
sayur bayam, sayur buncis, nasi putih, dan jus jeruk
jus jeruk, nasi putih, sayur bayam, dan ayam goreng
telur pedas, jus melon, es teh, dan sayur bayam
Semua pelajar memakai kaos kaki putih.
Ada yang hadir di sekolah tidak memakai kaos kaki putih.
Kesimpulan: Ada pelajar yang hadir di sekolah.
Bagaimana validitas kesimpulan di atas?
valid
invalid
Jika menjenguk teman di rumah sakit, maka kami membeli buah-buahan.
Jika minum es buah, maka kami merasa segar.
Berdasarkan implikasi di atas, ternyata kami tidak membeli buah-buahan atau minum es buah. Maka, kesimpulan yang tepat adalah ….
menjenguk teman di rumah sakit atau tidak minum es buah
minum es buah dan kami tidak membeli buah-buahan
tidak menjenguk teman di rumah sakit dan kami merasa segar
tidak menjenguk teman di rumah sakit atau kami merasa segar
“Hasil ujian ini mengindikasikan pemahaman yang kuat terhadap matematika jika Anda menjawab 10 soal atau lebih dengan benar.”
Mana argumen yang valid?
Anda tidak memiliki pemahaman yang kuat terhadap matematika. Jadi, Anda menjawab 10 soal atau lebih dengan benar.
Anda tidak memiliki pemahaman yang kuat terhadap matematika. Jadi, Anda menjawab kurang dari 10 soal dengan benar
Anda memiliki pemahaman yang kuat terhadap matematika. Jadi, Anda menjawab 10 soal atau lebih dengan benar.
Anda menjawab 9 soal dengan benar. Jadi, hasil ujian ini mengindikasikan pemahaman yang tidak kuat terhadap matematika.
Semua pelajar memakai kaos kaki putih.
Ada yang hadir di sekolah tidak memakai kaos kaki putih.
Kesimpulan: Ada pelajar yang hadir di sekolah.
Bagaimana validitas kesimpulan di atas?
valid
invalid
Jika menjenguk teman di rumah sakit, maka kami membeli buah-buahan.
Jika minum es buah, maka kami merasa segar.
Berdasarkan implikasi di atas, ternyata kami tidak membeli buah-buahan atau minum es buah. Maka, kesimpulan yang tepat adalah ….
menjenguk teman di rumah sakit atau tidak minum es buah
minum es buah dan kami tidak membeli buah-buahan
tidak menjenguk teman di rumah sakit atau kami merasa segar
tidak menjenguk teman di rumah sakit dan kami merasa segar
“Hasil ujian ini mengindikasikan pemahaman yang kuat terhadap matematika jika Anda menjawab 10 soal atau lebih dengan benar.”
Mana argumen yang valid?
Anda tidak memiliki pemahaman yang kuat terhadap matematika. Jadi, Anda menjawab 10 soal atau lebih dengan benar.
Anda tidak memiliki pemahaman yang kuat terhadap matematika. Jadi, Anda menjawab kurang dari 10 soal dengan benar.
Anda menjawab 9 soal dengan benar. Jadi, hasi ujian ini mengindikasikan pemahaman yang kuat terhadap matematika
Anda memiliki pemahaman yang kuat terhadap matematika. Jadi, Anda menjawab 10 soal atau lebih dengan benar.
Semua hutan lindung di Pulau A tidak mengalami kebakaran.
Beberapa hutan lindung di Pulau A adalah kawasan wisata.
Kesimpulan yang tepat dari premis di atas adalah ....
Beberapa hutan lindung yang mengalami kebakaran adalah kawasan wisata
Beberapa kawasan wisata tidak mengalami kebakaran
Beberapa hutan lindung yang mengalami kebakaran bukan wisata
Tidak ada hutan lindung di Pulau A
Tidak ada orang pintar yang mencontek saat ujian.
Beberapa orang yang mencontek saat ujian adalah orang yang malas belajar.
Kesimpulan yang tepat dari premis di atas adalah ....
semua orang pintar pernah malas belajar
beberapa orang pintar tidak perlu belajar untuk ujian
beberapa orang yang malas belajar bukan orang yang pintar
beberapa orang yang tidak mencontek adalah orang yang pintar
1. Hanya orang beruntung yang dapat hadiah.
2. Semua orang beruntung wajahnya tampan.
Simpulan dari pernyataan di atas adalah yang dapat hadiah pasti wajahnya tampan.
Manakah pernyataan berikut yang menggambarkan kualitas simpulan di atas?
Simpulan pasti benar
Simpulan mungkin benar
Simpulan pasti salah
Simpulan mungkin salah
Seluruh masyarakat Papua mengecam aksi terorisme di Tanah Air. Ada masyarakat Papua yang mengutuk aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar. Pernyataan sikap itu tertuang dalam "Deklarasi Damai dari Tanah Papua" yang dibacakan oleh Wakil Ketua FKUB yang juga Ketua MUI Papua KH Syaiful Islam Al Payage. Acara yang berlangsung di Sentani, Papua, Sabtu (3/4/2021) itu juga dihadiri Ketua FKUB Papua, pendeta Lipius Biniluk, Wakapolda Papua Brigjen Eko Rudi Sudarto, Komandan Lanud Silas Papare Marsma Budhi Achmadi, pejabat TNI dan Polri, tokoh agama, serta seluruh komponen masyarakat.
Sumber: beritasatu.com
Simpulan dari informasi di atas adalah ada masyarakat Papua yang mengecam aksi terorisme di Tanah Air dan mengutuh aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar.
Manakah pernyataan berikut yang menggambarkan kualitas simpulan di atas?
Simpulan pasti salah
Simpulan mungkin salah
Simpulan pasti benar
Simpulan mungkin benar
Upacara bendera 17 Agustus adalah salah satu bentuk perayaan HUT Republik Indonesia. Beberapa instansi mewajibkan anggota-anggotanya untuk selalu menjalankan upacara tersebut dengan menghadiri upacara yang diadakan di lokasi instansi masing-masing. Kemunculan virus Covid-19 tetap tidak menghalangi pelaksanaan upacara bendera. Beberapa instansi memiliki aturan bahwa jika pandemi berlangsung, maka anggota instansi wajib menghadiri upacara secara daring.
Manakah kalimat di bawah ini yang pasti benar berdasarkan aturan beberapa instansi mengenai upacara bendera?
Pandemi tidak berlangsung atau anggota instansi wajib menghadiri secara daring.
Jika pandemi tidak berlangsung, anggota instansi wajib menghadiri secara daring.
Anggota instansi tidak wajib menghadiri upacara secara daring atau pandemi berlangsung.
Jika anggota instansi wajib menghadiri upacara secara daring maka pandemi berlangsung
(1) Flu singapura pada dasarnya adalah flu yang menyerang kekebalan tubuh, terutama anak-anak, yang dilakukan oleh virus RNA dari jenis Reterovirus. (2) Virus ini pertama kali ditemukan di Singapura dan itu pula yang kemudian menyebabkan flu ini dinamakan flu singapura. (3) Dalam bahasa medis internasional flu ini dinamakan HMFD atau Hand Mouth and Foot Disease. (4) Penamaan ini berdasar pusat serangan yang terfokus pada luka di kaki, tangan, dan mulut. (5) Bila kebanyakan virus flu menyerang area pernafasan dan area lendir, maka serangan virus ini cenderung lebih muncul pada kulit. (6) Kadang gejala pada kulit akan muncul pertama kali dari gejala demam dan tanda-tanda flu lain, seperti munculnya sariawan berat dan peradangan di area tenggorokan depan. (7) Proses penularannya cukup mudah, tetapi kebanyakan penularan berawal dan interaksi langsung kulit dengan media yang sudah terpapar virus RNA. (8) Penularan itu bisa melalui proses sentuhan kulit dengan pengidap flu singapura atau tersentuh benda yang sudah terkontaminasi flu singapura. (9) Aktivitas makan dan minum bercampur dengan pengidap flu singapura juga bisa menyebabkan penularan.
Kata terkontaminasi pada kalimat (8) bermakna ....
tercemari
terkontaminasi
terkotori
terkena
(1) Para arkeolog menemukan reruntuhan tempat pemandian kuno yang bergaya Romawi. (2) Reruntuhan itu berasal dari abad ke-10 di daerah "otonom" Uighur Xinjiang, China Barat Laut. (3) Reruntuhan tersebut terdiri atas struktur utama batu bata yang diapit oleh beberapa sumur dan struktur batako di sisi timur. (4) Struktur utama terdiri atas dua bagian, yaitu bagian bawah tanah dan bagian permukaan. (5) Bagian bawah tanah digunakan untuk cerobong asap dan suplai panas. (6) Sementara itu, struktur di permukaan berfungsi sebagai tempat orang-orang mandi.
(7) Di dalam reruntuhan itu, para arkeolog juga menemukan beberapa artefak, seperti tembikar, batu bata persegi, dan dekorasi bunga di dinding yang menunjukkan pertemuan antara budaya dataran tengah dan budaya setempat. (8) Menurut Wei Jian, profesor yang bertanggung jawab atas penggalian itu, pemandian tersebut merupakan bagian dari kota kuno yang dikenal sebagai Tang Chao Dun yang dibangun pertama kali pada awal Dinasti Tang (618—907 M).
sumber: kompas.com (dengan modifikasi)
Kata yang memiliki makna yang sama dengan kata yang bercetak tebal di atas adalah ….
khusus
istimewa
independen
spesial
Bangsa Indonesia menyelenggarakan pemilu secara nasional untuk pertama kali pada tahun 1955 guna memilih anggota DPR dan Konstituante. Pemilu 1955 dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 29 September untuk memilih anggota DPR dan tahap kedua dilaksanakan pada tanggal 15 Desember untuk memilih anggota Konstituante.
Dasar hukum pelaksanaan pemilu 1955 adalah Undang-undang Nomor 7 tahun 1953. Berdasarkan Pasal 15 ayat (1) undang-undang tersebut, Indonesia dibagi ke dalam 16 daerah pemilihan, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta Raya, Sumatera Selatan, Sumatera Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara-Tengah, Sulawesi Tenggara-Selatan, Maluku, Sunda Kecil Timur, Sunda Kecil Barat, dan Irian Barat.
Sistem yang dipakai dalam Pemilu 1955 adalah perwakilan proporsional. Artinya, setiap daerah pemilihan akan mendapat sejumlah kursi atas dasar jumlah penduduknya, dengan ketentuan setiap daerah berhak mendapat jatah minimum 6 kursi untuk Konstituante dan 3 kursi untuk DPR. Jumlah anggota Konstituante adalah hasil bagi antara total jumlah penduduk di wilayah pemilihan dengan 150.000 dan dibulatkan ke atas. Sedangkan jumlah anggota DPR seluruh Indonesia adalah total jumlah penduduk di wilayah pemilihan dibagi 300.000 dan dibulatkan ke atas. Dengan demikian ada 260 kursi DPR yang diperebutkan dan 520 kursi Konstituante yang diperebutkan. Khusus untuk anggota Konstituante ditambah 14 wakil golongan minoritas yang diangkat oleh pemerintah.
Sumber teks: Naskah Sumber Arsip, “Jejak Demokrasi Pemilu 1955”. Arsip Nasional Republik Indonesia. 2019.
Sumber tabel: M.C. Ricklefs, “Sejarah Indonesia Modern 1200-2004”, (Jakarta, Serambi: 2007), hlm. 496
Pada saat pemilu dilaksanakan jumlah penduduk Indonesia adalah 77 juta jiwa. Di daerah pemilihan Irian Barat, jumlah penduduk pada saat itu adalah 333 ribu jiwa. Jumlah anggota DPR dari daerah pemilihan Irian Barat adalah ….
1
2
3
4
Bangsa Indonesia menyelenggarakan pemilu secara nasional untuk pertama kali pada tahun 1955 guna memilih anggota DPR dan Konstituante. Pemilu 1955 dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 29 September untuk memilih anggota DPR dan tahap kedua dilaksanakan pada tanggal 15 Desember untuk memilih anggota Konstituante.
Dasar hukum pelaksanaan pemilu 1955 adalah Undang-undang Nomor 7 tahun 1953. Berdasarkan Pasal 15 ayat (1) undang-undang tersebut, Indonesia dibagi ke dalam 16 daerah pemilihan, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta Raya, Sumatera Selatan, Sumatera Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara-Tengah, Sulawesi Tenggara-Selatan, Maluku, Sunda Kecil Timur, Sunda Kecil Barat, dan Irian Barat.
Sistem yang dipakai dalam Pemilu 1955 adalah perwakilan proporsional. Artinya, setiap daerah pemilihan akan mendapat sejumlah kursi atas dasar jumlah penduduknya, dengan ketentuan setiap daerah berhak mendapat jatah minimum 6 kursi untuk Konstituante dan 3 kursi untuk DPR. Jumlah anggota Konstituante adalah hasil bagi antara total jumlah penduduk di wilayah pemilihan dengan 150.000 dan dibulatkan ke atas. Sedangkan jumlah anggota DPR seluruh Indonesia adalah total jumlah penduduk di wilayah pemilihan dibagi 300.000 dan dibulatkan ke atas. Dengan demikian ada 260 kursi DPR yang diperebutkan dan 520 kursi Konstituante yang diperebutkan. Khusus untuk anggota Konstituante ditambah 14 wakil golongan minoritas yang diangkat oleh pemerintah.
Sumber teks: Naskah Sumber Arsip, “Jejak Demokrasi Pemilu 1955”. Arsip Nasional Republik Indonesia. 2019.
Sumber tabel: M.C. Ricklefs, “Sejarah Indonesia Modern 1200-2004”, (Jakarta, Serambi: 2007), hlm. 496
Jika penentuan jumlah kursi di DPR pada pemilu 1955 diterapkan pada masa sekarang dengan jumlah total penduduk Indonesia sebanyak 275 juta jiwa, berapa jumlah kursi DPR yang tersedia?
917
1333
1833
820
Sebuah bola pingpong dijatuhkan ke lantai dari ketinggian 2 meter. Setiap kali setelah bola itu memantul ia mencapai ketinggian tiga per empat dari ketinggian yang dicapai sebelumnya. Panjang lintasan bola tersebut dari pantulan ke tiga sampai ia berhenti adalah ....
6,75 meter
7,75 meter
5,75 meter
4,75 meter
Jika x - 50, x - 14, x - 5 adalah tiga suku pertama suatu deret geometri tak hingga. Maka jumlah semua suku-sukunya adalah ....
-96
-64
-36
-24
Jumlah bilangan-bilangan asli dari 1 sampai 300 yang habis dibagi 3 tetapi tidak habis dibagi 5 adalah ....
11000
10200
9810
12000
Selisih dari dua buah bilangan bulat adalah 4 dan hasil penjumlahannya adalah 14. Berapakah hasil kalinya?
45
24
36
27
Lima perdelapan dari kelas A adalah anak laki-laki dan dua pertiga dari anak perempuannya berambut tidak gelap. Berapakah nilai pecahan untuk anak perempuan berambut gelap di kelas A tersebut?
1/24
1/10
1/16
1/8
Bacang atau Bakcang adalah penganan tradisional masyarakat Tionghoa. Umumnya, bacang terbuat dari beras ketan dengan isian daging yang dibungkus dengan daun bambu atau daun pandan yang lalu diikat berbentuk limas segitiga. Meskipun lazimnya berisi daging, ada pula varian lain bacang yang berisi sayuran ataupun tidak berisi. Yang berisi sayuran biasa disebut chaicang, sementara yang tidak berisi biasa dimakan dengan srikaya atau gula dan disebut kicang.
Joan hobi memasak dan pada akhir pekan ini, dia akan memasak bacang. Untuk itu, dia sudah membeli beberapa bahan-bahan yang dia butuhkan, yaitu beras ketan 5 kg, daging ayam 2 kg. Bumbu-bumbu dan daun pandan untuk membungkus sudah tersedia sangat banyak di dapurnya. Adapun resep bacang yang Joan gunakan membutuhkan 500 gram beras ketan, 250 gram ayam dan 20 lembar daun pandan untuk membuat 10 bungkus bacang.
(Gunakan massa jenis beras ketan ≈746 g/ liter, massa jenis ayam ≈892 g liter, √2 ≈ 1,41 dan √3≈1,73 jika dibutuhkan)
Volume 1 bungkus bacang adalah kira-kira … cc.
95
905
99
950
Bacang atau Bakcang adalah penganan tradisional masyarakat Tionghoa. Umumnya, bacang terbuat dari beras ketan dengan isian daging yang dibungkus dengan daun bambu atau daun pandan yang lalu diikat berbentuk limas segitiga. Meskipun lazimnya berisi daging, ada pula varian lain bacang yang berisi sayuran ataupun tidak berisi. Yang berisi sayuran biasa disebut chaicang, sementara yang tidak berisi biasa dimakan dengan srikaya atau gula dan disebut kicang.
Joan hobi memasak dan pada akhir pekan ini, dia akan memasak bacang. Untuk itu, dia sudah membeli beberapa bahan-bahan yang dia butuhkan, yaitu beras ketan 5 kg, daging ayam 2 kg. Bumbu-bumbu dan daun pandan untuk membungkus sudah tersedia sangat banyak di dapurnya. Adapun resep bacang yang Joan gunakan membutuhkan 500 gram beras ketan, 250 gram ayam dan 20 lembar daun pandan untuk membuat 10 bungkus bacang.
(Gunakan massa jenis beras ketan ≈746 g/ liter, massa jenis ayam ≈892 g liter, √2 ≈ 1,41 dan √3≈1,73 jika dibutuhkan)
Jika Joan membungkus bacangnya berbentuk limas tegak segitiga siku-siku yang ketiga sisi siku-sikunya sama besar (perhatikan sketsa gambar di atas), maka panjang sisi tersebut kira-kira adalah … cm.
8,1
8,2
8,3
8,4
