WorksheetsEvaluasi Puisi
Total questions: 45
Worksheet time: 23mins
Personifikasi
Hiperbola
Repetisi
Asosiasi
Metonimia
Kekeringan
Kemiskinan
Kesengsaraan
Kesepian
Kekhawatiran
1
2
3
4
5
pagar
kandang
pohon
kebun
ruang
1 dan 2
1 dan 4
1 dan 6
4 dan 5
4 dan 6
tempat
rumah
ruang
istana
surga
Menampilkan simbol–simbol bahasa yang berulang
Membuat bentuk yang berbeda dengan yang lain
Mengulang kata yang sama pada setiap larik
Tipografi, pengulangan kata, dan persamaan bunyi
Memiliki imaji pengindraan
5 – 1 – 3 – 4 – 2
5 – 4 – 1 – 2 – 3
4 – 5 – 1 – 2 – 3
3 – 4 – 2 – 5 – 1
4 – 2 – 5 – 1 – 3
Perjuangan sekelompok anak kecil yang turut berduka.
Segeralah ke Salemba untuk menuntut keadilan.
Berjuanglah untuk mempertahankan golongan tertentu.
Segala perjuangan bila tidak dilandasi dengan keimanan akan terkalahkan.
Hendaklah kita menghargai pengorbanan orang yang membela kebenaran.
Perhatikan Potongan Puisi berikut
ADINDA
Dalam diam aku mencintaimu
Dalam resah aku seksa mengharapmu
Dalam pelukan malam yang gundah ku hadir tuk menari dalam mimpi-mimpi
Seperti kisah rembulan yang menyendiri, ku mainkan hatimu dengan lembut jari-jemari
Adinda, jangan berakhir kisah kita seperti melodrama lalu
Unsur Fisik yang paling dominan dalam bait puisi tersebut adalah
(a)
Perhatikan kutipan puisi berikut!
Di dinding-dinding rumahku
Kelelawar-kelelawar terdiam
Begitu tenang
Seperti tengah sembahyang
Khusyuk telungkup
Di balik sayup terkatup
Barangkali mensyukuri hidup
Majas yang terdapat dalam larik keempat puisi tersebut adalah . . .
(a)
Bacalah puisi berikut!
Bebukitan membentukmu
Gunung kapur nyata
Pada kemarau kau lara
Ada yang lupa
Kau adalah surga yang tersembunyi
Kata lara dalam kutipan puisi tersebut melambangkan . .
kekeringan
kemiskinan
kesengsaraan
kesepian
kekhawatiran
Bacalah kutipan puisi berikut!
Sajak Matahari
1.Matahari bangkit dari sanubariku
2.Menyentuh permukaan samodra raya
3.Matahari keluar dari mulutku
4.Menjadi pelangi di cakrawala Wajahmu keluar dari jidatku
5.Wahai kamu, wanita miskin! Kakimu terbenam di dalam lumpur
Larik yang menyimbolkan kesengsaraan terdapat pada larik berangka . .
1
2
3
4
5
Cermati kutipan puisi berikut!
Surat kepada Bunda : tentang Calon menantunya
Mamma, Burung dara jantan yang nakal
Yang sejak dulu kau piara
Kini terbang telah menemu jodohnya
Ia telah meninggalkan [ . . . ] yang kau buatkan
Dan tiada akan pulang
Buat selama-lamanya
Kata kias yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah . . .
pagar
kandang
kebun
pohon
ruang
.Bacalah isi puisi berikut dengan saksama!
Karangan Bunga
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba
Sore itu "
Ini dari kami bertiga
Pita hitam dalam karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati siang tadi."
Amanat dari puisi tersebut adalah . . .
Perjuangan sekelompok anak kecil yang turut berduka
Segeralah ke Salemba untuk menuntut keadilan
Berjuanglah untuk mempertahankan golongan tertentu.
Segala perjuangan bila tidak dilandasi dengan keimanan akan terkalahkan
Hendaklah kita menghargai pengorbanan orang yang membela kebenaran
1. Bacalah kutipan puisi berikut!
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa muda
ini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
Kata petang pada larik ketiga puisi tersebut mempunyai makna lambang ....
Waktu sore hari
Kehidupan manusia
Suasana senja
Masa tua
2. Bacalah kutipan puisi berikut!
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa muda
ini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
Maksud bait kedua puisi tersebut adalah ....
Seseorang yang lengah dipagi hari sehingga hidupnya sangat menderita di usia muda
Seseorang yang menderita hidupnya karena tidak memiliki ilmu dan harta
Seseorang yang miskin harta dan miskin ilmu pada masa muda karena ia lupa waktu
Seseorang yang telah menyia-nyiakan masa mudanya dalam menuntut ilmu sehingga
3. Bacalah kutipan puisi berikut!
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa muda
ini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
Persarmaan bunyi yang terdapat pada baris pertama puisi di atas adalah....
hilang dan melayang
pagiku dan hilang
pagiku dan melayang
sudah dan melayang
4. Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh
Perahu bersama kan merapuh
Mengapa ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku
Suasana yang terdapat dalam puisi di atas adalah ….
sedih
marah
gembira
bahagia
5. Wahai sahabat
Untuk selamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
Tema puisi di atas adalah adalah ....
Kasih sayang dengan sesama
Kepercayaan
Kekecewaan
Persahabatan
6. Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh
Perahu yang bersama kan merapuh
Mengapa ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku
Chairil Anwar
Suasana yang terdapat pada puisi tersebut adalah ….
semangat
kecewa
gembira
sedih
7. Cermatilah puisi berikut!
Kuulangi yang dulu kembali
Sambil bertutup telinga, berpicing …
Menunggu reda yang mesti tiba
Pilihan kata yang tepat untuk melengkapi larik kedua adalah ….
mata
tangan
kaki
badan
8. Cermatilah puisi berikut!
Cukup sudah air mata ini menetes
Tak ingin lagi aku di sampingmu
Sungguh aku ingin menutup pintu hatiku
Melupakanmu semampu aku
Aku merasa jatuh
…
Perlahan kucoba menepi
Walaupun terasa tak berdaya lagi
Larik majas untuk melengkapi puisi tersebut adalah ….
Tenggelam di samudra luas tak bertepi
Di tepi jalan raya yang sangat ramai
Duduk termenung sendiri di sore hari
Banyak orang yang merasa kasihan kepadaku
9. Bacalah puisi berikut!
Bunda kasihmu
Tiada tara padaku
Kau bimbing aku
Kau rawat diriku
Dengan penuh sabar,
Bunda ….
Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah...
Kasihmu tanpa pamrih
Tiada kata jenuh darimu
Kasihmu sepanjang masa
Ku akan membalas jasamu
10. Perhatikan penggalan puisi berikut!
Tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu........................
Makna konotasi kata “hujan” pada penggalan puisi di atas yaitu ....
air yang turun dari langit
air yang jatuh ke bumi
perbuatan baik
air untuk kehidupan
1. Suatu karya puisi yang baik memiliki makna yang mendalam. Makna diungkapkan dengan memadatkan berbagai....
kata
nilai puisi
bahasa kias
unsur bahasa
kata imajinatif
2. Puisi merupakan karya sastra hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia yang bahasanya terikat oleh hal-hal berikut, kecuali....
rima
ragam
matra
irama
penyusunan lirik
3. Dengan adanya irama, puisi yang ditulis dapat disajikan dengan indah, sehingga mampu memengaruhi ketertarikan pembaca atau pendengar terhadap puisi. Berdasarkan pernyataan tersebut, pengertian irama adalah....
A. Pergantian, keras lembut, lambat cepat, panjang pendek, atau tinggi
rendahnya pengucapan kata dalam puisi.
B. Hasil dari upaya memilih kata kata tertentu untuk dipakai dalam suatu
tuturan bahasa.
C. Karya sasrta hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia.
D. Bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair.
E. Penyusunan bunyi dari kata-kata dalam sebuah puisi.
4. Untuk menemukan makna dalam sebuah puisi, pembaca harus membaca puisi
dengan saksama dan memperhatikan banyak faktor dalam puisi tersebut. Salah
satunya adalah....
A. Nilai seni dari pembacaan puisi
B. Penggunaan diksi dalam bahasa
C. Kemampuan seseorang membaca puisi
D. Pendengar merasa terbawa dalam puisi yang dibacakan
E. penggunaan kata-kata kiasan
5. Bahasa yang digunakan dalam puisi cenderung bermakna...
A. denotatif
B. konotatif
C. leksikal
D. gramatikal
E. lugas dan konkret
Buku yang memuat kumpulan puisi, baik dari seorang penyair atau beberapa
penyair, pernyataan tersebut merupakan pengertian dari....
A. pembacaan puisi
B. memahami puisi
C. antologi puisi
D. penilaian puisi
E. menulis puisi
Memahami isi puisi adalah upaya awal yang harus dilakukan oleh pembaca puisi
untuk mengungkap makna yang...
A. indah
B. tersirat
C. tersurat
D. menarik
E. Imajinatif
Puisi mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan
disusun dengan mengonsentrasikan kekuatan bahasa dengan....
A. strukturnya
B. unsur intrinsik
C. unsur ekstrinsik
D. unsur pembangun
E. struktur fisik dan batin
Saya mengerti tentang kematian
Tetapi mengerti sekali tentang diri
Tak mengenal benar akan kelahiran
Tapi sadar akan cinta
Makna yang terkandung dalam bait puisi tersebut adalah ....
A. Apalah artinya tentang diri, yang penting urusan nanti
B. Penyair tidak tahu benar tentang kematian sehingga belum rela untuk mati
C. Yang lebih penting bukan urusan lahir atau mati, tetapi kehadiran diri dan cinta
D. Sadar akan kematian dan kelahiran sama dengan sadar akan kehadiran diri dan cinta
E. Tidak peduli pada lahir, mati, dan cinta
Memahami isi puisi adalah upaya awal yang harus dilakukan oleh pembaca puisi untuk mengungkap makna yang...
a. indah
b. tersirat
c. tersurat
d. menarik
Perhatikan penggalan puisi berikut!
Sajak putih
Karya : Chairil Anwar
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda
Diksi yang ditumbulkan dari kata “warna pelangi” dalam puisi tersebut adalah....
a. gambaran hati seoarang pemuda yang sedang senang
b. pada sore hari
c. bola matanya yang indah
d. indahnya menjalani kehidupan
Maksud puisi tersebut adalah....
a. Cinta bertepuk sebelah tangan
b. Cinta tanpa restu orang tua
c. Rasa cinta yang dalam
d. Cinta yang sempurna
Bacalah puisi berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal-soal berikut!
...
Wahai sahabat
Untuk slamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
...
Tema puisi tersebut adalah ...
a. kelelahan
b. persahabatan
c. perdamaian
d. pertemanan
suasana yang tergambar dalam puisi tersebut adalah...
a. gembira
b. bangga
c. sedih
d. duka
Tema puisi tersebut adalah..
a. bunga yang berkembang
b. pulangnya anak tersayang
c. kegembiraan seorang anak
d. pulangnya sang kepodang
Perhatikan puisi berikut ini:
HAMPA
Sepi di luar
Sepi menekan mendesak
Lurus kaku pohonan
Tak bergerak
Sampai ke puncak
Sepi memagut
Segala menanti, menanti, menanti
Sepi
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa.
Karya Chairil Anwar
Amanat yang tepat dalam puisi tersebut adalah . . . .
a. Hendaknya jangan membuat sseorang harus menunggu.
b. Menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan.
c. Menunggu adalah pekerjaan yang menyedihkan manusia.
d. Hendaknya seseorang menghindari kebiasaan menunggu.
Perhatikan puisi berikut ini:
SURAT DARI IBU
Pergi ke dunia luas anakku sayang
pergi ke hidup bebas
selama angin masih angin buritan
dan matahari pagi menyinari daun-daunan
dalam rimba dan padang hijau
Suasana puisi tersebut adalah . . . .
a. mengharukan
b. mengecewakan
c. menyedihkan
d. menjengkelkan
Perhatikan puisi berikut ini:
.........
Ini dari kami bertiga
Pita hitam pada karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati
Siang tadi
Suasana yang terkandung dalam puisi tersebut adalah ....
a. marah
b. bingung
c. sedih
d. gembira
Perhatikan puisi berikut ini:
senja yang pilu
membuat hari kian membiru
langit tampak keruh
mengantar kepergianmu pahlawanku
gerimis jatuh membasahi pucuk sunyi
melagukan nada-nada lara hati
saat doa-doa ikut tertanam
bersama bayangmu yang kian tenggelam
tema puisi tersebut adalah ....
a. perjuangan
b. pahlawan
c. politik
d. keagamaan
Perhatikan puisi berikut ini:
.....................
Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling
Makna dalam bait puisi tersebut adalah .....
a. seseorang yang ingin bertaubat
b. seseorang yang selalu berbuat salah
c. seseorang yang mengetuk pintu
d. seseorang yang ikhlas terhadap takdirnya
