wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

M Benca

Total questions: 100

Worksheet time: 4hrs 0mins

Name
Class
Date
1.

Tindakan mitigasi bencana alam dilakukan

a)

Sebelum terjadinya bencana

b)

Setelah ada kepastian akan terjadi bencana

c)

Setelah bencana berlalu

d)

Sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana

e)

Setelah dilakukan evaluasi penanganan bencana

2.

Perhatikan contoh perilku berikut ini !

1. Membuang sampah ke sungai

2. Menebang hutan secara besar-besaran

3. Membangun pemukiman di daerah resapan air

4. Melakukan penambangan tradisional

5. Mengusahakan perikanan darat


Perilaku yang mempengaruhi terjadinya banjir ditunjukkan nomor

a)

1,2 dan 3

b)

1,2 dan 4

c)

1,2 dan 5

d)

2,4 dan 5

e)

3,4 dan 5

3.

Salah satu penyebab bencana kekeringan adalah

a)

Tanah sulit ditembus air

b)

Musim kemarau berkepanjangan

c)

Kerusakan hutan

d)

Kebakaran hutan

e)

Perluasan permukiman

4.

Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut.

1. Membuat bangunan dengan konstruksi antigempa

2. Mewaspadai tanda-tanda gempa

3. Membuat tangguldi pinggir sungai

4. Memasang detektor gempa

5. Mencari posisi hiposentrum gempa


Langkah-langkah mitigasi bencana gempa bumi ditunjukkan nomor

a)

1,2, dan 3

b)

1,2, dan 4

c)

1,2, dan 5

d)

2,4, dan 5

e)

3,4, dan 5

5.

Hal yang tidak termasuk langkah-langkah mitigasi bencana tanah longsor adalah

a)

Menangkap pembalak hutan

b)

Melakukan penambangan di perbukitan

c)

Membuat terasering

d)

Membuat saluran irigasi

e)

Melakukan reboisasi

6.

Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut.

1. Melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang kebakaran hutan

2. Membuka lahan tanpa membakar hutan

3. Melakukan patroli hutan secara berkala

4. Menanami hutan dengan tanaman tahan panas

5. Menanami hutan secara tumpang sari


Langkah-langkah mitigasi kebakaran hutan ditunjukkan nomor

a)

1, 2, dan 3

b)

1, 2 dan 4

c)

2, 3, dan 5

d)

1,2, dan 5

e)

3, 4, dan 5

7.

Jenis bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia adalah

a)

Banjir dan badai

b)

Tornado dan gempa bumi

c)

Badai dan tanah longsor

d)

Gempa bumi dan tanah longsor

e)

Banjir dan gerakan tanah

8.

Informasi yang tidak dibutuhkan saat melakukan tanggap darurat bencana adalah

a)

Kondisi geografis wilayah terkena bencana

b)

Jalur transportasi dan sistem telekomunikasi

c)

Angka ketergantungan penduduk

d)

Lokasi penampungan korban bencana dan ketersediaan logistik

e)

Perkiraan jumlah korban meninggal

9.

Urutan siklus manajemen bencana yang benar adalah

a)

Mitigasi, respons, kesiapsiagaan, pemulihan

b)

Mitigasi, pemulihan, kesiapsiagaan, respons

c)

Mitigasi, tanggap darurat , kesiapsiagaan, respons, pembangunan

d)

Mitigasi, pengawasan, respons, pemulihan

e)

Pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, pemulihan

10.

Serangkaian peristiwa yang menyebabkan gangguan serius pada masyarakat yang mendatangkan kerugian harta benda sampai korban jiwa, disebut dengan

a)

Kejadian

b)

Goncangan

c)

Kerusakan karena gempa

d)

Bencana

e)

Bahaya

11.

Rencana Mitigasi ini adalah rencana yang bersifat teknis dibuat oleh sektor atau instansi tertentu bertujuan untuk mengurangi risiko dan dampak bencana. Biasanya rencana mitigasi ini tidak disebut secara eksplisit sebagai mitigasi bencana, tetapi disebut sesuai dengan tujuan pembangunan atau pelaksanaan proyek tertentu. berikut contoh rencana mitigasi bencana, kecuali

a)

Rencana Reboisasi dan Pengendalian Daerah Aliran Sungai

b)

Rencana Pengendalian Banjir Jakarta (Kanal Banjir Timur)

c)

Rencana Penguatan Lereng Penahan Longsor

d)

Rencana Pembuatan Tempat Evakuasi Sementara

e)

Rencana penyusunan jalur transportasi

12.

Setiap kejadian yang menyebabkan kerusakan, gangguan ekologis, hilangnya nyawa manusia atau memburuknya derajat kesehatan atau pelayanan kesehatan pada skala tertentu yang memerlukan respon dari luar masyarakat atau wilayah yang terkena adalah definisi dari:

a)

Hazard

b)

Disaster

c)

Resiko

d)

Ancaman

13.

Pengertian dari Hazard, Vurneralbility, Risk :

a)

a. Visi, Bahaya, Ancaman

b)

b. Ancaman, Keretanan, Resiko

c)

c. Advokasi, Resiko, Kapasitas program watsan

d)

d. Pengurangan Resiko

14.

bencana yang diakibatkaan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa nonalam yang antara lain berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi dan wabah penyakit ?

a)

Bencana alam

b)

Bencana nonalam

c)

Bencana sosial

d)

Bencana non sosial

15.

Bagaimana hazard bisa menjadi bencana disuatu daerah?

a)

Bencana = Risk + Vulnerability

b)

Bencana = Hazard + Vulnerability

c)

Bencana = Hazard + Risk

d)

Bencana = Disaster + Risk

16.

Penilaian Resiko merupakan salah satu tahapan dalam kegiatan Kesiapsiagaan. Berikut adalah kegiatan dalam penilaian resiko, Kecuali:

a)

Identifikasi ancaman dan Kerentanan

b)

Analisis kebutuhan

c)

Analisis Risiko Bencana

d)

Tentukan tingkat Risiko

17.

Mitigasi Bencana di bagi 2 (dua), yaitu:

a)

Mitigasi Bencana dan Non Bencana

b)

Mitigasi Struktural dan Non Struktural

c)

Mitigasi Alam dan Ulah Manusia

d)

Mitivasi Dasar dan lanjutan

18.

Penanganan risiko atau pengelolaan risiko bencana pada dasarnya dapat dilakukan dengan 4 (empat) pilihan tindakan, kecuali

a)

meminta risiko (kesiapsiagaan)

b)

menghindari risiko (pencegahan)

c)

mengurangi risiko (mitigasi)

d)

mengalihkan risiko (asuransi risiko)

e)

menerima risiko (kesiapsiagaan)

19.

Upaya mengurangi atau meminimalkan dampak peristiwa alam, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi dan kerawanan lingkungan dimana mereka berada, disebut?

a)

Bencana

b)

Kesiapsiagaan

c)

Mitigasi

d)

Hazard

20.

Sesuai UU 24/2007, Rencana Penanggulangan Bencana meliputi, kecuali

a)

Pengenalan dan pengkajian ancaman bencana

b)

Pemahaman kerentanan masyarakat

c)

Analisis kemungkinan dampak bencana

d)

Analisis Penduduk daerah bencana

21.

Di bawah ini yang termasuk karakteristik bahaya yaitu

a)

Frekuensi terjadinya bencana

b)

Data demografi

c)

Terdapat system peringatan dini

d)

Adanya kebijakan tentang penanggulangan bencana

e)

Terjangkaunya sarana dan prasarana kesehatan

22.

Penyusunan rencana kesiapsiagaan untuk menghadapi keadaan darurat yang

didasarkan atas skenario menghadapi bencana tertentu disebut

a)

Rencana kontinjensi

b)

Rencana penanganan bencana

c)

Rencana mitigasi

d)

Rencana pemulihan

e)

Rencana operasi

23.

Penyusunan rencana penanggulangan bencana di tingkat nasional

dikoordinasikan oleh

a)

BPBD

b)

DPR

c)

BNPB

d)

KEMENKES

e)

Presiden

24.

Upaya memperkecil jumlah korban jiwa dan kerugian akibat bencana alam

disebut

a)

Simulasi bencana

b)

Antisipasi bencana

c)

Mitigasi bencana

d)

Tanggap darurat

e)

Lokalisasi bencana

25.

Meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi serta mengurangi

dampak/ risiko bencana, sehingga masyarakat dapat hidup dan bekerja dengan

aman merupakan

a)

Fungsi mitigasi

b)

Tujuan mitigasi

c)

Program mitigasi

d)

Penanggulangan bencana

e)

Tanggap darurat

26.

Pada setiap tahapan penyelenggaraan penanggulangan mempunyai pola manajemen yang

berbeda. Pada tahap prabencana, manajemen yang diterapkan adalah

a)

manajemen darurat bencana

b)

manajemen risiko bencana

c)

manajemen pemulihan

d)

manajemen penduduk

e)

manajemen persediaan

27.

Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!

1) Rumah sederhana berbentuk panggung

2) Bahan bangunan seringan mungkin

3) Konstruksi dengan penahan beban yang memadai

4) Struktur fondasi yang sangat dalam dari bata merah

5) Menggunakan atap rumah dari genting

Berdasarkan pernyataan-pernyataan di atas prinsip pembuatan rumah tahan

gempa sebagai upaya mitigasi bencana gempa terdapat pada nomor

a)

1), 2), dan 3)

b)

1), 2), dan 4)

c)

1), 3), dan 5)

d)

2), 4), dan 5)

e)

3), 4), dan 5)

28.

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam atau

mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik

oleh faktor alam dan atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga

mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan,

kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Definisi bencana menurut?

a)

UU nomor 24 tahun 2007

b)

UU nomor 24 tahun 2008

c)

UU nomor 25 tahun 2006

d)

UU nomor 24 tahun 2006

e)

UU nomor 29 tahun 2008

29.

Manakah dibawah ini yang tidak termasuk kedalam fungsi manajemen

penanggulangan bencana ?

a)

Mencegah kehilangan jiwa

b)

Mengurangi penderitaan manusia

c)

Memberi informasi kepada masyarakat dan pihak berwenang

mengenai resiko

d)

Mengurangi kerusakan harta benda dan kehilangan sumber ekonomi

e)

Mempercepat proses trauma terhadap bencana

30.

Di bawah ini yang termasuk siklus pra bencana

a)

mitigasi, pencegahan, rekontruksi, tanggap darurat

b)

kesiapsiagaan, mitigasi, tanggap darurat, pemulihan

c)

kesiapsiagaan, mitigasi, pencegahan

d)

pencegahan, rekontruksi, mitigasi

e)

kesiapsiagaan, rekontruksi, pemulihan

31.

Pernyataan dibawah ini yang benar

a)

Rencana Penanggulangan Bencana mempunyai masa laku 4 tahun, tetapi dapat ditinjau kembali setiap 2 tahun.

b)

Rencana Penanggulangan Bencana mempunyai masa laku 3 tahun, tetapi dapat ditinjau kembali setiap 1 tahun.

c)

Rencana Penanggulangan Bencana mempunyai masa laku 5 tahun, tetapi dapat ditinjau kembali setiap 2 tahun.

d)

Rencana Penanggulangan Bencana mempunyai masa laku 10 tahun, tetapi dapat ditinjau kembali setiap 2 tahun.

e)

Rencana Penanggulangan Bencana mempunyai masa laku 6 tahun, tetapi dapat ditinjau kembali setiap 2 tahun.

32.

Tindakan mitigasi bencana alam dilakukan

a)

Sebelum terjadi bencana

b)

Setelah ada kepastian akan terjadi bencana

c)

Setelah bencana berlalu

d)

Sebelum, saat, dan sesudah terjadi bencana

e)

Setelah dilakukan evaluasi penanganan bencana

33.

Pernyataan yang benar adalah

a)

Semakin tinggi ancaman bahaya di suatu daerah, maka semakin tinggi

risiko daerah tersebut terkena bencana.

b)

semakin tinggi tingkat kerentanan masayarakat atau penduduk, maka

semakin tinggi tingkat risikonya

c)

semakin tinggi tingkat kemampuan masyarakat, maka semakin kecil risiko

yang dihadapinya.

d)

Abc benar

e)

Abc salah

34.

Contoh karakteristik kesiapsiagaan pada variable manajemen yang dinilai

dalam penilaian resiko bencana adalah

a)

Telah ada/tidaknya kebijakan, peraturan perundangan, Perda,

Protap dll tentang penanggulangan bencana

b)

Telah ada/tidaknya sistem peringatan dini, renc.tindak lanjut

termasuk pembiayaan

c)

kesadaran & kepedulian masyarakat akan bencana

d)

Sistem transportasi dan telekomunikasi

e)

Kekuatan struktur bangunan fisik

35.

Contoh karakteristik kebijakan pada variable manajemen yang dinilai dalam

penilaian resiko bencana adalah

a)

Telah ada/tidaknya kebijakan, peraturan perundangan, Perda,

Protap dll tentang penanggulangan bencana

b)

Telah ada/tidaknya sistem peringatan dini, renc.tindak lanjut termasuk

pembiayaan

c)

kesadaran & kepedulian masyarakat akan bencana

d)

Sistem transportasi dan telekomunikasi

e)

Kekuatan struktur bangunan fisik

36.

Karakteristik variable bahaya pada penilaian resiko bencana adalah sebagai

berikut, kecuali

a)

Frekuensi

b)

Kebijakan

c)

Intensitas

d)

Dampak

e)

Keluasan

37.

Analisis resiko bertujuan untuk

a)

mengidentifikasi dan mengukur resiko bencana

b)

memisahkan resiko – resiko kecil (yang dapat diterima) dengan resiko –

resiko besar,

c)

menyiapkan data sebagai bantuan dalam mengevaluasi

d)

merumuskan pengendalian terhadap resiko bencana.

e)

Semua benar

38.

Di bawah ini yang bukan termasuk tahapan dalam penanganan bencana

adalah:

a)

Tahap tanggap darurat

b)

Tahap pemulihan

c)

Tahap rekonstruksi

d)

Tahap pengkondisian

e)

Tahap rehabilitasi

39.

Rencana Kontijensi merupakan

a)

rencana yang belum tentu disiapkan untuk menghadapi kondisi kedaruratan yang belum menentu. Ketidaktentuan kejadian ini tidak mengharuskan perencana membuat suatu skenario dengan asumsi yang mendekati keadaan sesungguhnya.

b)

rencana yang akan disiapkan untuk menghadapi kondisi kedaruratan yang belum menentu. Ketidaktentuan kejadian ini mengharuskan perencana tidak membuat suatu skenario dengan asumsi yang mendekati keadaan sesungguhnya.

c)

rencana yang disiapkan untuk menghadapi kondisi kedaruratan yang belum menentu. Ketidaktentuan kejadian ini mengharuskan perencana membuat suatu skenario dengan asumsi yang mendekati keadaan sesungguhnya.

d)

rencana yang belum disiapkan untuk menghadapi kondisi kedaruratan yang belum menentu. Ketidaktentuan kejadian ini tidak mengharuskan perencana membuat suatu skenario dengan asumsi yang mendekati keadaan sesungguhnya.

40.

Mengapa Komunikasi yang baik menjadi penting dalam menghadapi risiko?

a)

Membantu untuk mencegah berkembangnya krisis dan membantu

untuk membangun kepercayaan public

b)

Mengetahui factor-faktor yang berkaitan dengan resiko

c)

Untuk menghilangkan atau kerusakan property

d)

Untuk memberikan kesempatan meraik sumber pendapatan waktu

e)

Mengilangkan derita atau tekanan emosional masyarakat

41.

Manakah yang termasuk prinsip-prinsip panduan komunikasi risiko?

a)

Mengenali audiens

b)

Menciptakan keahlian dalam berkomunikasi

c)

Tanggung jawab bersama

d)

Melibatkan pakar ilmiah

e)

Semua jawaban benar

42.

Manakah yang termasuk dari tujuan pokok komunikasi resiko?

a)

Memberikan informasi yang bermakna, relevan dan akurat dalam

istilah yang jelas dan mudah dipahami kepada audiens tertentu

b)

Mengetahui factor-faktor yang berkaitan dengan resiko

c)

Membantu unuk memberdayakan dan meyakinkan publik

d)

Membantu untuk mencegah berkembangnya krisis dan membantu untuk

membangun kepercayaan public

e)

Membantu kengambilan keputusan yang lebih baik dalam menangani

risiko

43.

Unsur-unsur yang mengancam dari letusan gunung berapi antara lain ...

a)

awan panas, gelombang listrik, longsor, dan lumpur

b)

awan panas, lontaran material, tsunami, dan kekeringan

c)

awan panas, lontaran material, puting beliung, & lahar panas

d)

awan panas, lontaran material, lahar, dan banjir lahar hujan

44.

Yang tidak termasuk dalam Manajemen Risiko Bencana adalah ...

a)

Pencegahan

b)

Kaji Cepat

c)

Mitigasi

d)

Kesiapsiagaan

45.

Pengurangan risiko bencana tidak dapat dilakukan melalui ...

a)

Peningkatan kapasitas

b)

Penurunan kerentanan

c)

Pemulihan dini

d)

Mitigasi ancaman

46.

Yang tidak termasuk bencana hidrometeorologi adalah ...

a)

Tsunami

b)

Banjir

c)

Tanah longsor

d)

Kekeringan

47.

Penetapan status tanggap darurat dilakukan Kepala Pemerintah/pemerintah daerah berdasarkan ....

a)

kajian pakar bencana

b)

Informasi media

c)

hasil kaji cepat

d)

laporan masyarakat

48.

Indikator-indikator yang digunakan dalam kaji cepat bencana diantaranya adalah ...

a)

Jumlah korban tewas& luka & tingkat kerusakan insfrastruktur

b)

Tingkat partisipasi masyarakat dan tingkat kerusakan ekonomi

c)

Tingkat kerentanan dan kapasitas masyarakat

d)

Kapasitas pemerintah dan topografi daerah

49.

Yang tidak termasuk kegiatan-kegiatan utama pada saat tanggap darurat adalah ...

a)

Menyelamatkan dan mengevakuasi masyarakat terdampak

b)

Memberikan perlindungan bagi kelompok rentan

c)

Menyusun rencana kontijensi

d)

Pemulihan sementara sarana prasarana

50.

Lembaga pemerintah yang mengkoordinator klaster Pengungsian & Perlindungan dalam PB adalah ...

a)

Kementerian Kesehatan

b)

BNPB

c)

Kementerian Sosial

d)

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

51.

Tahapan terbesar pada saat pasca bencana adalah

a)

mitigasi & pencegahan

b)

Pemulihan

c)

Tanggap darurat

d)

Kesiapsiagaan

52.

Penyusunan rencana kesiapsiagaan untuk menghadapi keadaan darurat yang didasarkan atas skenario menghadapi bencana tertentu disebut

a)

Rencana Penanganan Bencana

b)

Rencana mitigasi

c)

Rencana Kontijensi

d)

Rencana pemulihan

53.

Tindakan pertama ketika terjadi bencana adalah

a)

Mitigasi

b)

tanggap darurat

c)

rekonstruksi

d)

Kesiapsiagaan

54.

Suatu proses terencana yang dilakukan untuk mengelola bencana dengan baik dan aman

a)

Manajemen Risiko Bencana

b)

Manajemen Bencana

c)

Manajemen Kesiapsiagaan Bencana

d)

Manajemen Mitigasi

55.

Potensi kerugian yang ditimbulkan akibat bencana pada suatu wilayah dan kurun waktu tertentu yang dapat berupa kematian, luka, sakit, jiwa terancam, hilangnya rasa aman, mengungsi, kerusakan atau kehilangan harta, dan gangguan kegiatan masyarakat merupakan pengertian dari?

a)

Bencana

b)

Risiko

c)

Bahaya

d)

Vulnerability

56.

Segala upaya atau kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat & pemulihan berkaitan dengan bencana yang dilakukan pada sebelum, pada saat dan setelah bencana merupakan?

a)

Persiapan Bencana

b)

Mitigasi Bencana

c)

Manajemen Bencana

d)

Tanggap Darurat Bencana

57.

Termasuk bencana apakah video tersebut ?

a)

bencana alam

b)

bencana non alam

c)

bencana sosial

d)

bencana musibah

e)

bencana buatan

58.

Sebelum terjadi bencana, dilakukan assesment /pengkajian bencana. Manakah yang termasuk tahapannya ?

a)

melakukan pencegahan

b)

melakukan mitigasi

c)

identifikasi resiko bencana

d)

mengalihkan resiko

e)

menerima resiko

59.

Apakah penyebab bencana pada video tersebut ?

a)

adanya bahaya

b)

adanya kerentanan

c)

adanya potensi

d)

adanya ketidakseimbangan

60.

Terjadi kecelakaan pesawat sehingga dilakukan tanggap darurat. Manakah yang termasuk ke dalam tahapan tersebut?

a)

peringatan dini

b)

mitigasi bencana

c)

pemulihan

d)

rehabilitasi

e)

bantuan darurat

61.

Upaya pengurangan risiko bencana berupa , kecuali

a)

Memperkecil ancaman kawasan

b)

Risiko akan rendah jika ancaman rendah

c)

Mengurangi kerentanan kawasan yang terancam;

d)

Meningkatkan kapasitas kawasan yang terancam.

62.

Kondisi yang berpotensi menyebabkan kehilangan nyawa atau kerusakan harta benda atau lingkungan disebut .......

a)

Risiko

b)

Bahaya/Ancaman

c)

Kapasitas

d)

Kerentanan

63.

Manakah rumus yang tepat untuk menghitung risiko bencana?

a)

R =(Bahaya×Populasi×kapasitas)÷kerentananR\ =\left(Bahaya\times Populasi\times kapasitas\right)\div\ker en\tan an

b)

R =(Bahaya×Populasi×kerentanan)÷kapasitasR\ =\left(Bahaya\times Populasi\times\ker en\tan an\right)\div kapasitas

c)

R =(Bahaya×kapasitas×kerentanan)÷ PopulasiR\ =\left(Bahaya\times kapasitas\times\ker en\tan an\right)\div\ Populasi

d)

R =(kapasitas×Populasi×kerentanan)÷BahayaR\ =\left(kapasitas\times Populasi\times\ker en\tan an\right)\div Bahaya

64.

Diantara berikut, manakah yang harus ditingkatkan untuk meminimalisir risiko bencana

a)

Kerentanan

b)

Populasi

c)

Kapasitas

d)

Ancaman

65.

Pengkajian Risiko Bencana merupakan kegiatan untuk mengetahui Risiko Bencana yang

dilakukan untuk, kecuali

a)

Mengetahui tingkat dan sebaran (secara spasial/peta): Ancaman bencana Kerentanan Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Risiko bencana;

b)

Menghitung kemungkinan dampak/paparan risiko bencana

c)

upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.

d)

Mengetahui tingkat kemampuan/kapasitas pemerintah dala mengelola risiko

bencana.

66.

Pengertian bencana kecuali

a)

terjadi apabila komunitas mempunyai tingkat kemampuan yang lebih rendah dibanding dengan tingkat ancaman yang mungkin terjadi padanya.

b)

fenomena yang terjadi karena komponen-komponen pemicu, ancaman dan kerentanan bekerja bersama secara sistematis, sehingga menyebabkan terjadinya risiko pada komunitas

c)

kondisi atau karakteristik geologis, biologis, hidrologis, klimatologis, geografis, sosial, budaya, politik, ekonomi, dan teknologi pada suatu wilayah untuk jangka waktu tertentu yang mengurangi kemampuan mencegah, meredam, mencapai kesiapan, dan mengurangi kemampuan untuk menanggapi dampak buruk bahaya tertentu

d)

peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan

67.

Tujuan dan Manfaat kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat, kecuali

a)

Meningkatkan kapasitas masyarakat dalam manajemen bencana dan tanggap darurat bencana

b)

Masyarakat yang paling rentan berpartisipasi dalam menentukan kegiatan-kegiatan pencegahan, pengurangan dampak bencana dan penanggulangan

c)

Meningkatkan kapasitas masyarakat dalam melaksanakan upaya-upaya kesiapsiagaan dan pengurangan risiko/dampak bencana yang terjadi di lingkungannya.

d)

Memberdayakan kesehatan masyarakat melalui upaya-upaya pemeliharaan kesehatan dasar atau Primary Health Care (PHC) dan pola hidup sehat.

68.

hubungan antara ancaman, kerentanan dan kapasitas yang membangun perspektif tingkat risiko bencana suatu kawasan. Berdasarkan pendekatan tersebut, terlihat bahwa tingkat risiko bencana amat bergantung pada, kecuali

a)

Tingkat ancaman kawasan

b)

Tingkat kerentanan kawasan yang terancam

c)

Tingkat kepadatan penduduk

d)

Tingkat kapasitas kawasan yang terancam.

69.

yang termasuk man made disaster

a)

gempa bumi

b)

tsunami

c)

penebangan hutan

d)

puting beliung

70.

Bukan termasuk aspek bencana

a)

Peristiwa yang mengancam

b)

Mengancam kehidupan dan penghidupan

c)

Menimbulkan korban jiwa, kerusakan, dan kerugian

d)

Kerentanan menimbulkan bencana

71.

Bukan merupakan langkah-langkah dalam manajemen risiko bencana

a)

mengurangi ancaman

b)

meningkatkan kapasitas

c)

mengurangi kerentanan

d)

meningkatkan ancaman

72.

Bukan merupakan tahapan dalam pengkajian risiko...

a)

identifikasi risiko

b)

penilaian risiko

c)

evaluasi risiko

d)

penerimaan risiko

73.

Bukan merupakan pilihan dalam pengelolaan risiko

a)

menghindari risiko

b)

pengurangan risiko

c)

pengalihan risiko

d)

penerimaan risiko

e)

penyadaran risiko

74.

Relokasi merupakan contoh dari

a)

menghindari risiko

b)

menerima risiko

c)

mengurangi risiko

d)

mengalihkan risiko

75.

Asuransi merupakan jenis pengelolaan risiko dengan...

a)

menghindari risiko

b)

mengalihkan risiko

c)

mengurangi risiko

d)

menerima risiko

76.

prinsip-prinsip penanggulangan bencana menjadi dasar dalam melakukan kegiatan penanggulangan bencana pada tahap...

a)

pra bencana

b)

saat bencana

c)

paska bencana

d)

semua benar

77.

penanggulangan bencana merupakan

a)

upaya mengurangi ancama

b)

upaya meningkatkan kapasitas

c)

upaya menurunkan kerentanan

d)

semua benar

78.

kesiapsiagaan adalah upaya

a)

mengurangi ancaman

b)

mengantisipasi bencana

c)

mengurangi kerentanan

d)

meningkatkan kapasitas

79.

perubahan paradigma dalam penanggulangan bencana adalah

a)

dari responsif menjadi preventif

b)

dari preventif menjadi responsif

c)

dari preventif ke preventif

d)

dari renponsif ke responsif

80.

Penyelenggaraan penanggulangan bencana terdiri atas 3 tahap:

1) Prabencana

2) Darurat bencana atau saat tanggap darurat

3) Pascabencana

Pada setiap tahapan penyelenggaraan penanggulangan mempunyai pola manajemen yang

berbeda. Pada tahap pascabencana pola yang diterapkan adalah

a)

manajemen pemulihan

b)

manajemen penyelesaian

c)

manajemen pascabencana

d)

manajemen keuangan

81.

Penilaian risiko mencakup 3 hal. Di bawah ini yang bukan merupakan penilaian risiko adalah....

a)

Identifikasi Risiko

b)

Pengendalian Risiko

c)

Analisis Risiko

d)

Evaluasi Risiko

82.

Di bawah ini yang bukan merupakan manfaat manajemen risiko adalah....

a)

Memperkaya bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan

b)

Memberikan pertimbangan logis bagi perusahaan

c)

Memaksimalkan dampak kerugian

d)

Memberikan pedoman dan memilih pilihan alternatif

83.

Tahapan pengelolaan risiko yang benar adalah

a)

Penghindaran Risiko - Ditahan - Diversifikasi - Transfer Risiko - Pengendalian Risiko - Pendanaan Risiko

b)

Pendanaan Risiko - Ditahan - Diversifikasi - Transfer Risiko - Pengendalian Risiko - Penghindaran Risiko

c)

Pengendalian Risiko - Ditahan - Diversifikasi - Transfer Risiko - Penghindaran Risiko - Pendanaan Risiko

d)

Transfer Risiko - Penghindaran Risiko - Ditahan - Diversifikasi 0 Pengendalian Risiko - Pendanaan Risiko

84.

Yang BUKAN Langkah identifikasi risiko

a)

mengidentifikasi risiko

b)

mempelajari karakteristik risiko

c)

mengukur risiko

d)

menghindari risiko

85.

Kegiatan yang telah dilakukan untuk menurunkan/mengendalikan risk level, disebut ....

a)

risk response

b)

risk assessment

c)

risk control

d)

risk mitigation

86.

Risiko dari lingkungan internal dibagi menjadi 5 faktor atau yang disebut dengan 5M, antara lain adalah .....

a)

Man, Method, Material, Machine and Money

b)

Man, Method, Material, Machine and Mapping

c)

Man, Method, Material, Mapping and Mind

d)

Man, Material, Machine, Money and Mind

87.

Di bawah ini yang merupakan Standar Internasional mengenai manajemen risiko adalah....

a)

ISO 31000

b)

ISO 9001

c)

OHSAS 18001

d)

ISO 22000

88.

Rehabilitasi dan rekonstruksi dimulai saat

a)

Tanggap darurat dimulai

b)

Tanggap darurat selesai

c)

Bantuan tersedia

d)

Dana Bencana melimpah

89.

Manajemen risiko bencana terbagi dalam 2 (dua) tahapan, yakni:

a)

1. pengkajian risiko bencana

2. pengelolaan atau penanganan risiko bencana

b)

1. pengkajian risiko alam

2. pengelolaan atau penanganan risiko alam

c)

1. pengkajian risiko bencana non alam

2. pengelolaan atau penanganan risiko bencana alam

d)

1. pengkajian risiko bencana sosial

2. pengelolaan atau penanganan risiko bencana sosial

90.

Korban Jiwa dan kerusakan fisik dalam bencana gempa di Cianjur tidak sebesar Gempa di Palu meskipun kekuatan gempa sama. Pada Tahapan Penanggulangan Bencana yang berhasil adalah

a)

Peringatan Dini

b)

Tanggap Darurat

c)

Rehabilitasi

d)

Mitigasi bencana

91.

Jika hujan mengguyur Aceh Barat secara terus-menerus, maka air hujan akan menggenangi jalan-jalan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat. Apa yang menyebabkan air hujan menggenangi jalan?

a)

Hujannya lebat

b)

Jalanan rendah

c)

Daerah resapan air sudah tidak memadai

d)

Banyak pohon sawit

92.

Penyebab Indonesia menjadi negara penyumbang sampah plastik terbesar di dunia adalah

a)

Kebiasaan Buang sampah sembarangan

b)

Tingkat konsumtif masyarakat tinggi

c)

Masih kurang yang menggunak tumblure

d)

Sanksi buang sampah tidak ada

93.

Penyuluhan tentang recycle sampah termasuk pada tahap

a)

Kontijensi

b)

Mitigasi Struktural

c)

Mitigasi Non Struktural

d)

Pencegahan

94.

Perencanaan Kontijensi adalah Perencanaan terhadap bencana

a)

yang akan terjadi

b)

yang tidak akan tejadi

c)

yang akan terjadi meskipun mungkin tidak akan terjadi

d)

yang akan terjadi dan pasti terjadi

95.

4 (empat) pilihan dalam menghadapi risiko yang dihadapi, kecuali

a)

Penerimaan risiko yakni menerima resiko yang mampu diatasi sendiri oleh masyarakat, biasanya merupakan risiko kecil dan sisa dari opsi-opsi sebelumnya yang sudah dilakukan.

b)

Pengalihan risiko, yakni membagi risiko yang harus menjadi beban masyarakat dengan pihak lain yang dapat meringankan. Misal: mengasuransikan aset publik kepada perusahaan asuransi.

c)

Mitigasi atau mengurangi risiko, yakni apabila risikonya masih dalam batas kemampuan masyarakat untuk menghadapinya. Misal: membangun tanggul sungai untuk mencegah banjir.

d)

Pencegahan atau menghindari risiko, yakni apabila resikonya sangat besar melampaui kemampuan masyarakat untuk menghadapinya. Misal: memindahkan atau relokasi penduduk di bantaran sungai.

e)

membuang risiko, yakni apabila resikonya sangat sangat besar melampaui kemampuan masyarakat untuk menghadapinya.

96.

Bencana merupakan suatu fungsi (formula) yang berbanding terbalik dengan komponen apa ?

a)

risiko

b)

hazard

c)

vulnerability

d)

capacity

97.

Sekumpulan kondisi dan atau suatu akibat keadaan (faktor fisik, sosial, ekonomi dan lingkungan) yang berpengaruh buruk terhadap upayaupaya pencegahan dan penanggulangan bencana, disebut dengan istilah apa ?

a)

risiko

b)

hazard

c)

vulnerability

d)

capacity

98.

Suatu kondisi yang berpotensi menimbulkan kerusakan atau kerugian dan kehilangan jiwa manusia disebut dengan istilah apa ?

a)

risiko

b)

hazard

c)

vulnerability

d)

capacity

99.

Manakah di bawah ini yang merupakan kegiatan mitigasi bencana ?

a)

melarang pembakaran hutan untuk pembukaan ladang

b)

membuat Bendungan untuk antisipasi banjir

c)

menyusun rencana kontinjensi

d)

mempersiapkan pos pengungsian

100.

Rumah panggung masyarakat Baduy yang menggunakan tehnik sambung-ikat merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat untuk mengantisipasi bencana apa ?

a)

banjir

b)

tanah longsor

c)

gempa bumi

d)

tsunami