NEW
Font size
WorksheetsUJIAN
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Petunjuk.
Perintah.
Larangan.
Peringatan.
Petunjuk.
Perintah.
Larangan.
Peringatan.
Penggunaan mode standart.
Penggunaan mode power.
Penggunaan mode off-road.
Penggunaan mode economic.
ARSC (mengurangi kecepatan saat turunan).
Downhill Speed Control (mengurangi kecepatan saat turunan).
Traction control (mengurangi torsi engine saat turunan).
Cruise control (mengurangi kecepatan saat turunan).
Menyamakan putaran engine.
Menyamakan putaran antara gardan depan dan belakang.
Menyamakan putaran antara roda kanan - roda kiri.
Menyamakan putaran antara putaran gardan.
ARSC (menambah kecepatan saat jalan datar).
Downhill Speed Control (menambah & kecepatan saat turunan).
Traction control (menambah & mengurangi torsi engine).
Cruise control (menambah & mengurangi kecepatan unit).
Menyamakan putaran engine.
Menyamakan putaran antara gardan depan dan belakang.
Menyamakan putaran antara roda kanan - roda kiri.
Menyamakan putaran antara putaran gardan.
Tekanan oli hydraulic kurang.
Tekanan oli engine kurang.
Level ketinggian oli engine kurang.
Level ketinggian oli hydraulic kurang.
PTO (Memutar pompa coolant dump).
PTO (Menaikan vessel dump).
PTO (Memutar pompa hydraulic dump).
PTO (Memutar pompa engine).
Battery Master Switch (memutus seluruh arus listrik engine).
Battery Master Switch (memutus seluruh arus listrik unit).
Battery Master Switch (memutus seluruh arus listrik battery).
Battery Master Switch (memutus seluruh arus listrik pompa).
Hill driving.
Hill hold.
Inter axle.
Rem parkir.
Kerusakan pada gardan belakang.
Kerusakan pada AC unit.
Kerusakan pada unit.
Kerusakan pada engine.
Oil level power steering.
Oil level clutch.
Oil level engine.
Air coolant level
Mengurangi biaya perbaikan.
Performance yang baik.
Ketersediaan alat tinggi.
Memperlama waktu produksi.
Bahan bakar yang terbakar mengandung oil.
Perbandingan bahan bakar dengan udara lebih banyak bahan bakar.
Ada air yang ikut terbakar besama dengan bahan bakar.
Bahan bakar yang diinjeksikan kurang.
Oil level power steering.
Oil level clutch.
Oil level engine.
Air coolant level.
Oil level power steering.
Oil level clutch.
Oil level engine.
Keausan disc clutch.
Oil level cluch
Air coolant level.
Oil level engine.
Check keausan disc clutch.
Parkir tempat aman, idlekan unit, jalan kembali.
Parkir tempat aman, matikan unit sebentar, jalan kembali.
Parkir tempat aman, matikan unit segera, laporkan.
Parkir tempat aman, idlekan unit, laporkan.
Parkir tempat aman, idlekan unit, laporkan.
Parkir tempat aman, matikan unit sebentar, jalan kembali.
Parkir tempat aman, matikan unit segera, laporkan.
Parkir tempat aman, idlekan unit, jalan kembali, laporkan.
Oil level power steering.
Oil level clutch.
Oil level engine.
Air coolant level.
Untuk menyaring dan memisahkan fuel dengan kotoran/air.
Untuk mengetahui kondisi fuel.
Untuk mempermudah pengambilan fuel (bahan bakar) pada unit.
Untuk memisahkan antara oli dengan air.
1500 sampai 2000 RPM.
1300 sampai 1700 RPM.
1000 sampai 1500 RPM.
2000 sampai 2300 RPM
Lapor keatasan supaya ditarik dengan bulldozer atau loader.
Didorong dengan alat bantu dengan bulldozer atau loader.
Aktifkan Inter Axle dan inter wheel.
Gunakan gigi C dan gas tinggi.
Gunakan gas tinggi
Gunakan inter wheel dan gas tinggi
Gunakan inter axle dan gas tinggi.
Gunakan inter axle, inter wheel dan Traction control.
Pengunaan RPM yang standar.
Pengunaan cruise control saat tanjakan
Mengoperasikan unit dengan benar sesuai teknologi unit.
Pemanfaatan gaya coasting.
Gunakan rem parkir, retarder dan exhaust brake
Gunakan retarder dan exhaust brake di sesuaikan transmissi dan kondisi medan kerja
Gunakan engine brake
Gunakan retarder dan service brake.
Pastikan putaran roda dan unit berhenti dan pastikan lampu indikator menyala.
Pastikan putaran roda berjalan pelan dan steering lurus.
Unit boleh jalan yang penting tidak kencang.
Sembarang aja yang penting bisa masuk.
Kerusakan pada komponen spring, tire, dan power train.
Kerusakan pada komponen spring, tire, chassis, dan power train.
Kerusakan pada komponen tire, chassis, dan power train.
Kerusakan pada komponen spring, tire, chassis.
Ketika kita bermuatan dan kosongan dengan medan jalan turunan
Ketika kita bermuatan dan kosongan dengan medan kerja yang normal & dan saat kita dumping.
Ketika kita muatan dan kosongan dengan medan kerja yang tidak normal & dan saat kita dumping.
Ketika kita muatan dengan medan kerja yang licin
Kecepatan tidak perlu dikurangi karena sudah tahu kondisi jalan .
Kecepatan dikurangi dengan menggunakan exhaust brake dan speed disesuaikan.
Kecepatan dikurangi dengan menggunakan service brake dan speed di sesuaikan.
Kecepatan dikurangi dengan service brake dan speed ditambah.
Tindakan yang anda lakukan apabila mulai jalan bermuatan setelah loading adalah …
Menggunakan gear 1 yang penting kuat.
Menggunakan gear 2 mode automatic sesuai dengan kondisi medan loading.
Menggunakan gear 1 sesuai dengan kondisi medan loading.
Menggunakan gear CL / CH mode manual sesuai dengan kondisi medan loading.
Menggunakan mode manual off road.
Menggunakan mode automatic off road.
Menggunakan mode manual standart.
Menggunakan mode automatic standart.
Gunakan service brake.
Gunakan kombinasi service brake dan engine brake.
Gunakan kombinasi exhaust brake – service brake.
Gunakan engine brake.
1000
1500
2000
2300
Pastikan kondisi medan undulating, miring dan jaga jarak dengan unit lainnya.
Pastikan kondisi medan miring dan jaga jarak dengan unit lainnya.
Pastikan kondisi medan rata dan jaga jarak dengan unit lainnya.
Pastikan kondisi medan potensi amblas.
Saat operasi dengan fungsi nomor 2, yang tidak boleh dilakukan operator adalah ..
Mengurangi kecepatan unit
Menaikan rpm setinggi mungkin
Menghindari perbelokan unit
Mengurangi kecepatan engine
Fungsi adblue pada unit scania adalah ..
Mengurangi kecepatan unit
Menaikan rpm setinggi mungkin
Mengurangi pembuangan gas berbahaya ke atmosfer
Mengurangi pembuangan gas berbahaya ke dalam unit
