Font size
WorksheetsTry Out OSN-K 2023 (2)
Total questions: 45
Worksheet time: 46mins
Suatu ion X memiliki bilangan oksidasi +4, dengan 2 elektron pada n = 1, 8 elektron pada n = 2, dan 10 elektron pada n = 3. Unsur X adalah ….
Argon
Vanadium
Kromium
Titanium
Mangaan
Gambar di bawah ini menunjukkan struktur tripeptida yang dilarutkan dalam air.
Jika ke dalam larutan ditambahkan senyawa asam hingga pH < 2, maka peptida tersebut menjadi bermuatan….
(a)
Unsur X, suatu padatan berwarna abu-abu, bereaksi dengan unsur Z, suatu gas tak berwarna, membentuk suatu senyawa di mana jumlah atom X lebih banyak dua kali dari jumlah atom Z. Manakah diantara pernyataan berikut mengenai konfigurasi elektron pada keadaan dasar untuk atom-atom tersebut yang paling benar….
X memiliki satu elektron valensi sedangkan Z memiliki lima elektron valensi
X memiliki dua elektron valensi sedangkan Z memiliki satu elektron valensi
X memiliki dua elektron valensi sedangkan Z memiliki lima elektron valensi
X memiliki tujuh elektron valensi sedangkan Z memiliki enam elektron valensi
X memiliki satu elektron valensi sedangkan Z memiliki enam elektron valensi
Senyawa yang menyerap sinar UV/tampak dengan panjang gelombang terpanjang adalah ….
1,3-sikloheksadiena
Benzena
Naftalena
Tetrasena
Antrasena
Urutan besar energi kisi untuk FeCl₃, FeCl₂ dan Fe₂O₃ adalah….
Fe₂O₃ < FeCl₃ < FeCl₂
FeCl₂ < Fe₂O₃ < FeCl₃
FeCl₂ < FeCl₃ < Fe₂O₃
FeCl₃ < FeCl₂ < Fe₂O₃
FeCl₃ < FeCl₃ < FeCl₂
Pernyataan di bawah ini berkaitan dengan struktur Lewis ion F2ClO2+
Orbital hibrida untuk atom pusat pada struktur ion F2ClO2+ adalah sp3d2
Muatan formal untuk atom F, O, dan Cl masing-masing adalah 0, 0, dan +1
Jumlah masing-masing ikatan s dan p pada struktur ion F2ClO2+ adalah 4
Ion F2ClO2+ bersifat polar
Di antara pernyataan tersebut yang benar adalah ….
(i), (ii), dan (iii)
(i) dan (iii)
(ii)
(ii), dan (iv)
(iv)
Oksigen terlarut dalam air memiliki nilai konstanta Henry pada suhu 25 oC = 1,267 × 10–3 M/atm. Jika tekanan parsial oksigen di udara adalah 0,30 atm, konsentrasi oksigen terlarut dalam air yang berkesetimbangan dengan udara pada suhu 25 oC adalah …. (mol/L). Diketahui Hukum Henry C = k.P)
4,6 × 10⁻⁶
7,2 × 10⁻⁶
2,6 × 10⁻⁴
5,4 × 10⁻⁴
3,8 × 10⁻⁴
Suatu basa lemah dengan konsentrasi 0,120 M (pKb = 4,20) dititrasi dengan larutan asam klorida 0,300 M. Titik ekuivalen tercapai setelah penambahan 20 mL larutan titran. pH pada titik ekuivalen adalah ….
(a)
Produk kondensasi aldol yang terbentuk dari 3-pentanon dalam suasana basa memiliki nama IUPAC….
5-etil-4-metil-5-hepten-3-on
4-metil-4-nonen-3,7-dion
5-etil-4-metil-4-hepten-3-on
3-etil-4-metil-3-hepten-5-on
3-etil-4-metil-2-hepten-5-on
Tabel berikut menunjukkan data laju awal untuk reaksi (C2H5)2(NH2)2 + I2 → (C2H5)2N2 + 2HI
Orde reaksi terhadap (C2H5)2(NH2)2 dan I2 berturut-turut adalah ….
0 dan 1
0 dan 2
2 dan 0
1 dan 1
3 dan -1
Perhatikan Gambar
Urutan besarnya nilai konstanta laju (k) untuk tiga temperatur reaksi (T1, T2, T3) yang tepat adalah ….
k(T1) < k(T3) < k(T2)
k(T1) < k(T2) < k(T3)
k(T2) < k(T3) < k(T1)
k(T2) < k(T1) < k(T3)
k(T3) < k(T2) < k(T1)
Gambar di bawah ini merupakan spektrum emisi suatu ion yang memiliki satu elektron dalam fase gas. Semua garis yang dihasilkan merupakan transisi elektronik dari keadaan tereksitasi ke keadaan dasar n = 3. Jika panjang gelombang garis B terukur pada 142,5 nm, maka panjang gelombang garis A terukur pada….
113,9 nm
121,6 nm
128,8 nm
164,1 nm
273,5 nm
Urutan yang benar berdasarkan kenaikan bilangan gelombang vibrasi regangan (stretching) berikut dalam spektrum inframerah adalah …….
(1) C–H
(2) O–H
(3) C=O
(4) C≡C
(4) < (3) < (2) < (1)
(3) < (4) < (1) < (2)
(4) < (3) < (1) < (2)
(3) < (4) < (2) < (1)
(2) < (1) < (4) < (3)
Sebanyak 156 g sampel unsur X direaksikan dengan silikon, menghasilkan 268,3 g senyawa X₃Si₄ murni. Jika massa atom relatif silikon 28,086, maka massa atom relatif X adalah ….
58,71
55,85
54,95
52,02
47,95
Di antara molekul di bawah ini yang memiliki ikatan antara C–O yang paling panjang adalah ….
CO
CO₂
CO₃²⁻
OCN-
CH₃OH
Sebanyak 25,0 mL larutan Fe³⁺ 0,0500 M dititrasi menggunakan larutan Ce⁴⁺ 0,0500 M. Potensial sistem ketika titik ekivalen adalah …. V
(E° (Fe³⁺|Fe²⁺) = 0,767 V; (E° (Ce⁴⁺|Ce³⁺) = 1,47 V)
(a)
Diketahui isotop ⁸²Br memiliki waktu paruh 1000 menit. Jika anda memerlukan ⁸²Br sebanyak 1,0 g sedangkan waktu pengiriman sampel selama 2 hari, maka massa ²³Na⁸²Br minimum yang harus anda pesan adalah ….
2,0 g
5,8 g
7,4 g
9,4 g
11,8 g
Suatu senyawa optis aktif, Y, dengan rumus molekul C₇H₁₂ memberikan hasil positif ketika direaksikan dengan larutan KMnO₄ encer dingin dan spektrum IR memberikan serapan lebar pada 3300 cm-1 . Ketika Y mengalami reaksi hidrogenasi katalitik, dihasilkan Z (C₇H₁₆) dan Z juga bersifat optis aktif. Struktur Y adalah ….
CH₃CH₂CH(CH₃)CH₂C≡CH
CH₃CH₂CH₂CH₂CH₂C≡CH
(CH₃)₂CHCH₂CH₂C≡CH
CH₃CH₂CH(CH₃)C≡CCH₃
CH₂=CHCH(CH₃)CH₂C≡CH
Sebanyak 4,500 gram sampel dilarutkan di dalam labu takar 100 mL. Larutan ini dibagi dua, masing-masing sekitar 50 mL, ke dalam dua buah gelas kimia yang diberi label A dan B. Larutan dari gelas kimia A diencerkan dengan aqua dm hingga volumenya menjadi 250 mL. Kemudian larutan ini dipipet 10,0 mL dan diencerkan dalam labu takar 100,0 mL dan ditandabataskan.
Sebanyak 25,0 mL larutan terakhir ini dianalisis dan ditemukan bahwa larutan ini mengandung tembaga dengan konsentrasi 1,8 ppm. Kadar tembaga (dalam %b/b) yang ada dalam sampel adalah ….
8,00%
1,80%
0,50%
0,20%
0,05%
Berikut merupakan inti atom yang dikategorikan sebagai NMR aktif, atau dapat dideteksi oleh NMR, kecuali…
¹³C
¹H
¹⁵N
¹²C
¹⁹F
50,0 mL C3H8O3 ditambahkan ke dalam 500,0 mL air pada suhu 50°C. Pada suhu ini tekanan uap dan densitas air secara berturut-turut adalah 92,5 torr dan 988 g/L. Jika densitas C3H8O3 1260 g/L. Perubahan tekanan uap larutan adalah…
(1 torr = 1 mmHg, 1 atm = 760 torr, 1 atm = 101325 Pa)
∆P = 0,003 atm; P = 12028 Pa
∆P = 0,03 atm; P = 10305 Pa
∆P = 0,003 atm; P = 12159 Pa
∆P = 0,03 atm; P = 12032 Pa
∆P = 300 Pa; P = 12159 Pa
Untuk menghasilkan larutan bufer dengan pH 4, massa NaF yang harus ditambahkan ke dalam 2,0 L larutan HF 0,10 M adalah … g.
(pKa HF = 3,1, mM Na = 23 g/mol dan F = 19 g/mol)
(a)
Suatu basa lemah dengan konsentrasi 0,120 M (pKb = 4,20) dititrasi dengan larutan asam klorida 0,300 M. Tepat saat titran, pH pada titik ekivalen adalah…
8,4
7,0
6,3
5,4
3,7
Boron monoksida merupakan salah satu oksida boron yang berwujud gas.
Berikut adalah reaksi pembentukan gas BO:
B(s) + ½ O2(g) ⇌ BO(g) Kp = 5,025 pada 25 °C
Pada 25 °C sebanyak 10 g boron direaksikan dengan gas oksigen dengan tekanan 10 atm dalam wadah 2 L. Massa boron pada saat kesetimbangan tercapai adalah… (mM B = 11 g/mol, O = 16 g/mol)
0,29 g
0,88 g
1,66 g
5,23 g
8,34 g
Produk utama dari serangkaian reaksi berikut adalah ….
3-metilheksanal
4-metil-1-heksanol
4,10-dimetildodekan-6,7-dion
4-metilheksanal
4,10-dimetildodekan-6,7-diol
Dinding eritrosit (sel darah merah) bersifat permeabel terhadap air. Dalam larutan garam, eritrosit akan berkerut jika konsentrasi garamnya tinggi dan mengembang jika konsentrasi garamnya rendah. Percobaan menggunakan larutan garam NaCl dengan titik beku –0,046 °C menunjukkan eritrosit tidak mengembang maupun mengkerut. Jika densitas larutan garam pada suhu tersebut 997,77 kg/m3, tekanan osmosis larutan di dalam eritrosit adalah… (Diketahui Kf air = 1,86 °C/m)
114,2 torr
228,5 torr
371,6 torr
456,8 torr
512,5 torr
Senyawa Z dengan rumus molekul C₁₀H₁₃Cl memberikan sinyal pada spektrum 1H NMR sebagai berikut: singlet (d 1,6 ppm); singlet (d 3,1 ppm); multiplet (d 7,2 ppm (5H)); Berdasarkan data tersebut, di antara struktur berikut yang paling tepat untuk senyawa Z adalah ….
I
II
III
IV
V
Suatu campuran yang mengandung 1 g boron, sejumlah gas oksigen dan boron monoksida 1 L dan tekanan total 1 atm kesetimbangan pada T = 25 °C menurut reaksi:
B(s) + ½ O2(g) ⇌ BO(g) Kp = 5,025 pada 25 °C
Jika volume wadah dikurangi setengahnya pada suhu tetap, pernyataan yang benar saat kesetimbangan baru tercapai adalah….
tekanan parsial gas oksigen tidak berubah
tekanan total dalam wadah kurang dari 2 atm
mol gas BO bertambah
nilai tetapan kesetimbangan bertambah
massa campuran bertambah
Jika diketahui:
∆Hco C2H5OH = –1366,8 kJ/mol;
∆Hco CH3COOH = –872,4 kJ/mol;
∆Hfo C2H5OH = –269,29 kJ/mol;
∆Hfo CH3COOH = –484,93 kJ/mol;
∆Hfo CH3CHO = –196,4 kJ/mol;
∆Hfo H2O = –285,82 kJ/mol;
∆Ho reaksi 2C2H5OH(l) + O2(g) → 2CH3CHO(l) + 2H2O(l)
adalah ….
–988,80 kJ/mol
–205,87 kJ/mol
–247,20 kJ/mol
–418,74 kJ/mol
–494,40 kJ/mol
Suatu campuran yang mengandung klorobenzena (1 mol) dan asetanilida (1 mol) direaksikan dengan Br₂ (0,5 mol dengan adanya sedikit FeBr₃). Produk utama dari reaksi kompetitif ini adalah ….
4-bromoasetanilida
1-bromo-4-klorobenzena
1-bromo-2-klorobenzena
1-bromo-3-klorobenzena
3-bromoasetanilida
Karet alam terbentuk karena polimerisasi isoprena (2-metil-1,3-butadiena). Apabila dilakukan reaksi hidrogenasi pada karet alam akan menghasilkan polimer…
Polietilena
Etilen-propilen kopolimer
Polivinil klorida
Poliester
Polipropilen
Larutan asam lemah dengan konsentrasi 0,05 M memiliki pH yang sama dengan larutan asam nitrat 0,01 M, Ka asam lemah tersebut adalah….
1,43 x 10–3
1,67 x 10–3
2,00 x 10–3
2,50 x 10–3
2,67 x 10–3
Suatu sampel etanol diketahui telah teroksidasi sebagian menjadi asam asetat. Sebanyak 24,24 g sampel tersebut dibakar secara sempurna dan menghasilkan kalor sebesar 595,37 kJ. Persen massa asam asetat dalam sampel tersebut adalah ….
Diketahui:
∆Hc° C2H5OH = –1366,6 kJ/mol;
∆Hc° CH3COOH = –872,4 kJ/mol.
86,71%
57,88%
33,95%
29,73%
15,62%
Waktu yang diperlukan untuk memanaskan 100 g es dengan suhu awal –10 °C hingga mencapai suhu kamar (25 °C) dalam microwave dengan daya 600 W adalah…
(∆Hfus = 6 kJ/mol, cp es = 37,62 J mol–1 K–1, cp air = 75,31 J mol–1 K–1)
1,33 menit
1,27 menit
1,22 menit
0,93 menit
0,41 menit
Berikut diberikan data perubahan konsentrasi reaktan A seiring berjalannya waktu akibat terjadinya reaksi 2A → 2B + C
Pernyataan yang tepat terkait laju reaksi di atas adalah ….
laju rata-rata penguraian A selama 40 menit reaksi adalah 0,044 mol L–1 menit–1
laju sesaat bernilai konstan sepanjang waktu reaksi
laju reaksi rata-rata selama sepuluh menit pertama adalah empat kali lebih lambat dari laju reaksi rata-rata selama sepuluh menit keempat
laju rata-rata pembentukan C selama 40 menit reaksi adalah 0,011 mol L–1 menit–1
laju reaksi mencapai maksimum saat [A] = [B]
Rasio kelarutan SrF2 dalam HNO3 0,1 M terhadap kelarutan SrF2 dalam air murni adalah ….
(Ksp SrF2 = 2,5 × 10–9 dan pKa HF = 3,18)
2,4
12,03
15,93
21,1
28,4
Di antara rangkaian skema reaksi berikut yang dapat menghasilkan 2-aminopentana murni adalah ….
I
II
III
I dan II
II dan III
Suatu enzim memiliki tiga residu katalitik, yaitu asam aspartat (Asp), histidin (His), dan serin (Ser). Mekanisme reaksi yang dikatilisis oleh enzim tersebut ditunjukkan dalam gambar di bawah ini.
Gambar di bawah ini menunjukkan struktur tripeptida yang dilarutkan dalam air.
Berdasarkan jenis reaksinya, enzim tersebut merupakan ….
(a)
Es krim dapat membeku pada temperatur kurang dari –3°C. Es batu yang digunakan untuk mendinginkan es krim memiliki suhu –12°C akan tetapi kontak dengan es krim membuat es batu meleleh pada suhu 0°C (tidak cukup dingin untuk membuat es krim membeku). Agar es batu tidak cepat meleleh, air untuk membuat es batu ditambahkan NaCl. Jika titik beku es batu –6,50 °C. Perbandingan garam dan air yang digunakan untuk membuat es batu dan biaya yang dibutuhkan untuk membeli garam jika digunakan 4,5 kg es batu adalah… (1 kg garam = Rp. 40.000; nilai Kf air = 1,86 °C/m)
1/10, Rp 16.000,-
1/10, Rp 18.000,-
1/5, Rp 30.000,-
1/5, Rp 36.000,-
1/4, Rp 45.000,-
Tekanan uap jenuh air pada T = 25 oC adalah 3,1690 kPa dan entalpi penguapan molar air adalah 40,65 kJ/mol. Sebanyak 100 mL air dimasukkan ke dalam wadah vakum dengan volume 10 L pada suhu 60 oC. Massa uap air saat kesetimbangan tercapai adalah …. (Asumsikan bahwa volume cairan dapat diabaikan)
0,207 g
0,231 g
0,274 g
1,157 g
1,294 g
Karbon monoksida (mM = 28,01 g/mL) dalam darah dapat ditentukan dengan menempatkan sampel darah yang sudah encer dan diasamkan dalam kamar Conway. Dalam sistem ini CO berdifusi ke dalam PdCl2. Reaksi yang terjadi adalah:
Pd2+ + 2H2O + CO ⇌ Pd + H3O+ + CO2
H3O+ yang dihasilkan dititrasi dengan larutan NaOH 0,0230 M. Sebagai blanko digunakan air dan diperlukan dengan cara yang sama.
Hitunglah % volume (mL CO setiap 100 mL darah), jika 1,5 mL sampel memerlukan 0,74 mL titran sementara itu blanko memerlukan 0,52 mL. Anggap CO merupakan gas ideal pada STP.
0,12%
1,58%
2,15%
3,78%
4,52%
Nilai ∆Hf° O3(g) = 142,2 kJ/mol, pernyataan berikut yang benar adalah…
Reaksi pembentukan O3(g) dari unsur bebasnya spontan pada semua rentang temperatur
Reaksi pembentukan O3(g) dari unsur bebasnya tidak spontan hanya pada temperatur tinggi
Reaksi pembentukan O3(g) dari unsur bebasnya tidak spontan pada semua rentang temperatur
Reaksi pembentukan O3(g) dari unsur bebasnya spontan hanya pada temperatur tinggi
Reaksi pembentukan O3(g) berlangsung sangat lambat
Konsentrasi ion Cu2+ di dalam larutan dapat ditentukan titrasi iodometri. Pada titrasi iodometri, larutan tiosulfat dibakukan dengan larutan standar dikromat. Dari pembakuan Na2S2O3, diperoleh konsentrasi Na2S2O3 sebesar 0,1021 M.
Untuk penentuan kadar tembaga dalam sampel, sebanyak 0,6300 gram sampel tembaga dilarutkan ke dalam labu takar 100,0 mL. Kemudian 25,00 mL larutan ini dipipet dan ditambahkan 10 mL KI 10% dan 5 mL H2SO4 2M.
Cu2+ akan mengalami reduksi menjadi CuI dan I– akan teroksidasi menjadi I2. Selanjutnya, campuran tersebut dititrasi dengan larutan Na2S2O3 yang telah dibakukan, di dalam labu titrasi sampai warna coklat I2 hampir hilang kemudian ditambahkan 2 mL amilum 0,2%.
Titrasi dilanjutkan sampai terlihat endapan putih susu dan titrasi dilakukan duplo. Dari titrasi ini, diperoleh volume titrasi 1 dan 2 berturut-turut 22,4 dan 22,6 mL.
Ion tiosulfat akan bereaksi dengan I2 membentuk S4O62– dan I–.
Kadar Cu2+ (dalam %b/b) di dalam sampel adalah…
89,22%
90,55%
91,34%
92,62%
94,69%
Gambar berikut menunjukkan perubahan komposisi senyawa dalam wadah akibat terjadi reaksi.
Jika reaksi tersebut berorde nol, maka waktu yang dibutuhkan (x) untuk mencapai kondisi pada (c) adalah ….
15 menit
20 menit
25 menit
30 menit
40 menit
Senyawa-senyawa berikut termasuk ke dalam golongan polimer, kecuali….
Pati
Selulosa
Protein
DNA
Lemak
