WorksheetsEster 6
Total questions: 20
Worksheet time: 4mins
Reaksi kimia antara konsentrasi benda organik yang suhunya mencapai suhu penyalaan mandirinya tanpa ada bantuan panas /energi aktivasi dari luar adalah
Deflagrasi
Pembakaran langsung
Pembakaran spontan
Pembakaran lamban
Pembakaran yang terbuat pada suhu lamban dan sedikit bercahaya. (contoh : logam yang terbakar, dan fermentasi) adalah
Pembakaran Spontan
Deflagrasi
Pembakaran lamban
Ledakan
Pembakaran yang terbuat dengan cahaya yang besar dan memiliki lidah api Adalah
Pembakaran spontan
Ledakan
Deflagrasi
Pembakaran langsung
Golongan pembakaran langsung dengan kecepatan propagasi api yang sangat tinggi. (mencapai kecepatan suara 340 meter/detik) adalah
Pembakaran langsung
Ledakan
Deflagrasi
Pembakaran spontan
Pembakaran langsung dengan kecepatan propagasi melebihi kecepatan suara dengan campuran udara pada bahan bakar yang mendekati kondisi ideal adalah
Pembakaran spontan
Ledakan
Deflagrasi
Pembakaran langsung
Panel kontrol bahaya kebakaran merupakan
Sistem kontrol bahaya
Sistem evaluasi
Sistem deteksi
Sistem peringatan bahaya
Sistem pemadam: sprinkler, halon, CO2, ventilasi asap, jendela api merupakan
Sistem kontrol bahaya
sistem evaluasi
Sistem peringatan bahaya
Sistem deteksi
Lonceng, alarm, sirine, telepon, terompet merupakan
Sistem deteksi
Sistem evaluasi
Sistem peringatan bahaya
Sistem kontrol bahaya
Sensor, asap, api, panas merupakan
Sistem evaluasi
Sistem deteksi
Sistem peringatan bahaya
Sistem kontrol bahaya
Yang merupakan asam kuat adalah
Amino
Asam Sulfat (Air Accu), Asam nitrat, Asam Klorin
Natrium Hidroksida, Kalium Hidroksida
Asam Borat, asam karbonat, asam asetat (cuka)
Yang merupakan asam lemah adalah
Amino
Asam Sulfat (Air Accu), Asam nitrat, Asam Klorin
Asam Borat, asam karbonat, asam asetat (cuka)
Natrium Hidroksida, Kalium Hidroksida
Yang merupakan basa lemah adalah
Asam Sulfat (Air Accu), Asam nitrat, Asam Klorin
Natrium Hidroksida, Kalium Hidroksida
Amino
Asam Borat, asam karbonat, asam asetat (cuka)
Yang merupakan basa kuat adalah
Asam Sulfat (Air Accu), Asam nitrat, Asam Klorin
Asam Borat, asam karbonat, asam asetat (cuka)
Amino
Natrium Hidroksida, Kalium Hidroksida
Bouyansi (bouyancy) yang terjadi karena Udara panas didalam api dikelilingi udara dingin (udara ambien) dan yang lebih panas akan mengalami penurunan massa jenis disebut
Plume
Ceiling Jet
Temperatur Gas
Lapisan hangat
Ketika aliran plume mengudara menuju langit-langit ruangan dan asap akan menyebar mengikut geometri langit – langit disebut dengan
Plume
Ceiling jet
Oxygen Starvation
Lapisan dingin
kondisi dimana ruangan telah terisi penuh oleh asap sehingga udara entrainment yang terus menyuplai telah kehilangan komposisi oksigen disebut
Plume
Oxygen starvation
Ceiling jet
Lapisan dingin
energi terlepas didalam ruangan kebakaran terbilang yang paling tertinggi dan biasanya tidak memiliki kenaikan heat release rate disebut
backdraft
Flashover
Decay
Fully Developed Fire
pelemahan kalor lepas dari api Disebut
Ignition
Growth
Decay
Fully Developed Fire
Kenaikan temperatur dan atau heat release yang sangat signifikan dalam kurung waktu yang tidak lama disebut
Ignition
Growth
Flashover
Decay
Udara yang telah tercampur dengan piyrolisis yang tak terbakar dari api yang kekurangan oksigen (oxygen starved), disertai tekanan ruangan bertambah, akan menciptakan kondisi ruangan tersebut memilik daya eksplosif. Hal ini disebut dengan
Plume
Temperature gas
Backdraft
Flashover
