WorksheetsHiper & Hipotensi Intradialitik
Total questions: 8
Worksheet time: 80secs
Berikut ini merupakan penyebab terjadinya hipotensi intradialitik kecuali
terlalu banyak darah pada sirkulasi extracorporeal
UF yang terlalu cepat karena ingin mengejar kelebihan kenaikan BB
over aktifitas sistem saraf simpatis
Kosentrasi Na+ dalam kosentrasi dialisat rendah
Berikut adalah tanda dan gejala terjadinya hipotensi intradialitik, kecuali
Tekanan darah turun sampai dengan sistolik <100 mmHg dan diastolik <40 mmHg
pasien mengeluh pusing, mual, bahkan kadang disertai muntah
kram otot, pandangan gelap dan keringat dingin bahkan sampai kehilangan kesadaran
Rasa kaku dan sakit biasanya pada daerah betis sampai dengan jari kaki dan tangan
Berikut yang bukan penatalaksanaan Hipotensi Intradialitik
observasi tanda-tanda vital terutama tekanan darah
berikan NaCl 0,9% 250 ml atau sesuai kebutuhan bisa diulang
kecepatan aliran darah dan UFR di turunkan
posisi tidur kepala lebih tinggi dari kaki
Dibawah ini yang merupakan penanganan hipotensi intradialitik
Kecepatan aliran darah dan UFR diturunkan
Terapi antihipertensi yang sesuai
turunkan konsumsi garam, dialisat isoosmotik, atur obat anti HT
Tambahkan waktu dialisis dan UF sampai dengan kondisi membaik
Cairan dialisat terlalu hangat, makan selama HD terlalu banyak, iskemik jaringan adalah penyebab hipotensi intradialitik yang disebabkan oleh
Faktor Jantung
Penurunan Volume plasma
Kegagalan Vasokontriksi
Ketidakseimbangan cairan cardiac output
Berikut ini adalah penyebab terjadinya hipertensi intradialitik, kecuali
kelebihan volume cairan
Aktivitas sistem renin angiotensin aldosteron
kadar elektrolit pada cairan dialisat seperti sodium saat HD sangat erat dengan kontraktilitas jantung
terlalu banyak darah pada sirkulasi ekstrakorporeal
Hipertensi intradialitik dapat dicegah dengan edukasi tentang modifikasi gaya hidup, seperti:
Penurunan Berat badan
Modifikasi Diet
pembatasan garam dan cairan
semua benar
Penyebab hipotensi akibat penurunan volume plasma antara lain, Kecuali
Terlalu banyak darah pada sirkuit ekstrakorporeal
UF yang terlalu cepat karena ingin mengejar kelebihan kenaikan BB
Kosentrasi Na⁺ dalam dialisat rendah
cairan dialisat terlalu hangat
