wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PSSM XI

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.
Seorang peserta didik sedang mengidentifikasi permasalahan pada sistem rem cakram. Dia mendapati bahwa handle rem pada sistem rem cakram terlalu empuk sehingga sistem rem kurang pakem. Cara mengatasi permasalahan tersebut adalah ....
a)
melakukan air bleeding
b)
mengurangi oli rem
c)
mengganti piringan cakram
d)
menambahkan oli rem pada reservoir
e)
mengganti oli rem
2.
Komponen sistem rem ABS yang berfungsi untuk menutup aliran minyak rem saat terjadi penekanan yang berlebihan adalah..
a)
Wheel speed sensor
b)
Crankshaft position sensor
c)
Brake fluid level sensor
d)
Reservoir
e)
Katup rem ABS
3.
Sistem rem ABS banyak diadopsi pada motor keluaran terbaru, namun pengendara harus melakukan perawatan rutin agar dapat bekerja maksimal. Pemeliharaan pada sistem rem ABS perlu dilakukan secara berkala agar tidak terjadi kerusakan pada rem tersebut. Salah satu cara memelihara rem ABS yang dapat dilakukan oleh mekanik adalah
a)
Memeriksa mur roda
b)
Membersihkan kotoran pada sensor kecepatan roda
c)
Pembersihan plat kopling
d)
Pemeriksaan persinggungan roda gigi
e)
Pemeriksaan kebebasan arah aksial dengan mistar ukur
4.
Anton mempunyai sebuah skuter matic yang selalu dipakai saat bekerja. Saat membeli, anton disarankan untuk rutin memeriksa kondisi rem ABS pada motornya. Cara pemeriksaan ada tidaknya kesalahan dan kerusakan pada wheel speed sensor adalah
a)
Memeriksa kondisi wheel speed sensor dengan scan tool
b)
Memeriksa kondisi wheel speed sensor dengan engine tuner
c)
Memeriksa kondisi wheel speed sensor dengan smoke tester
d)
Memeriksa wheel speed sensor dengan kabel busi
e)
Memeriksa kondisi wheel speed sensor dengan jangka sorong
5.
Sistem rem ABS memiliki pompa tersendiri. Pompa pada rem ABS berfungsi untuk
a)
pompa udara agar keluar dari sistem ABS
b)
Memompa minyak rem dari master silinder ke katup ABS
c)
Mengembalikan tekanan minyak rem pada silinder roda setelah tekanan hidrolik drop karena pembukaan katup ABS
d)
Mengembalikan tekanan minyak rem setelah dilakukan pembongkaran/ bleeding rem
e)
Memompa minyak rem agar proses bleeding lebih cepat
6.
Mengapa sistem rem ABS memiliki tingkat keamanan yang lebih jika dibandingkan rem cakram biasa?
a)
Karena sistem rem ABS memiliki jumlah minyak rem yang lebih sedikit dibandingkan rem cakram biasa
b)
Karena sistem rem ABS memiliki cengkraman yang dapat langsung mengunci putaran roda
c)
Karena sistem rem ABS dapat membuat putaran roda tidak langsung terkunci saat dilakukan rem mendadak
d)
Karena sistem rem ABS memiliki komponen yang sederhana
e)
Karena sistem rem ABS tidak dilengkapi perangkat elektronik
7.
Salah satu komponen rem ABS adalah speed sensor pada roda. Speed sensor akan mengirimkan signal ke ABS control module. apa yang terjadi jika speed sensor rusak?
a)
Sistem pengereman akan menyebabkan banyak udara di dalam sistem hidrolik
b)
Sistem pengereman beresiko mengalami kebocoran sehingga minyak rem dapat menetes ke luar
c)
Sistem pengereman bekerja normal
d)
Sistem pengereman beresiko untuk terkunci di jalan yang licin/ berair maupun kering
e)
Sistem pengereman menjadi lebih lunak
8.
salah satu penyebab suspensi depan terasa keras adalah….
a)
volume oli shock breaker kurang
b)
volume oli shock breaker melebihi batas
c)
volume oli shock breaker kiri dan kanan tidak sama
d)
oli shock breaker bocor
e)
seal oli shock breaker aus
9.
apabila pengendalian motor terasa berat ke salah satu sisi maka kemungkinan penyebabnya adalah…
a)
volume oli shock breaker kurang
b)
volume oli shock breaker melebihi batas
c)
volume oli shock breaker kiri dan kanan tidak sama
d)
oli shock breaker bocor
e)
seal oli shock breaker aus
10.
Fungsi oli shock absorber adalah…
a)
Melumasi pegas suspensi
b)
Melumasi komponen mesin
c)
Melumasi shock absorber model telescopic
d)
Melumasi komponen transmisi otomatis
e)
Meredam kejutan pada shock absorber
11.
Jenis suspensi depan yang banyak digunakan sepeda motor tipe cub adalah…
a)
Bottom link
b)
Monoshock
c)
Multi link
d)
Telescopic
e)
Doubleshock
12.
Suspensi jenis monoshock memiliki kelebihan …
a)
Lebih stabil saat jalannya belok
b)
Dapat menahan berat yang besar
c)
Jarang mengalami kerusakan
d)
Harga lebih murah
e)
Mudah dalam perawatan
13.
Saat memasukkan seal oli, hal yang harus diperhatikan adalah …
a)
Seal harus terpasang rata
b)
Oli harus sesuai
c)
Seal oli harus asli keluaran pabrik
d)
Seal mudah dimasukkan ke dalam tabung shock
e)
Seal tidak boleh rusak saat dimasukkan ke dalam tabung
14.
Pada saat seorang mekank melakukan penyetelan rantai, kelurusan roda harus tetap dijaga. Cara mengetahui posisi kelurusan roda belakang dengan cara.....
a)
Meluruskan roda belakang dengan spakbor
b)
Mengukur jarak roda dengan spakbor.
c)
Menyamakan jumlah tanda strip pada swing arm.
d)
Menggunakan alat bantu mistar ukur.
e)
Meluruskan gear belakang dengan roda depan.
15.
Fungsi sistem kemudi adalah untuk …..
a)
Meluruskan roda-roda depan
b)
Mengatur arah kendaraan dengan cara membelokkan roda depan
c)
Mengatur arah kendaraan dengan cara meluruskan salah satu atau kedua roda depan
d)
Mengatur arah kendaraaan dengan dengan cara membelokkan roda belakang
e)
Mengatur arah kendaraan dengan cara membelokkan roda depan dan roda belakang
16.
Sistem kemudi harus memenuhi persyaratan seperti berikut kecuali …..
a)
Kelincahannya baik
b)
Usaha pengemudian yang baik
c)
Recovery/pengembalian yang halus
d)
Pemindahan kejutan dari permukaan jalan harus seminimal mungkin
e)
Pereduksian momen semaksimal mungkin
17.
Bagian yang ditunjukkan dengan nomor 4 adalah ...
a)
Peluru (Steel Balls)
b)
Karet penahan debu (Dust Seal)
c)
Dudukan peluru/kones atas (Top Cone)
d)
Dudukan peluru/kones bawah (Bottom Cone)
e)
Poros kemudi (Steering Stem)
18.
Bagian yang ditunjukkan dengan nomor 5 dan 8 adalah ...
a)
Pengikat stang (Handle Bar Holder) dan Poros kemudi (Steering Stem)
b)
Dudukan peluru/kones atas (Top Cone) dan Dudukan peluru/kones bawah (Bottom Cone)
c)
Peluru (Steel Balls) dan Karet penahan debu (Dust Seal)
d)
Batang Kemudi (Handle Bar) dan Penghubung garpu bagian atas (Fork Top Bridge)
e)
Dudukan peluru/kones atas (Top Cone) dan Penghubung garpu bagian atas (Fork Top Bridge)
19.
Kedua hal di bawah menunjukkan bahwa semakin besar sudut casternya, maka trail akan semakin ….
a)
Kecil
b)
Besar
c)
Lebar
d)
Luas
e)
Tinggi
20.
Jarak antara titik potong dari garis poros kemudi dengan jalan mendatar ke titik tumpu ban depan di atas jalan disebut dengan ....
a)
Tubular
b)
Pressed Steel
c)
Handle Bar
d)
Caster
e)
Trail
21.
Sudut kemiringan dari poros kemudi, dinyatakan dalam satuan derajat yang diperoleh dari garis sejajar poros kemudi dengan garis horizontal dinamakan dengan ....
a)
Tubular
b)
Pressed Steel
c)
Handle Bar
d)
Caster
e)
Trail
22.
Sudut caster yang kecil, berarti memperpanjang jarak .... . Dalam hal ini, pengendalian sepeda motor terasa baik untuk jalan yang lurus dengan kecepatan tinggi. Tetapi pada kecepatan rendah, pengendalian terasa .... dan kurang nyaman untuk jalan yang berbelok-belok.
a)
Caster, ringan
b)
Caster, berat
c)
Trail, berat
d)
Trail, ringan
e)
Trail, empuk
23.
Berikut ini adalaha pengaruh bila sudut “caster “ diperkecil, kecuali ....
a)
Pengendalian terasa baik untuk jalan lurus dengan kecepatan tinggi
b)
Pengendalian terasa berat pada kecepatan rendah
c)
Pada jalanan menikung kurang nyaman
d)
Pengendalian lebih nyaman pada kecepatan rendah
e)
Trail semakin besar
24.
Jenis batang kemudi pada sepeda motor dibedakan menjadi dua, yaitu : jenis tubular (pipa) dan………….
a)
Backbone
b)
Pressed steel
c)
Underbone
d)
Fiber
e)
Monoshock
25.
Di bawah ini merupakan bagian dari proses pemeriksaan sistem kemudi kecuali :
a)
Membuka poros kemudi
b)
Pemeriksaan oil seal
c)
Pemeriksaan top cones race dan bottom cones race
d)
Pemeriksaan jumlah dan kondisi dari steel ball
e)
Proses pembukaan dan pemasangan cones race
26.
Sebutkan nama jenis steel ball di samping ini secara berurutan
a)
Retainer Type Steel Ball, Loose Ball Type, Tapered Roller Bearing
b)
Loose Ball Type, Retainer Type Steel Ball, Tapered Roller Bearing
c)
Tapered Roller Bearing, Loose Ball Type, Retainer Type Steel Ball
d)
Retainer Type Steel Ball, Tapered Roller Bearing, Loose Ball Type
e)
Loose Ball Type, Tapered Roller Bearing, Retainer Type Steel Ball
27.
Di samping ini merupakan bagian dari proses pemeriksaan pada sistem kemudi, di atas menunjukkan gambar….
a)
Steel Ball
b)
Bottom Cones Race
c)
Steering Handle
d)
Top Cone Race
e)
Top Bridge
28.
1. Pasang bola bajanya, 2. Lumasi cones race dengan gemuk, 3. Pasang dan kencangkan poros kemudi, 4. Gerakan poros kemudi, 5. Pastikan poros bergerak dengan lancar, 6. Torsi pengencangan 15 kgm, 7. Longgarkan 1/8 putaran. Urutan proses pemasangan poros kemudi yang benar adalah sebagai berikut :
a)
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7
b)
2, 1, 3, 4, 5, 6, 7
c)
3, 4, 5, 6, 7, 1, 2
d)
1, 3, 2, 4, 5, 6, 7
e)
2, 3, 4, 5, 6, 1, 7
29.
Perhatikan gambar di samping ini !, proses apa yang dilakukan pada gambar tersebut ?
a)
Menyetel mur pengikat steering steam
b)
Mengencangkan baut sesuai torsi
c)
Menentukan ukuran mur steering steam
d)
Memperkirakan ukuran baut sesuai torsi
e)
Menyetel baut poros suspensi
30.
Perhatikan gambar di samping ini !, proses apa yang dilakukan pada gambar tersebut ?
a)
Memasang top cone race & bearing adjustment nut
b)
Mengencangkan baut sesuai torsi
c)
Menentukan ukuran mur steering steam
d)
Memperkirakan ukuran baut sesuai torsi
e)
Menyetel baut poros suspensi
31.
Di bawah ini merupakan penyebab stang kemudi cenderung berbelok ke satu arah pada saat pertambahan atau pengurangan kecepatan, kecuali :
a)
Tekanan angin pada ban terlalu rendah
b)
Poros roda depan bengkok
c)
Kebengkokan pada rangka
d)
Kedudukan peredam kejut tidak seimbang
e)
Kebengkokan pada penghubung garpu
32.
Salah satu pernyataan di bawah ini yang menyebabkan kemudi terasa berat, yaitu…….
a)
Tekanan angin pada ban terlalu rendah
b)
Poros roda depan bengkok
c)
Kebengkokan pada rangka
d)
Kedudukan peredam kejut tidak seimbang
e)
Kebengkokan pada penghubung garpu
33.
Poros kemudi diikat terlalu kencang akan mengakibatkan……
a)
Kemudi terlalu berat
b)
Kemudi terasa ringan
c)
Kemudi condong ke satu arah
d)
Kemudi terdengar ada bunyi yang berisik
e)
Kemudi akan menjadi bengkok
34.
Fungsi dari penyetelan jarak main bebas rantai pada sepeda motor adalah . . .
a)
Agar tarikan sepeda motor lebih responsif
b)
Mencegah putusnya rantai
c)
Memperhalus suara gesekan
d)
Menghindari rantai kering
e)
Mencegah keausan driven sprocket
35.
Pada Sepeda Motor yang menggunakan rantai sebagai Pemindah tenaga, perlu dilakukan penyetelan rantai secara berkala. Akibat yang terjadi apabila pada saat penyetelan rantai, kerengangan rantai terlalu longgar adalah….
a)
Kerusakan pada transmisi swing arm
b)
Kerusakan pada hub roda belakang, bearing roda belakang
c)
Tidak stabil pada perpindahan gigi
d)
Rantai cepat kendur
e)
Rantai putus
36.
Terdapat sambungan rantai, sehingga dengan mudah dapat dilepaskan adalah jenis rantai …
a)
Endless Chain
b)
Master Link
c)
Straight-pin
d)
Shoulder-pin
e)
Wheel-pin
37.
Gambar rantai di atas mempunyai spesifikasi kode 420 - 120, arti kode tersebut adalah . . .
a)
Option 1
b)
Option 2
c)
Option 3
d)
Option 4
e)
Option 5
38.
Gambar di atas merupakan proses pelumasan pada rantai roda (drive sprocket) yang bertujuan untuk . . .
a)
Sebagai pendingin
b)
Sebagai perapat
c)
Meredam getaran
d)
Sebagai pembersih
e)
Mengurangi gesekan
39.
dibawah ini adalah yang bukan type rangka sepeda motor adalah ....
a)
presed
b)
single cradle
c)
doble beam
d)
half duplex
e)
perimeter
40.
Untuk memeriksa keretakan pada rangka menggunakan ....
a)
cairan disinfektan
b)
cairan penetrant
c)
cairan coolant
d)
cairan acccu zuur
e)
minyak rem DOT 3/4