Font size
S
M
L
XL
WorksheetsPAKET 5 ESTY
Total questions: 81
Worksheet time: 4hrs 3mins
Name
Class
Date
1.
Guru memperkenalkan huruf Braille pada anak tunanetra dengan menggunakan titik-titik Braille yang sesungguhnya. Alasan yang membenarkan aktivitas tersebut adalah ....
a)
Mempersingkat waktu
b)
Mempertajam perabaan
c)
Meningkatkan motivasi
d)
Menguatkan persepsi
2.
Guru tidak menggunakan kata-kata “ini”, “di sana”, “ke sini” dan lain-lain pada saat mengajar peserta didik tunanetra. Aktivitas ini menunjukkan bahwa guru sedang memperhatikan kebutuhan khusus berupa ....
a)
Activity of Daily Living
b)
Communication and interaction
c)
Discrimination awareness training
d)
Orientation and mobility
3.
Pertimbangan yang paling utama untuk memutuskan seorang peserta didik tunanetra perlu dan tidaknya diajarkan membaca dan menulis Braille adalah ....
a)
Minat dan kemauan
b)
Kecerdasan dan emosi
c)
Lantang pandangan
d)
Ketajaman penglihatan
4.
Rumusan tujuan pembelajaran berikut ini yang paling baik adalah ....
a)
Badu dapat menemukan 5 kata yang salah
b)
Badu menyadari ada kata-kata yang salah dalam bacaan
c)
Badu dapat membedakan kata-kata yang salah dan benar
d)
Badu dapat menemukan 5 kata yang salah dari 10 kalimat
5.
Berdasarkan asesmen diketahui bahwa Ali berusia 7 tahun dan masih dapat membaca huruf awas yang dibesarkan. Berdasarkan kondisi tersebut sebaiknya ....
a)
Ali perlu segera diperkenalkan huruf Braille
b)
Ali diperkenalkan huruf awas bersama-sama dengan huruf Braille
c)
Ali tidak perlu diperkenalkan huruf Braille
d)
Ali perlu lebih dahulu diperkenalkan huruf awas
6.
Aktivitas berikut ini yang sebaiknya menggunakan strategi analytic touch adalah....
a)
Anak tunanetra membedakan bermacam- macam uang koin
b)
Anak tunanetra mengeksplorasi bermacam-macam permukaan
c)
Anak tunanetra mengeksplorasi lingkungan yang baru
d)
Membedakan bermacam-macam kendaraan bermotor
7.
Aktivitas berikut ini yang termasuk aktivitas orientasi bagi anak tunanetra adalah....
a)
Mencari barang yang jatuh
b)
Menggunakan tongkat
c)
Menggunakan anjing penuntun
d)
Memperkirakan jarak
8.
Aktivitas berikut ini yang termasuk aktivitas mobilitas bagi anak tunanetra adalah....
a)
Mengenali posisi pintu terhadap tempat duduknya
b)
Mengeksplorasi lebih saksama benda-benda yang dirasa aneh
c)
Mencatat nama benda-benda yang ada di ruangan
d)
Berjalan hati-hati ketika ada benda yang membahayakan
9.
Seorang guru yang mengajar anak tunanetra menggunakan alat peraga model binatang yang diperkecil, misalnya gajah. Dengan cara ini guru menerapkan prinsip pembelajaran ....
a)
Penyatuan konsep
b)
Belajar sambil melakukan
c)
Pemanfaatan indera
d)
Kekongkritan
10.
Pembelajaran suatu konsep kepada peserta didik tunanetra yang dapat menimbulkan verbalisme antara lain ....
a)
Ceramah berlebihan
b)
Menggunakan peraga yang salah
c)
Tidak ada aktivitas fisik
d)
Tidak menggunakan peraga
11.
Guru meminta peserta didik yang mengalami hambatan penglihatan untuk membaca halaman sebuah koran yang terdapat jenis dan ukuran huruf yang beragam. Dengan cara ini, guru dapat memperkirakan ....
a)
Penglihatan binokuler
b)
Kesehatan penglihatan
c)
Luas lapangan penglihatan
d)
Ketajaman penglihatan
12.
Jika ada seorang peserta didik tunanetra yang belajar bersama dengan anak awas di sekolah reguler, maka yang paling perlu diadaptasi adalah....
a)
Penilaian
b)
Materi
c)
Prosedur
d)
Media
13.
Pelajaran orientasi mobilitas bagi peserta didik tunanetra bermanfaat untuk mengatasi dampak ketunanetraan dalam hal ....
a)
Keterbatasan kognitif dan bahasa
b)
Keterbatasan interaksi dan komunikasi
c)
Keterbatasan variasi pengalaman
d)
Keterbatasan kontak dengan lingkungan
14.
Seorang peserta didik yang ketunanetraannya terjadi sebelum lima tahun dampak terhadap pempelajarannya lebih buruk dari pada yang terjadi setelah lima tahun. Hal ini terkait dengan ada tidaknya ....
a)
Keterampilan Sosial
b)
Keterampilan bahasa verbal
c)
Keterampilan Bahasa non-verval
d)
Pengalaman visual
15.
Perilaku berikut ini menunjukkan kemungkinan seorang peserta didik mengalami hamabatan penglihatan (tunanetra) ....
a)
Cepat bosan dan kurang konsentrasi
b)
Sulit menangkap isi bacaan
c)
Tidak tertarik pada isi bacaan
d)
Sering salah membaca kata
16.
Seorang guru meminta seorang anak tunanetra berkonsentrasi dan mencatat suara apa saja yang didengar selama beberapa menit di dalam kelas. Aktivitas ini merupakan latihan pendengaran dalam hal ....
a)
Menentukan sumber suara
b)
Menentukan kualitas suara
c)
Menentukan warna suara
d)
Menyadari adanya suara
17.
Cara membaca huruf Braille yang dianggap paling efektif adalah ....
a)
Menggunakan satu tangan dengan tiga jari
b)
Menggunakan satu tangan
c)
Menggunakan satu tangan dengan satu jari
d)
Menggunakan dua tangan
18.
Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) seorang guru SLB yang benar dilaksanakan dengan tujuan ....
a)
Menemukan teori baru tentang pembelajaran
b)
Menguji teori yang sudah ada
c)
Meningkatkan prestasi siswa
d)
Meningkatkan kualitas pembelajaran
19.
Hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menunjukkan bahwa pembelajaran komunuikasi pada anak autis menggunakan PECS sangat efektif. Implikasi hasil penelitian ini yang tepat adalah ....
a)
Pembelajaran komunikasi bagi anak autis seharusnya menggunakan PECS
b)
PECS dapat digunakan untuk pengajaran komunikasi bagi anak berkebutuhan khusus
c)
Pengajaran komunikasi dengan PECS dapat dikombinasikan dengan metode lain
d)
PECS dapat menjadi alternatif pengajaran komunikasi bagi anak autis
20.
Seorang guru SLB mencobakan metode baru untuk meningkatkan kecepatan membaca bagi siswanya. Hasil refleksi menunjukkan bahwa kecepatan membaca meningkat, tetapi para siswa berpendapat bahwa metode baru tersebut tidak menyenangkan. Apa yang harus dilakukan oleh guru?
a)
Mengganti metode lain yang lebih baru
b)
Melakukan pengamatan ulang
c)
Mengganti subjek penelitian
d)
Melakukan siklus baru
21.
Peserta didik Autis mengalami hambatan komunikasi, interaksi, sosial, dan bahasa yang bisa dipahami dari proses....
a)
Prognose
b)
Identifikasi
c)
Diagnose
d)
Asesmen
22.
Komponen pokok dalam pengembangan silabus pada Kurtilas 2013 secara berurutan adalah....
a)
Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Sumber Belajar, Alokasi Waktu
b)
Kompetensi Dasar, Standar Kompetensi, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
c)
Kompetensi Dasar, Standar Kompetensi, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Waktu, Sumber Belajar, Alokasi Waktu
d)
Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
23.
Strategi pembelajaran yang paling relevan dengan kebutuhan ABK permanen adalah ....
a)
Kompetitif
b)
Individual
c)
Individualisasi
d)
Kooperatif
24.
Seorang tunagrahita yang telah dewasa dan mempunyai MA 11 tahun termasuk ....
a)
Severe mental retardation
b)
Mild mental retardation
c)
Profound mental retardation
d)
Moderate mental retardation
25.
Penentuan standar kompetensi lulusan untuk SDLB pada kurikulum 2013 harus mengacu kepada tiga aspek, yaitu ....
a)
Pengetahuan, Sikap, Keterampilan
b)
Pengetahuan, Keterampilan, Sikap
c)
Keterampilan, Sikap, Pengetahuan
d)
Sikap, Pengetahuan, Keterampilan
26.
Kebutuhan belajar peserta didik gangguan konsentrasi, atensi dan perilaku hiperaktif (ADD/ADHD) dapat dideskripsikan berdasarkan hasil....
a)
Identifikasi
b)
Prognose
c)
Observasi
d)
Asesmen
27.
Gaya pembelajaran tertentu pada peserta didik autis akan berpengaruh terhadap pemahaman bahasa dan kemampuan membacanya....
a)
Ekspresi diri melalui penggunaan bahasa dan tingkah laku non verbal
b)
Peningkatan kesadaran dan pemahaman terhadap situasi sosial
c)
Menyarankan kepada orang tuanya untuk menyekolahkan anaknya.
d)
Pemahaman kata/kalimat yang abstrak dan tidak panjang
28.
Pendidikan dan pembelajaran anak autis pada umumnya dilaksanakan berdasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut....
a)
Terprogram
b)
Terbaik
c)
Konsisten
d)
Terstruktur
29.
Pembelajaran anak autis yang dilakukan oleh guru dengan tepat, sistematis, dan sesuai dengan kemampuan anak, tidak tergantung pada...
a)
Program pengajaran yang diindividualisasikan (IEP).
b)
Lingkungan belajar yang terstruktur, dengan pedoman yang jelas mengenai perilaku apa yang diharapkan dan tidak diharapkan.
c)
Kurikulum didasarkan atas karakteristik individual anak, bukan atas dasar label autisme
d)
Kelas dilengkapi dengan alat-alat yang baru dan modern
30.
Komponen pokok dalam pengembangan silabus pada KTSP secara berurutan adalah....
a)
Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Sumber Belajar, Alokasi Waktu
b)
Kompetensi Dasar, Standar Kompetensi, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
c)
Kompetensi Dasar, Standar Kompetensi, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Waktu, Sumber Belajar, Alokasi Waktu
d)
Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
31.
Komponen pokok dalam pengembangan silabus pada kurikulum 2013 secara berurutan adalah....
a)
Kompetensi inti, Kompetensi Dasar, Kegiatan Pembelajaran, Materi Pembelajaran, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
b)
Kompetensi inti, Kompetensi Dasar, Materi Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, Penilaian, Sumber Belajar, Alokasi Waktu
c)
Kompetensi Dasar,Kompetensi Inti, Materi Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
d)
Kompetensi inti, Kompetensi Dasar, Materi Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
32.
Strategi pembelajaran yang paling relevan dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus permanen adalah ....
a)
Kooperatif
b)
Kompetitif
c)
Individual
d)
Diindividualisasikan
33.
Anak yang selalu bergerak tidak bisa diam disertai dengan mudah beralih perhatiannya, anak tersebut adalah....
a)
Hiperaktive
b)
ADD
c)
Delinquent
d)
ADHD
34.
Pembelajaran yang sebaiknya dihindarkan dari proses belajar peserta didik berbakat adalah yang berorientasi pada ....
a)
Penemuan
b)
Pendekatan induktif
c)
Proses berpikir tinggi
d)
Berpikir konvergen
35.
Penggunaan Strategies for Behavioral Change untuk memberikan layanan pengembangan diri pada peserta didik tunadaksa perlu memperhatikan prinsip, yaitu...
a)
Menghargai semua perilaku siswa yang muncul
b)
Mengharhargai perilaku positif siswa bisa ditunda
c)
Menghargai perilaku siswa yang tidak dikehendaki muncul
d)
Menghargai perilaku siswa secara konsisten dan proporsional
36.
Berikut ini ada beberapa pernyataan asesmen yang terbaik untuk menyusun pembelajaran individual....
a)
Guru harus memiliki ilmu asesmen, mampu menyusun dan menganalisis hasil asesmen
b)
Guru harus memiliki ilmu asesmen, sadar dalam melakukannya, dan menganalisis hasil asesmen
c)
Guru harus memiliki ilmu asesmen, sadar dalam melakukannya, mampu menyusun hasil asesmen.
d)
Guru harus memiliki ilmu asesmen, sadar dalam melakukannya, mampu menyusun dan menganalisis hasil asesmen
37.
Model pendidikan anak berbakat adalah dengan memberikan....
a)
Individualisasi pembelajaran
b)
Skiping education
c)
Inklusi
d)
Percepatan
38.
Berjalan dan berlari merupakan aktivitas peserta didik berkebutuhan khusus yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan ....
a)
Persepsi
b)
Motorik halus
c)
Motorik kasar
d)
Mobilitas
39.
Kurikulum pendidikan anak tunagrahita yang termasuk kelompok untuk pengembangan pribadi yaitu ....
a)
Menolong diri sendiri
b)
kesadaran sosial dan komunikasi
c)
kesadaran diri dan kesadaran sosial
d)
penggunaan waktu
40.
Belajar merupakan peristiwa mental yang berhubungan dengan berpikir dan pemecahan masalah. Pandangan tersebut diterangkan melalui teori belajar....
a)
Behaviorisme
b)
Humanisme
c)
Konstruktivisme
d)
Kognitivisme
41.
Kreativitas pada anak berbakat dapat tumbuh dengan baik apabila ....
a)
Orang tua selalu memenuhi kebutuhan anaknya yang berbakat
b)
Lingkungan memberi penghargaan yang sama pada semua anak
c)
Lingkungan bersahabat dan ramah pada semua anak
d)
Orang tua bersifat demokratis dan menghargai perbedaan individual
42.
Strategi pembelajaran yang paling relevan dengan kebutuhan ABK permanen adalah ....
a)
Kompetitif
b)
Individual
c)
Individualisasi
d)
Kooperatif
43.
Prinsip layanan program bagi anak Kesulitan Belajar Khusus (Specific Learning Disability) adalah ....
a)
Dapat memberikan penguatan
b)
Mengarah kepada kebutuhan dasar
c)
Berorientasi ke masa depan
d)
Menggunakan pendekatan individual
44.
Salah satu ciri dari kurikulum berdiferensiasi untuk anak berbakat antara lain ....
a)
Kurikulum tidak beranjak dari kurikulum umum
b)
Kurikulum tidak mendasarkan teori belahan otak
c)
Kurikulum sama untuk semua anak
d)
Kurikulum beranjak dari kurikulum umum
45.
Seorang guru sedang memperkenalkan konsep bilangan 3 (tiga) pada siswa tunadaksa dengan hambatan intelektual. Media yang dipergunakan tulisan angka tiga dan jambu mete tiga buah. Media yang dipergunakan guru dalam pembelajaran mengacu pada tahap perkembangan kognitif...
a)
Kemampuan lokomosi anak normal yang berusia sama
b)
Kemampuan motorik anak normal yang berusia sama
c)
Kemampuan non lokomosi anak normal yang berusia sama
d)
Kemampuan mobilisasi anak normal yang berusia sama
46.
Ada aliran mengatakan bahwa, norma susila dapat dan harus diajarkan pada setiap peserta didik termasuk peserta didik berkebutuhan khusus tunadaksa supaya berperilaku normatif, faham ini dikenal dengan ....
a)
Kebebasan
b)
Dogmatis
c)
Keyakinan yang rasional
d)
Relativisme
47.
Asesmen pada peserta didik berkebutuhan khusus penting diilakukan oleh guru sebelum membuat program pembelajarannya, karena ....
a)
Guru yang bertanggung jawab pada kemajuan belajarnya
b)
Guru lebih memahami anak didiknya dari pada orang lain
c)
Guru memiliki kemampuan dalam melakukan asesmen
d)
Guru sebagai perencana, pelaksana dan evaluator KBM
48.
Kegiatan Belajar Mengajar pada anak berbakat yang lebih berorientasi kepada proses adalah ....
a)
Membandingkan dan mempertentangkan
b)
Melakukan diskusi
c)
Membuat perencanaan dan penelitian
d)
Pemecahan masalah
49.
Upaya orang tua dan guru dalam meningkatkan konsentrasi, perhatian, dan perbendaharaan kata anak autis dapat diwujudkan melalui ....
a)
Kerjasama dengan orang lain
b)
Stimulasi dini
c)
Pelajaran bahasa
d)
Dialog atau komunikasi
50.
Peserta didik Autis mengalami hambatan komunikasi, interaksi, sosial, dan bahasa yang bisa dipahami dari proses....
a)
Prognose
b)
Identifikasi
c)
Diagnose
d)
Asesmen
51.
Komponen pokok dalam pengembangan silabus pada Kurtilas 2013 secara berurutan adalah....
a)
Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Sumber Belajar, Alokasi Waktu
b)
Kompetensi Dasar, Kompetensi Inti, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
c)
Kompetensi Dasar, Kompetensi Inti, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Waktu, Sumber Belajar, Alokasi Waktu
d)
Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar
52.
Hasil pemeriksaan audiograf Santi menunjukkan telinga kanan 110 dB dan telinga kiri 95 dB. Untuk media pembelajaran Santi yang menggunakan ABM diperlukan....
a)
Visual
b)
Auditory dan Taktil
c)
Auditory
d)
Visual dan Auditory
53.
Guru memperlihatkan gambar baju dan tulisan “baju” lalu guru meminta sandi untuk mencocokan gambar dan tulisan yang sama, kegiatan yang dilakukan merupakan....
a)
Latihan deteksi
b)
Latihan komunikasi
c)
Latihan mencocokan
d)
Latihan identifikasi
54.
Bahasa pasif (reseptif) lebih cepat berkembang dibanding dengan bahasa aktif (ekspresif), hal ini terjadi pada usia....
a)
6-8 bulan
b)
9-10 bulan
c)
20-24 bulan
d)
12-18 bulan
55.
Hasil asesmen menunjukkan mampu mengucapkan huruf /a/, /u/, /o/, /p/, /b/, /m/; suara terkesan monoton, sering mengulang kata dan terjadi penghilangan huruf yang diawal kata saat bicara.... Profil dari hasil asesmen yang tepat adalah....
a)
Anak belum mampu mengucapkan semua konsonan, kualitas suara sangat monoton, mengalami echolalia dan omisi kata.
b)
Anak hanya mampu mengucapkan beberapa fonem, kualitas suara monoton, dan mengalami echolalia serta selalu terjadi omisi pada kata yang diucapkan
c)
Anak baru bisa mengucapkan beberapa huruf vokal dan konsonan bilabial, kualitas suara selalu monoton, mengalami echolalia dan omisi kata
d)
Anak sudah mampu mengucapkan beberapa huruf vokal dan konsonan bilabial, kualitas suara cenderung monoton, mengalami echolalia dan omisi pada kata yang diucapkan
56.
Satu isyarat melambangkan satu kata/morfem, merupakan ciri dari ....
a)
Isyarat konseptual
b)
Bahasa isyarat
c)
Isyarat alamiah
d)
Isyarat struktural
57.
Isyarat di atas melambangkan angka....
a)
78
b)
88
c)
77
d)
87
58.
Membaca permulaan dalam KBM tunarungu dengan menggunakan metode maternal reflektif, disebut....
a)
Membaca reseptif
b)
Membaca transisi
c)
Membaca ekspresif
d)
Membaca ideovisual
59.
Percakapan dari hati ke hati memiliki ciri terjadinya proses dua hati memikirkan hal yang sama, disebut....
a)
Spontanitas
b)
Fleksibilitas
c)
Interaktifitas
d)
Intersubyektifitas
60.
Guru membahasakan ungkapan anak yang berupa kata/kelompok kata/kalimat yang sempurna secara lisan, dalam KBM perdati dinamakan....
a)
Visualisasi
b)
Refleksi
c)
Ideovisual
d)
Peran ganda
61.
“ Discovery learning atau Penemuan sendiri” adanya aturan, hukum dan sistem bahasa dalam tata bahasa Indonesia, dalam KBM tunarungu merupakan ....
a)
Visualisasi
b)
Ideovisual
c)
Perdati
d)
Refleksi
62.
Fonem /n/,/r/, dan /l/, adalah fonem yang daerah artikulasi berasal dari....
a)
Labiodental
b)
Velar
c)
Bilabial
d)
Dental
63.
Anak mulai dapat duduk, perhatian anak sudah bisa diarahkan, anak sudah mengenal nama diri. Kemampuan di atas dalam RPP merupakan....
a)
Deskripsi diri
b)
Tujuan belajar
c)
Tujuan proses
d)
Kemampuan awal
64.
Tahapan perkembangan bicara pada anak usia 5-7 bulan adalah....
a)
Babbling
b)
Echolalia
c)
true speech
d)
Lalling
65.
Metode formal, metode okasional dan MMR, merupakan....
a)
Metode komunikasi untuk tunarungu
b)
Metode pembelajaran wicara untuk tunarungu
c)
Metode membaca ujaran untuk tunarungu
d)
Metode pembelajaran bahasa untuk tunarungu
66.
Anak diminta mencari sumber bunyi lonceng yang masuk ke telinga dari berbagai arah seperti depan, belakang, kiri, atau kanan, atas atau bawah, merupakan latihan BKPBI....
a)
Deteksi
b)
Diskriminasi
c)
Komprehensif
d)
Identifikasi
67.
Gangguan bicara yang diakibatkan karena kecerdasan di bawah rata-rata, dinamakan ....
a)
Disaudia
b)
Disglosia
c)
Disatria
d)
Dislogia
68.
Suatu proses pengenalan kata dengan mengkaitkan kata sebelumnya yang baru dikenal anak, dalam pembelajaran wicara dinamakan....
a)
Distorsiasi
b)
Differensiasi
c)
Asosialsi
d)
Asimilasi
69.
Yang tergolong fonem getar bersuara adalah....
a)
/l/
b)
/k/
c)
/n/
d)
/r/
70.
Seorang guru perlu mengidentifikasi kemampuan peserta didik tunadaksa sebelum memberikan layanan pendidikan. Jika yang akan diasesmen (dinilai) adalah kemampuan menulis dengan tangan, maka aspek-aspek yang harus dinilai meliputi ....
a)
Kemampuan gerak fleksi, gerak ekstensi, eversi, inversi tangan
b)
Kemampuan gerak fleksi, gerak ekstensi, eversi, inversi, rotasi dan sirkumduksi lengan.
c)
Kemampuan gerak fleksi, gerak ekstensi, eversi, rotasi dan sirkumduksi tangan.
d)
Kemampuan gerak fleksi, gerak ekstensi, eversi, inversi, rotasi dan sirkumduksi tangan.
71.
Cermin artikulasi, lampu, kartu gambar, pias, nasalitet, merupakan alat bina wicara untuk....
a)
Alat rangsang auditori
b)
Alat rangsang taktil
c)
Alat rangsang pernafasan
d)
Alat rangsang visual
72.
Vocal /u/ dan /o/ dalam segitiga vocal terletak di....
a)
Depan
b)
Tengah
c)
Samping
d)
Belakang
73.
Pemahaman terhadap kemampuan peserta didik tunadaksa secara tepat dapat diungkap melalui asesmen, apabila guru akan mengajar penjumlahan, maka kemampuan yang perlu diketahui guru, yaitu ....
a)
Pemahaman lambang bilangan dan nilai tempat
b)
Pemahaman lambang bilangan, dan simbol bilangan
c)
Pemahaman lambang bilangan, simbol tambah, simbol kurang dan nilai tempat
d)
Pemahaman lambang bilangan, simbol tambah dan nilai tempat
74.
Salah satu hambatan yang dihadapi peserta didik berkesulitan belajar yaitu kemampuan membedakan suara atau obyek yang dilihatnya. Untuk mendapatkan data tentang kemampuan diskriminasi visual anak berkesulitan belajar, maka diperlukan instrumen tes yang valid. Berikut ini ada pernyataan yang tidak tepat digunakan sebagai salah satu aspek dalam instrumen tes diskriminasi visual yaitu ....
a)
Kemampuan menghilangkan bentuk geometri seperti segi tiga, segi empat, persegi panjang, bulat dan bujur sangkar
b)
Kemampuan mencari kekurangan bentuk-bentuk geometri, seperti segi tiga, segi empat, persegi panjang, bulat dan bujur sangkar.
c)
Kemampuan mengomentari bentuk-bentuk geometri yang berbeda, sehingga bentuknya menjadi sempurna.
d)
Kemampuan membedakan bentuk-bentuk geometri, seperti segi tiga, segi empat, persegi panjang, bulat dan bujur sangka
75.
Proses pembelajaran peserta didik tunadaksa sedapat mungkin mampu mengembangkan potensi mereka, salah satunya menggunakan pendekatan sistem sosial budaya lingkungan. Penerapannya....
a)
Membawa budaya lingkungan ke dalam program sekolah
b)
Membawa semua budaya lingkungan ke dalam program sekolah
c)
Membawa budaya lingkungan ke dalam program sekolah berdasarkan anjuran dari pemerintah daerah
d)
Membawa budaya lingkungan sendiri ke dalam program sekolah
76.
Strategi pembelajaran merupakan pendekatan dalam mengelola kegiatan pembelajaran agar kompetensi yang diharapkan dapat tercapai secara efektif dan efisien. Berikut ini merupakan salah satu pernyataaan yang tepat untuk mencapai kompetensi secara efektif dan efisien dalam pembelajaran peserta didik tunadaksa ....
a)
Menggunakan metode, menggunakan alat/media yang sesuai kebutuhan anak, mengatur waktu yang diperlukan dan menyusun Rencara Pelaksanaan Pelajaran
b)
Menyajikan materi sesuai dengan waktu yang tersedia dan menggunakan alat peraga yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik tunadaksa.
c)
Menyajikan materi sesuai dengan waktu yang tersedia dan menenggunakan alat peraga yang sesuai dengan kebtuhan peserta didik tunadaksa.
d)
Mengintegrasikan urutan kegiatan, mengorganisasikan dan menyampaikan materi dengan beberapa metode, penggunaan alat /media, serta mengatur waktu yang diperlukan
77.
Pengembangan diri dan gerak peserta didik tunadaksa dalam keterampilan memakai sepatu, maka tidak semua model sepatu diajarkan. Guru perlu memilih model sepatu yang tepat agar proses pembelajaran berlangsung seefektif mungkin. Pada tahap pertama pembelajaran memakai sepatu yang perlu dihindari adalah ....
a)
Sepatu yang menggunakan tali lebih dahulu diajarkan, supaya anak dapat memakai sendiri tanpa dibantu oleh orang lain,
b)
Sepatu yang sedang dipakai anak, supaya anak dapat memakai dan melepas sepatunya sendiri.
c)
Sepatu yang dimiliki anak, supaya anak dapat memakai dan melepaskan sepatunya sendiri.
d)
Semua model sepatu yang sedang trendy supaya anak dapat memakai semua jenis sepatu,
78.
Materi yang diajarkan dalam pengembangan diri dan gerak pada peserta didik tunadaksa sering tidak berhasil. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor selain kondisi anak itu sendiri. Tindakan apakah yang seharusnya dilakukan seorang guru untuk pengembangan diri dan gerak ketika ada peristiwa seorang anak memecahkan piring di kelas?
a)
Menghukum anak dengan menyuruh mengganti piring yang dipecahkan, serta memberitahukan pada orang tuanya
b)
Menyuruh anak dan teman-temannya membersihkan pecahan piringnya
c)
Menyuruh anak menceriterakan kepada teman-temannya mengapa piring bisa pecah
d)
Mengulang kembali pembelajaran dan menyemangati anak supaya tidak selalu merasa bersalah memecahkan piring.
79.
Teknik pembelajaran yang membantu peserta didik tunadaksa dalam mencari dan menentukan suatu nilai yang dianggap baik melaui proses menganalisis nilai yang sudah ada dan tertanam dalam diri siswa, dilakukan melalui ....
a)
Diskusi kelompok membahas prilaku temannya yang terlambat , tugas kelompok pada setiap matapelajaran dan percontohan.
b)
Studi banding ke sekolah yang dekat, anallisis tugas, dan mendemontrasikan aktivitas gotong royong
c)
Tugas invidual, tanggujawab, dan melalui diskusi kelompok
d)
Percontohan, analisis nilai, inquiry, dan moral reasoning,
80.
Program pendidikan kebutuhan khusus Pengembangan Diri dan Gerak pada anak tunadaksa paraplegi, salah satu rumusan tujuannya anak mampu berjalan sendiri ke tempat mencuci tangan. Berikut ini ada pernyataan terhadap rumusan tujuan program yang perlu dianalisis kebenarannya....
a)
Tidak sesuai, seharusnya anak diajarkan dulu cara-cara berpakaian
b)
Tidak sesuai, seharusnya anak diajarkan dulu cara menyisir rambut
c)
Tidak sesuai, karena anak mengalami kelumpuhan pada kedua tangannya
d)
Tidak sesuai, karena anak mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya
81.
Seorang peserta didik berkesulitan belajar (LD) mengalami kesulitan pada Visual Memory, seperti sulit mengingat urutan benda, hurup dalam kata, digit dalam bilangan, kata dalam kalimat yg dilihat. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukakan melalui pembelajaran....
a)
Mengeja kata dalam hati, kemudian mengucakan dengan keras; Membaca kata yg baru diperlihatkan sekilas; dan Menyusun gambar, benda, huruf, atau angka sesuai dengan besar kecilnya; dan Menyusun huruf menjadi kalimat yang sesuai
b)
Menuliskan kata dengan benar sesuai ejaannya; Mengingat kata yg baru diperlihatkan sekilas; Menyusun gambar, benda, huruf, atau angka sesuai dengan warnanya; dan Menyusun huruf menjadi paragrap yang sesuai
c)
Mengeja kata dengan keras; Menirukan kata yg baru diperlihatkan sekilas; Menyusun gambar, benda, huruf, atau angka sesuai dengan polanya; dan Menyusun huruf menjadi frase yang sesuai
d)
Mengeja kata dengan keras saat menulis kata tersebut; Menulis kata yg baru diperlihatkan sekilas; Menyusun gambar, benda, huruf, atau angka sesuai urutannya; dan Menyusun huruf menjadi kata yang sesuai
Reset
