wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Udang MSF

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Padat tebar kolam Millenial Shrimp Farming (MSF) yakni …

a)

300 – 750 ind/m3

b)

250 – 500 ind/m3

c)

50 – 80 ind/m3

d)

100 – 200 ind/m3

2.

Ukuran benur yang ditebar di awal pemeliharaan di kolam Millenial Shrimp Farming (MSF) yakni …

a)

Post Larva (PL) 5 - 6

b)

Post Larva (PL) 7 - 8

c)

Post Larva (PL) 12 - 14

d)

Post Larva (PL) 9 - 10

3.

Kriteria benur yang sehat meliputi …

a)

Ukuran optimal, pergerakan lincah, seragam, organ lengkap dan usus terlihat penuh

b)

Harga sesuai ukuran, tahan penyakit, respon pakan, pertumbuhan cepat dan SR tinggi

c)

Pertumbuhan optimal, mortalitas rendah, seragam, organ lengkap dan usus terlihat penuh

d)

Bebas penyakit, pergerakan lincah, tidak seragam, organ lengkap dan warna tubuh cerah

4.

Keuntungan kolam yang dilengkapi dengan central drain (sistem

pembuangan) yang berada di bagian tengah kolam yakni …

a)

Pemberian pakan yang efektif dan merata pada udang

b)

pengamatan sifat plantonik udang

c)

tidak adanya titik mati pengendapan kotoran pada kolam budidaya

d)

Mempercepat panen udang sehingga mutu udang tetap terjaga

5.

Faktor yang menentukan dalam penebaran benur udang di kolam MSF yakni …

a)

Produktifitas kolam dan pengendalian penyakit

b)

Ukuran benur udang dan kualitas air

c)

padat penebaran dan jenis pakan yang diberikan

d)

seleksi benur (fry selection) dan aklimatisasi (acclimation)

6.

Faktor yang menentukan dalam penebaran benur udang di kolam MSF yakni …

a)

seleksi benur (fry selection) dan aklimatisasi (acclimation)

b)

padat penebaran dan jenis pakan yang diberikan

c)

Ukuran benur udang dan kualitas air

d)

Produktifitas kolam dan pengendalian penyakit

7.

Cara melakukan stress test pada benur udang yakni …

a)

pengujian dengan

kejutan salinitas air

b)

pengamatan sifat tanggap terhadap rangsang dari luar

c)

merendam benur kedalam larutan formalin 100 ppm selama 2 jam

d)

pengamatan sifat plantonik udang

8.

Kesalahan penentuan benur sehat dari pengamatan pergerakkan benur antara lain …

a)

memberi perlakuan fluktuasi suhu air

b)

selalu aktif berenang

c)

peka terhadap rangsangan dari luar

d)

berenang menentang arus

9.

Salahsatu manajemen pakan yang diterapkan di dalam budaya udang MSF yakni …

a)

Aturan diet pakan dan frekuensi pakan sesuai jenis pakan

b)

Padat tebar benih yang disesuaikan dengan daya dukung lingkunga

c)

Penambahan probiotik maupun imunostimulan pada pakan

d)

Peningkatan kandungan serta nilai kelarutan oksigen dalam air dengan

menggunakan kincir

10.

Berikut ini bukan salahsatu tujuan aplikasi probiotik di kolam MSF yakni …

a)

Menekan perkembangan

bakteri Vibrio

b)

Menjaga kadar pH air

c)

Menstabilkan kualitas air

d)

Menekan kelimpahan plankton

11.

Cara pengitungan berat udang rata-rata yakni …

a)

1.000 : ABW (dalam gram)

b)

Populasi x ABW

c)

Populasi x 100% : Jumlah Tebar Benur

d)

Berat udang (dalam gram) : Jumlah udang

12.

Vitamin B kompleks dan vitamin C pada suplemen premiks yang dicampur pada pakan bermanfaat untuk …

a)

mempertahankan kelengkapan organ tubuh, tahan serangan virus dan menstabilkan pH air

b)

mengoptimalkan pertumbuhan, tingkat

kelangsungan hidup dan mengurangi stress selama pemeliharaan

c)

meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki kualitas air, dan mengoptimalkan daya serap pakan

d)

meningkatkan nafsu makan, mempercepat moulting, dan keseragaman ukuran

13.

Kadar protein minimum untuk pakan starter yakni …

a)

32%

b)

30%

c)

28%

d)

26%

14.

Yang bukan cara penanganan biosecurity yang baik ketika terjadi kontaminasi yakni …

a)

Gejala pathogen/virus terhadap udang peliharaan,

dilakukan tindakan treatment menggunakan bahan desinfeksi

b)

Jika udang dan media pemeliharaan terkontaminasi dilakukan tindakan panen total

c)

hasil cek anco menggambarkan penurunan nafsu makan udang maka dilakukan pengurangan jumlah pakan

d)

Kontaminan/ pathogen/ virus terhadap air media pemeliharaan

didesinfeksi menggunakan desinfekan (sodium hypoclorite)

15.

Penyebab penyakit Black gill atau insang hitam pada udang adalah …

a)

Perubahan suhu dan salinitas serta kanibalisme

b)

kondisi udang yang tidak sehat dan penanganan panen yang buruk

c)

kekurangan mineral dan perubahan kualiutas air yang cepat

d)

Kandungan limbah organik tinggi dan pemberian pakan yang berlebihan

16.

Apabila terjadi penurunan Oksigen terlarut

< 4 ppm di kolam MSF, prosedur tindakan yang tidak efektif dilakukan yakni …

a)

mengurangi populasi dengan panen parsial

b)

menambahkan alat dan bahan penambah

oksigen

c)

Pergantian air

d)

Penambahan bakteri pengurai

17.

Apabila terjadi kenaikan salinitas lebih tinggi

>35 ppt di kolam MSF, prosedur tindakan yang harus dilakukan yakni …

a)

meningkatkan frekuensi pergantian air

b)

menambahkan air laut dari tandon

c)

menghidupkan kincir atau aerasi 24 jam

d)

menaikkan ketinggian air

18.

Gejala Penyakit White feces disease (WFD) atau kotoran putih di kolam MSF dapat diamati berdasarkan ...

a)

perubahan warna tubuh menjadi

putih kapas, dan mengalami nafsu makan turun sampai terjadi kematian secara

perlahan-lahan

b)

nafsu makan udang turun, muncul

kotoran udang berwarna putih di permukaan air, saluran pencernaan kosong

sampai terjadi kematian di dasar tambak

c)

seluruh permukaan

tubuh berwarna kemerahan terutama bagian kipas ekor, saluran pencernaan kosong, kulit udang menjadi lembek dan mati saat terjadi

molting

d)

pertumbuhan lambat dan variasi ukuran tinggi yang dapat

menyebabkan penurunan produksi udang dan konversi pakan tinggi

19.

Faktor yang paling penting diperhatikan dalam pemberian pakan udang di kolam MSF yakni …

a)

tenaga kerja, jumlah pakan harian dan luas kolam/tambak

b)

Cuaca, umur udang dan pengendalian penyakit

c)

Kualitas air, jenis pakan dan waktu pemberiannya

d)

takaran, waktu dan respon udang

20.

Feeding level optimum dalam metode pemberian pakan udang di kolam MSF yang tepat adalah …

a)

over feeding

b)

restricted feed

c)

ad libitum

d)

ad satiation