Font size
S
M
L
XL
WorksheetsSoal Kepala Berprestasi
Total questions: 100
Worksheet time: 50mins
Name
Class
Date
1.
Mengapa pembelajaran yang fleksibel penting dalam perencanaan pembelajaran?
a)
Untuk mengatasi pembelajaran di masa pandemi COVID-19
b)
Untuk menyesuaikan dengan kesiapan peserta didik
c)
Untuk memastikan pemahaman konsep yang lebih baik
d)
Untuk meningkatkan kolaborasi antar guru
2.
Bagaimana fase belajar peserta didik dan kelas terkait dalam perencanaan pembelajaran?
a)
Peserta didik berada di kelas yang sesuai dengan usia, namun belajar materi pelajaran dari fase sebelumnya
b)
Peserta didik berada di kelas yang sesuai dengan fase pembelajaran, tanpa memperhatikan usia
c)
Peserta didik berada di kelas yang sesuai dengan usia dan fase pembelajaran
d)
Peserta didik berada di kelas yang sesuai dengan usia, namun bisa belajar materi pelajaran dari fase berikutnya
3.
Mengapa kolaborasi antara guru kelas berbeda penting dalam pengembangan rencana pembelajaran?
a)
Untuk memastikan pemahaman konsep yang lebih baik
b)
Untuk menyesuaikan pembelajaran di awal tahun ajaran
c)
Untuk mempercepat proses belajar peserta didik
d)
Untuk menyampaikan informasi tentang proses belajar peserta didik di kelas sebelumnya
4.
Apa yang dicakup dalam naskah Capaian Pembelajaran (CP)?
a)
Rationale, tujuan, karakteristik, dan capaian per fase
b)
Rationale, tujuan, profil pelajar Pancasila, dan capaian per fase
c)
Tujuan, karakteristik, capaian per fase, dan capaian per elemen
d)
Tujuan, karakteristik, capaian per elemen, dan profil pelajar Pancasila
5.
Apa yang dimaksud dengan "memahami" dalam konteks Capaian Pembelajaran (CP)?
a)
Proses berpikir tingkat rendah (C2) menurut Taksonomi Bloom
b)
Proses dan pengalaman belajar yang membangun pemahaman yang mendalam
c)
Kemampuan menjelaskan, menginterpretasi, dan mengaplikasikan informasi
d)
Pengembangan kurikulum dengan pendekatan "Understanding by Design"
6.
Apa yang termasuk dalam memahami Capaian Pembelajaran (CP)?
a)
Mengenal kata-kata kunci yang penting dalam CP
b)
Memahami kompetensi yang harus dimiliki peserta didik pada akhir fase
c)
Memahami elemen-elemen atau domain yang membentuk mata pelajaran
d)
Memahami capaian yang ditargetkan dan kaitannya dengan profil pelajar Pancasila
7.
Apa yang dapat dipicu oleh pemahaman terhadap CP dalam pengembangan rancangan pembelajaran?
a)
Ide-ide tentang capaian pembelajaran pada setiap fase
b)
Ide-ide tentang materi yang akan dipelajari secara luas dan mendalam
c)
Ide-ide tentang proses belajar yang akan dilalui peserta didik
d)
Ide-ide tentang bagaimana mencapai capaian dalam fase tertentu
8.
Apa tujuan utama dari memahami Capaian Pembelajaran (CP)?
a)
Mengembangkan kurikulum, alur tujuan pembelajaran, atau silabus
b)
Menyelidiki kata-kata kunci yang penting dalam CP
c)
Memantik ide-ide pengembangan rancangan pembelajaran
d)
Memahami capaian yang sudah biasa diajarkan
9.
Apa yang dimaksud dengan level "Mengingat" dalam taksonomi kognitif yang dikembangkan oleh Anderson dan Krathwohl?
a)
Menjelaskan ide atau konsep menggunakan kalimat sendiri
b)
Mengingat kembali informasi yang telah dipelajari, seperti definisi, fakta-fakta, atau daftar urutan
c)
Menggunakan konsep, pengetahuan, atau informasi pada situasi berbeda dan relevan
d)
Memecah-mecah informasi menjadi beberapa bagian dan menentukan keterkaitan antarkonsep
10.
Apa yang menjadi salah satu komponen utama dalam penulisan tujuan pembelajaran?
a)
Kompetensi yang perlu ditunjukkan oleh peserta didik
b)
Proses pengembangan rencana pembelajaran langkah demi langkah
c)
Lingkup materi yang perlu dipahami pada akhir satu unit pembelajaran
d)
Tahap berpikir yang perlu ditunjukkan oleh peserta didik
11.
Apa yang menjadi kemampuan tertinggi dalam taksonomi kognitif yang dikembangkan oleh Anderson dan Krathwohl?
a)
Mengaplikasikan konsep, pengetahuan, atau informasi pada situasi berbeda dan relevan
b)
Menjelaskan ide atau konsep menggunakan kalimat sendiri
c)
Memecah-mecah informasi menjadi beberapa bagian dan menentukan keterkaitan antarkonsep
d)
Merangkai berbagai elemen menjadi satu hal baru yang utuh dan memberikan nilai tambah terhadap suatu produk yang sudah ada
12.
Apa yang dimaksud dengan "sistem diri" dalam taksonomi pembelajaran Marzano?
a)
Kemampuan individu untuk merancang strategi pembelajaran
b)
Keputusan individu untuk merespon instruksi dan pembelajaran
c)
Kemampuan individu untuk mengidentifikasi atribut utama dalam pengetahuan
d)
Proses pengolahan informasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan pembelajaran
13.
Apa yang termasuk dalam tingkat "Pemanfaatan Pengetahuan" dalam taksonomi pembelajaran Marzano?
a)
Mengevaluasi dan mengatur fungsi pemikiran lainnya
b)
Memantau dan mengatur proses pembelajaran
c)
Mengingat kembali informasi secara umum
d)
Menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan tugas tertentu
14.
Di bawah ini adalah tujuan kepala satuan pendidikan melakukan supervisi akademik, kecuali ....
a)
Pengawasan kualitas
b)
Penumbuhan motivasi
c)
Pengembangan profesional
d)
Mencari kesalahan guru
15.
Di bawah ini manakah kegiatan yang dilakukan pada tahapan perencanaan?
a)
Mengelola hasil data observasi
b)
Memeriksa Rencana Pembelajaran Guru
c)
Merencanakan jadwal bersama guru
d)
Merekap hasil penilaian
16.
Salah satu tantangan kepala satuan pendidikan melakukan pemeriksaan perencanaan pembelajaran adalah …
a)
Mengumpulkan guru
b)
Melibatkan orang tua murid
c)
Mengalokasikan waktu
d)
Mengelola hasil supervisi akademik
17.
Kepala satuan pendidikan harus memastikan para pendidik menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan cara memeriksa adakah bentuk proses, konten, atau produk pada perencanaan pembelajaran.
a)
Benar
b)
Salah
c)
Tidak selalu
d)
Tergantung situasi dan kebijakan sekolah
18.
Apa saja manfaat yang diperoleh Kepala Satuan Pendidikan ketika mengobservasi pembelajaran di dalam kelas?
a)
Dapat memastikan terjadinya pembelajaran yang berpusat pada murid
b)
Dapat memastikan tercapainya tujuan pembelajaran sesuai dengan perencanaan
c)
Dapat memetakan potensi dan kebutuhan pendidik untuk peningkatan kualitas pembelajaran
d)
Semua benar
19.
Apa yang menjadi prinsip dalam menyusun alur tujuan pembelajaran?
a)
Alur tujuan pembelajaran harus berpotongan di tengah jalan.
b)
Penyusunan alur tujuan pembelajaran harus lintas fase.
c)
Alur tujuan pembelajaran harus dikembangkan oleh pakar mata pelajaran.
d)
Penyusunan alur tujuan pembelajaran harus dimulai dengan pendekatan/strategi pembelajaran.
20.
Apa yang dimaksud dengan alur tujuan pembelajaran yang tuntas satu fase?
a)
Alur tujuan pembelajaran yang berpotongan di tengah jalan.
b)
Alur tujuan pembelajaran yang dikembangkan oleh pakar mata pelajaran.
c)
Alur tujuan pembelajaran yang tidak meminta guru untuk memilih.
d)
Alur tujuan pembelajaran yang dapat dipengaruhi oleh karakteristik mata pelajaran.
21.
Apa saja komponen minimum dalam rencana pelaksanaan pembelajaran?
a)
Tujuan pembelajaran, langkah-langkah atau kegiatan pembelajaran, dan media pembelajaran
b)
Tujuan pembelajaran dan langkah-langkah atau kegiatan pembelajaran
c)
Tujuan pembelajaran, langkah-langkah atau kegiatan pembelajaran, dan rencana asesmen pembelajaran
d)
Tujuan pembelajaran, langkah-langkah atau kegiatan pembelajaran, rencana asesmen pembelajaran, dan media pembelajaran
22.
Apa saja komponen minimum dalam modul ajar?
a)
Tujuan pembelajaran, langkah-langkah atau kegiatan pembelajaran, dan media pembelajaran
b)
Tujuan pembelajaran, langkah-langkah atau kegiatan pembelajaran, dan rencana asesmen pembelajaran
c)
Tujuan pembelajaran, langkah-langkah atau kegiatan pembelajaran, rencana asesmen pembelajaran, dan media pembelajaran
d)
Rencana asesmen di awal pembelajaran dan rencana asesmen di akhir pembelajaran
23.
Bagaimana kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran sebaiknya disusun?
a)
Dalam bentuk angka mutlak
b)
Dalam bentuk deskripsi
c)
Dalam bentuk rubrik
d)
Dalam bentuk skala interval nilai
24.
Apakah pendidik diperbolehkan menggunakan angka mutlak sebagai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran?
a)
Ya, disarankan untuk menggunakan angka mutlak
b)
Ya, asalkan diikuti dengan deskripsi tambahan
c)
Tidak, sebaiknya menggunakan deskripsi
d)
Tidak, sebaiknya menggunakan rubrik
25.
Apa yang menjadi fokus utama dalam Kurikulum Merdeka terkait pembelajaran dan asesmen?
a)
Pengembangan strategi pembelajaran
b)
Asesmen formatif
c)
Pembelajaran terdiferensiasi
d)
Teaching at the right level (TaRL)
26.
Apa yang dilakukan pendidik setelah melakukan asesmen di awal pembelajaran?
a)
Menyesuaikan strategi pembelajaran
b)
Mengelompokkan peserta didik berdasarkan hasil asesmen
c)
Merancang penyesuaian khusus untuk peserta didik tertentu
d)
Melakukan asesmen di akhir pembelajaran
27.
Bagaimana pendidik dapat melakukan pembelajaran terdiferensiasi sesuai dengan tahap capaian peserta didik?
a)
Membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok berdasarkan kemampuan mereka
b)
Menetapkan kelompok tetap untuk setiap peserta didik sepanjang tahun ajaran
c)
Memberikan pendampingan setelah jam pelajaran berakhir
d)
Mengajak peserta didik memilih peran-peran yang ingin mereka ambil
28.
Dalam diferensiasi pembelajaran, bagaimana pendidik dapat membedakan konten materi yang diajarkan kepada peserta didik?
a)
Mengajarkan keseluruhan materi kepada semua peserta didik
b)
Membagi peserta didik menjadi tiga kelompok berdasarkan kemampuan akademik
c)
Memberikan tugas pengayaan kepada peserta didik yang sudah sangat mahir
d)
Membatasi pembelajaran hanya pada 3 hal terpenting untuk peserta didik yang membutuhkan bimbingan
29.
Bagaimana pendidik dapat melakukan diferensiasi pembelajaran berdasarkan proses pembelajaran yang dilakukan?
a)
Mengajarkan secara langsung kepada semua peserta didik
b)
Menggunakan pendekatan modeling dan kerja mandiri untuk peserta didik yang membutuhkan bimbingan
c)
Memberikan tugas pemantik untuk tugas mandiri kepada peserta didik yang sangat mahir
d)
Menggabungkan praktik dan peninjauan ulang (review) untuk peserta didik yang cukup mahir
30.
Sebagai panduan pembelajaran, Capaian Pembelajaran disusun menjadi...
a)
RPP atau Modul Ajar
b)
Silabus
c)
Tujuan pembelajaran
d)
Alur Tujuan Pembelajaran
31.
Bagaimana pendidik dapat mengolah hasil asesmen dalam satu tujuan pembelajaran?
a)
Menggunakan hanya data kualitatif sebagai hasil asesmen tujuan pembelajaran peserta didik
b)
Menggunakan hanya data kuantitatif sebagai hasil asesmen tujuan pembelajaran peserta didik
c)
Mengolah data kuantitatif secara rerata dan proporsional
d)
Mengabaikan hasil asesmen dalam tujuan pembelajaran peserta didik
32.
Apakah di Kurikulum Merdeka boleh tidak naik kelas?
a)
Boleh, jika ada kasus luar biasa.
b)
Tidak boleh, semua peserta didik harus naik kelas.
c)
Boleh, tetapi harus ada persetujuan semua pihak terkait.
d)
Tidak boleh, kebijakan Kurikulum Merdeka tidak mengizinkan tidak naik kelas.
33.
Bagaimana cara menentukan kenaikan kelas pada Kurikulum Merdeka?
a)
Berdasarkan hasil ujian akhir
b)
Berdasarkan kehadiran peserta didik
c)
Berdasarkan laporan kemajuan belajar
d)
Berdasarkan usulan dari guru mata pelajaran
34.
Apa saja komponen yang terdapat pada modul ajar atau RPP Kurikulum Merdeka?
a)
Informasi umum, komponen inti, dan penilaian
b)
Informasi umum, komponen inti, dan aktivitas tambahan
c)
Informasi umum, komponen inti, dan tujuan pembelajaran
d)
Informasi umum, komponen inti, dan lampiran
35.
Apa tujuan dari modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila?
a)
Meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik
b)
Mengembangkan keterampilan sosial peserta didik
c)
Menguji pengetahuan peserta didik tentang Pancasila
d)
Menilai prestasi akademik peserta didik
36.
Bagaimana pendekatan pembelajaran dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila?
a)
Pendekatan teori
b)
Pendekatan eksperimen
c)
Pendekatan proyek
d)
Pendekatan individual
37.
Apa yang dimaksud dengan modul proyek?
a)
Dokumen yang berisi tujuan, langkah, media pembelajaran, dan asesmen untuk melaksanakan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila.
b)
Modul yang digunakan untuk melaksanakan proyek berbasis proyek (project-based learning).
c)
Dokumen yang berisi langkah-langkah dan tujuan pembelajaran yang terkait dengan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila.
d)
Modul yang digunakan untuk perencanaan pembelajaran dengan konsep berbasis proyek.
38.
Apa itu sekolah penggerak?
a)
Sekolah yang memberikan pendidikan berbasis agama
b)
Sekolah yang memiliki program khusus untuk siswa berbakat
c)
Sekolah yang menekankan pada pengembangan karakter siswa
d)
Sekolah yang berfokus pada peningkatan mutu guru
39.
Berikut adalah beberapa hal yang dapat kita pertimbangkan untuk mengembangkan tema projek, kecuali…
a)
Kepentingan kepala sekolah dan guru
b)
Isu-isu terkini
c)
Perayaan nasional/internasional
d)
Kebutuhan murid
40.
Prinsip penyusunan kurikulum yang mana yang menunjukkan pentingnya memperhatikan kekhasan dan konteks sosial budaya satuan pendidikan?
a)
Berpusat pada peserta didik
b)
Kontekstual
c)
Esensial
d)
Akuntabel
41.
Siapa saja yang dilibatkan dalam pengembangan kurikulum satuan pendidikan?
a)
Orang tua dan organisasi
b)
Berbagai sentra dan industri
c)
Orang tua, organisasi, berbagai sentra, serta industri dan dunia kerja
d)
Komite satuan pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan
42.
Prinsip pembelajaran yang tidak termasuk dalam pendekatan yang berpihak pada murid adalah yang mana?
a)
Memperhatikan kebutuhan pencapaian belajar murid saat ini
b)
Mengembangkan kapasitas belajar murid menjadi pembelajar sepanjang hayat
c)
Mendukung perkembangan kognitif dan karakter murid
d)
Memastikan semua materi diajarkan dalam satu tahun ajaran
43.
Dalam proses penyusunan kurikulum operasional satuan pendidikan, siapa yang akan memfasilitasi dan terlibat di dalam penyusunan ini?
a)
Kepala satuan pendidikan dan pendidik
b)
Orang tua
c)
Komite satuan pendidikan
d)
Pemangku kepentingan eksternal
44.
Bagaimana sifat proses penyusunan kurikulum operasional satuan pendidikan berdasarkan data yang disediakan?
a)
Tetap
b)
Fleksibel/Dinamis
c)
Ditentukan oleh pemerintah pusat
d)
Mengacu kepada visi dan misi
45.
Prinsip-prinsip apa yang harus diperhatikan dalam analisis karakteristik dan lingkungan belajar pada pengembangan kurikulum operasional?
a)
Melibatkan perwakilan warga satuan pendidikan
b)
Menggunakan data dari situasi fiksi/kondisi yang direncanakan
c)
Mengabaikan pengumpulan dan dokumentasi data
d)
Mengabaikan informasi yang relevan
46.
Apa yang menjadi dasar dalam perancangan pembelajaran dengan paradigma baru?
a)
Prinsip pembelajaran terstruktur
b)
Prinsip pembelajaran yang seragam untuk semua siswa
c)
Prinsip pembelajaran yang terdiferensiasi
d)
Prinsip pembelajaran berbasis kompetensi
47.
Apa yang bukan menjadi ciri-ciri Program Intrakurikuler?
a)
Pembelajaran terdiferensiasi
b)
Capaian pembelajaran disederhanakan
c)
Siswa memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi
d)
Guru kekurangan waktu untuk menyelesaikan materi dalam satu tahun pelajaran
48.
Apa yang harus menjadi fokus dalam merumuskan visi, misi, dan tujuan satuan pendidikan?
a)
Orientasi pada kebutuhan guru dan tenaga pendidik.
b)
Orientasi pada pihak sponsor atau donatur.
c)
Orientasi pada peserta didik.
d)
Orientasi pada kepentingan administratif.
49.
Apa yang harus dicapai oleh visi satuan pendidikan?
a)
Memberikan panduan/arahan serta motivasi.
b)
Menunjukkan keadaan sekarang.
c)
Menggambarkan upaya bersama yang berorientasi kepada peserta didik.
d)
Menunjukkan hasil yang akan dicapai dalam waktu tertentu.
50.
Apa yang harus menjadi kriteria dalam merumuskan tujuan satuan pendidikan?
a)
Serasi dan mendeskripsikan misi dan nilai-nilai satuan pendidikan.
b)
Fokus pada kebutuhan administratif.
c)
Bersifat umum dan tidak terukur.
d)
Tidak perlu dicapai dalam jangka waktu tertentu.
51.
Apa prinsip yang harus dipenuhi dalam merumuskan tujuan yang berpusat pada peserta didik?
a)
Menambahkan kompetensi peserta didik sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan.
b)
Mengevaluasi secara kritis lingkungan belajar di satuan pendidikan.
c)
Memfokuskan kembali pada tujuan satuan pendidikan atau program keahlian.
d)
Menggunakan profil pelajar Pancasila sebagai prinsip utama setiap program pembelajaran.
52.
Apa tujuan dari refleksi yang dilakukan oleh satuan pendidikan secara berkala?
a)
Mengetahui sejauh mana keberhasilan dalam pembelajaran.
b)
Membantu peserta didik berkembang sesuai keragaman potensinya.
c)
Memungkinkan peserta didik dan pendidik berkembang seperti yang dideskripsikan di profil pelajar Pancasila.
d)
Mengelola sumber daya yang ada pada satuan pendidikan.
53.
Prinsip apa yang harus dipenuhi agar tujuan dapat diukur dan memotivasi warga satuan pendidikan agar tercapai?
a)
Spesifik
b)
Measurable
c)
Achievable/Attainable
d)
Relevant
54.
Prinsip apa yang harus dipenuhi agar tujuan dapat menempatkan peserta didik sehingga mampu memperkuat kompetensinya?
a)
Specific
b)
Measurable
c)
Relevant
d)
Time Bound
55.
Apa jenis pendekatan pembelajaran yang mencakup penggabungan berbagai mata pelajaran ke dalam satu tema atau topik yang holistik?
a)
Mata Pelajaran
b)
Tematik
c)
Integrasi
d)
Blok
56.
Apa karakteristik pendekatan pembelajaran tematik?
a)
Tema yang dekat dengan kehidupan peserta didik.
b)
Pemisahan antar mata pelajaran terlihat secara jelas.
c)
Materi yang diajarkan bersifat tidak relevan dengan kebutuhan siswa.
d)
Hubungan antara kompetensi tidak terlihat jelas di dalam aktivitas yang dilakukan.
57.
Apa tujuan dari supervisi akademik kepada guru?
a)
Meningkatkan kualitas lulusan peserta didik
b)
Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengajar guru
c)
Memantau kegiatan proses belajar mengajar di sekolah
d)
Memberikan bantuan profesional kepada kepala sekolah
58.
Siapa yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan supervisi di sekolah?
a)
Guru-guru di sekolah
b)
Kepala sekolah
c)
Peserta didik
d)
Orang tua siswa
59.
Manakah prinsip supervisi akademik yang mencerminkan kerja sama yang baik antara supervisor dan guru dalam mengembangkan pembelajaran?
a)
Praktis
b)
Kooperatif
c)
Humanis
d)
Terpadu
60.
Prinsip supervisi akademik yang mencerminkan supervisi dilakukan secara teratur dan berkelanjutan oleh Kepala sekolah adalah:
a)
Berkesinambungan
b)
Objektif
c)
Demokratis
d)
Komprehensif
61.
Yang bukan miskonsepsi guru tentang berbagi praktik baik adalah …
a)
Berbagi praktik baik itu bisa dilakukan lewat ngobrol di komunitas
b)
Berbagi praktik baik harus selalu dirancang dengan format yang ketat
c)
Berbagi praktik baik harus selalu menggunakan bahasa formal dan teknis
d)
Berbagi praktik baik harus selalu berbasis alat TIK terkini
62.
Apa definisi coaching?
a)
Proses pembelajaran yang berfokus pada mengajar.
b)
Proses kolaborasi untuk mengembangkan potensi individu.
c)
Proses pengajaran yang berorientasi pada hasil.
d)
Proses evaluasi performa kerja dan pengalaman hidup.
63.
Apa peran seorang coach dalam proses coaching?
a)
Memberikan tuntunan dan panduan kepada coachee.
b)
Menyampaikan jawaban dan solusi langsung kepada coachee.
c)
Mencetak hasil yang diinginkan tanpa melibatkan coachee.
d)
Mengajukan pertanyaan yang mendorong coachee menemukan solusi sendiri.
64.
Apa yang dibutuhkan dalam proses coaching untuk menciptakan percakapan yang kreatif?
a)
Proses evaluasi dan penilaian yang ketat.
b)
Pendekatan instruksional yang kaku.
c)
Kemitraan dan rasa aman antara coach dan coachee.
d)
Hasil yang langsung dan cepat tercapai.
65.
Apa langkah-langkah alur TIRTA dalam proses coaching?
a)
Tujuan, Identifikasi, Rencana Aksi, Evaluasi.
b)
Tuntunan, Identifikasi, Refleksi, Tindakan.
c)
Tindakan, Intervensi, Refleksi, Analisis.
d)
Tujuan, Identifikasi, Rencana Aksi, Tanggung Jawab.
66.
Bagaimana coaching dapat berkaitan dengan pembelajaran sosial dan emosional?
a)
Membatasi perkembangan kompetensi sosial dan emosional.
b)
Mendorong empati dan keterampilan berelasi dalam proses coaching.
c)
Mengabaikan pengalaman belajar bagi murid.
d)
Menekankan pada aspek akademik dan mengabaikan aspek sosial dan emosional.
67.
Terdapat tiga area di mana strategi penguatan literasi dapat diterapkan di satuan pendidikan, kecuali:
a)
Menciptakan lingkungan fisik yang melimpah dengan teks-teks bermanfaat.
b)
Menerapkan program-program yang mendorong budaya literasi.
c)
Memperkuat pembelajaran literasi di dalam kelas.
d)
Membangun lingkungan literasi di rumah.
68.
Tujuan supervisi akademik menurut Sergiovanni adalah untuk:
a)
Membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalnya dalam memahami kehidupan kelas, mengembangkan keterampilan mengajarnya, dan menggunakan kemampuannya melalui teknik-teknik tertentu.
b)
Memantau kegiatan proses belajar mengajar di sekolah melalui kunjungan kepala sekolah ke kelas-kelas, percakapan pribadi dengan guru, teman sejawat, dan peserta didik.
c)
Mendorong guru menerapkan kemampuannya dalam melaksanakan tugas mengajar, mengembangkan kemampuannya sendiri, serta memiliki perhatian yang sungguh-sungguh terhadap tugas dan tanggung jawabnya.
d)
Mengawasi kedisiplinan siswa di sekolah dan memberikan sanksi kepada siswa yang melanggar peraturan.
69.
Bagaimana pelaksanaan supervisi akademik dalam memonitor kegiatan proses belajar mengajar di sekolah?
a)
Melalui kunjungan kepala sekolah ke kelas-kelas saat guru sedang mengajar.
b)
Melalui percakapan pribadi dengan guru, teman sejawat, dan peserta didik.
c)
Melalui penilaian hasil ujian siswa setiap semester.
d)
Melalui pembentukan kelompok diskusi antara guru dan orang tua siswa.
70.
Apa yang ingin dicapai dengan supervisi akademik?
a)
Membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalnya dalam memahami kehidupan kelas, mengembangkan keterampilan mengajarnya, dan menggunakan kemampuannya melalui teknik-teknik tertentu.
b)
Memantau kedisiplinan siswa di sekolah.
c)
Mendorong guru mengembangkan minat dan hobi mereka di luar lingkungan sekolah.
d)
Memberikan penilaian kinerja guru secara subjektif.
71.
Apa yang dimaksud dengan Perencanaan Berbasis Data (PBD)?
a)
Bentuk intervensi dalam pendidikan
b)
Pemanfaatan data dalam platform Rapor Pendidikan
c)
Upaya peningkatan mutu pendidikan
d)
Sistem pengelolaan anggaran pendidikan
72.
Apa tujuan dari Perencanaan Berbasis Data (PBD)?
a)
Meningkatkan kualitas dan pencapaian pendidikan
b)
Menyusun kegiatan peningkatan capaian berdasarkan hasil identifikasi
c)
Memperbaiki pembelanjaan anggaran pendidikan
d)
Membantu satuan pendidikan dan dinas pendidikan melakukan pembenahan
73.
Berapa langkah sederhana dalam proses Perencanaan Berbasis Data (PBD)?
a)
2
b)
3
c)
4
d)
5
74.
Apa dimensi dalam Rapor Pendidikan yang berkaitan dengan mutu dan relevansi hasil belajar siswa?
a)
Dimensi A
b)
Dimensi B
c)
Dimensi C
d)
Dimensi D
75.
Manakah dimensi dalam Rapor Pendidikan yang berfokus pada mutu dan relevansi pembelajaran?
a)
Dimensi A
b)
Dimensi B
c)
Dimensi C
d)
Dimensi D
76.
Apa dimensi dalam Rapor Pendidikan yang mencakup kompetensi dan kinerja PTK?
a)
Dimensi A
b)
Dimensi B
c)
Dimensi C
d)
Dimensi D
77.
Dalam Perencanaan Berbasis Data, satuan pendidikan dapat merujuk pada dimensi Rapor Pendidikan yang mencakup kualitas sumber daya manusia dan sekolah, yaitu:
a)
Dimensi C: Kompetensi dan kinerja PTK
b)
Dimensi A: Mutu dan relevansi hasil belajar siswa
c)
Dimensi E: Pengelolaan sekolah yang partisipatif, transparan, dan akuntabel
d)
Dimensi B: Pemerataan pendidikan yang bermutu
78.
Inti dari perencanaan berbasis data adalah:
a)
menemukan akar masalah
b)
melakukan pemutakhiran data
c)
membaca rapor pendidikan
d)
menentukan pilihan kegiatan
79.
Berikut adalah perencanaan program yang membutuhkan biaya, kecuali…
a)
pengadaan buku sekolah
b)
perbaikan lapangan sekolah
c)
pelatihan guru
d)
pembangunan perpustakaan
80.
Tujuan diadakannya Perencanaan Berbasis Data adalah…
a)
memperbaiki permasalahan peningkatan mutu pendidikan dengan lebih sederhana bermakna
b)
meningkatkan mutu pendidikan dengan sebatas pemenuhan dokumen administrasi
c)
meningkatkan mutu pendidikan dengan mengukur beragam hal
d)
memperbaiki layanan pendidikan dengan melakukan pengisian borang berkali-kali
81.
Siklus perencanaan meliputi hal-hal di bawah ini, kecuali:
a)
Identifikasi
b)
Benahi
c)
Refleksi
d)
Telusuri
82.
Berikut adalah persyaratan Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah pada satuan pendidikan yang diselenggarakan Pemerintah Daerah, kecuali….
a)
Memiliki Sertifikat Guru Penggerak.
b)
Pangkat paling rendah penata muda tingkat I, golongan ruang III/b bagi Guru yang berstatus sebagai PNS
c)
Berusia paling tinggi 56 tahun pada saat diberi penugasan sebagai Kepala Sekolah.
d)
Memiliki jiwa kepemimpinan
83.
Pengangkatan calon Kepala Sekolah untuk satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, dilaksanakan setelah mendapat rekomendasi dari tim pertimbangan pengangkatan Kepala Sekolah, berikut yang bukan tim pertimbangan pengangkatan kepala sekolah adalah….
a)
Dinas pendidikan
b)
Dewan Pendidikan
c)
Organisasi profesi
d)
Pengawas sekolah
84.
Beban kerja Kepala Sekolah adalah melaksanakan tugas pokok, berikut yang bukan tugas pokok kepala sekolah adalah …
a)
Managerial
b)
Pengembangan kewirausahaan
c)
Supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan
d)
Pelaksanaan tugas administratif sekolah
85.
Siapa yang menetapkan pengembangan profesi untuk Kepala Sekolah?
a)
Kepala Sekolah
b)
Kementerian Pendidikan
c)
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
d)
Dewan Guru Sekolah
86.
Siswa-siswi Sekolah Anda sepertinya tidak suka membacHal ini disebabkan minat membaca mereka belum tumbuh. Berikut adalah cara-cara untuk menumbuhkan minat baca peserta didik, kecuali…
a)
Memberi siswa akses kepada buku-buku bermutu
b)
Mengadakan kegiatan yang melibatkan buku seperti membacakan buku kepada siswa dan mendiskusikannya
c)
Mendorong orang tua untuk membeli buku-buku bacaan untuk anaknua
d)
Menyediakan waktu kunjungan ke perpustakaan minimal seminggu sekali untuk membaca buku yang digemari siswa
87.
Siswa-siswi merasa bosan membacMenurut Peserta didik, membaca bukan kegiatan menarik. Justru sebaliknya membosankan. Sebagai kepala sekolah, apa yang harus Anda lakukan?
a)
Menghilangkan kegiatan membaca dalam kurikulum sekolah.
b)
Mewajibkan siswa untuk membaca buku secara individu setiap hari.
c)
Mencoba variasikan kegiatan membaca dengan membaca nyaring, membaca bersama, dan membaca terbimbing.
d)
Menambah jumlah tugas membaca untuk siswa sebagai hukuman.
88.
Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, Anda mengetahui bahwa program membaca yang telah lama dirintis berhasil. Minat membaca peserta didik tampak mulai tumbuh. Agar minat membaca mereka terus terawat dan semakin meningkat, apa lagi yang perlu Anda lakukan?
a)
Mengadakan diskusi kelompok tentang buku yang telah dibaca
b)
Mengadakan kunjungan ke perpustakaan untuk memperluas pilihan bacaan
c)
Mengadakan pertunjukan drama berdasarkan cerita yang telah dibaca
d)
Mendorong siswa untuk melakukan kegiatan menulis ulasan buku
89.
Berikut ini adalah upaya-upaya yang dapat dilakukan oleh kepala sekolah dengan tujuan untuk membangun kecakapan berpikir peserta didik, yaitu:
a)
Melalui bedah buku
b)
Melalui bermain peran
c)
Melalui pidato
d)
Semua benar
90.
Manakah langkah dalam implementasi penumbuhan budaya literasi di sekolah yang berfungsi untuk mengetahui keefektifan kegiatan literasi yang telah dilaksanakan?
a)
Persiapan
b)
Pelaksanaan
c)
Pemantauan dan evaluasi
d)
Tindak lanjut
91.
Apa yang dilakukan dalam langkah persiapan dalam implementasi penumbuhan budaya literasi di sekolah?
a)
Menyiapkan bahan, personal, dan strategi pelaksanaan
b)
Operasionalisasi hal-hal yang telah dipersiapkan
c)
Mengetahui keefektifan kegiatan literasi yang telah dilaksanakan
d)
Melakukan hal-hal yang perlu dilakukan selanjutnya
92.
Hal-hal di bawah ini merupakan mitos tentang literasi, kecuali….
a)
Belajar membaca adalah proses alami.
b)
Faktor paling penting yang menentukan kemampuan siswa membaca adalah lingkungan rumah.
c)
Selain buku pelajaran, guru perlu menggunakan dari berbagai sumber yang sesuai dengan materi pembelajaran.
d)
Semua siswa dapat diajari metode membaca yang sama.
93.
Menurut International Literacy Association, apa yang termasuk dalam kemampuan literasi?
a)
Mengeja dan membunyikan huruf dengan fasih.
b)
Mengidentifikasi, memahami, menafsirkan, membuat, menghitung, dan berkomunikasi menggunakan materi visual, audio, dan digital.
c)
Membaca secara mekanistis.
d)
Menulis kata-kata tanpa menciptakan gagasan.
94.
Apa yang dimaksud dengan literasi menurut International Literacy Association?
a)
Kemampuan membaca dengan fasih dan benar.
b)
Kemampuan menulis kata-kata dengan baik.
c)
Kemampuan membangun makna dalam membaca dan menciptakan gagasan secara sistematis dalam menulis.
d)
Kemampuan mengidentifikasi dan memahami materi visual, audio, dan digital.
95.
Apa tujuan dari strategi literasi di SMP dan SMA?
a)
Mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif.
b)
Memfasilitasi murid untuk mengeksplorasi beragam teks yang terkait dengan topik.
c)
Meningkatkan keterampilan menulis siswa.
d)
Membaca, menyimak, memirsa, berbicara, mempresentasikan, dan menulis adalah kegiatan yang dilakukan dalam strategi literasi.
96.
Apa manfaat dari mempraktikkan strategi literasi di SMP dan SMA?
a)
Murid dapat mengeksplorasi beragam teks yang terkait dengan topik.
b)
Murid dapat meningkatkan keterampilan menulis.
c)
Murid dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif.
d)
Murid dapat menguasai materi dan meningkatkan keterampilannya melalui materi ajar.
97.
Mengapa penting menerapkan budaya Disiplin Positif di sekolah?
a)
Agar murid menjadi pribadi yang kritis, penuh hormat, dan bertanggung jawab.
b)
Agar murid dapat membuat keyakinan kelas yang disepakati bersama.
c)
Agar guru dapat mengambil posisi kontrol yang tepat dalam mewujudkan disiplin positif.
d)
Agar murid dapat melakukan restitusi terhadap kesalahan yang mereka lakukan.
98.
Apa yang dilakukan guru dalam menerapkan disiplin positif di sekolah?
a)
Mengambil posisi kontrol sebagai Penghukum.
b)
Membuat keyakinan kelas yang disepakati bersama.
c)
Melakukan restitusi terhadap murid yang bermasalah.
d)
Mencetak Keyakinan Kelas yang Telah Disepakati dalam bentuk spanduk.
99.
Apa yang dimaksud dengan Restitusi dalam disiplin positif?
a)
Proses menciptakan kondisi bagi murid untuk memperbaiki kesalahan mereka.
b)
Mengambil posisi kontrol sebagai Teman dalam menerapkan disiplin positif.
c)
Menstabilkan keadaan dan validasi tindakan yang salah.
d)
Mengambil posisi kontrol sebagai Manager dalam menerapkan disiplin positif.
100.
Apa yang diharapkan dari penerapan budaya positif di sekolah?
a)
Murid dapat memahami posisi kontrol yang tepat dalam mewujudkan disiplin positif.
b)
Murid menjadi pribadi yang kritis, penuh hormat, dan bertanggung jawab.
c)
Guru dapat melakukan restitusi terhadap murid yang bermasalah.
d)
Murid dapat membuat keyakinan kelas yang disepakati bersama
Reset
