Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Fitokimia

Total questions: 25

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.
Ekstraksi merupakan proses pemisahan dengan cara melarutkan atau menarik senyawa dari matriks atau simplisia dengan menggunakan pelarut dan metode yang sesuai. Cara ekstraksi mengunakan pelarut yang selalu baru dan sempurna yang dilakukan pada suhu ruangan dengan mengalirkan pelarut melalui simplisia hingga senyawa tersari sempurna. Metode ekstraksi apakah yang dimaksud?
a)

Maserasi

b)

Soxletasi

c)

Perkolasi

d)

Infundasi

e)

Destilasi

2.
Seorang TTK sedang melakukan penelitian terhadap aktivitas minyak atsiri sebagai anti jamur. Untuk mengetahui komponen dan kualitasnya, minyak atsiri hasil isolasi akan diidentifikasi terlebih dahulu secara KLT. Reagen semprot apa yang dapat digunakan untuk identifikasi minyak atsiri?
a)

Asam sulfat pekat

b)

Uap iodium

c)

Ninhidrin

d)

Anisaldehid asam sulfat

e)

Sitroborat

3.
Identifikasi senyawa flavonoid dari herba Sambiloto telah dilakukan dengan pembanding kuersetin. Fase diam yang digunakan adalah silakan gel dengan panjang lempeng 10 cm dan jarak elusi 8 cm. Hasil KLT menunjukkan bercak ekstrak dan kuersetin memiliki tinggi yang sama yaitu 2,5 cm. Berapakah harga Rf dari identifikasi diatas?
a)

0.8

b)

0.25

c)

0.31

d)

25

e)

31

4.
Pada isolasi Minyak atsiri dari rimpang temulawak, minyak atsiri yang di dapat di analisis secara KLT, fase gerak yang digunakan adalah kloroform : Benzena : etanol (50:40:10), hitung masing-masing eluen yang diperlukan apabila akan dibuat fase gerak 20 ml?
a)

Benzena 11 ml : kloroform 7 ml : etanol 2 ml

b)

Etanol 10 ml : kloroform 8 ml : Benzena 2 ml

c)

Kloroform 8 ml : benzena 10 ml : etanol 2 ml

d)

Etanol 2 ml : Benzena 8 ml : kloroform 10 ml

e)

Kloroform 9 ml : benzena 8 ml : etanol 3 ml

5.
Identifikasi senyawa metabolit sekunder adalah proses mengidentifikasi senyawa yang terkandung dalam tumbuhan. Uji penetapan kadar dengan pereaksi Folin Ciocalteau menggunakan pembanding Asam galat. Apakah senyawa metabolit sekunder tersebut…
a)

Tanin

b)

Flavonoid

c)

Fenol

d)

Alkaloid

e)

Antrakuinon

6.
Seorang TTK sedang melakukan skrining fitokimia terhadap daun binahong (Anredera cordifolia) dengan cara esktrak dimasukkan dalam tabung reaksi dan ditambahkan 1% gelatin yang mengandung NaCl 10%, setelah ditunggu beberapa saat ekstrak menunjukkan adanya endapan putih. Apakah kandungan metabolit sekunder yang teridentifikasi dari pengujian tersebut?
a)

Tanin

b)

Saponin

c)

Antrakuinon

d)

Alkaloid

e)

Terpenoid

7.
Suatu pengujian di laboratorium dilakukan untuk mengetahui kandungan kurkumin pada ekstrak etanol temulawak dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Fase gerak yang digunakan adalah methanol:air dengan perbandingan 3:1. Hasil pengamatan tercatat satu bercak yang berjarak 2,5 cm dari totolan dan jarak elusi eluen yaitu 5 cm. Berapakah hRf dari hasil uji tersebut?
a)

3

b)

0.5

c)

10

d)

45

e)

50

8.
Setiap metode ekstraksi memiliki prinsip kerja yang spesifik, salah satu prinsip kerjanya yaitu dengan cara serbuk simplisia ditempatkan dalam suatu bejana silinder yang bagian bawahnya diberi sekat berpori. Prinsip kerja dari metode apakah yang dimaksud?
a)

Refluks

b)

Destilasi

c)

Maserasi

d)

Perkolasi

e)

Infundasi

9.
Seorang TTK di suatu industri obat tradisional diminta untuk melakukan quality control terhadap suatu simplisia yang akan digunakan dalam proses produksi. Pada tahap pertama sebanyak 1 gram serbuk simplisia direaksikan dengan asam klorida 1% selama 30 menit dan selanjutnya disaring dan dipisahkan ampas dan filtratnya. Pada tahap selanjutnya, filtrat direaksikan dengan reagen Mayer. Diperoleh hasil reaksi tersebut membentuk endapan berwarna putih. Apakah metabolit sekunder yang terdapat dalam simplisia tersebut?
a)

Tanin

b)

Alkaloid

c)

Saponin

d)

Flavonoid

e)

Terpenoid

10.
Seorang TTK sedang melakukan proses isolasi minyak atsiri karena ingin memperoleh minyak atsiri. TTK tersebut melakukan metode ekstraksi dengan menggunakan media lemak/lilin dan menggunakan bunga atau kelopak bunga. Cara ini memanfaatkan aktivitas enzim yang diyakini masih terus aktif sekitar 15 hari sejak bahan minyak atsiri di panen. Proses ekstraksi ini dilakukan dengan mengganti simplisia hingga beberapa kali. Disebut dengan apakah metode ekstraksi yang dilakukan oleh seorang TTK tersebut?
a)

Destilasi

b)

Cara peras

c)

Cara pengepresan

d)

Enflurage

e)

Ekstraksi dengan pelarut

11.
Seorang mahasiswa melakukan ekstraksi. Mahasiswa tersebut melakukan ektraksi dengan pelarut pada suhu titik didihnya selama waktu tertentu dan jumlah pelarut terbatas yang relatif konstan dengan adanya pendingin balik dan dilakukan secara berulang yaitu 3-6 kali terhadap residu utama. Metode ekstraksi apakah yang digunakan oleh mahasiswa tersebut?
a)

Soxhletasi

b)

Perkolasi

c)

Refluks

d)

Dekokta

e)

Maserasi

12.
Seorang mahasiswa ingin mengambil minyak atsiri dari sereh wangi yang akan digunakan sebagai bahan aktif pembuatan obat pengusir nyamuk spray. Berdasarkan sifatnya minyak atsiri serai ini memiliki bau khas dan mudah sekali menguap. Minyak atsiri ini tidak bisa terlarut dalam air. Berdasarkan sifat-sifat dari minyak atsiri diatas metode ekstraksi apa yang cocok untuk digunakan ?
a)

Refluks

b)

Soxhlet

c)

Digesti

d)

Destilasi

e)

Maserasi

13.
Industri obat tradisional melakukan produksi ekstrak cair dari suatu tanaman obat. Alat yang dibutuhkan berupa untuk bahan yang mudah menggumpal dan biasanya disuling dalam bentuk serbuk. Bagian tanaman dimasukkan ke alat tersebut kontak langsung antara bahan yang akan disuling dengan air mendidih. Apakah nama metode yang dimaksud?
a)

Destilasi uap air

b)

Destilasi air

c)

Destilasi uap

d)

Infusa

e)

Dekokta

14.
Metode yang umum digunakan dalam skrining fitokimia yaitu dengan menggunakan pereaksi warna. Identifikasi menggunakan reaksi warna dilakukan dengan beberapa macam pereaksi alkaloid terhadap warna atau endapan yang timbul. Salah satu pereaksi warna yang umum digunakan adalah reagen dragendroff dengan larutan pereaksi iodobismutat. Apakah hasil yang didapatkan pada uji tersebut jika alkaloid dinyatakan positif?
a)

Terbentuknya endapan putih

b)

Terbentuknya kristal putih

c)

Larutan berwarna hijau zamrud

d)

Larutan berwana biru dengan endapan hitam

e)

Endapan kuning-merah (jingga)

15.
Identifikasi senyawa flavonoid dari herba Catharantus roseus telah dilakukan dengan Kromatrografi Lapis Tipis, dengan fase geraka kloroform : methanol dan baku pembanding kuersetin. Fase diam yang digunakan adalah silika gel dengan Panjang lempeng 10cm dan jarak elusi 8cm. Hasil KLT menunjukkan bercak ekstrak dan kuersetin memiliki tinggi yang sama yaitu 1,75cm. Berapakah harga Rf dari identifikasi diatas?
a)

0.22

b)

0.33

c)

0.43

d)

0.24

e)

0.22

16.
Teknik pemisahan dimana solute-solute yang mudah menguap dan stabil terhadap panas bermigrasi melalui kolom yang mengandung fase diam dengan suatu kecepatan yang tergantung pada rasio distribusinya. Merupakan prinsip kerja dari?
a)

Kromatrograsi gas

b)

HPLC

c)

KLT

d)

Spektrofotometri UV-Vis

e)

Spektrofotometri IR

17.
Simplisia daun singkong merah seberat 500gram diekstraksi dengan cara perendaman dalam cairan penyari selama lebih kurang lima hari menggunakan pelarut non-polar, semi-polar dan polar, didapat 12,1 gram. Pada pengujian KLT didapatkan data bahwa jarak yang ditempuh ekstrak sebesar 5,3cm dan jarak pelarut 7,9cm. Berapa harga Rf dan hRfnya ?
a)

Rf=0,68 dan hRf=68

b)

Rf=0,64 dan hRf=64

c)

Rf=0,67 dan hRf=67

d)

Rf=0,76 dan hRf=76

e)

Rf=0,87 dan hRf=87

18.
Pada praktikum fitokimia dilakukan pengujian atau identifikasi pada ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava) digunakan 2 cara pengujian yaitu dengan menggunakan larutan gelatin 10% dan dengan menggunakan larutan FeCl3 3% . Hasil positif identifikasi senyawa tanin dengan menambahkan larutan FeCl3 3% adalah…
a)

Larutan menjadi keruh

b)

Terbentuk endapan putih

c)

Terbentuk warna hijau kebiruan yang kuat

d)

Larutan menjadi hitam

e)

Terbentuk endapan kuning kemerahan

19.
Salah satu metode ekstraksi simplisia yaitu infus pembuatan infus itu sendiri yaitu dengan cara memanaskan panci yang berisi simplisia di penanggas air yang mendidih selama 15 menit. Berapakah suhu yang digunakan dalam sediaan pembuatan infus?
a)

121°C

b)

50°C

c)

70°C

d)

90°C

e)

100°C

20.
Seorang mahasiswa X melakukan uji kualitatif terhadap suatu ekstrak dengan mencampurkan 10 ml etanol kemudian dipanaskan dan disaring. Hasil larutan dari penyaringan ekstrak diambil 1 ml lalu di masukkan ke tabung reaksi kemudian ditambahkan FeCl 10% dan diamati berubahan warna yang terjadi. Dari pengujian tersebut, senyawa metabolit sekunder apa yang mahasiswa X indentifikasi?
a)

Flavonoid

b)

Tanin

c)

Fenol

d)

Alkaloid

e)

Fitosterol

21.
Metabolit sekunder merupakan senyawa organik yang diperoleh dari tumbuhan yang berfungsi untuk memberikan ciri khas pada suatu tumbuhan dimana senyawa tersebut tidak terlibat langsung dalam pertumbuhan. Manakah metabolit sekunder dibawah ini yang dapat diketahui apabila diidentifikasi dengan mencampurkan ekstrak atau serbuk simplisia tumbuhan dengan aquadest dan membentuk buih yang stabil ?
a)

Tanin

b)

Saponin

c)

Alkaloid

d)

Flavonoid

e)

Fenol

22.
Identifikasi kualitatif dengan metode kromatografi lapis tipis ekstrak daun kelor yang menggunakan fase diam berupa silica gel dan fase gerak yang digunakan pada uji tersebut adalah campuran kloroform-n : etanol : methanol dengan perbandingan 1:3:1,5 sebanyak 20 ml. berapakah methanol dan etanol yang dibutuhkan dalam pengujian tersebut?
a)

4,5 ml dan 10,9 ml

b)

5,45 ml dan 10,9 ml

c)

10,9 ml dan 5,45 ml

d)

10,9 ml dan 4,45 ml

e)

4,5 ml dan 4,45 ml

23.
Hasil isolasi minyak atsiri dari Oleum Cinnamomi diperiksa secara KLT dengan fase gerak Toluen:etil asetat (93:7) sebanyak 10 mL. Lempeng KLT yang digunakan memiliki panjang 20 cm dan lebar 5 cm. Jarak batas bawah dan atas masing masing 1 cm, dan bercak yang ditunjukkan pada jarak 8 cm. Berapakah nilai Rf yang dihasilkan....
a)

0.2

b)

0.54

c)

0.44

d)

0.5

e)

0.4

24.
Dalam mengekstraksi minyak atsiri dalam tanaman bahan alam, salah satunya dapat dilakukan dengan cara destilasi. Destilasi memiliki prinsip kerja yaitu untuk memisahkan senyawa-senyawa yang mudah menguap berdasarkan perbedaan titik didihnya, metode destilasi terbagi menjadi beberapa cara yaitu……
a)

Destilasi uap, destilasi vakum

b)

Destilasi bertingkat, destilasi sederhana

c)

Destilasi uap, destilasi air dan destilasi uap-air

d)

Destilasi vakum, destilasi sederhana dan destilasi bertingkat

e)

Semua jawaban benar

25.
Proses pemisahan senyawa melibatkan pembagian campuran menjadi beberapa fraksi. Fraksi ini digolongkan berdasarkan dari kelarutan senyawa terhadap pelarut dengan tingkat kepolaran yang sama atau berdekatan. Fraksinasi senyawa dapat dilakukan menggunakan kromatograf. Merupakan pengertian dari?
a)

Ekstraksi

b)

Fraksinasi

c)

Pemurnian senyawa

d)

Separasi

e)

Kristalisasi