WorksheetsAdvanced Life Support - Pre Test
Total questions: 25
Worksheet time: 12mins
Anda menemukan seorang laki-laki tergeletak di depan ruangan tempat anda bekerja, apakah hal pertama yang anda lakukan sebagai rangkaian pertolongan dasar pada orang tersebut:
Cek pulsasi arteri carotis
Cek pernapasan penderita
Cek kesadaran pasien
Meminta pertolongan
Melakukan kompresi jantung
Manakah pernyataan yang benar dibawah ini:
Kompresi Jantung sebanyak 30 kali dengan Ventilasi Pernapasan sebanyak 2 kali
Urutan Penanganan Henti Jantung: Airway-Breathing-Circulation
Ketika menemukan korban yang pertama dilakukan adalah memanggil pertolongan
Epinefrin 1mg IV diberikan setiap 1 menit
Penanganan jalan napas awal adalah dengan manuver finger swab
Manakah dibawah ini yang termasuk manuver penguasaan jalan napas yang benar:
Sellick Manuver
Precordial Thump
Head tilt, Chin Lift, Jaw Thrust
Heimlich Manuver
Abdominal Thrust
Seorang laki-laki 32 tahun dengan riwayat kecelakaan lalu lintas dengan patah tulang femur, tibia, dan fibula. Didapatkan luka terbuka pada daerah wajah dan dada. Penderita dibawa ke Unit Gawat Darurat tempat anda bekerja. Dari hasil pemeriksaan didapatkan Kesadaran GCS 6. Tekanan Darah 72/54. Laju Nadi 120 kali/menit. Laju Napas 40 kali/menit.
Penanganan Jalan Napas Definitif pada pasien diatas adalah:
Pemasangan Oropharyngeal Airway
Triple Manuver Airway
Pemasangan Pipa Endotrakeal
Pemasangan Non-Rebreathing Mask 15 lpm
Pemasangan Tracheostomy
Penanganan pertama pada pasien dengan Ventricular Tachycardia tanpa nadi adalah:
Dilakukan Intubasi dengan Pipa Endotrakeal
Dilakukan pemasangan Jalur Intravena
Pemberian Amiodarone 150mg Bolus Intravena
Dilakukan Defibrilasi dengan Defibrilator
Dilakukan pemberian Epinefrin 1mg Bolus Intravena
Seorang laki-laki 32 tahun dengan riwayat kecelakaan lalu lintas dengan patah tulang femur, tibia, dan fibula. Didapatkan luka terbuka pada daerah wajah dan dada. Penderita dibawa ke Unit Gawat Darurat tempat anda bekerja. Dari hasil pemeriksaan didapatkan Kesadaran GCS 6. Tekanan Darah 72/54. Laju Nadi 136 kali/menit. Laju Napas 40 kali/menit.
Setelah dilakukan dengan intubasi dan pemasangan ventilator,
Tindakan dibawah ini yang benar untuk dilakukan adalah:
Pemasangan Akses Intravena dan Dilakukan Resusitasi dengan Cairan Kristaloid
Defibrilasi
Pemasangan pacemaker
Dilakukan pemeriksaan penunjang seperti Rontgen Thorax dan CT-Scan kepala
Pemberian Epinefrin 1mg Bolus Intravena
Yang tidak termasuk indikasi pemasangan pipa endotrakeal adalah:
Penurunan Kesadaran dengan GCS kurang dari 8
Pasien henti napas
Trauma Inhalasi
Pasien syok hipovolemik
Pasien Aspirasi
Tindakan pada penderita yang teraba pulsasi pada arteri carotis namun tidak bernapas adalah:
Memberikan Oksigen dengan Non Rebreathing Mask 15 LPM
Defibrilasi 200 Joule
Memberikan Oksigen dengan Bagging Manual sebanyak 10-12 kali per menit
Memberikan Kompresi Jantung
Triple Manuver Airway
Manakah pernyataan dibawah ini yang benar tentang terapi listrik jantung:
Defibrilasi dilakukan pada pasien dengan Supraventricular Tachycardia
Kardioversi dilakukan pada pasien dengan VT tanpa nadi
Dosis Defibrilasi Bifasik adalah 360 Joule
Kardioversi dilakukan pada pasien dengan hemodinamik tidak stabil
Kardioversi dilakukan pada pasien dengan Bradikardi Simptomatik
Kompresi dada/ RJP/ CPR pada tindakan Bantuan Hidup Dasar yang benar pada orang dewasa adalah:
Melakukan kompresi dada dengan menggunakan satu tangan penolong
Dengan bantuan nafas diberikan dengan perbandingan 30:1
Tumpuan pijatan tepat di atas lokasi jantung yaitu di dada kiri
Minimal interupsi, Complete recoil
Dilakukan dengan kecepatan 80-100x/menit
Seorang laki-laki 32 tahun dengan riwayat kecelakaan lalu lintas dengan patah tulang femur, tibia, dan fibula. Didapatkan luka terbuka pada daerah wajah dan dada. Penderita dibawa ke Unit Gawat Darurat tempat anda bekerja. Dari hasil pemeriksaan didapatkan Kesadaran GCS 6. Tekanan Darah 72/54. Laju Nadi 120 kali/menit. Laju Napas 40 kali/menit.
Indikasi pemasangan pipa endotrakeal atau intubasi pada pasien ini adalah:
Takikardi
Tension Pneumothorax
Syok Hemoragik
Penurunan Kesadaran GCS kurang dari 8
Multiple Trauma
Saat melakukan RJP pada seorang dengan henting jantung, seorang penolong lain datang dengan membawa AED. Tindakan yang harus dilakukan adalah:
Menyalakan AED, memasang paddle sambil terus RJP
Segera analisis irama sambil terus RJP
Segera pasang AED setelah selesai 5 siklus RJP
Menghentikan RJP Sementara selama AED disiapkan
Segera melakukan kejut listrik
Setelah anda sebagai penolong menetapkan bahwa korban tidak sadar, selanjutnya yang harus dilakukan adalah:
Membuka jalan napas
Memanggil bantuan
Memberikan ventilasi
Menempatkan korban pada posisi supine dan di tempat yang stabil
Melakukan pemasangan pipa endotrakeal
Seorang pasien dalam kondisi henti jantung karena Ventricular Fibrilasi yang refrakter terhadap defibrilasi yang pertama. Obat apakah yang kemudian harus dipersiapkan untuk diberikan melalui IV ?
Adenosine
Epinephrine 1 mg
Atropine 1 mg
Sodium bicarbonate 50 mEq
Amiodarone 300 mg
Pada kasus henti jantung setelah monitor terpasang terlihat irama asistol. Tindakan yang harus dilakukan ?
Segera siapkan defibrilasi
Berikan amiodaron IV
Pastikan True asistol
Hentikan usaha resusitasi
Precordial thump
Seorang peserta senam pagi tiba-tiba kolaps terjatuh. Sebagai seorang Tenaga Medis anda berusaha menolong. Setelah memastikan tidak ada respon dan tidak ada nafas, anda meminta seseorang mencari pertolongan. Tindakan yang selanjutnya anda lakukan adalah :
Segera membawa korban ke sarana kesehatan terdekat
Memberi bantuan nafas sambil menunggu bantuan
Memposisikan pasien dengan elevasi kepala
Membuat pasien posisi miring mantap
Segera melakukan RJP
Seorang Pasien Laki-Laki 48 tahun dengan kecurigaan Acute Coronary Syndrome dan Bradikardia dengan laju nadi 42 kali/ menit mengeluh dada terasa berat dan pusing. Berapa dosis awal atropin yang dapat diberikan pada pasien ?
Atropin 0,5 mg
Atropin 1,0 mg
Atropin 0,1 mg
Atropin 3 mg
Atropin 0,25 mg
Seorang Pasien Laki-Laki 48 tahun dengan kemungkinan ACS dan Bradikardia Laju nadi 42 kali/ menit mengeluh dada terasa berat dan pusing. Berapa dosis Maksimal atropin yang dapat diberikan pada pasien ?
Atropin 0,5 mg
Atropin 1,0 mg
Atropin 0,1 mg
Atropin 3 mg
Atropin 2,5 mg
Apa tindakan pertama yang anda lakukan pada pasien dengan gambaran EKG tersebut:
Pemberian Amiodarone 150mg
Pemberian Epinefrin 1mg
Defibrilasi dengan Energi Bifasik 200 Joule
Kardioversi dengan energi 100 Joule
Pemberian Sulfas Atropine 0,5 mg
Berikut adalah tanda-tanda gangguan hemodinamik dan perfusi jaringan pada pasien dengan Bradiaritmia/ Takiaritmia, Kecuali:
Hipotensi
Penurunan Kesadaran
Pasien dapat beraktivitas
Nyeri dada iskemik
Gagal jantung akut
Seorang dengan penurunan kesadaran didapatkan TD 70/50 mmHg, Nadi 32 kali/menit. Pada Monitor EKG tampak Gambaran AV Blok Derajat 3. Pilihan tatalaksana yang akan dilakukan adalah:
Berikan Dopamin Drip
Berikan Atropin 0,5 mg IV
Berikan Epinefrin Drip
Pemasangan Pacu Jantung Transkutan
Isoproterenol Drip
Pasien laki-laki 48 tahun datang ke IGD tempat anda bekerja dengan keringat dingin dan dada berdebar. TD 60/40. Laju Nadi 168 kali/ menit. Laju napas 26 kali/menit. Tatalaksana yang tepat pada pasien tersebut adalah:
Pemberian Digoxin
Kardioversi dengan energi 50 joule dengan sedasi
Pemberian Amiodarone 300mg Intravena
Pijat Karotis
Defibrilasi
Anda melakukan tindakan Kardioversi pada pasien dengan Supraventrikular Tachycardia dengan Energi 100 Joule, selanjutnya pasien didapatkan tidak sadarkan diri dan gambaran monitor pasien menunjukan gambaran EKG tersebut, hal pertama yang harus anda lakukan adalah:
Membangunkan pasien
Defibrilasi dengan Bifasik Energi 200 Joule
Raba pulsasi Arteri karotis
Pemberian amiodarone 300mg
Kardioversi dengan Energi 100 Joule
Anda melakukan tindakan Kardioversi pada pasien dengan Supraventrikular Tachycardia dengan Energi 100 Joule, selanjutnya pasien didapatkan tidak sadarkan diri dan gambaran monitor pasien menunjukan gambaran EKG tersebut, setelah itu anda melakukan perabaan Arteri Karotis dan tidak didapatkan pulsasi, tindakan selanjutnya yang anda lakukan adalah:
Membangunkan pasien
Defibrilasi dengan Bifasik Energi 200 Joule
Pijat Karotis
Pemberian amiodarone 300mg
Kardioversi dengan Energi 100 Joule
Berikut adalah Cairan Intravena yang tepat diberikan untuk Resusitasi pada pasien dengan kondisi syok hipovolemik:
D5 1/2 NS
Ringer Laktat
D5%
Aminofluid
NaCl 3%
