NEW
Font size
WorksheetsSELEKSI KS DAN GURU SD, SMP ACEH BESAR
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Struktur Kurikulum Merdeka terdiri dari dua kegiatan utama yaitu pembelajaran intrakurikuler dan projek pemguatan profil pelajar Pancasila. Berikut ini manakah pernyataan yang tepat mengenai projek penguatan profil pelajar Pancasila….
Tidak terikat dengan mata pelajaran manapun
Tema projek ditentukan oleh satuan pendidikan
Alokasi waktu digabung dengan kegiatan ekstrakurikuler
Mengacu pada capaian pembelajaran mata pelajaran sesuai dengan fase peserta didik
Ada beberapa istilah terkait proses pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka, seperti : Profil Pelajar Pancasila, Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan, Capaian Pembelajaran (CP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Pilih pernyataan yang benar terkait istilah-istilah tersebut…
Dalam Kurikulum Merdeka, Satuan Pendidikan sama sekali tidak boleh merumuskan atau memodivikasi kalimat CP, TP dan ATP. Ini dilakukan agar semua pembelajaran dapat mencapai Profil Pelajar Pancasila
Mengusung konsep merdeka belajar, dalam Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan, guru dan kepala sekolah merdeka untuk merevisi kalimat CP, mementukan TP, dan menyusun ATP secara mandiri
CP ditentukan Pemerintah dan tidak bisa diubah/dimodivikasi. Sekolah (guru) dapat menentukan TP (sesuai CP) dan menyusun ATP secara mandiri. Pilihan lainnya memodivikasi referensi dokumen ATP yang diberikan Kemdikbud.
Profil Pelajar Pancasila dan dokumen Capaian Pembelajaran bersifat rujukan saja. Setiap dimensi dan elemen penyusun didalamnya boleh dimodivikasi oleh satuan Pendidikan berdasarkan kebutuhan dan karakteristik masing masing
Mengapa pembagian CP menggunakan sistem fase bukan kelas?
Materi yang diberikan guru bisa menjadi lebih banyak
Sistem fase memudahkan guru untuk membuat modul ajar
Rentang waktu belajar menjadi lebih pendek bagi peserta didik
Fase memberikan waktu lebih Panjang bagi guru dan siswa untulk leluasa belajar hingga benar benar memahami suatu konsep/menguasai sebuah keterampilan
Mengapa CP dirancang dengan menggunakan metode “backward design”?
Pemahaman tidak bersifat statis tetapi berevolusi dan berubah secara konstan
Metode perancangan kurikulum pendidikan ini dimulai dengan menentukan tujuan akhir yang diinginkan terlebih dahulu sebelum menentukan kegiatan pembelajaran dan asesmen yang digunakan
Pemahaman terbentuk dari pengalaman yang berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap atau nilai kehidupan tertentu
Karena ingin membangun pemahaman nyata dan konstektual dari peserta didik
Peserta didik kelas 1 baru akan memulai pembelajaran mengenai konsep penjumlahan dalam pelajaran matematika. Berikut adalah tindak lanjut yang sesuai dengan tahapan capaian belajar peserta didik, kecuali:
Peserta didik diajak untuk bermain lompat lantai yang telah diberi angka berurutan dari 1-10
Peserta didik diajak untuk mendalami penjumlahan dengan menggunakan benda konkret disekitar mereka
Peserta didik adu cepat menjawab soal penjumlahan susun 3 kebawah
Peserta didik diajak untuk bermain ular tangga. Mereka diminta untuk menuliskan setiap langkah selama permainan dalam bentuk operasi penjumlahan
Urutkan proses berfikir dalam penyusunan rencana pembelajaran dan asesmen dengan tepat:
1. Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran untuk satu fase berdasarkan Tujuan Pembelajaran
2. Memahami Capaian Pembelajaran
3. Merancang Pembelajaran
4. Merumuskan Tujuan Pembelajaran
4-2-3-1
2-4-1-3
3-4-1-2
1-2-3-4
Penyusunan ATP sebaiknya dilakukan bersama oleh guru-guru di fase terkait. Misalnya, Guru kelas 1 dan kelas 2 menyusun ATP bersama agar peningkatan kompetensi sesuai dengan pentahapan siswa. Hal ini merupakan penjelasan dari salah satu prinsip penyusunan ATP. yaitu:
Kolaboratif
Tidak bercabang
Logis
Sederhana
Salah satu tujuan merdeka belajar adalah untuk mewujudkan Pendidikan berkualitas, dan fokus pada pengembangan kompetensi dasar dan karakter. Bagaimana peran Perencanaan berbasis Data terhadap hal tersebut?
Merdeka belajar memberikan fleksibilitas kepada para pemangku kepentingan untuk berinovasi dalam melakukan perencanaan
Perencanaan kedepannya akan berfokus pada satuan Pendidikan yang memiliki masalah kompetensi dasar dan karakter
Merdeka belajar mendorong proses pembelajaran yang berfokus pada peserta didik
Dari profil pendidikan dapat diketahui akar masalah dari kompetensi dasar dan karakter yang dialami satuan Pendidikan sehingga perencanaan program dan kegiatan direncanakan untuk penyelesaian akar masalah tersebut
Secara lengkap komponen modul ajar memuat elemen yang tercantum di dalmnya. Namun dalam pelaksanaannya guru diperbolehkan apabila hanya memuat komponen utama di dalam modul ajar. Komponen utama dalam modul ajar tersebut adalah…
Tujuan Pembelajaran, Asesmen Awal dan Asesesmen Akhir, langkah kegiatan pembelajaran dan Media Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran, Langkah Pembelajaran. Asesmen Awal dam Akhir, Metode Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran, Asesmen Awal dan Akhir, Langkah Kegiatan Pembelajaran dan Media Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran, langkah Pembelajaran dan Asesmen
Dalam mata pelajaran seni rupa, peserta didik kelas 5 belajar mengenai bentuk dan bayangan. Pilihlah 2 rencana tindak lanjut yang dapat dilakukan bagi peserta didik yang sudah mengenal bentuk namun belum memahami hubungannya dengan bayangannya.
Peserta Didik menggambar bentuk di atas:
1. Peserta Didik menggambar bentuk di atas kertas hitam, kemudian menggunting bentuk tersebut dan menempelkannya pada selembar kertas
2. Peserta Didik menonton video singkat mengenal wayang kulit
3. Peserta Didik menggambar bentuk yang disukainya
4. Peserta Didik melipat kertas berwarna menjadi bentuk yang disukainya
1 dan 2
1 dan 3
1 dan 4
3 dan 4
Berikut adalah sepenggal kalimat CP dari bidang studi IPAS untuk Fase C : Berdasarkan pemahamannya terhadap konsep gelombang (bunyi dan cahaya) peserta didik mendemontrasikan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Peserta Didik mendeskripsikan adanya ancaman krisis energi yang dapat terjadi serta mengusulkan upaya-upaya individu maupun kolektif yang dapat dilakukan untuk menghemat penggunaan energi dan serta penemuan sumber energi alternatif yang dapat digunakan menggunakan sumber daya yang ada di sekitarnya.
Dari kalimat CP tersebut, pilih pernyataan yang kurang tepat:
Sumber energi dan pemanfaatannya merupakan salah satu ruang lingkup materi yang ditemukan dalam kalimat CP tersebut
Konsep gelombang bunyi dan cahaya merupakan kompetensi yang perlu dicapai dalam CP
Salah satu kalimat TP yang dapat dirumuskan dari CP tersebuat adalah : menyebutkan dan mendefinisikan jenis-jenis sumber energi alternatif
Penerapan tentang konsep gelombang bunyi dan gelombang cahaya di keseharian adalah salah satu ruang lingkup dalam CP
Media Pembelajaran digunakan untuk mendukung terjadinya proses belajar yang optimal. Dalam pelaksanaannya guru harus mampu mengembangkan media dan bahan ajar secara optimal untuk mendukung terciptanya kegiatan pembelajaran yang maksimal. Berikut yang bukan merupakan point penting dalam pemgembangan bahan ajar adalah….
Kembangkan bahan ajar dan media pembelajaran berbasis teknologi digital yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik anak-anak milenial untuk membuat kegiatan pembelajaran semakin bermakna dan variatif
Kembangkan bahan ajar dan media pembelajaran berbasis teknologi digital yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik untuk membuat kegiatan pembelajaran semakin bermakna dan variatif
Kembangkan bahan ajar dan media pembelajaran untuk membuat kegiatan pembelajaran semakin bermakna dan variative
Bahan aajar dan media pembelajaran bersifat variatif. Bisa berupa bahan ajar cetak dan bahan ajar non cetak menggunakan media yang beragam namun mudah diaplikasikan
Di bawah ini yang bukan merupakan konsep yang tepat tentang Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) adalah…
Menjadi satu-satunya pertimbangan dalam memilih/membuat instrumen asesmen, karena belum tentu suatu asesmen sesuai dengan tujuan dan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran
Merupakan penjelasan (deskripsi) tentang kemampuan apa yang perlu ditunjukkan /didemontrasikan peserta didik sebagai bukti bahwa ia telah mencapai tujuan pembelajaran
Menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih/membuat instrumen asesmen,
Digunakan untuk mengetahui apakah peserta didik telah berhasil mencapai tujuan pembelajaran, pendidik perlu menetapkan kriteria atau indikator ketercapaian tujuan pembelajaran. Kriteria ini dikembangkan saat pendidik merencanakan asesmen yang dilakukan saat pendidik menyusun perencanaan pembelajaran
Bu Ceria merancang kegiatan pembelajaran dan asesmen untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia Fase D. Berikut beberapa rencana kegiatan yang telah disusun bu Ceria untuk membangun pemahaman peserta didik mengenai puisi. Urutkan kegiatan-kegiatan di bawah ini sehingga membentuk siklus asesmen yang tepat:
1. Peserta Didik membacakan puisi hasil karyanya di depan kelas
2. Peserta Didik mencari contoh puisi yang disukainya
3. Peserta Didik mencari benda yang paling mewakili dirinya
4. Peserta Dididk menulis puisi mengenai benda yang [aling mewakili dirinya
5. Peserta Didik menerima umpan bali mengenai puisi karyanya dan diberi kesempatan untuk merevisi karyanya
6. Peserta Didik membuat tulisan singkat mengenai apa yang dipahaminya mengenai puisi dan penilaian dirinya sendiri atas puisi karyanya.
6-5-4-3-2-1
2-3-4-1-6-5
2-3-4-5-1-6
3-4-5-6-2-1
Berikut merupakan prinsip pengembangan kurikulum operasional di satuan Pendidikan, kecuali…
Kontekstual
Sama dengan satuan Pendidikan yang sejenjang
Berpusat pada peserta didik
Melibatkan berbagai pemangku kepentingan
KOSP perlu dijadikan sebagai dokumen yang bersifat:
Tertutup dan rahasia
Fleksibel dan dinamis
Statis dan permanen
Definit dan absolut
Salah satu dari pernyataan berikut menggambarkan tentang tujuan satuan pendidikan:
Memberikan panduan atau arahan serta motivasi
Dirumuskan dalam kalimat yang menunjukkan Tindakan
Bersifat spesifik dan terukur serta dapat dicapai dalam waktu tertentu
Menggambarkan upaya bersama yang berorientasi pada peserta didik
Sebelum proses perumusan visi, misi dan tujuan satuan Pendidikan, perlu dilakukan proses analisis karakter dan lingkungan belajar satuan Pendidikan. Dari pertanyaan pertanyaan berikut mana yang perlu digunakan untuk mengumpulkan informasi saat proses analisis karakteristik dan lingkungan belajar satuan Pendidikan?
Apakah perlu membuat visi dan misi baru yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungan dan karakteristik peserta didik?
Kompetensi apa aja yang perlu dimiliki peserta didik?
Apa saja visi, misi, dan tujuan daerah?
Seperti apa gambaran ideal tentang masa depan yang ingin diwujudkan oleh satuan Pendidikan?
Karakteristik Satuan Pendidikan yang dirumuskan berdasarkan hasil analisis konteks Satuan Pendidikan perlu menggambarkan keunikan sekolah yang meliputi hal-hal berikut, kecuali:…
Luas bangunan sekolah
Sosial Budaya
Peserta Didik
Guru dan Tenaga Kependidikan
(1) Dalam buku Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pancasila memuat penyiapan ekosistem sekolah, desain projek pemguatan profil pelajar Pancasila, pengelolaan projek penguatan profil pelajar Pancasila, pemgolahan asesmen dan melaporkan hasil projek penguatan profil pelajar Pancasila serta evaluasi dan tindaklanjut projek penguatan profil pelajar Pancasila
(2) Dalam Buku Panduan Pembelajaran dan Asesmen (PPA) metupakan dokumen yang berisi prinsip, strategi dan contoh yang dapat memandu guru dan satuan Pendidikan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dan asesmen hanya untuk satu jenjang
(3) Panduan Pengembangan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan memuat analisis karakteristik satuan Pendidikan, penyusunan visi, misi, dan tujuan satuan pendidikan, pemgorganisasian pembelajaran, perencanaan pembelajaran serta pendampingan, evaluasi dan pengembangan professional
(4) dalam buku KOSP sudah ditentukan sistematika yang baku dalam penyusunannya, sehingga satuan Pendidikan tidak diperkenankan untuk mengubah struktur KOSP
Pilihlah pernyataan yang benar terkait karakteristik dari buku panduan pembelajaran dan asesmen, buku panduan KOSP dan buku panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila…
1 dan 4
1 dan 3
1 dan 2
2 dan 3
Bentuk asesmen yang sesuai dengan prinsip pelaksanaan P5 adalah :
Asesmen berbasis kognisi, tes, menggunakan pretes-postes, penekanan pada asesmen diagnostic dan pemberian umpan balik
Asesmen berbasis kinerja, tes, menggunakan pretes-postes, penekanan pada asesmen sumatif dan pemberian umpan balik
Asesmen berbasis kinerja, non tes, menggunakan asesmen awal, penekanan pada asesmen formatif dan pemberian umpan balik
Asesmen berbasis kognisi, non tes, menggunakan asesmen awal, penekanan pada asesmen sumatif dan pemberian umpan balik
Pada tahapan awal pelaksanaan projek profil, hal yang perlu dilakukan pada tahap merancang dimensi, tema,dan alokasi waktu P5 adalah:
Memetakan jumlah projek yang akan dilakukan dalam satu tahun ajaran
Mengidentifikasi tingkat kesiapan sekolah dalam merancang projek
Menentukan jumlah jam total untuk projek dalam satu tahun ajaran
Menyusun rancangan sub elemen dan asesmen projek
sering ditemukan di lapangan :
1. projek profil harus menghasilkan produk untuk dipamerkan
2. kegiatan projek profil adalah integrasi dari berbagai mata pelajaran
3. sekolah dapat memodifikasi modul projek yang sudah disediakan oleh pemerintah
4. sudah ada projek profil, tidak perlu lagi ada pembelajaran berbasis projek di intrakurikuler
5. kegiatan projek profil tidak dapat dilakukan dalam satu atau beberapa pertemuan saja
Pernyataan yang mengandung miskonsepsi ditunjukkan oleh nomor.....
1,3,5
2,3,4
1,2,4
2,4,5
Perhatikan pernyataan-pernyataan mengenai profil pelajar Pancasila berikut”
1. Terdiri dari 5 kompetensi yang merujuk pada setiap sila Pancasila
2. Merupakan pengertian dari pelajar sepanjang hayat yang kompeten dan memiliki karakter sesuai nilai Pancasila
3. Terdiri dari 6 elemen yang saling berkaitan satu sama lain
4. Merupakan bentuk penerjemahan tujuan Pendidikan nasional
5. Menjadi acuan utama untuk membangun karakter serta kompetensi peserta didik di jenjang sekolah dasar
6. dicapai melalui intrakurikuler, ekstrakurikuler, projek dan budaya sekolah
Pernyataan yang tepat ditunjuk oleh nomor...?
1,2,4,5
2,3,4,6
2,4,5,6
1,3,4,6
Simak ilustrasi
Sebuah sekolah yang terletak di daerah pedalaman yang kaya dengan perkebunan kopi sedang merencanakan kegiatan projek penguatan profil pelajar pancasila. Meski berada di pedalaman, masyarakat di sekitar sekolah sudah dapat menikmati fasilitas internet yang biasanya digunakan untuk berkomunikasi. Fasilitas internet tersebut lebih banyak digunakan oleh pemuda pemudi desa desa untuk mengakses konten hiburan di media sosial. Secara demokratis, masyarakat sekitar didominasi oleh usia produktif dari remaja hingga dewasa. Sebagian besar berpotensi sebagai petani dan sebagian kecilnya sebagai pekerja dan pedagang.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, ide projek manakah yang paling sesuai untuk dikembangkan?
Tema projek bhineka tunggal ika yang menyasar dimensi bergotong royong. Guru-guru akan membantu peserta didik mengolah potensi masyarakat yang beragam. Melalui penggunaan internet yang tepat guna diharapkan peserta didik mengidentifikasi persoalan yang terkait dengan lingkungan di sekitar sekolah. Kemudian mendorong tenaga produktif di desa menjadi lebih dasar akan hak dan kewajiban yang dimilikinya untuk mendukung pemerintah desa yang efesien.
Tema projek Gaya Hidup Berkelanjutan yang menyasar demensi Beriman. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia. Melalui projek ini diharapkan peserta didik peserta didik dapat memahami situasi yang terjadi di masyarakat perihal kemajuan teknologi serta demografi wilayah sehingga dapat mengoptimalkan hasil kekayaan alamnya secara optimal
Tema projek Kewirausahaan yang menyasar dimensi kreatif dan Bergotong royong. Sekolah akan mendorong kreativitas peserta didik untuk membuat inovasi bagaimana mengoptimalkan potensi perkebunan melalui penggunaan internet, misalnya dengan menghubungkan langsung petani dan pembeli atau membuat dan mempromosikan brand atau merek dagang populer sehingga kesejahteraan masyarakat lebih meningkat.
Tema projek Suara Demokrasi yang menyasar dimensi Mandiri dan bernalar Kritis. Peserta didik akan diajak memgidentifikasi persoalan yang terkait dengan isu lingkungan di sekitar sekolah. Kemudian mendorong tenaga produktif di desa menjadi lebih sadar akan hak dan kewajiban yang dimilikinya untuk mendukung pemerintahan desa yang efisien
