wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Sosiologi Pertanian

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Perubahan sosial apa yang dapat terjadi dalam masyarakat pertanian akibat modernisasi?

a)

Meningkatnya keberagaman budaya

b)

Pengurangan kesenjangan sosial

c)

Perubahan status sosial petani

d)

Penurunan peran teknologi dalam kehidupan sehari-hari

2.

Penurunan peran teknologi dalam kehidupan sehari-hari

a)

Praktik bercocok tanam di berbagai wilayah geografis

b)

Peningkatan fokus pada satu jenis tanaman saja.

c)

Strategi untuk mengurangi ketergantungan pada pertanian.

d)

Pengembangan beragam produk pertanian pada satu lahan.

3.

Bagaimana globalisasi mempengaruhi pertanian dalam konteks sosiologi?

a)

Memperkuat budaya lokal dalam pertanian.

b)

Memperkuat budaya lokal dalam pertanian.

c)

Memfasilitasi pertukaran teknologi pertanian secara global.

d)

Meningkatkan produksi pertanian secara tradisional.

4.

Apa yang dimaksud dengan ketimpangan agraria dalam sosiologi pertanian?

a)

Konflik antara petani dan pemilik lahan.

b)

Kesenjangan ekonomi antara petani kaya dan miskin.

c)

Tidak adanya peraturan pertanian yang jelas.

d)

Penurunan kualitas tanah pertanian.

5.

Faktor apa yang dapat mempengaruhi tingkat produksi pertanian dalam masyarakat?

a)

Ketersediaan teknologi modern.

b)

Iklim dan cuaca.

c)

Ukuran lahan pertanian.

d)

Semua jawaban di atas benar.

6.

Perubahan apa yang biasanya terjadi pada struktur keluarga petani akibat modernisasi pertanian?

a)

Migrasi petani ke perkotaan.

b)

Peningkatan kepatuhan generasi muda terhadap tradisi.

c)

Peran perempuan semakin menguat dalam pertanian.

d)

Struktur keluarga tetap konservatif dan tidak berubah.

7.

Apa yang dimaksud dengan urbanisasi pertanian?

a)

Proses perpindahan petani dari kota ke desa.

b)

Kegiatan bertani di wilayah perkotaan.

c)

Perubahan gaya hidup petani.

d)

Migrasi penduduk perkotaan ke wilayah pertanian.

8.

Faktor apa yang menjadi fokus utama dalam sosiologi pertanian?

a)

Penggunaan pupuk dan pestisida.

b)

Peran petani dalam masyarakat.

c)

Kualitas hasil pertanian.

d)

Teknik budidaya tanaman.

9.

Apa yang dimaksud dengan sosiologi pertanian?

a)

Teknologi terbaru dalam pertanian.

b)

Analisis geografi lahan pertanian.

c)

Ilmu yang mempelajari cara bertani secara efisien.

d)

Studi tentang hubungan manusia dalam masyarakat pertanian.

10.

Apa kontribusi lembaga sosial pertanian dalam menciptakan keharmonisan antara petani dan masyarakat sekitar?

a)

Mengisolasi petani dari masyarakat luas.

b)

Menerapkan aturan ketat bagi petani.

c)

Menetapkan batas wilayah pertanian agar tidak ada campur tangan dari masyarakat.

d)

Membangun komunikasi dan kerja sama yang baik antara petani dan masyarakat.

11.

Apa peran lembaga sosial pertanian dalam mengatasi masalah lingkungan dalam pertanian modern?

a)

Mengedukasi petani tentang praktik pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.

b)

Mengalihkan fokus pertanian ke wilayah perkotaan.

c)

Memperkuat penggunaan pestisida dan bahan kimia lainnya.

d)

Mengurangi penggunaan teknologi pertanian modern.

12.

Bagaimana peran lembaga sosial pertanian dalam melestarikan pengetahuan tradisional?

a)

Menghapus praktik-praktik tradisional yang dianggap kuno.

b)

Mendokumentasikan dan membagikan pengetahuan tradisional kepada generasi muda.

c)

Mendorong penggunaan teknologi modern.

d)

Mendorong penggunaan teknologi modern.

13.

Apa manfaat adanya lembaga sosial pertanian bagi petani?

a)

Mengurangi persaingan antarpetani.

b)

Menyediakan lahan pertanian secara gratis.

c)

Memberikan dukungan sosial dan ekonomi, serta pembagian pengetahuan antarpetani.

d)

Meningkatkan harga pupuk dan pestisida.

14.

Dalam lembaga sosial pertanian, apa yang dimaksud dengan "gotong royong"?

a)

Penyusunan anggaran bersama untuk proyek pertanian.

b)

Keputusan petani yang diambil secara individual.

c)

Kegiatan pertanian yang dilakukan bersama-sama oleh kelompok petani.

d)

Penggunaan teknologi modern dalam pertanian.

15.

Bagaimana lembaga sosial pertanian dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani?

a)

Membuat kebijakan yang mendukung akses pasar dan harga yang adil bagi hasil pertanian.Membuat kebijakan yang mendukung akses pasar dan harga yang adil bagi hasil pertanian.

b)

Mengajarkan teknik pertanian tradisional.

c)

Menyediakan beasiswa untuk pendidikan anak petani.

d)

Memberikan pupuk dan pestisida secara gratis.

16.

Apa tujuan utama dari koperasi pertanian?

a)

Menyediakan bantuan keuangan dari pemerintah.

b)

Memaksimalkan keuntungan bagi anggota koperasi.

c)

Meningkatkan produksi pertanian secara mandiri.

d)

Mengurangi penggunaan teknologi modern dalam pertanian.

17.

Apa peran utama lembaga sosial pertanian dalam masyarakat petani?

a)

Memberikan bantuan keuangan kepada petani.

b)

Mengatur perilaku dan interaksi antar petani serta aturan dalam pertanian.

c)

Membuat undang-undang pertanian.

d)

Menyediakan sarana pertanian modern.

18.

Contoh konkret lembaga sosial pertanian adalah:

a)

Perusahaan pupuk.

b)

Dealer traktor.

c)

Koperasi petani

d)

Pemerintah daerah.

19.

Apa yang dimaksud dengan lembaga sosial pertanian?

a)

Organisasi pemerintah yang mengatur pertanian di suatu negara.

b)

Sistem norma dan nilai yang mengatur interaksi sosial dalam kegiatan pertanian.

c)

Kelompok masyarakat yang membantu petani dalam berbagai aspek pertanian.

d)

Kelompok masyarakat yang membantu petani dalam berbagai aspek pertanian.

20.

Bagaimana pendidikan dapat mempengaruhi perubahan sosial dalam masyarakat agraris?

a)

Membuka wawasan dan kesempatan baru bagi petani untuk mengadopsi perubahan.

b)

Mengurangi ketergantungan pada teknologi modern.

c)

Memperkuat pola pikir konservatif.

d)

Meningkatkan kesetiaan terhadap tradisi.

21.

Apa yang menjadi pendorong utama perubahan sosial pada masyarakat agraris?

a)

Teknologi modern.

b)

Kekonservatifan masyarakat agraris.

c)

Iklim dan cuaca.

d)

Ketergantungan pada tradisi.

22.

Dampak positif dari perubahan sosial pada masyarakat agraris adalah:

a)

Menjaga keberlanjutan praktik pertanian tradisional.

b)

Meningkatkan ketergantungan pada faktor alam.

c)

Memperkuat ikatan keluarga dalam masyarakat agraris.

d)

Meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian.

23.

Apa yang dimaksud dengan mekanisasi pertanian dalam konteks perubahan sosial?

a)

Penggunaan alat sederhana dalam pertanian.

b)

Peningkatan peran wanita dalam pertanian.

c)

Penerapan teknologi modern dalam pertanian.

d)

Penggunaan pupuk organik dalam pertanian.

24.

Perubahan apa yang biasanya terjadi pada struktur keluarga petani akibat perubahan sosial dalam masyarakat agraris?

a)

Migrasi petani ke perkotaan.

b)

Peran perempuan semakin menguat dalam pertanian.

c)

Peningkatan kepatuhan generasi muda terhadap tradisi.

d)

Struktur keluarga tetap konservatif dan tidak berubah.

25.

Dalam konteks perubahan sosial pada masyarakat agraris, urbanisasi terjadi ketika:

a)

Masyarakat pedesaan bermigrasi ke perkotaan.

b)

Pendidikan petani meningkat.

c)

Pertanian modern semakin berkembang.

d)

Perubahan iklim mempengaruhi hasil pertanian.

26.

Faktor apa yang dapat mempengaruhi perubahan sosial pada masyarakat agraris?

a)

Ketergantungan pada teknologi modern.

b)

Kehidupan yang terisolasi dari masyarakat luas.

c)

Tradisi dan nilai-nilai budaya yang kaku.

d)

Semua jawaban benar

27.

Salah satu contoh perubahan sosial pada masyarakat agraris adalah:

a)

Meningkatnya keberagaman budaya di pedesaan.

b)

Semakin banyak petani yang beralih ke pertanian organik.

c)

Penurunan tingkat urbanisasi di daerah pertanian.

d)

Penggunaan teknologi pertanian yang lebih sederhana.

28.

Perubahan sosial pada masyarakat agraris terjadi ketika:

a)

Terjadi perpindahan penduduk dari perkotaan ke pedesaan.

b)

Petani meningkatkan produksi pertanian secara tradisional.

c)

Masyarakat agraris berubah menjadi masyarakat industri.

d)

Terjadi perubahan iklim dan cuaca di daerah pertanian.

29.

Dalam konteks perubahan sosial pada masyarakat agraris, urbanisasi terjadi ketika:

a)

Pendidikan petani meningkat.

b)

Masyarakat pedesaan bermigrasi ke perkotaan.

c)

Pertanian modern semakin berkembang.

d)

Perubahan iklim mempengaruhi hasil pertanian.

30.

Apa yang dimaksud dengan kekuasaan dalam konteks sosiologi pertanian?

a)

Pengaruh politik dari pemerintah terhadap petani.

b)

Hubungan sosial yang mempengaruhi interaksi petani dalam masyarakat.

c)

Keterampilan petani dalam mengelola lahan pertanian.

d)

Kemampuan petani untuk mengontrol harga produk pertanian.

31.

Berikut ini adalah contoh kekuasaan dalam sosiologi pertanian, kecuali:

a)

Seorang petani yang menjadi ketua kelompok tani dan mempengaruhi keputusan kelompok.

b)

Seorang pemilik lahan yang mengontrol akses petani terhadap sumber daya pertanian.

c)

Seorang politisi yang memutuskan kebijakan pertanian di tingkat nasional.

d)

Seorang ilmuwan pertanian yang memberikan saran teknis kepada petani.

32.

Perbedaan utama antara kekuasaan dan wewenang dalam sosiologi pertanian adalah:

a)

Kekuasaan berkaitan dengan pengaruh informal, sedangkan wewenang berkaitan dengan posisi formal dalam masyarakat.

b)

Kekuasaan berkaitan dengan posisi formal dalam masyarakat, sedangkan wewenang berkaitan dengan pengaruh informal.

c)

Kekuasaan dan wewenang sama-sama berkaitan dengan posisi formal dalam masyarakat.

d)

Kekuasaan dan wewenang sama-sama berkaitan dengan pengaruh informal dalam masyarakat.

33.

Apa peran utama wewenang dalam sosiologi pertanian?

a)

Menetapkan hukum dan peraturan bagi petani.

b)

Memastikan petani mematuhi kebijakan pemerintah.

c)

Memfasilitasi kegiatan pertanian secara kolektif dalam kelompok tani.

d)

Memberdayakan petani untuk mengambil keputusan dan bertindak dalam masyarakat.

34.

Bagaimana kekuasaan berbeda dengan otoritas dalam sosiologi pertanian?

a)

Kekuasaan berkaitan dengan legitimasi formal, sedangkan otoritas berkaitan dengan pengaruh informal.

b)

Kekuasaan dan otoritas sama-sama berkaitan dengan legitimasi formal dalam masyarakat.

c)

Kekuasaan dan otoritas memiliki arti yang sama dalam sosiologi pertanian.

d)

Kekuasaan berkaitan dengan pengaruh informal, sedangkan otoritas berkaitan dengan posisi formal dalam masyarakat.

35.

Bagaimana kekuasaan berperan dalam proses pengambilan keputusan dalam masyarakat pertanian?

a)

Kekuasaan memastikan semua petani memiliki hak yang sama dalam pengambilan keputusan.

b)

Kekuasaan membatasi partisipasi petani dalam proses pengambilan keputusan.

c)

Kekuasaan dapat digunakan untuk mempengaruhi hasil pengambilan keputusan.

d)

Kekuasaan tidak berperan dalam proses pengambilan keputusan dalam masyarakat pertanian.

36.

Dalam sosiologi pertanian, apa yang dimaksud dengan penguasaan sumber daya?

a)

Kemampuan petani untuk mengelola lahan dan alat pertanian secara efisien.

b)

Pengaruh politisi dalam penetapan kebijakan pertanian.

c)

Kendali pemilik lahan atas sumber daya pertanian seperti lahan dan air.

d)

Peran ilmuwan pertanian dalam memberikan teknologi terbaru kepada petani.

37.

Salah satu masalah sosial dalam masyarakat adalah kemiskinan. Tingginya angka kemiskinan dapat meningkatkan tindak kriminalitas dalam masyarakat, untuk mengatasi permasalahan terebut fungsi sosiologi adalah memberikan sumbangan dalam bentuk ....

a)

perencanaan

b)

jasa konsultasi

c)

ketersediaan data

d)

kegiatan distribusi

e)

tenaga kerja terampil

38.

Dulu para pedagang kaki lima banyak yang berjualan di sepanjang jalan pedestrian Malioboro, untuk memelihara ketertiban dan kenyamanan pemerintah daerah merelokasi para pedagang kaki lima tersebut di Teras Malioboro 1 dan 2 mulai 1 Februari 2022 lalu. Berdasarkan kasus tersebut sosiologi berfungsi ....

a)

pengawasan sosial

b)

kekuatan sosial

c)

pemecahan masalah

d)

pengambil keputusan

e)

perencanaan pembangunan

39.

Apa peran utama pemerintah dalam komunikasi sosial pertanian?

a)

Memanfaatkan media sosial untuk kampanye politik terkait pertanian.

b)

Membuat peraturan yang membatasi akses petani ke teknologi pertanian modern.

c)

Menyediakan informasi dan dukungan teknis bagi petani serta memfasilitasi pertukaran informasi antarpetani.

d)

Mempromosikan inovasi pertanian melalui iklan di televisi dan radio.

40.

alam konteks komunikasi sosial, mengapa penting untuk mengadaptasi pesan dan bahasa yang digunakan agar sesuai dengan audiensnya?

a)

Agar pesan lebih relevan dan bisa dipahami oleh petani.

b)

Agar pesan dapat lebih mudah disebarluaskan di media sosial.

c)

Agar petani terbiasa dengan bahasa modern.

d)

Agar pesan mudah diingat oleh petani.