Worksheetsvernier caliper quiz
Total questions: 60
Worksheet time: 59mins
Jangka sorong adalah alat ukur yang mampu mengukur jarak, kedalaman, maupun ‘diameter dalam’ suatu objek dengan tingkat akurasi dan presisi yang sangat baik (± .... mm)
0,01
0,05
0,1
0,5
Berikut adalah gambar jangka sorong ....
Hasil pengukuran pada gambar tersebut adalah .... cm
4,00
4,01
4,10
4,11
Hasil pengukuran pada gambar tersebut adalah .... cm
10,02
10,12
10,20
10,22
Hasil pengukuran pada gambar tersebut adalah .... cm
2,23
2,26
2,76
2,86
Hasil dari pengukuran dengan jangka sorong diatas adalah ....
36, 22 mm
36,21 mm
36,20 mm
35,22 mm
Hasil dari pengukuran dengan jangka sorong diatas adalah ....
31,32 mm
31,34 mm
31,48 mm
32,34 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
20,40 mm
20, 31 mm
23,40 mm
23,31 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
10,15 mm
16,15 mm
16,20 mm
16,05 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
35,50 mm
35,60 mm
36,50 mm
36,60 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
18,20 mm
18,30 mm
19,30 mm
19,35 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,60 mm
0,16 mm
1,60 mm
1, 70 mm
Hasil pengukuran jangka sorong di atas adalah ....
12,21 mm
12,90 mm
13,90 mm
13,70 mm
Hasil pengukuran jangka sorong di atas adalah ....
12,21 mm
12,90 mm
13,90 mm
13,70 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
10, 50 mm
10,05 mm
10,15 mm
10, 60
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,32 mm
0,20 mm
3,20 mm
3,50 mm
jika hasil pengukuran dengan jangka sorong bernilai 10.2 mm. Gambar yang sesuai adalah....
Gambar diatas menunjukkan hasil pengukuran sebesar ....
29.80
29.85
30.00
30.85
Hasil dari pengukuran dengan jangka sorong diatas adalah ....
13,00 mm
13,02 mm
13,04 mm
15,00 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
26, 47 mm
26, 55 mm
26, 50 mm
27, 55 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
10,15 mm
16,15 mm
16,20 mm
16,05 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
35,50 mm
35,60 mm
36,50 mm
36,60 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
18,20 mm
18,30 mm
19,30 mm
19,35 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,60 mm
0,16 mm
1,60 mm
1, 70 mm
Hasil pengukuran jangka sorong di atas adalah ....
12,21 mm
12,90 mm
13,90 mm
13,70 mm
Hasil pengukuran jangka sorong di atas adalah ....
10,80 mm
10,17 mm
9,80 mm
9,17 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
10, 50 mm
10,05 mm
10,15 mm
10, 60
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
10, 50 mm
10,05 mm
10,15 mm
10, 60
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,32 mm
0,20 mm
3,20 mm
3,50 mm
Sebuah benda diukur dengan jangka sorong berkepresisian 0,05 mm dan menunjukkan posisi skala sebagaimana terlihat pada gambar. Berapakah hasil pengukurannya ?
, 25 mm\
61,25 mm.
6,125 mm
60, 21 mm
61,21 mm
Sebuah benda kerja diukur dengan menggunakan jangka sorong berketelitian 0,05 mm, menunjukkan posisi skala seperti terlihat pada gambar. Berapakah hasil pengukurannya ?
33,00 mm
30,3 mm
33,015 mm
30,15 mm
33,15 mm.
Perhatikan gambar di baah ini. Hasil pembacaan jangka sorong tersebut adalah …
12,7 mm.
12,07 mm
15,45 mm
15,7 mm
17,00 mm
Sebuah benda kerja diukur dengan menggunakan jangka sorong berketelitian 0,05 mm, menunjukkan posisi skala seperti terlihat pada gambar. Berapakah hasil pengukurannya ?
33,00 mm
30,3 mm
33,015 mm
30,15 mm
33,15 mm.
Berdasarkan gambar tersebut, hasil pembacaan jangka sorong adalah....
20,6 mm
25,6 mm
26,6 mm
27,3 mm
27,6 mm
Berdasarkan gambar tersebut, maka vernier caliper yang digunakan memiliki ketelitian.....
0,1 mm
0,2 mm
0,5 mm
0,05 mm
0,02 mm
Hasil pengukuran yang terbaca pada gambar tersebut adalah.....
37,55 mm
32,55 mm
48,55 mm
48,5 mm
48,6 mm
Hasil pembacaan jangka sorong pada gambar tersebut adalah (a) mm
Ketelitian jangka sorong berdasarkan gambar tersebut adalah (a) mm
Hasil pembacaan jangka sorong pada gambar tersebut adalah (a) mm
Penggunaan jangka sorong berikut yang paling tepat berdasarkan nilai ketelitiannya adalah pada pengukuran ....
Diameter dalam blok silinder
Kedalaman paku keling kampas kopling
Free play pedal rem
Kerataan plat penekan kopling
Keolengan roda
Berikut ini merupakan fungsi jangka sorong adalah untuk mengukur....
kerataan plat penekan
run out roda
kedalaman paku keling
celah oli pada bantalan
celah busi
Berdasarkan gambar tersebut, hasil pembacaan jangka sorong adalah....
20,6 mm
25,6 mm
26,6 mm
27,3 mm
27,6 mm
Bagian jangka sorong yang ditunjukkan oleh nomor 3 adalah....
Rahang atas
Rahang bawah
Skala nonius
Pengunci
Pengukur kedalaman
Bagian jangka sorong yang ditunjukkan oleh nomor 1 memiliki fungsi untuk....
Tempat pengukuran diameter luar
Tempat pengukuran diameter dalam
Menunjukkan skala pengukuran
Mengunci hasil pengukuran
Pengukur kedalaman
Bagian jangka sorong yang menunjukkan hasil pengukuran adalah nomor ....
1 dan 2
1 dan 3
3 dan 4
4 dan 5
5 dan 6
Berdasarkan gambar tersebut, maka vernier caliper yang digunakan memiliki ketelitian.....
0,1 mm
0,2 mm
0,5 mm
0,05 mm
0,02 mm
Hasil pengukuran yang terbaca pada gambar tersebut adalah.....
37,55 mm
32,55 mm
48,55 mm
48,5 mm
48,6 mm
Nilai ketelitian skala utama pada alat ukur vernier caliper pada satuan inchi adalah.....
1/16 mm
8/16 mm
1/128 mm
8/128 mm
1 1/128 mm
Jenis pengukuran pada gambar tersebut merupakan pengukuran.....
kedalaman benda kerja
diameter dalam benda kerja
diameter luar benda kerja
ketebalan benda kerja
Panjang benda kerja
Berikut ini bukan merupakan alat ukur mekanik di bengkel otomotif adalah....
Vernier Caliper
Mikrometer
Multimeter
Dial Indikator
Bore gauge
Cara mengetahui vernier caliper telah terkalibrasi dengan baik adalah.....
Angka 0 pada skala nonius berhimpit dengan angka 0 pada skala utama saat kedua rahang vernier caliper terbuka.
Angka 0 pada skala nonius berhimpit dengan angka 0 pada skala utama saat kedua rahang vernier caliper tertutup.
Angka 1 pada skala nonius berhimpit dengan angka 0 pada skala utama saat kedua rahang vernier caliper tertutup.
Angka 1 pada skala nonius berhimpit dengan angka 1 pada skala utama saat kedua rahang vernier caliper terbuka.
Angka 1 pada skala nonius berhimpit dengan angka 1 pada skala utama saat kedua rahang vernier caliper tertutup.
Kegiatan penyetelan kembali alat ukur agar ketelitian pembacaan lebih presisi atau disebut juga set nol merupakan pengertian dari (a)
Hasil pembacaan jangka sorong pada gambar tersebut adalah (a) mm
Ketelitian jangka sorong berdasarkan gambar tersebut adalah (a) mm
Hasil pembacaan jangka sorong pada gambar tersebut adalah (a) mm
Berikut ini merupakan cara memelihara alat ukur mekanik yang paling benar adalah.....
Simpan jangka sorong pada kotak penyimpanan yang tertutup dan kedap udara
Simpan jangka sorong pada toolbox handtools
Simpan jangka sorong dengan posisi rahang terbuka
Lakukan set nol dengan memutar tombol pada selektor ke posisi ohm
Letakkan alat ukur di atas mesin yang hidup
Alat ukur mekanik yang digunakan untuk mengukur run out piringan rem cakram adalah....
Jangka sorong
Mikrometer
Dial Indikator
Cylinder Bore Gauge
High Gauge
Saat membaca hasil pengukuran dengan menggunakan jangka sorong dan mikrometer, posisi mata harus tegak lurus dengan skala pengukuran. Hal ini untuk menghindari terjadinya kesalahan pembacaan yang disebut juga.....
Parallax eror
Meansuring eror
Kalibrasi
Akurasi
Presisi
Berdasarkan gambar tersebut, penyebab pengukuran pada gambar sebelah kiri tidak disarankan adalah.....
Benda tegak lurus dengan alat ukur
Benda terlalu dekat dengan skala pengukuran
Benda terlalu jauh dengan skala pengukuran
Benda seharusnya diukur dengan rahang atas
Benda posisi tidak tegak lurus terhadap alat ukur
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,32 mm
0,20 mm
3,20 mm
3,50 mm
