wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pemahaman mengenai teks anekdot

Total questions: 10

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Sudahkah anda paham akan materi teks anekdot?

a)

paham

b)

belum paham

2.

Matahari bersinar terik di Lampung. Sinarnya terhalang rimbunnya pepohonan, sehingga hanya menyisakan berkas tipis. Burung-burung berkicau seolah sedang menyanyikan lagu untuk alam. Bunyi riak jernih sungai beradu dengan batu kali berpadu dengan sahutan dari beberapa penghuni hutan yang lainnya. Ya, inilah tempat tinggal Bora, si anak gajah Lampung yang sekarang tengah asyik bermain bersama teman-temannya di sebuah sungai.

Apakah teks tersebut termasuk teks anekdot.?

a)

iya

b)

tidak

3.

"Empat kali tujuh adalah dua puluh delapan," kata orang satunya.

"Empat kali tujuh adalah dua puluh tujuh," kata orang satunya lagi. Dua orang itu pada akhirnya bertengkar hebat. Warga yang menyaksikan menjadi jengkel. akhirnya kedua orang tersebut dibawa menemui hakim setempat. Hakim memerintaha agar orang pertama di penjara. Orang pertama berteriak memproter, "Loh, kok saya? Dimana salah saya? Omongan saya kan benar, Pak Hakim. Empat kali tujuh itu dua puu delapan. Iya kan?"

"Kamu itu justru sangat bodoh, "kata hakim itu dengan tenangnya, "Mau-maunya bertekengkar dengan seseorang yang bodoh, yang mengatakan bahwa empat kali tujuh adalah dua puluh tujuh. Bukankah kamu yang seharusnya dihukum?"

Orang itu mengangguk setuju dan mengakui bahwa hakim benar.

Apa unsur kelucuan dalam teks anekdot tersebut?

a)

Adanya orang yang sama-sama salah

b)

Nasib sial yang dialami orang kedua

c)

Nasib sial yang dialami orang pertama

4.

"Empat kali tujuh adalah dua puluh delapan," kata orang satunya.

"Empat kali tujuh adalah dua puluh tujuh," kata orang satunya lagi. Dua orang itu pada akhirnya bertengkar hebat. Warga yang menyaksikan menjadi jengkel. akhirnya kedua orang tersebut dibawa menemui hakim setempat. Hakim memerintaha agar orang pertama di penjara. Orang pertama berteriak memproter, "Loh, kok saya? Dimana salah saya? Omongan saya kan benar.

Apakah teks di atas termasuk ke dalam teks anekdot?

a)

iya

b)

tidak

5.

Guru : "anak-anak kalian tahu awal mula seorang issac newton menemukan hukum gravitasi?

Penggalan kalimat di atas termasuk struktur bagian?

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

evaluasi

6.

"Empat kali tujuh adalah dua puluh delapan," kata orang satunya.

"Empat kali tujuh adalah dua puluh tujuh," kata orang satunya lagi. Dua orang itu pada akhirnya bertengkar hebat. Warga yang menyaksikan menjadi jengkel. akhirnya kedua orang tersebut dibawa menemui hakim setempat. Hakim memerintaha agar orang pertama di penjara. Orang pertama berteriak memproter, "Loh, kok saya? Dimana salah saya? Omongan saya kan benar, Pak Hakim. Empat kali tujuh itu dua puu delapan. Iya kan?"

"Kamu itu justru sangat bodoh, "kata hakim itu dengan tenangnya, "Mau-maunya bertekengkar dengan seseorang yang bodoh, yang mengatakan bahwa empat kali tujuh adalah dua puluh tujuh. Bukankah kamu yang seharusnya dihukum?"

Orang itu mengangguk setuju dan mengakui bahwa hakim benar.

Apa yang kritik yang ingin disampaikan oleh penulis?

4 lines
7.

(1) "Empat kali tujuh adalah dua puluh delapan," kata orang satunya.

(2) "Empat kali tujuh adalah dua puluh tujuh," kata orang satunya lagi. (2) Dua orang itu pada akhirnya bertengkar hebat. Warga yang menyaksikan menjadi jengkel. akhirnya kedua orang tersebut dibawa menemui hakim setempat. (3) Hakim memerintaha agar orang pertama di penjara. (4) Orang pertama berteriak memproter, "Loh, kok saya? Dimana salah saya? Omongan saya kan benar, Pak Hakim. Empat kali tujuh itu dua puluh delapan. Iya kan?"

(5) "Kamu itu justru sangat bodoh, "kata hakim itu dengan tenangnya, "Mau-maunya bertekengkar dengan seseorang yang bodoh, yang mengatakan bahwa empat kali tujuh adalah dua puluh tujuh. Bukankah kamu yang seharusnya dihukum?"

(6) Orang itu mengangguk setuju dan mengakui bahwa hakim benar.

Bagian orientasi dalam cerita tersebut terdapat pada nomor?

a)

1 dan 2

b)

3 dan 4

c)

2 dan 4

d)

4 dan 6

8.

(1) "Empat kali tujuh adalah dua puluh delapan," kata orang satunya.

(2) "Empat kali tujuh adalah dua puluh tujuh," kata orang satunya lagi. (2) Dua orang itu pada akhirnya bertengkar hebat. Warga yang menyaksikan menjadi jengkel. akhirnya kedua orang tersebut dibawa menemui hakim setempat. (3) Hakim memerintaha agar orang pertama di penjara. (4) Orang pertama berteriak memproter, "Loh, kok saya? Dimana salah saya? Omongan saya kan benar, Pak Hakim. Empat kali tujuh itu dua puluh delapan. Iya kan?"

(5) "Kamu itu justru sangat bodoh, "kata hakim itu dengan tenangnya, "Mau-maunya bertekengkar dengan seseorang yang bodoh, yang mengatakan bahwa empat kali tujuh adalah dua puluh tujuh. Bukankah kamu yang seharusnya dihukum?"

(6) Orang itu mengangguk setuju dan mengakui bahwa hakim benar.

Bagian evaluasi dalam cerita tersebut terdapat pada nomor?

a)

3

b)

2

c)

4

d)

5

e)

6

9.

Carilah atau buatlah satu contoh teks yang mengandung humor, kelucuan, kritikan, atau pun sindiran..

4 lines
10.

Buatlah gambar komik tentang sindiran..