wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BAB 2 Hakikat Mewujudkan Ketauhidan dengan Syu'abul iman

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Iman, Islam dan ihsan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan

yang kemudian disebut dengan agama Islam. Berikut ini yang merupakan

pengertian dari iman adalah….

a)

mempercayai dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan meragukan

dengan perbuatan

b)

mempercayai setengah hati, mengucapkan dengan lisan dan meragukan

dengan perbuatan

c)

mempercayai dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan membuktikan

dengan perbuatan

d)

mempercayai dengan hati, menolak dengan ucapan dan membuktikan

dengan perbuatan

e)

mempercayai dengan hati, menyangkal dengan lisan dan membuktikan

dengan perbuatan

2.

Apa yang dimaksud dengan iman dalam istilah agama?

a)

Kepercayaan kepada diri sendiri

b)

Keyakinan adanya kehidupan setelah kematian

c)

Keyakinan adanya zat yang Maha Kuasa

d)

Keyakinan terhadap keberadaan alien

e)

Keyakinan pada kekuatan alam semesta

3.

Dalam bahasa Arab, kata "iman" berasal dari kata dasar:

a)

amin - yaaminu - amanan

b)

amal - ya'malu - a'maal

c)

rahman - yarhamu - rahmah

d)

hubb - yuhibbu - mahabbah

e)

qalb - yaqillu - qalbiyyah

4.

Berapa jumlah pilar keimanan (rukun iman) yang wajib dimiliki oleh setiap muslim?

a)

4

b)

5

c)

6

d)

7

e)

8

5.

Salah satu dari pilar keimanan adalah meyakini adanya rasul-rasul utusan Allah. Apa yang dimaksud dengan rasul-rasul?

a)

Manusia berilmu tinggi

b)

Penghuni surga

c)

Utusan dan utama dalam menyampaikan ajaran Allah kepada manusia

d)

Pemimpin politik

e)

Orang yang memiliki kekuatan magis

6.

Ayat mana dalam Al-Qur'an yang menyebutkan pilar-pilar iman secara eksplisit?

a)

QS. al-A'raf/7 : 172

b)

QS. an-Nisa/4: 136

c)

QS. Yusuf/12: 87

d)

QS. Ibrahim/14: 32

e)

QS. al-Furqan/25: 45

7.

Berapa jumlah cabang iman dalam konsep Syu’abul Iman menurut Syeikh Muhammad Nawawi al-Jawi?

a)

66

b)

77

c)

88

d)

99

e)

100

8.

Apa yang dimaksud dengan "Syu’abul Iman" dalam konteks penjelasan Syeikh Muhammad Nawawi al-Jawi?

a)

Enam pilar keimanan dalam Islam

b)

Cabang-cabang ilmu dalam agama Islam

c)

Perilaku manusia yang tidak sesuai dengan iman

d)

Amalan-amalan yang dapat menambah kesempurnaan iman

e)

Proses mempertahankan keyakinan dalam kehidupan sehari-hari

9.

Apa yang terjadi dengan kesempurnaan iman seseorang jika ia meninggalkan salah satu dari 77 cabang iman?

a)

Tidak ada pengaruh pada kesempurnaan iman

b)

Iman akan tetap sempurna tanpa memandang amal

c)

Kesempurnaan iman akan berkurang

d)

Iman akan mengalami peningkatan

e)

Kesempurnaan iman hanya tergantung pada keyakinan, bukan amal

10.

Apa yang dimaksudkan dengan "nikmat dan lezatnya mengimplementasikan hakikat iman dalam kehidupan" menurut penjelasan di atas?

a)

Mendapatkan kekayaan dan harta benda dalam jumlah besar

b)

Merasakan kenyamanan fisik secara berlebihan

c)

Menjadi terkenal dan dihormati oleh orang lain

d)

Menemukan kebahagiaan dalam kepatuhan kepada nilai-nilai agama

e)

Mendapatkan penghargaan dari pemerintah karena kontribusi agama

11.

Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, cabang iman yang paling utama adalah:

a)

Menyingkirkan apa yang akan menghalangi orang di jalan

b)

Mengucapkan laa ilaha illallah

c)

Mencintai Allah dan Rasul-Nya lebih dari selainnya

d)

Mencintai sesuatu semata-mata karena Allah dan benci kepada kekufuran

e)

Malu

12.

Apa yang dimaksudkan dengan "tiga hal yang barang siapa ia memilikinya, maka ia akan merasakan manisnya iman" dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas?

a)

Mengucapkan kalimat syahadat dengan tulus

b)

Menjalankan shalat lima waktu dengan tekun

c)

Memiliki harta dan kekayaan yang berlimpah

d)

Mencintai sesuatu semata-mata karena Allah dan benci kepada kekufuran

e)

Menyumbangkan harta benda untuk kepentingan umat

13.

Apa pesan yang ingin disampaikan oleh hadis-hadis di atas terkait dengan cabang-cabang iman?

a)

Cabang-cabang iman harus diabaikan jika berkonflik dengan kepentingan pribadi

b)

Cabang-cabang iman tidak perlu diamalkan jika seseorang sudah mengucapkan kalimat syahadat

c)

Cabang-cabang iman adalah hal yang sepele dan tidak memiliki dampak signifikan

d)

Cabang-cabang iman mengajarkan pentingnya menjaga integritas dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari

e)

Cabang-cabang iman hanya berkaitan dengan hubungan antara individu dan Tuhan, bukan dengan hubungan sosial

14.

Dari pengelompokan cabang-cabang iman berdasarkan dimensi keimanan, cabang-cabang iman yang berkaitan dengan niat, akidah, dan hati mencakup berapa jumlah cabang?

a)

10

b)

20

c)

30

d)

40

e)

50

15.

Apa yang dimaksudkan dengan "tiga hal yang barang siapa ia memilikinya, maka ia akan merasakan manisnya iman" dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas?

a)

Mengucapkan kalimat syahadat dengan tulus

b)

Menjalankan shalat lima waktu dengan tekun

c)

Memiliki harta dan kekayaan yang berlimpah

d)

Mencintai sesuatu semata-mata karena Allah dan benci kepada kekufuran

e)

Menyumbangkan harta benda untuk kepentingan umat

16.

Pada cabang iman yang berhubungan dengan lisan / ucapan, termasuk di dalamnya tindakan-tindakan seperti membaca kitab suci Al-Qur'an, belajar dan menuntut ilmu, dan mengajarkan ilmu kepada orang lain. Berdasarkan penjelasan di atas, cabang iman ini mencakup berapa jumlah cabang?

a)

5

b)

6

c)

7

d)

8

e)

9

17.

Cabang iman yang berhubungan dengan perbuatan dan anggota badan mencakup amalan-amalan yang mencerminkan keimanan seseorang dalam tindakan nyata. Berapa jumlah cabang iman dalam dimensi perbuatan ini berdasarkan pengelompokan para ulama?

a)

40

b)

50

c)

60

d)

70

e)

80

18.

Salah satu cabang iman dalam dimensi perbuatan dan anggota badan adalah "Amar ma’ruf nahi munkar," yang artinya mendorong kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. Tindakan ini mencerminkan tanggung jawab sosial dalam Islam. Apa arti dari "Amar ma’ruf nahi munkar"?

a)

Menjauhi sifat takabur

b)

Menunaikan ibadah puasa

c)

Mendoakan orang yang bersin

d)

Menghindari perbuatan boros

e)

Mendorong kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran

19.

Dalam pengelompokan cabang-cabang iman, yang termasuk dalam cabang-cabang iman yang berkaitan dengan lisan / ucapan adalah...

a)

Menjaga aurat ketika salat

b)

Menunaikan ibadah haji

c)

Menjalin silaturahmi

d)

Menjalankan puasa sunah

e)

Meluruskan muamalah dan menghindari riba

20.

Menurut QS. al-Anfal/8: 2, tanda orang yang beriman ketika mendengar nama Allah Swt. adalah:

a)

Membaca ayat-ayat Al-Qur'an

b)

Tertib dalam salat

c)

Bertawakal setelah berdoa

d)

Hatinya gemetar

21.

Tanda beriman yang selalu tertib dalam menegakkan dan menjalankan salat tercermin dalam ayat berikut, kecuali

a)

QS. al-Isra'/17: 9

b)

QS. al-Mukminun/23: 2

c)

QS. Maryam/19: 59

d)

QS. al-Furqan/25: 64

e)

QS. al-Baqarah/2: 43

22.

Apa yang harus dilakukan oleh seorang mukmin terhadap ayat-ayat Al-Qur'an?

a)

Membacanya dengan acuh tak acuh

b)

Mengabaikannya

c)

Mengejeknya

d)

Segera mengamalkannya

e)

Tidak memperhatikannya

23.

Tantangan moral dan etika dalam masyarakat saat ini sering melibatkan public figure sebagai contoh perilaku. Apa dampak dari tindakan negatif public figure terhadap masyarakat?

a)

Meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat.

b)

Mendorong masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai keagamaan.

c)

Menurunkan moral dan norma masyarakat.

d)

Mengurangi pengaruh teknologi informasi dan komunikasi

e)

Memperkuat hubungan antara generasi muda dan agama

24.

Apa yang dimaksud dengan tipu muslihat setan yang selalu menyesatkan?

a)

Kelemahan manusia dalam menghadapi godaan duniawi.

b)

Sifat jahat manusia yang cenderung melakukan tindakan dosa.

c)

Upaya manusia untuk menghindari pengaruh setan.

d)

Ketidakmampuan manusia dalam mengendalikan diri.

e)

Upaya setan untuk menyesatkan manusia dari jalan kebenaran.

25.

Apa implikasi positif dari iman terhadap keberuntungan seseorang dalam hidupnya?

a)

Seseorang selalu mendapatkan apa yang diinginkannya.

b)

Seseorang selalu terhindar dari segala masalah.

c)

Seseorang berjalan di arah yang benar dan mendapat petunjuk.

d)

Seseorang tidak perlu berusaha untuk mencapai tujuan.

e)

Seseorang merasa lebih unggul daripada yang lain.