wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Happy-happy Review Agenda II

Total questions: 25

Worksheet time: 12mins

Name
Class
Date
1.

Pelayanan publik hingga saat ini mejadi fokus yang terus diperbaiki dan masuk ke dalam program dan area perubahan reformasi birokrasi. Peningkatan pelayanan publik ini merupakan suatu keharusan sebagaimana diamanatkan dalam:

a)

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002

b)

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014

c)

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009

d)

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020

2.

Diagnosa organisasi akan memberikan kesempatan bagi seorang pemimpin organisasi untuk menentukan masalah yang benar sekaligus menentukan solusi yang benar dan menerapkan solusi tersebut juga dengan benar. Pilih pernyataan di bawah ini yang mendukung pernyataan tersebut di atas

a)

Diagnosa organisasi dilakukan sesekali sesuai kebutuhan organisasi

b)

Diagnosa organisasi dapat dilakukan oleh seorang pejabat pengawas bila dibutuhkan

c)

Diagnosa organisasi merupakan suatu pemahaman dari kondisi organisasi yang tidak memerlukan intervensi

d)

Diagnosa Organisasi merupakan kerja kolaboratif antara para pihak yang berkepentingan

3.

Memandang organisasi sebagai sebuah sistem, maka akan ada 3 (tiga) level fokus area untuk melakukan diagnosa, yaitu:

a)

level staf, level pengawas dan level administrator

b)

level individual, level organisasi internal dan level organisasi eksternal

c)

level invidual, level instansi daerah dan level instansi vertikal

d)

level organisasi, level grup dan level individual

4.

Berfikir Kreatif adalah berfikir dengan menghubungkan ide atau hal-hal yang sebelumnya tidak berhubungan, memiliki empat kata khas yaitu imajinatif, tidak dapat diramalkan, divergen dan lateral. Salah satu perbedaan berfikir kreatif dan berfikir kritis adalah:

a)

Berfikir kreatif memperbaiki    dan mengembangkan berbagai ide atau gagasan;

b)

Berfikir kreatif menggunakan otak kiri, logis dan obyektif

c)

Berfikir kritis menemukan dan memilih berbagai alternatif.

d)

Berfikir kritis menghasikan               landasan pemikiran yang cemerlang untuk mengambil tindakan

yang efektif.

5.

Berpikir kreatif, harus mampu berpikir diluar kebiasaan/rutinitas/ berpikir “Out Of the box”. Secara umum pribadi kreatif memiliki ciri-ciri, diantaranya:

a)

Lebih menekankan pada berfikir analitik, berseri, logis, dan

objektif

b)

Membuat keputusan dan penilaian yang efektif

c)

Keingintahuan, percaya pada diri sendiri, keterbukaan pada pengalaman, mau mengambil resiko yang telah diperhitungkan.

d)

Menganalisis                     dan mengembangkan berbagai kemungkinan

6.

Jika ada 1 kilo batu dan ada 1 kilo kapas, ketika dijatuhkan ke atas kaki kita, mana yang lebih sakit?

a)

1 kilo batu

b)

kaki kita

c)

1 kilo kapas

d)

sama sakitnya

7.

Dalam menghasilkan ide-ide kreatif diperlukan tahapan dalam berfikir kreatif, yang meliputi :

a)

Tahap preparation (persiapan), tahap inkubasi, tahap Iluminasi dan tahap verifikasi.

b)

Tahap membuka peluang, tahap menerima tantangan dan tahap mengembangkan wawasan

c)

Tahap mengembangkan gagasan,

tahap memfasilitasi kerjasama, dan tahap mengembangkan keanekaragaman

d)

Tahap persiapan, tahap mengembangkan gagasan dan tahap memfasilitasi kerjasama

8.

Pemecahan masalah secara kreatif yang dikembangkan oleh Parnes, Presiden dari Creative Problem Solving Foundation mencakup 5 (lima) tahapan, yaitu:

a)

menemukan fakta, menemukan gagasan, menemukan ide, menentukan strategi, menyusun mind mapping

b)

menemukan fakta, menemukan masalah, menemukan gagasan, menemukan solusi, dan menemukan penerimaan

c)

menemukan Innovations Shopping, menemukan gagasan, menemukan ide, menemukan jejaring, menemukan solusi

d)

menemukan gap kinerja, menemukan fakta, menemukan masalah, menemukan solusi, menemukan jejaring kerja

9.

Peter Drucker dalam Djamaludin Ancok (2012) mengemukakan beberapa prinsip inovasi yang perlu diikuti agar kegiatan inovasi berhasil, yaitu diantaranya sebagai berikut:

a)

Dalam berinovasi perlu merasa diri pintar.

b)

Inovasi tidak membutuhkan kepemimpinan yang profesional.

c)

Inovasi hanya berdasarkan perseptual (adanya kebutuhan yang nyata).

d)

Inovasi adalah sebuah upaya sistematis dengan tujuan yang jelas.

10.

Peran pemimpin dalam menggerakan inovasi menurut Dr. Tri Widodo U, SH, MA diantaranya adalah :

a)

Mengembangkan kapasitas diri sendiri untuk berinovasi

b)

Menjadi teladan (role model) untuk perubahan

c)

Memberi bantuan finansial untuk melakukan inovasi.

d)

Menciptakan ide berkembangnya inovasi secara individual

11.

Cuaca sedang mendung. Ada 5 orang sedang berjalan, tapi hanya ada 1 payung. Bagaimana caranya agar mereka semua tidak kehujanan?

a)

Berteduh bersama-sama

b)

Menggunakan payung secara bergantian

c)

Naik taksi bersama-sama

d)

Jalan saja seperti biasa, kan belum hujan

12.

Terdapat 5 (lima) Teknologi Pilar utama Revolusi Industri 4.0, yaitu:

a)

Big Data, face recognition, Artificial Intelligence (AI), Addictive Manufacturing dan Infrastructure as a Service (IaaS),

b)

Cloud Computing, Addictive Manufacturing, Artificial Intelligence (AI), Big Data dan Free Cloud.

c)

Big Data, Artificial Intelligence (AI), Cloud Computing, Addictive Manufacturing dan Infrastructure as a Service (IaaS),

d)

Internet of Things (Iot), Big Data, Artificial Intelligence (AI), Cloud Computing dan Addictive Manufacturing

13.

Bruce Tuckman, berdasarkan hasil observasinya menemukan bahwa dalam setiap pembentukan tim terdapat 5 (lima) tahapan, yaitu:

a)

Tahapan Adjourning, Norming, Storming, Forming dan Performing

b)

Tahapan Forming, Storming, Norming, Performing dan Adjourning

c)

Tahapan Norming, Storming, Forming. Performing dan Adjourning

d)

Tahapan Forming, Performing, Storming, Adjourning dan Norming

14.

Peranan pemimpin dalam tim, diantaranya adalah sebagai berikut:

a)

Mengakui prestasi anggota tim, menempatkan nilai tinggi pada kerja tim dan tidak memberi dukungan timbal balik

b)

Proaktif menjalin hubungan kerja, tidak memberi dukungan timbal balik dan mengakui prestasi anggota tim

c)

Mendorong dan memudahkan anggota untuk bekerja, mengakui prestasi anggota tim dan tidak memberikan motivasi

d)

Mengilhami kerja tim,

memberikan dukungan timbal balik dan mengakui prestasi anggota tim

15.

Larson dan Lafasto menemukan bahwa tim yang efektif memiliki beberapa karakteristik, diantaranya yaitu:

a)

Collaborative Climate,

Standards of Excellence, External Support and Recognition:

Principled Leadership:

b)

Standards of Excellence, External Support and Recognition,

Principled Leadership, Internal Support

c)

Clear & Elevate Goal, Result Driven Structure, Competent Team Member, Internal Support

d)

Internal Support, Competent Team Member, Unified Commitment,

CollaborativeClimate:

16.

Tim efektif adalah tim yang secara efektif dapat mencapai tujuannya karena diantaranya memiliki:

a)

Pemimpin Tim, Komitmen dan antusiasme, Standar kinerja tidak jelas,

Tanpa dukungan dan pengakuan,

b)

Pemimpin Tim, Kejelasan tujuan,  Struktur dan tata laksana, Anggota/ personilnya tidak kompeten,

c)

Kejelasan tujuan,      Struktur dan tata laksana, Anggota/ personilnya tidak kompeten, Komitmen dan antusiasme

d)

Kejelasan tujuan,      Struktur dan tata laksana, Anggota/ personilnya kompeten,

Komitmen dan antusiasme

17.

Jika perlu waktu merebus 20 menit agar sebutir telur bisa matang, berapa lama waktu merebus yang dibutuhkan agar 10 butir telur bisa matang?

a)

2 jam 20 menit

b)

200 menit

c)

20 menit

d)

3 jam 40 menit

18.

Kesiapan birokrasi dan ekspektasi masyarakat pada birokrasi berkelas dunia tahun 2024 diantaranya adalah masyarakat yang:

a)

Mendapat akses pelayanan lebih mudah, Dilayani secara cepat, Komunikasi yang mudah dipahami dan Pelayanan yang murah

b)

Dilayani secara cepat, Pelayanan tepat waktu,

Komunikasi yang tidak mudah dipahami dan

Pelayanan yang murah

c)

Diperlakukan sopan,

Mendapat akses pelayanan yang mudah, murah, cepat, dan Pelayanan yang normatif

d)

Dilayani secara cepat, transparan, tepat waktu,

Komunikasi yang tidak mudah dipahami dan

Pelayanan yang meriah

19.

Karakteristik ASN Berkelas Dunia menurut Agus Dwiyanto (2015):

a)

Profesional, Integritas,

Orientasi Kepublikan,

Budaya Pelayanan yang komersial dan Tidak memiliki Wawasan Global

b)

Orientasi Kepublikan, Integritas, Memiliki wawasan Global, Amatir dan Budaya Pelayanan yang Tinggi

c)

Budaya Pelayanan yang Tinggi, Integritas, Komersial, Memiliki Wawasan Global dan Orientasi Kepublikan

d)

Profesional, Integritas,

Orientasi Kepublikan,

Budaya Pelayanan yang Tinggi dan Memiliki Wawasan Global

20.

Pelayanan publik yang baik didasarkan pada prinsip-prinsip yang digunakan untuk merespons berbagai kebutuhan dalam penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan birokrasi. Berbagai literatur administrasi publik menyebut bahwa prinsip pelayanan publik yang baik diantaranya adalah:

a)

Mudah dan Murah, Efektif dan Efisien, Akuntabel, Tidak Berkeadilan, Non Aksesible,

b)

Partisipatif, Responsif, Transparan, Mudah dan Murah, Efektif dan Efisien, Akuntabel

c)

Mudah dan Murah, Efektif dan Efisien, Akuntabel, Tidak Berkeadilan, Aksesible,

d)

Partisipatif, Responsif, Transparan, Diskriminatif, Efektif dan Efisien

21.

Kementerian PANRB telah melahirkan beberapa produk kebijakan pelayanan publik sebagai wujud pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, diantaranya adalah:

a)

Penilaian kinerja unit penyelenggara pelayanan publik, Terobosan perbaikan pelayanan publik,

b)

Pengembangan Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP), Komersialisasi SDM

c)

Terobosan perbaikan pelayanan publik, Mendorong integrasi layanan publik dalam beberapa gedung/kantor

d)

Penerapan Standar Pelayanan dan Maklumat Pelayanan; Pengembangan Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP)

22.

Seorang pemimpin dengan gaya kepemimpinan melayani (Servant Leadership), dapat diketahui melalui ciri-ciri diantaranya sebagai berikut:

a)

Mendengarkan, Empati, Membangun kekuatan persuasif, Kemampuan Melayani

b)

Mendengarkan, Kemampuan meramalkan, Tidak Empati, Kemampuan Menyembuhkan

c)

Membangun kekuatan persuasif, Kemampuan Melayani, Mendengarkan, Tidak Memiliki Komitmen

d)

Mendengarkan, Memiliki Komitmen, Tidak Membangun kekuatan persuasif, Kemampuan Melayani.

23.

Benda mana yang lebih berat: kapas 10 kilo, gula 10 kilo atau besi 10 kilo?

a)

Gula 10 kilo

b)

Besi 10 kilo

c)

Kapas 10 kilo

d)

Sama beratnya

24.

Kepemimpinan yang Berorientasi Pelayanan merupakan salah satu nilai yang terdapat dalam Core Values ASN BerAKHLAK yang dimaknai bahwa setiap ASN harus berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat. Berorientasi Pelayanan dapat dijabarkan dengan beberapa kriteria, yakni:

a)

Memiliki kode etik (code of ethics), Dibentuk sebuah kode perilaku (code of conducts), Menerapkan budaya profesional

b)

Memiliki kode etik (code of ethics), Dibentuk sebuah kode perilaku (code of conducts), Menerapkan budaya pelayanan

c)

Memiliki kode etik (code of ethics), Dibentuk sebuah kode perilaku (code of conducts), Menerapkan budaya komersial

d)

Memiliki kode etik (code of ethics), Dibentuk sebuah kode perilaku (code of conducts), Menerapkan budaya senyum dan sapa

25.

Aktor mana yang memerankan James Bond dalam 8 film, paling banyak?

a)

Sean Connery

b)

Timothy Dalton

c)

Piers Brosnan

d)

Roger Moore