NEW
Font size
WorksheetsHappy-happy Review Agenda II
Total questions: 15
Worksheet time: 7mins
Tuntutan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel menjadikan organisasi terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya. Berbagai upaya organisasi dalam pelayanan publik perlu didukung oleh proses digitalisasi yang terkait dengan:
Waktu, Tenaga, Biaya, Sarana prasarana, dan Internet
Sistem, Infrastruktur, Bisnis Proses, Kelembagaan, dan Pengembangan Kompetensi SDM
Metode, Pola Pikir, Jumlah SDM, Internet, dan Biaya
Tenaga, Kompetensi SDM, Sarana prasarana dan Internet
Peran pemimpin digital diantaranya adalah sebagai berikut:
Menetapkan divisi; Mempengaruhi eksekutif; Membuat program digital yang berkelanjutan; Menempatkan SDM bertalenta.
Melacak hacker, Melakukan tracking keberadaan staf, Menetapkan SOP bisnis proses, Memangkas jumlah staf.
Membentuk Tim Pengelola IT, Membuat konsep surat elektronik, Melacak posisi surat masuk.
Membuat konsep surat elektronik, Memangkas jumlah staf, Melacak hacker, Melakukan tracking posisi staf
Dari beberapa pernyataan di bawah ini, pilih pernyataan yang paling benar/tepat:
Pemimpin digital tidak perlu mengetahui tujuan dan tanggungjawab perusahaan
Kepemimpinan digital dapat dilakukan oleh Chief Information Officer (CIO) yang tidak bertanggung jawab untuk mengawasi aset digital,
Kepemimpinan digital adalah penggunaan strategis aset digital perusahaan untuk mencapai tujuan bisnis.
Digital leadership adalah pengetahuan seorang pemimpin untuk bertransformasi
Pemikir strategis cenderung berorientasi pada gambaran besar dan penentu arah. Beberapa ciri pemikir strategis, diantaranya:
Mengoptimalkan sumber daya organisasi, menyusun perencanaan secara normatif
Mengandalkan peramalan atau prediksi sehingga tidak perlu mempersiapkan strategi
Pemikiran strategis tidak melibatkan perencanaan untuk masa depan
Konseptual, berorientasi sistem, diarahkan ke masa depan dan oportunistik di alam
Jika untuk merebus 10 butir telur membutuhkan waktu 15 menit, berapa waktu yang diperlukan untuk merebus 30 butir telur ?
25 menit
15 menit
45 menit
30 menit
Kepemimpinan kewirausahaan adalah sebuah konsep yang muncul dengan memadukan potensi kepemimpinan dengan jiwa kewirausahaan. Untuk mendukung pernyataan tersebut, silakan pilih pernyataan di bawah ini yang paling tepat:
Kepemimpinan kewirausahaan mengkoordinasi kinerja karyawan menuju pencapaian tujuan organisasi.
Kepemimpinan kewirausahaan tidak memanfaatkan peluang,
Kepemimpinan kewirausahaan identik dengan kewirausahaan
Kepemimpinan kewirausahaan merupakan gaya kepemimpinan yang konvensional
Secara komprehensif, model kepemimpinan kewirausahaan diindikasikan dengan kemampuan untuk:
Promosi, koordinasi, kolaborasi dan Diskusi
Berkoordinasi, berkolaborasi, berpartisipasi aktif dan berimprovisasi
Menggagas inovasi, mengkoordinasikan staf, mengkoordinasikan stakeholder dan patuh pada pimpinan.
Memanfaatkan peluang,
menciptakan terobosan inovatif, memobilisasi stakeholders, dan optimalisasi sumber daya yang terbatas.
Membangun kompetensi Kepemimpinan Kewirausahaan dapat dilakukan melalui:
Melibatkan orang lain, Terjun dalam pekerjaan, dan fleksibel
Pendekatan dan Metodologi, Mengasah Keterampilan dan Kepemimpinan Kewirausahaan dalam Konteks Birokrasi
Menciptakan nilai dan kesuksesan, Pelatihan, Coaching dan Mentoring
Coaching dan Mentoring, Mengasah keterampilan, dan melibatkan orang lain
Bagi wirausahawan sukses, pola pikirlah yang membantu mereka mengatasi tantangan unik dan kompleks. Untuk menerapkan pola pikir ini perlu 5 tindakan, diantaranya:
Berkomitmen Untuk Pertumbuhan dan Pengembangan Diri, dan Kembangkan Growth Mindset
Eksperimentasi dan Ide Baru, tetapi tidak perlu adanya komitmen
Tidak perlu mengembangkan Growth Mindset karena akan tumbuh dengan sendirinya
Tidak perlu bereksperimen karena akan secara otomatis menyesuaikan
Ada 10 kg besi, 10 kg kapas, dan 10 kg beras. Dari beberapa barang tersebut mana yang lebih berat
10 kg kapas
10 kg besi
sama berat
10 kg beras
Terdapat 5 (lima) unsur organisasi pembelajar, yaitu:
Mental model, shared vision, team learning, dan system thinking, egoisme
Personal mastery, mental model, shared vision, dan system thinking.
System thinking, Kelompok kerja yang sudah terbentuk sebelumnya, personel mastery dan shared vision
Personal mastery, mental model, shared vision, team learning, dan system thinking.
Beberapa hal yang menghambat perwujudan organisasi pembelajar atau ketidakmampuan belajar (learning disabilities), diantaranya yaitu:
The Delusion of learning from experience, The Parable of the boiled frog dan together comittment
The Illusion of taking charge, The Fixation on events, I am my position, dan The Enemy is out there.
The Myth of the management team, together comittment, individual motive
The Illusion of taking charge, The Fixation on events, together comittment, dan individual motive
Yang dimaksud dengan Organisasi Pembelajar adalah:
Organisasi yang ada di Kampus
Organisasi yang tugasnya memberikan pembelajaran
Organisasi yang dibentuk oleh Rektor dan atau Dekan
Organisasi yang memberi kesempatan anggota untuk terus belajar
Pada prinsipnya organisasi pembelajaran atau pembelajaran korporasi harus selaras dengan peningkatan kualitas (total quality improvement). Untuk menjamin hal tersebut maka yang perlu diperhatikan menurut Schwand & Marquardt (2000), diantaranya adalah :
Dipimpin oleh seorang pemimpin, tidak perlu ada perbaikan berkelanjutan, dan dilaksanakan secara menyeluruh
Dipimpin oleh manajemen, tidak diperlukan perbaikan berkelanjutan, dan dilaksanakan secara menyeluruh
Dipimpin oleh manajemen, perbaikan berkelanjutan, dan dilaksanakan secara menyeluruh
Dipimpin oleh seorang pemimpin, tidak perlu ada perbaikan berkelanjutan, dan dilaksanakan secara parsial
Buah apa yang kalau dimakan membahayakan nyawa:
Buah Apel yang belum masak
Buah yang dimakan di tengah jalan
Buah Mengkudu
Buah Durian Musang King yang lembek
