NEW
Font size
WorksheetsPretest dan Post Test Pelatihan Teknis Dasar Laboratorium
Total questions: 37
Worksheet time: 19mins
Apa fungsi dari labu Erlenmeyer?
Menyimpan atau mencampur bahan
Memanaskan cairan
Menyimpan, memanaskan atau mencampur senyawa kimia
Untuk menyimpan wadah media kultur
Menyimpan senyawa pereaksi
Apa saja yang termasuk ke dalam alat bahan non gelas?
Mortar, Krusibel, Desikator
Pipet Serologi, Botol Semprot, Erlenmeyer
Termometer, Termokopel, Rubber Bulb
Corong, Autoklaf, pHmeter
Penjepit, Autoklaf, Hot Hands
Alat laboratorium yang berfungsi sebagai wadah untuk menguapkan cairan pada suhu yang tidak terlalu tinggi (oven, di hot plate dan sebagainya) adalah..
Krusibel
Cawan Petri
Botol Timbang
Cawan Porselen
Mortar
Peralatan laboratorium dapat dikelompokkan menjadi empat, kecuali…
Alat bahan gelas
Alat bahan non gelas
Instrumen umum/sederhana
Instrumen khusus/komplek
Alat Pengujian
Alat laboratorium yang berfungsi sebagai pengganti blender karena memiliki fungsi sebagai alat untuk homogenisasi, dimana pada alat ini homogenisasi contoh tidak terjadi dengan sempurna…
Blender
Homogenizer
Stomacher
Waterbath Shaker
Vortex
Apa yang dimaksud dengan Mengidentifikasi Bahan Laboratorium ?
Pemantauan bahan laboratorium agar risiko yang dihasilkan oleh bahan tersebut tidak mengkontaminasi serta membahayakan lingkungan dan kesehatan praktisi laboratorium.
Upaya praktisi laboratorium dalam mengetahui risiko yang diakibatkan oleh bahan laboratorium sehingga dapat dilakukan penanganan, penggunaan dan penyimpanan yang sesuai terhadap bahan tersebut oleh praktisi laboratorium.
Upaya pemeliharaan bahan laboratorium yang berkaitan dengan risiko yang diakibatkan oleh bahan laboratorium tersebut.
Kegiatan penanganan bahan laboratorium yang memiliki risiko tinggi ketika digunakan oleh praktisi laboratorium dan dapat membahayakan keselamatan ketika digunakan.
Kegiatan pemantauan bahan laboratorium yang digunakan agar dapat menekan risiko akibat penggunaannya oleh praktisi laboratorium
Bahan Laboratorium merupakan bahan yang digunakan di laboratorium meliputi :
Bahan kimia, Bahan biologi dan Bahan tambahan
Bahan kimia, Bahan ekstraksi dan Bahan tambahan
Bahan kimia, Bahan biologi dan Bahan ekstraksi
Bahan kimia, Bahan biologi dan Bahan penunjang
Bahan kimia, Bahan ekstraksi dan Bahan habis pakai
Bahan kimia dengan tingkat kemurnian tertinggi adalah….
Tingkat kemurnian Chemically Pure (CP)
Tingkat kemurnian Pro Analyse (PA)
Tingkat Kemurnian Pharmaceutical Grade
Tingkat kemurnian Technical Grade (TG)
Tingkat Kemurnian Comercial Grade (CG)
Bahan Laboratorium yang memiliki simbol atau lambang seperti dibawah ini adalah bahan laboratorium yang…..
Toxic (Beracun)
Inhallation Hazard (Berbahaya bila terhirup)
Harmfull (Berbahaya)
Karsinogenik (Bahaya Karsinogen)
Radioactive (Radioaktif)
MSDS adalah singkatan dari….
Material Study Data Sheet
Managerial System Data Sheet
Material Safety Data Sheet
Management Safety Data Sheet
Mechanical Safety Data Sheet
Di bawah ini yang termasuk mitigasi pengendalian risiko,kecuali
Alat Pelindung Diri
Eliminasi
Pengendalian administrasi
Subtitusi
Biosecurity
Berikut ini merupakan tujuan dekontaminasi yang benar,kecuali
Mengeliminasi semua agen patogen dan non patogen yang diinginkan
Mengurangi risiko paparan seperti tumpahan
Mengeliminasi agen patogen yang tidak diinginkan.
Mengeliminasi risiko kontaminasi
Semua jawaban benar
Jenis pengujian kualitatif :
Uji keasaman madu dengan titrimetri
Uji residu hormon trenbolone asetat pada daging menggunakan HPLC
Uji boraks metode curcumin
Uji formalin menggunakan metode spektrofotometri
Uji diastase pada madu menggunakan metode spektrofotometri
Yang termasuk pengujian kuantitatif :
Uji klorin yang diendapkan dengan AgNO3
Uji keasaman madu dengan titrimetri
Identifikasi boraks metode curcumin
Identifikasi peroksida dengan H2O2
Identifikasi awal kebusukan menggunakan metode uji eber
Identifikasi awal kebusukan dalam supernatan daging ayam adalah contoh pengujian :
kualitatif
kuantitatif
semi kuantitatif
organoleptik
titrimetri
Bahan di bawah ini digunakan untuk pengujian identifikasi peroksida dengan H2O2, kecuali :
Reagen KI 20%
Larutan H2SO4 1%
Indikator Kanji 1%
Formalin 37%
Reagen H2O2 30%
Indikator yang digunakan untuk pengujian titrasi asam basa adalah :
Phenol phtalein 1%
Larutan Kanji 1%
TTC 1%
Larutan KI 20%
Larutan H2O2 1%
Reaksi yang terjadi pada pengujian titrasi keasaman madu adalah :
Reaksi pengendapan
Reaksi kombinasi
Reaksi penambahan basa
Reaksi reduksi oksidasi
Reaksi penetralan
Dalam SNI/ISO 17025:2017 pelaporan hasil uji terdapat dalam klausul
5.3
5.10
6.2
6.3
Semua salah
Hal yang tidak wajib dimasukkan dalam pelaporan hasil pengujian adalah
Tanggal pengujian
Metode pengujian
Jenis sampel
Interpretasi hasil pengujian
Semua benar
Hal teknis yang wajib disertakan dalam laporan hasil pengujian diantaranya
Jenis pengujian, metode pengujian, jenis sampel
Interpretasi hasil pengujian, ketidakpastian pengukuran
Otorisasi petugas yang berwenang, tanggal pengujian
a dan b benar
a dan c benar
Di bawah ini adalah sifat dari larutan, kecuali :
Merupakan campuran yang homogen
Tidak memiliki bidang batas antara zat pelarut dengan zat terlarut
Partikel ukurannya berukuran sama (baik ion, atom, maupun molekul) dari dua zat atau lebih
Dalam larutan fase cair, pelarutnya adalah cairan dan zat yang terlarut bisa berwujud padat, cair, atau gas
Semua pernyataan salah
Gambar ini merupakan sifat dari bahan kimia :
Mudah meledak
Mudah terbakar
Korosif
Sangat beracun
Berbahaya
Berapa banyak NaOH yang harus di timbang untuk pembuatan larutan NaOH 1 N 100 mL (Mr NaOH = 40)?
2 gram
4 gram
2 mg
4 mg
0,4 kg
Berikut ini ada beberapa perhitungan dalam konsep larutan, kecuali :
Molaritas
Normalitas
Fraksi mol
ppm
Konsentrasi
Tentukan Fraksi mol zat terlarut dari zat pelarut, jika ke dalam 90 gram air H2O di larutkan 15 gram asam cuka CH3COOH (Mr H2O = 18; Mr CH3COOH = 60)
Fraksi mol CH3COOH dan H2O = 0,05 dan 0,95
Fraksi mol CH3COOH dan H2O = 0,005 dan 0,095
Fraksi mol CH3COOH dan H2O = 0,5 dan 9,5
Fraksi mol CH3COOH dan H2O = 0,0005 dan 0,0095
Fraksi mol CH3COOH dan H2O = 5 dan 95
Menyatakan perbandingan bagian dalam satu juta bagian yang lain di sebut :
Normalitas
ppm
Molaritas
ppb
ppt
Banyaknya mol zat terlarut dalam 1000 mL larutan disebut :
Molalitas
Molaritas
Normalitas
Fraksi Mol
Part Per Million
Normalitas adalah :
Perbandingan bagian dalam satu juta bagian yang lain
Jumlah mol zat yang terdapat di dalam 1000 gram pelarut dengan satuan mol
Banyaknya zat dalam gram ekivalen dalam satu liter larutan
Banyak mol zat terlarut dalam 1000 mL larutan
Perbandingan jumlah zat terlarut dengan jumlah total zat dalam larutan
Berikut ini adalah definisi yang menyatakan perbandingan jumlah mol zat terlarut atau pelarut terhadap jumlah mol larutan :
Molalitas
Molaritas
Normalitas
Fraksi Mol
Part Per Million
Contoh Bahan kimia asam kuat berikut ini, kecuali :
Asam klorida HCl
Asam nitrat HNO3
Asam Iodida HI
Asam cuka CH3COOH
Asam bromida HBr
Yang termasuk media semisolid adalah:
Mac Conkey agar
SIM medium
EMBA
PCA
BHI
Berikut ini urutan langkah-langkah yang benar dalam pembuatan media mikrobiologi, yaitu:
Sterilisasi-pengukuran pH-penimbangan- pelarutan-penuangan
Penimbangan- sterilisasi-pengukuran pH- pelarutan-penuangan
Pelarutan- penuangan-sterilisasi-pengukuran pH-penimbangan
Penimbangan- pelarutan -pengukuran pH- sterilisasi -penuangan
Penuangan- sterilisasi-pengukuran pH-penimbangan- pelarutan
Ukuran pori-pori filter yg digunakan pada Sterilisasi dengan metode filtrasi adalah :
1 - 1,5 mikron
0,5 -0,75 mikron
0,22 - 0,45 mikron
1,5 mikron atau lebih
yang termasuk dalam metode sterilisasi fisik yaitu :
Sterilisasi menggunakan autoklaf atau oven
Sterilisasi menggunakan penyaringan
Sterilisasi menggunakan desinfektan
Sterilisasi menggunakan sabun
Berikut di bawah ini adalah Teknik Penggoresan Agar, kecuali :
Goresan T
Goresan Kuadran
Goresan Lurus
Goresan Sinambung
Teknik yang bertujuan agar memperkecil atau mengurangi jumlah mikroorganisme yang tersuspensi dalam cairan dengan perbandingan pengenceran 1 : 9 sehingga diperoleh pengenceran 1/10 untuk setiap tingkat pengencerannya disebut dengan istilah…
Teknik agar sebar
Teknik pengenceran bertingkat
Teknik agar tuang
Teknik Penggoresan agar
