NEW
Font size
WorksheetsInhalasi & Suctioning
Total questions: 20
Worksheet time: 7mins
Tujuan nebulizer adalah :
Menghentikan batuk dan mengeluarkan slem
Suatu terapi pemberian obat yang tanpa melalui oral
Untuk memastikan pemberian obat dalam bentuk uang yang diabsorbsi lewat mukosa saluran nafas dengan tepat dan benar
Buka salah satu diatas
3 prinsip dasar suctioning ialah :
Aseptik
Atraumatik
Efektif
Benar semua
Hal yang perlu di[perhatikan selama dan sesudah prosedur suctioning, kecuali :
Suara nafas, nafas, dan pola nafas
Sianosis
Kemampuan batuk dan karakteristik sputum
Parameter hemodinamik (HR, TD)
Suatu usaha untuk mengeluarkan sekret daridalam paru - paru / trakea untuk mempertahankan fungsi - fungsi otot merupakan pengertia dari
Chest Physio Therapy
Chest Physical Therapy
Respiratory Physio Therapy
Chest Physical Techniquest
Indikasi Chest Physical Therapy ialah :
PPOM
Berbaring lama
Klien terpasang alat ventilator
Benar semua
Macam - macam fisioterapi nafas ialah :
Breathing exercise, clapping, vibrating, posisi drainage
Clapping dan vibrating
Relaksasi nafas dalam
Semua benar
Tujuan vibrating ialah :
Merangsang terjadinya batuk dan membantu melancarkan pengeluaran sekret
Membersihkan paru - paru dari retensi secret
Melancarkan pengeluaran pernafasan sekret dan merangsang terjadi batuk serta mendapatkan pengembangan yang maksimal pada baguan paru yang terkena penyakit
Tidak terjadi penimbunan sekret di dalam paru - paru dan mencegah terhambatnya saluran bronkus untuk mencegah kolaps dari paru
Tujuan breathing exercise ialah :
Merangsang terjadinya batuk dan membantu melancarkan pengeluaran sekret
Membersihkan paru - paru dari retensi secret
Melancarkan pengeluaran pernafasan sekret dan merangsang terjadi batuk serta mendapatkan pengembangan yang maksimal pada baguan paru yang terkena penyakit
Tidak terjadi penimbunan sekret di dalam paru - paru dan mencegah terhambatnya saluran bronkus untuk mencegah kolaps dari paru
Tujuan posisi drainage ialah :
Merangsang terjadinya batuk dan membantu melancarkan pengeluaran sekret
Membersihkan paru - paru dari retensi secret
Melancarkan pengeluaran pernafasan sekret dan merangsang terjadi batuk serta mendapatkan pengembangan yang maksimal pada baguan paru yang terkena penyaki
Tidak terjadi penimbunan sekret di dalam paru - paru dan mencegah terhambatnya saluran bronkus untuk mencegah kolaps dari paru
Tujuan pemberian oksigen yaitu :
Mempertahankan oksigen jaringan yang adekuat
Menurunkan kerja nafas dan beban kerja jantung
Perbaikan oksigen pada pasien dengan kekurangan O2 (anemia) dan pada pasien koreksi hipoksemia
Benar semua
Nasal canul diberikan dengan laju :
1-6 lpm dengan konsentrasi O2 : 22-44%
5-8 lpm dengan konsentrasi O2 : 40-60%
8-12 lpm dengan konsentrasi O2 : 40-60%
8-12 lpm dengan konsentrasi O2 : 80-100%
Simpel mask diberikan dengan laju :
1-6 lpm dengan konsentrasi O2 : 22-44%
5-8 lpm dengan konsentrasi O2 : 40-60%
8-12 lpm dengan konsentrasi O2 : 40-60%
8-12 lpm dengan konsentrasi O2 : 80-100%
Re-breathing mask diberikan dengan laju :
1-6 lpm dengan konsentrasi O2 : 22-44%
5-8 lpm dengan konsentrasi O2 : 40-60%
8-12 lpm dengan konsentrasi O2 : 80-100%
8-12 lpm dengan konsentrasi O2 : 40-60%
Non re-breathing mask diberikan dengan laju :
1-6 lpm dengan konsentrasi O2 : 22-44%
8-12 lpm dengan konsentrasi O2 : 80-100%
5-8 lpm dengan konsentrasi O2 : 40-60%
8-12 lpm dengan konsentrasi O2 : 40-60%
Bahaya dan komplikasi suctioning ialah :
Hypoxia / hypoxemia, trauma mukosa tracheal / bronhial, hypotension / hypertension, peningkatan TIK
Cardiac or respiratory arrest
Pulmonary atelectasis
Semua benar
Suctioning dapat dilakukan pada area :
Nasopharing dan oropharing
Nasopharing
Nasopharing, oropharing, tracheobronchial
Benar semua
Tekanan suction yang benar adalah :
Neonatus : 40-60mmHg, Anak : 60-100mmHg, Dewasa : 100-150mmHg
Neonatus : 60-80mmHg, Anak : 80-100mmHg, Dewasa : 100-150mmHg
Neonatus : 40-80mmHg, Anak : 80-100mmHg, Dewasa : 100-150mmHg
Neonatus : 20-50mmHg, Anak : 50-80mmHg, Dewasa : 80-120mmHg
Teknik untuk menurunkan komplikasi pada suctioning dengan melakukan :
Hiperoksigenisasi 30 detik selama suctioning
Hiperoksigenisasi 20 detik sebelum dan sesudah suctioning
Hiperoksigenisasi 30 detik sebelum, selama, dan sesudah suctioning
Hiperoksigenisasi 10 detik sebelum, selama, dan sesudah suctioning
Penurunan kadar oksigen di dalam sel yang menyebabkan tanda dan gejala tidak adekuatnya perfusi jaringan adalah :
Hipoksemia
Hiperkapnia
Hipoksia
Anoksia
Keadaan rendahnya kadar oksigen dalam darah arteri yang dapat menyebabkan hipoksia adalah :
Hipoksemia
Hiperkapnia
Hipoksia
Anoksia
