WorksheetsSistem Kontrol Elektro-Pneumatik (SKEP) XI TOI
Total questions: 40
Worksheet time: 3600secs
Persyaratan Teknik sebagai syarat jaminan udara yang digunakan dalam sistem kontrol pneumatik, kecuali adalah
Mengandung air sebagai pelumas
Tekanan kerja sesuai standar
Udara kempa harus kering
Bersih dari kotoran dan debu
Bebas dari kandungan gas korosif
Komponen berikut ini yang perlu dipersiapkan dalam menyediakan udara yang kualitas bersih dari Debu, untuk keperluan sistem pneumatik adalah
Filter udara
Air Compressor
Fiting cylincer
Air Dryer
Air Lubricator
Berbagai piranti yang digunakan dalam sistem pneumatik, yang paling perlu mendapat perhatian khusus dalam penyediaan udara yang berkualitas dan bersih adalah
Compressor, filter, dan dryer
Fiting, selang gas, kompresor
Pressure regulator
Selang
Double Air pilot valve, push button
Pada sistem kendali pneumatik, tiba-tiba gerakan double acting cylinder, kaku, kesat, berbunyi, dan tidak lancar, merupakan akibat dari kualitas udara yang kotor, dan berair. Komponen apa yang diperlukan untuk menanggulagi masalah tersebut
Filter, dan dryer
Air reservoir
Double pilot valve
Lubricator
Dryer
Dalam membangun sistem pneumatik sederhana, minimal part – part yang harus digunakan adalah
Kompresor, pressure regulator, air speed control, selang, 3/2 NC push button, Air Pillot Valve, cylinder pneumatik
Kompresor, 3/2 NC push button, cylinder pneumatik
Pressure regulator, Air Pillot Valve
Kompresor, pressure regulator, cylinder pneumatik
Kompresor, dryer, cylinder pneumatik
Aktuator merupakan komponen penting dalam sistem pneumatik, karena merupakan alat penggerak utama, berikut ini yang termasuk dalam aktuator pneumatik bergerak maju mundur adalah
Cylinder Double Acting
Regulator
Kompresor
3/2 NC push button
Air Lubricator
Pada simbol katup 5/2 di bawah ini, yang merupakan tempat masuk saluran udara bertekanan dari kompresor di tunjukan oleh nomor
1
4
5
3
2
Merupakan piranti yang banyak digunakan dalam membangkitkan linear, Work, dan Power merupakan fungsi dari
Pneumatic cylinder
Kompresor
Air pilot valve
Pressure regulator
Selang pneumatik
Merupakan tipe cylinder yang menghasilkan gaya kerja satu arah, dan untuk menggerakkan ke arah sebaliknya menggunakan gaya pegas, merupakan prinsip kerja komponen yang bernama
Single Acting cylinder
Silinder kerja ganda
Pressure cylinder
Silinder kerja ganda dengan
Air Pilot Valve
Jenis komponen pneumatik yang digunakan untuk mengendalikan airan udara kempa yang akan digunakan untuk menggerakkan aktuator, merupakan fungsi dari ?
Katup kendali Aliran
Motor Pneumatik
Single Acting Cylinder
Air Pressure Switch
Air Lubricator
Tempat masuknya udara bertekan pada katup pengendali pneumatik di simbolkan dengan huruf
P
R
A
B
S
Pada simbol katup 5/2 di bawah ini, yang merupakan tempat keluarnya udara bertekanan dari kompresor di tunjukan oleh nomor
2 dan 4
2 dan 5
1 dan 2
5 dan 3
2 dan 3
Pada simbol komponen pneumatik di bawah ini fungsi nomor 3 di tunjukkan sebagai
Output Udara ke silincer pembuangan
Input Udara dari kompresor
Output Udara Ke silinder pnaumatik
Katup output NC
Pengendali kecepatan udara
simbol di bawah ini merupakan salah satu jenis pengaktifan kerja manual berdasarkan
tombol tekan
pegas
pedal kaki
rol
rol, idle
Merupakan tipe cylinder yang menghasilkan gaya kerja dua arah, merupakan prinsip kerja komponen yang bernama
Double acting cylinder
Pressure cylinder
Single Acting cylinder
Silinder kerja ganda dengan
Air Pilot Valve
simbol di bawah ini merupakan salah satu jenis pengaktifan kerja manual berdasarkan
ditekan
pegas
pedal kaki
tuas
rol
Pada diagram alir sistem kendali pneumatik, yang termasuk dalam elemen kerja adalah
Silinder pneumatik
Katup kontrol arah
Motor pneumatik
3/2 NC push button
Kompressor
simbol di bawah ini merupakan salah satu jenis pengaktifan kerja manual berdasarkan
rol
pegas
pedal kaki
tuas
rol, idle
Pada diagram alir sistem kendali pneumatik, yang termasuk dalam elemen masukkan adalah
3/2 NC push button
Silinder pneumatik
Katup kontrol arah
Motor pneumatik
Kompressor
Pada diagram alir sistem kendali pneumatik, yang termasuk dalam elemen sumber energi penggerak adalah
kompressor
elemen logika
katup kontrol arah
motor pneumatik
3/2 NC push button
Pada diagram alir sistem kendali pneumatik, yang termasuk dalam unit pengendali system pneumatic adalah
Katup kontrol arah
Katup batas
Pressure switch
3/2 NC push button
Kompressor
Berikut ini merupakan karakteristik positif dari udara pneumatik yang mudah disalurkan melalui selang atau pipa, merupakan pengertian dari
Transportasi
Cleanliness
Contruction
Qualitity
Storage
Sistem pneumatik banyak dimanfaatkan sebagai salah satu part pendukung dalam sistem automatic system di mesin-mesin industri, yang bukan merupakan penerapan pneumatik adalah pada sistem
Mesin cuci
Mesin manufatur
Mesin pengelolahan logam
Mesin produksi farmasi / obat – obatan
Mesin packing
Simbol di bawah ini merupakan salah satu jenis pengaktifan kerja manual berdasarkan
rol
pegas
pedal kaki
tuas
rol, idle
Pada gambar rangkaian di bawah ini, yang termasuk pada elemen kendali di tunjukan oleh nomor
1.1
1.4
1.2
1.3
1.0
Komponen pneumatik di bawah ini berkerja berdasarkan sistem
Mekanik
Manual
Pneumatik
Elektro-penumatik
Elektronik
Tempat masuknya udara bertekan pada katup pengendali pneumatik di simbolkan dengan huruf
P
R
A
B
S
Pada Simbol di bawah ini merupakan komponen kendali pada sistem pneumatik yang bernama
5/2 NC push button
3/2 NC push button
5/2 NC roller pegas
3/2 NO Rol Idle
5/3 NC push button
Rumus yang digunakan untuk merangkai rangkaian system pneumatic seperti di bawah ini adalah
B- A+ B+ A-
B+ A- B- A+
A- B+ A+ B-
B- A- B+ A+
A- B+ A+ B-
Pada rangkaian full pneumatic symbol komponen di bawah ini berguna sebagai
Katub aliran kendali pneumatic
Katub pengatur kecepatan udara
Katub pengatur tekanan udara
Katub aliran satu arah
Katub tekanan ganda
Rumus yang digunakan untuk merangkai rangkaian sistem pneumatik seperti di bawah ini adalah
B+ A- B- A+
A- B+ A+ B-
B- A+ B+ A-
B- A- B+ A+
A- B+ A+ B-
Nama alat dari symbol komponen di bawah ini adalah
Roller valve 3/2 NC
Idle Valve 5/2 NC
Push button 3/2 NC spring return
Idle valve roller return
Roller idle valve
Formula yang digunakan untuk merangkai rangkaian system pneumatic di bawah ini adalah
A+ B+ A- B-
A- B+ A+ B-
A- B- A+ B+
A+ B+ A- B-
B- A+ B+ A-
Formula yang digunakan untuk merangkai rangkaian system pneumatic di bawah ini adalah
A+ B- A- B+
A- B+ A+ B-
A- B- A+ B+
A+ B+ A- B-
B- A+ B+ A-
Pada rangkaian di bawah ini posisi kedua silinder pneumatic A dan B adalah
A maju, B maju
A mundur, B maju
A mundur B mundur
A maju, B mundur
B mundur, A maju
Rumus yang digunakan untuk merangkai rangkaian system pneumatic seperti di bawah ini adalah
B- A- B+ A+
B- A+ B+ A-
B- A- B- A+
B+ A- B- A+
B+ A+ B- A-
Formula atau rumus yang digunakan untuk merangkai Rangkaian sistem pneumatik di bawah ini adalah
A- B+ A+ B-
A- B- A+ B+
A+ B- A- B+
A+ B+ A- B-
B- A+ B+ A-
Pada gambar rangkaian di bawah ini limit switch yang berfungsi sebagai penggerak silinder B maju ke depan adalah
A2
B1
B2
A1
PB
Pada rangkaian di bawah ini, Ketika button start ditekan maka yang terjadi pada silinder A
Tunda gerakan A-
Tunda gerakan A+
Tunda gerakan B-
Tunda gerakan B+
Perlambat silinder A
Komponen yang berfungsi untuk memulai gerakan silinder double acting maju ditunjukan oleh nomor
4
3
2
5
1
