Font size
WorksheetsEvaluasi Pembinaan Ahli K3 Muda Lingkungan Kerja
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Syarat-syarat lingkungan kerja menurut Permenaker no. 5 tahun 2018 ps. 3 meliputi pernyataan di bawah ini, kecuali :
Pengendalian factor fisika dan faktor kimia agar berada di bawah NAB
Pengendalian factor biologi, factor ergonomi dan factor psikologi agar memenuhi standar
Penyediaan kantin dan ruang makan
Penyediaan fasilitas kebersihan dan sarana hygiene di tempat kerja yang bersih dan sehat
Penyediaan personil K3 yang memiliki kompetensi dan kewenangan K3 di bidang Lingker.
Nilai Ambang Batas (NAB) adalah standar factor bahaya di tempat kerja yang dapat diterima oleh tenaga kerja tanpa mengakibatkan penyakit atau gangguan Kesehatan, dalam pekerjaan sehari-hari untuk waktu :
a. Tidak lebih dari 8 jam sehari
b. Tidak lebih dari 40 jam seminggu
c. Lebih dari 8 jam per-hari
d. Point a dan b benar
e. Semua benar
Yang tidak tepat dari pernyataan berikut adalah :
Untuk mengetahui tingkat pajanan factor bahaya di lingker maka perlu dilakukan pengukuran lingker
Pengendalian lingker dilakukan agar penerapan factor2 bahaya lingker memenuhi standar/NAB
Upaya pengendalian rekayasa teknis merupakan upaya memisahkan sumber bahaya dari tenaga kerja dengan memasang system pengaman pada alat, mesin dan/atau area kerja.
Penggunaan alat pelindung diri (APD) berfungsi untuk mengisolasi sebagian organ tubuh dari sumber bahaya
Pengendalian dengan eliminasi merupakan upaya untuk menghilangkan sumber potensi bahaya yang berasal dari bahan, proses, operasi, atau peralatan.
Penentuan titik pengambilan sampel udara di tempat kerja bisa dilakukan di :
Area Pajanan
Sumber bahan kimia digunakan
Pekerja yang terpajan (sampel personal)
Point a, b dan c salah
Point a dan c benar
Radiasi ultra violet (Ultra ungu) merupakan radiasi elektromagnetik dengan Panjang gelombang :
< 180 nm
180 nm - 400 nm
400 - 680 nm
680 - 800 nm
> 800 nm
Nilai ambang Batas Iklim kerja ditentukan berdasarkan pengukuran terhadap parameter :
Indeks Suhu Basah dan Bola (ISBB)
Suhu kering
Suhu basah
Suhu globe
Kelembaban
Standar penerangan/pencahayaan di tempat kerja ditetapkan berdasarkan :
Durasi pekerjaan dilakukan
Jenis ketelitian dari pekerjaan yang dilakukan
Sumber pencahayaan
Jenis ruangan (in-door atau out door)
Kondisi cuaca (siang atau malam hari)
Standar yang digunakan untuk efek pajanan bahan kimia di Lingker terhadap pekerja adalah :
NAB (Nilai Ambang Batas)
KTD (Kadar Tertinggi diperkenankan)
NAB campuran
Indeks Pajanan Biologi (IPB)
Pajanan singkat diperkenankan (PSD)
Standar factor biologi untuk ruang kerja dalam Permenaker no.5 tahun 2018 adalah berdasarkan Angka kuman mikroorganisme :
Bakteri dan virus
Jamur dan virus
Virus dan kuman patogen
Kuman Patogen
Bakteri, Jamur dan kuman patogen
Kualitas Udara Dalam Ruang (KUDR) ditentukan oleh :
a. Suhu dan Kelembaban
b. Kadar kontaminan udara
c. Kadar Oksigen
Jawaban a, b, dan c benar
Jawaban a, b, dan c salah
Potensi bahaya factor psikologi meliputi antara lain pernyataan berikut, kecuali :
Ketaksaan peran
Konflik peran
Beban berlebih secara kualitatif dan kuantitatif
Pengembangan karir
Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Pernyataan berikut benar tentang Ergonomi sikap kerja, kecuali :
Pekerjaan yang memerlukan penekanan (kerja berat), pada sikap kerja berdiri tinggi landasan kerja 10-15 cm di bawah tinggi siku
Pekerjaan yang memerlukan ketelitian pada sikap kerja berdiri maka tinggi landasan kerja 5-10 cm di atas tinggi siku
Pekerjaan yang memerlukan ketelitian pada sikap kerja berdiri maka tinggi landasan kerja 10-15 cm di bawah tinggi siku
Lay out sikap kerja duduk di bagi dalam area kerja primer, sekunder dan tertier
Cara mengangkat yang benar terhadap obyek kerja adalah posisi ruas tulang belakang lurus secara vertikal
Manual handling meliputi aktivitas/ pekerjaan yang dilakukan untuk memindahkan/ menangani obyek dengan cara berikut, kecuali :
Menarik
Mengusap
Mendorong
Memindahkan
Membawa
Keluhan/ nyeri karena adanya cidera dan gangguan pada otot, tendon, sendi, syaraf, serta jaringan lunak lainnya, disebut dengan istilah :
a. Hernia Nucleus pulposus (HNP)
b. Gangguan otot rangka akibat kerja (Gotrak)
c. Musculo skeletal disorders (MSDs)
Jawaban b dan c benar
jawaban a,b dan c salah
Kadar volume oksigen normal dalam ruangan/tempat kerja yaitu sebesar :
18 - 25% dari volume udara
19,5 - 25% dari volume udara
19,5 - 23,5% dari volume udara
19,5 - 25% dari volume udara
18,3 - 19,5 % dari volume udara
Informasi potensi bahaya, khususnya faktor kimia, umumnya tidak dilihat dari :
Referensi dari literature "Proses Industri Kimia"
Informasi sifat dan karakteristik bahan kimia dari MSDS
Lama tidaknya perusahaan beroperasi
Hasil pengukuran pencemaran udara sesaat
Menilai potenzial hazard yang ada dengan NAB dan BEI's
Berikut ini adalah tujuan ventilasi industri :
a. Menyediakan pasokan udara segar secara kontinyu
b. Mempertahankan suhu dan kelembapan di tingkat yang nyaman
c. Mencairkan kontaminan dalam udara lingkungan kerja
Jawaban a,b dan c benar
Jawaban a,b dan c salah
Berikut heararkhi pengendalian factor bahaya di tempat kerja :
Eliminasi - Substitusi - Rekayasa teknis - Administrasi - Alat pelindung diri (APD)
Rekayasa teknis - Alat Pelindung Diri (APD) - Eliminasi - Substitusi - Administrasi
Eliminasi - Administrasi - Rekayasa Teknis - Substitusi - Alat Pelindung Diri (APD)
Administrasi - Rekayasa Teknis - Eliminasi - Substitusi - Alat Pelindung Diri (APD)
Substitusi - Eliminasi - Administrasi - Rekayasa Teknis - Alat Pelndung Diri (APD)
Pada pasal 42 Permenaker 5 tahun 2018, persyaratan system ventilasi buatan / AC harus dibersihkan secara berkala dalam waktu minimal :
1 bulan sekali
2 bulan sekali
3 bulan sekali
4 bulan sekali
5 bulan sekali
Melakukan perawatan peralatan dan menambahkan exhauster fan pada lokasi kerja yang pajanan B3 nya tinggi, pengelolaan suhu lingkungan kerja agar tidak terjadi reaksi kimia akibat suhu, adalah contoh pengendalian secara :
Eliminasi
Substitusi
Rekayasa Tehnik
Administrasi
Isolasi
Peletakan bantalan rangkaian akselerometer bila subyek dalam posisi duduk pada pengukuran getaran seluruh tubuh adalah :
Di bahu
Di dudukan
Di injakan
Di atas kepala
Di lengan
Dalam menentukan volume udara pada sampling kontaminan kimia udara di lingkungan kerja diperlukan data/informasi :
Tekanan udara
Kecepatan angin
Laju alir dan waktu sampling
Suhu udara
Semua benar
Untuk dapat berguna, maka informasi harus didukung oleh pilar-pilar sebagai berikut, kecuali :
Tepat kepada sasaran
Relevan (relevance)
Tepat waktu (timeliness)
Tepat nilainya atau akurat (accurate)
Obyektif
Pengertian dari risiko terhadap keselamatan dan kesehatan kerja adalah
Sesuatu yang berpotensi untuk terjadinya insiden yang berakibat pada kerugian.
Mencegah kecelakaan kerja dan penyakit yang ditimbulkan oleh pekerjaan.
Faktor di dalam tempat kerja yang bersifat Fisika yang dihasilkan dari proses produksi atau produk samping yang tidak diinginkan
Faktor di dalam tempat kerja yang bersifat biologi yang berasal dari alam baik yang digunakan dalam proses produksi maupun tidak digunakan
Kombinasi dan konsekuensi suatu kejadian yang berbahaya dan peluang terjadinya kejadian tersebut.
Berikut ini adalah risiko Penyakit Akibat Kerja (PAK) yang disebabkan oleh bahaya kebisingan
Gangguan Fisiologi (Hipertensi)
Gangguan Komunikasi
Gangguan Keseimbangan
Gangguan Psikologis
Semua Benar
