Font size
Worksheetsfuller dan jangka sorong
Total questions: 114
Worksheet time: 1hrs 13mins
Yang bukan fungsi dari jangka sorong...
Mengukur kedalaman
Mengukur ketebalan
Mengukur volume
Mengukur diameter
Berdasarkan gambar tersebut, jangka sorong berfungsi untuk mengukur...
Diameter
Tebal
Kedalaman
Volume
Hasil pengukuran dengan jangka sorong adalah....
10,20 cm
10,02 cm
10,03 cm
10,04 cm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong adalah....
1,25 cm
1,44 cm
1,47 cm
1,50 cm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong adalah..
2,73 cm
2,75 cm
2,76 cm
2,79 cm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong adalah...
4,23 cm
4,24 cm
4,25 cm
4,26 cm
Hasil pengukuran jangka sorong adalah ...
5,50 cm
5,34 cm
5,35 cm
5,36 cm
Hasil pengukuran jangka sorong adalah ...
3,63 cm
3,64 cm
3,73 cm
3,74 cm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,32 mm
0,20 mm
3,20 mm
3,50 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
10, 50 mm
10,05 mm
10,15 mm
10, 60
Hasil pengukuran jangka sorong di atas adalah ....
10,80 mm
10,17 mm
9,80 mm
9,17 mm
Hasil pengukuran jangka sorong di atas adalah ....
12,21 mm
12,90 mm
13,90 mm
13,70 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,60 mm
0,16 mm
1,60 mm
1, 70 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
18,20 mm
18,30 mm
19,30 mm
19,35 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
35,50 mm
35,60 mm
36,50 mm
36,60 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
26, 47 mm
26, 55 mm
26, 50 mm
27, 55 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
10,15 mm
16,15 mm
16,20 mm
16,05 mm
Hasil dari pengukuran dengan jangka sorong diatas adalah ....
13,00 mm
13,02 mm
13,04 mm
15,00 mm
Gambar diatas menunjukkan hasil pengukuran sebesar ....
29.80
29.85
30.00
30.85
jika hasil pengukuran dengan jangka sorong bernilai 10.2 mm. Gambar yang sesuai adalah....
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
20,40 mm
20, 31 mm
23,40 mm
23,31 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
30,25 mm
30,30 mm
31,25 mm
31,30 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
40,10 mm
40,45 mm
42,10 mm
43,10 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,10 mm
6,10 mm
6,12 mm
6,14 mm
Hasil dari pengukuran dengan jangka sorong diatas adalah ....
15, 50 mm
15,52 mm
15,54 mm
15,40 mm
Hasil dari pengukuran dengan jangka sorong diatas adalah ....
23,64 mm
23,68 mm
24,64 mm
24,68 mm
Hasil dari pengukuran dengan jangka sorong diatas adalah ....
31,32 mm
31,34 mm
31,48 mm
32,34 mm
Berapakah ukuran pada jangka sorong tersebut?
1, 80 mm
81, 80 mm
81, 85 mm
82, 80 mm
1, 85 mm
Penggunaan jangka sorong berikut yang paling tepat berdasarkan nilai ketelitiannya adalah pada pengukuran ....
Diameter dalam blok silinder
Kedalaman paku keling kampas kopling
Free play pedal rem
Kerataan plat penekan kopling
Keolengan roda
Berikut ini merupakan fungsi jangka sorong adalah untuk mengukur....
kerataan plat penekan
run out roda
kedalaman paku keling
celah oli pada bantalan
celah busi
Berdasarkan gambar tersebut, hasil pembacaan jangka sorong adalah....
20,6 mm
25,6 mm
26,6 mm
27,3 mm
27,6 mm
Bagian jangka sorong yang ditunjukkan oleh nomor 3 adalah....
Rahang atas
Rahang bawah
Skala nonius
Pengunci
Pengukur kedalaman
Bagian jangka sorong yang ditunjukkan oleh nomor 1 memiliki fungsi untuk....
Tempat pengukuran diameter luar
Tempat pengukuran diameter dalam
Menunjukkan skala pengukuran
Mengunci hasil pengukuran
Pengukur kedalaman
Bagian jangka sorong yang menunjukkan hasil pengukuran adalah nomor ....
1 dan 2
1 dan 3
3 dan 4
4 dan 5
5 dan 6
Berdasarkan gambar tersebut, maka vernier caliper yang digunakan memiliki ketelitian.....
0,1 mm
0,2 mm
0,5 mm
0,05 mm
0,02 mm
Hasil pengukuran yang terbaca pada gambar tersebut adalah.....
37,55 mm
32,55 mm
48,55 mm
48,5 mm
48,6 mm
Nilai ketelitian skala utama pada alat ukur vernier caliper pada satuan inchi adalah.....
1/16 mm
8/16 mm
1/128 mm
8/128 mm
1 1/128 mm
Jenis pengukuran pada gambar tersebut merupakan pengukuran.....
kedalaman benda kerja
diameter dalam benda kerja
diameter luar benda kerja
ketebalan benda kerja
Panjang benda kerja
Berikut ini bukan merupakan alat ukur mekanik di bengkel otomotif adalah....
Vernier Caliper
Mikrometer
Multimeter
Dial Indikator
Bore gauge
Cara mengetahui vernier caliper telah terkalibrasi dengan baik adalah.....
Angka 0 pada skala nonius berhimpit dengan angka 0 pada skala utama saat kedua rahang vernier caliper terbuka.
Angka 0 pada skala nonius berhimpit dengan angka 0 pada skala utama saat kedua rahang vernier caliper tertutup.
Angka 1 pada skala nonius berhimpit dengan angka 0 pada skala utama saat kedua rahang vernier caliper tertutup.
Angka 1 pada skala nonius berhimpit dengan angka 1 pada skala utama saat kedua rahang vernier caliper terbuka.
Angka 1 pada skala nonius berhimpit dengan angka 1 pada skala utama saat kedua rahang vernier caliper tertutup.
Kegiatan penyetelan kembali alat ukur agar ketelitian pembacaan lebih presisi atau disebut juga set nol merupakan pengertian dari (a)
Hasil pembacaan jangka sorong pada gambar tersebut adalah (a) mm
Ketelitian jangka sorong berdasarkan gambar tersebut adalah (a) mm
Hasil pembacaan jangka sorong pada gambar tersebut adalah (a) mm
Berikut ini merupakan cara memelihara alat ukur mekanik yang paling benar adalah.....
Simpan jangka sorong pada kotak penyimpanan yang tertutup dan kedap udara
Simpan jangka sorong pada toolbox handtools
Simpan jangka sorong dengan posisi rahang terbuka
Lakukan set nol dengan memutar tombol pada selektor ke posisi ohm
Letakkan alat ukur di atas mesin yang hidup
Alat ukur mekanik yang digunakan untuk mengukur run out piringan rem cakram adalah....
Jangka sorong
Mikrometer
Dial Indikator
Cylinder Bore Gauge
High Gauge
Saat membaca hasil pengukuran dengan menggunakan jangka sorong dan mikrometer, posisi mata harus tegak lurus dengan skala pengukuran. Hal ini untuk menghindari terjadinya kesalahan pembacaan yang disebut juga.....
Parallax eror
Meansuring eror
Kalibrasi
Akurasi
Presisi
Berdasarkan gambar tersebut, penyebab pengukuran pada gambar sebelah kiri tidak disarankan adalah.....
Benda tegak lurus dengan alat ukur
Benda terlalu dekat dengan skala pengukuran
Benda terlalu jauh dengan skala pengukuran
Benda seharusnya diukur dengan rahang atas
Benda posisi tidak tegak lurus terhadap alat ukur
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,32 mm
0,20 mm
3,20 mm
3,50 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
10, 50 mm
10,05 mm
10,15 mm
10, 60
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
10, 50 mm
10,05 mm
10,15 mm
10, 60
Hasil pengukuran jangka sorong di atas adalah ....
10,80 mm
10,17 mm
9,80 mm
9,17 mm
Hasil pengukuran jangka sorong di atas adalah ....
12,21 mm
12,90 mm
13,90 mm
13,70 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,60 mm
0,16 mm
1,60 mm
1, 70 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
18,20 mm
18,30 mm
19,30 mm
19,35 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
35,50 mm
35,60 mm
36,50 mm
36,60 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
26, 47 mm
26, 55 mm
26, 50 mm
27, 55 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
10,15 mm
16,15 mm
16,20 mm
16,05 mm
Hasil dari pengukuran dengan jangka sorong diatas adalah ....
13,00 mm
13,02 mm
13,04 mm
15,00 mm
Alat ukur diatas dinamakan....
jangka sorong
mikrometer
dial bore gauge
dial indikator
feeler gauge
Gambar diatas menunjukkan hasil pengukuran sebesar ....
29.80
29.85
30.00
30.85
jika hasil pengukuran dengan jangka sorong bernilai 10.2 mm. Gambar yang sesuai adalah....
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,32 mm
0,20 mm
3,20 mm
3,50 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
10, 50 mm
10,05 mm
10,15 mm
10, 60
Hasil pengukuran jangka sorong di atas adalah ....
12,21 mm
12,90 mm
13,90 mm
13,70 mm
Hasil pengukuran jangka sorong di atas adalah ....
12,21 mm
12,90 mm
13,90 mm
13,70 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
0,60 mm
0,16 mm
1,60 mm
1, 70 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
18,20 mm
18,30 mm
19,30 mm
19,35 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
35,50 mm
35,60 mm
36,50 mm
36,60 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
10,15 mm
16,15 mm
16,20 mm
16,05 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
20,40 mm
20, 31 mm
23,40 mm
23,31 mm
Hasil dari pengukuran dengan jangka sorong diatas adalah ....
31,32 mm
31,34 mm
31,48 mm
32,34 mm
Hasil dari pengukuran dengan jangka sorong diatas adalah ....
36, 22 mm
36,21 mm
36,20 mm
35,22 mm
Hasil pengukuran pada gambar tersebut adalah .... cm
2,23
2,26
2,76
2,86
Hasil pengukuran pada gambar tersebut adalah .... cm
10,02
10,12
10,20
10,22
Hasil pengukuran pada gambar tersebut adalah .... cm
4,00
4,01
4,10
4,11
Berikut adalah gambar jangka sorong ....
Jangka sorong adalah alat ukur yang mampu mengukur jarak, kedalaman, maupun ‘diameter dalam’ suatu objek dengan tingkat akurasi dan presisi yang sangat baik (± .... mm)
0,01
0,05
0,1
0,5
Jangka sorong digunakan untuk mengukur besaran ....
massa
suhu
berat
panjang
Howard ingin mengukur diamater sebuah cincin, maka alat ukur yang digunakan adalah ....
neraca
termometer
penggaris
jangka sorong
Jangka sorong memiliki 2 skala yaitu ....
skala utama da skala cadangan
skala utama dan skala nonius
skala pertama dan skala kedua
skala pertama dan skala ganda
Fungsi dari gambar yang ditunjukkan oleh nomor 3 adalah…...
Untuk mengukur diameter dalam
Untuk mengukur ketebalan
Untuk mengukur diameter luar
Untuk mengukur diamter lubang
Untuk mengukur kedalaman
Fungsi rahang bawah pada jangka sorong adalah
Untuk mengukur diameter dalam
Untuk mengukur kedalaman benda
Untuk mengukur benda yang bertingkat
Untuk mengukur ketebalan
Untuk mengukur diameter luar
Bagian jangka sorong yang ditunjukkan oleh nomor 4 pada gambar adalah…
skala utama (mm)
skala utama (inchi)
skala nonius (mm)
skala nonius (inchi)
pengunci
bagian dari jangka sorong yang berfungsi untuk menahan bagian-bagian yang bergerak saat berlangsungnya proses pengukuran adalah
(a)
Berikut ini adalah pengukuran yang mampu dilakukan dengan baik menggunakan jangka sorong , kecuali ...
Mengukur kedalaman
Mengukur tingkat / step
Mengukur diameter dalam
Mengukur kerataan / kedataran
Gambar tersebut menunjukan fungsi jangka sorong untuk pengukuran …
Dimensi dalam
Kedalaman
Dimensi luar
Tingkat / step
Berikut ini adalah pengukuran yang mampu dilakukan dengan baik menggunakan jangka sorong , kecuali ...
Mengukur kedalaman
Mengukur tingkat / step
Mengukur diameter dalam
Mengukur kerataan / kedataran
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Yang di gunakan untuk mengukur diameter dalam pada jangka Sorong adalah
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Berapa hasil pembacaan jangka Sorong berikut
(a)
Yang di gunakan untuk mengukur diameter dalam pada jangka Sorong adalah
(a)
Maksud dari gambar adalah…
Garis penggaris harus tegak lurus dengan ujung benda
Pastikan garis dalam posisi tegak ketika membaca penggaris
Penggaris tidak harus posisi tegak ketika digunakan
Membaca hasil pengukuran tidak boleh miring
Diperbolehkan mengukur benda tanpa dimulai dari angka 0
0,5 x 0,7 = . . . .
5,7
0,57
3,5
0,35
3,50
