WorksheetsSistem pengisian kelas XI
Total questions: 15
Worksheet time: 5mins
Untuk menyediakan atau menghasilkan arus listrik yang akan digunakan oleh komponen kelistrikan pada kendaraan dan mengisi ulang arus pada baterai adalah
Sistem starter
Sistem pengisian
Sistem pengapian
Sistem AC
Berikut ini adalah komponen dari sistem pengisian, kecuali
Baterai
Alternator
Fuse
Koil pengapian
Menjaga tegangan output alternator tetap konstan dengan mengatur besar kecilnya arus listrik atau Kuat lemahnya medan magnet pada kumparan rotor atau rotor koil adalah fungsi dari
Baterai
Fuse
Kunci kontak
Regulator
Berikut ini yang bukan merupakan gejala kerusakan pada sistem pengisian kendaraan adalah
Lampu indikator aki menyala terus
Ada bunyi pada kopling
Tegangan stabil
Pengisian mencapai 14,8v
Komponen alternator yang berfungsi untuk mendinginkan diode dan kumparan-kumparan pada alternator adalah
Rotor coil
Stator coil
Dioda
Fan
Komponen alternator yang berfungsi untuk mengubah arus bolak-balik (AC) yang dihasilkan oleh stator coil menjadi arus searah (DC) serta mencegah arus balik dari baterai adalah
Rotor coil
Stator coil
Dioda Rectifier
Pulley
Cara kerja sistem pengisian konvensional terbagi menjadi empat bagian. Cara kerja sistem pengisian berdasarkan gambar tersebut adalah
Pada saat kunci kontak OFF dan mesin belum hidup
Pada saat kunci kontak ON dan mesin belum hidup
Pada saat mesin hidup putaran lambat
Pada saat mesin hidup putaran sedang
Cara kerja sistem pengisian konvensional terbagi menjadi empat bagian. Cara kerja sistem pengisian berdasarkan gambar tersebut adalah
Pada saat kunci kontak OFF dan mesin belum hidup
Pada saat kunci kontak ON dan mesin belum hidup
Pada saat mesin hidup putaran lambat
Pada saat mesin hidup putaran sedang
Pada sistem pengisian terdapat komponen yang berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan arus listrik yang masuk ke rotor coil pada alternator. Nama komponen tersebut adalah
Regulator
Alternator
Baterai.
Lampu Indikator Pengisian
Pada saat mesin belum hidup, dibutuhkan komponen untuk memberikan energi listrik pada rotor coil sehingga menghasilkan medan magnet. Komponen tersebut adalah
Regulator
Alternator
Kunci Kontak
Baterai
Pada sistem pengisian, konversi energi yang terjadi adalah
Energi listrik menjadi energi hidraulik
Energi mekanik menjadi energi listrik
Energi listrik menjadi energi mekanik
Energi listrik menjadi energi pneumatik
Output arus listrik yang dihasilkan oleh stator alternator adalah
3 phase arus AC
1 phase arus DC
2 phase arus AC
1 phase arus DC
Perhatikan nama komponen dibawah ini!
1. Rotor coil
2. Rotor core
3. Pole pice
4. Slip Ring
5. Rotor shaft
Berdasarkan 5 komponen yang telah disebutkan diatas, komponen tersebut merupakan susunan komponen
Rotor stater
Stator alternator
Rotor alternator
Stator stater
Pemeriksaan yang dilakukan pada gambar adalah
Tegangan baterai
Berat jenis elektrolit baterai
Tahanan baterai
Kapasitas elektrolit baterai
Pada sistem pengisian, komponen yang berfungsi untuk meregulasi tegangan output dari sistem pengisian adalah
alternator
regulator
diode
kunci kontak
