wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Review Efloresensi

Total questions: 24

Worksheet time: 12mins

Name
Class
Date
1.

Efloresensi primer yang dimana kulit ditemukan perubahan warna saja, tidak ada penonjolan atau cekungan adalah

a)

Macula

b)

Papula

c)

Plak

d)

Nodula/nodul/nodus

2.

Efloresensi primer yang dimana kulit ditemukan perubahan bentuk atau tonjolan 0,5 cm padat yang terjadi pada epidermis dan dermis sering ditemukan pada jerawat dan komedo adalah

a)

Macula

b)

Papula

c)

Plak

d)

Nodula/nodul/nodus

3.

Efloresensi primer yang dimana kulit ditemukan perubahan bentuk atau tonjolan lebih dari 0,5 cm yang berasal dari papul yang membesar adalah

a)

Macula

b)

Papula

c)

Plak

d)

Nodula/nodul/nodus

4.

Efloresensi primer yang dimana kulit ditemukan perubahan bentuk atau tonjolan 0.5 cm - 2 cm yang terdapat tonjolan padat terletak pada dikutan dan subkutan (dermis & subdermis) berisikan cairan biasanya pada bisul, disebut sebagai apa?

a)

Macula

b)

Papula

c)

Plak

d)

Nodula/nodul/nodus

5.

Eflorensensin primer yang ditemukan nodul yang ada kapsulnya, terdiri dari ruang berlapis epitel berisi cairan semisolid adalah

a)

Kista

b)

Vesikula/vesikel

c)

Bula

d)

Pustule

e)

Urtika/wheal/bentol

6.

Eflorensensin primer yang ditemukan gelembung (lepuh) berisi cairan, ukuran <0,5 cm. Puncak vesikula bulat, runcing/umbilikasi. Cairan berisikan serum, ditemukan pada cacar air, disebut apakah?

a)

Kista

b)

Vesikula/vesikel

c)

Bula

d)

Pustule

e)

Urtika/wheal/bentol

7.

Eflorensensin primer yang ditemukan vesikel >0.5 cm (besar) ditemukan pada orang yang terkena luka bakar adalah

a)

Kista

b)

Vesikula/vesikel

c)

Bula

d)

Pustule

e)

Urtika/wheal/bentol

8.

Eflorensensin primer yang ditemukan pus dan vesikel berisi nanah, biasanya nanah yang mengendap di bawah vesikel disebut hipopion adalah

a)

Kista

b)

Vesikula/vesikel

c)

Bula

d)

Pustule

e)

Urtika/wheal/bentol

9.

Eflorensensin primer yang ditemukan edema pada dermis bagian atas timbul mendadak atau bisa juga perlahan dan hilang beberapa jam kemudian dan terjadi karena adanya ekstravasasi cairan adalah

a)

Kista

b)

Vesikula/vesikel

c)

Bula

d)

Pustule

e)

Urtika/wheal/bentol

10.

Eflorensensin sekunder yang ditemukan ketika terdapat jaringan mati dari lapisan tanduk yang terlepas bisa kering, berminyak, tipis yang berwarna putih, keabu abuan hingga kuning atau coklat ditemukan pada orang ketombean disebut

a)

Skuama

b)

Krusta

c)

Erosi

d)

Ekskrosiasi

11.

Eflorensensin primer yang ditemukan bulat dan berukuran >2 cm biasanya bisa padat atau lunak dan mobile atau fiksasi adalah

a)

Tumor

b)

Vesikula/vesikel

c)

Bula

d)

Urtika/wheal/bentol

12.

Eflorensensin sekunder yang ditemukan ketika terdapat akumuladi eksudat serosa atau seropurulrn yang mengering di kulit sering ditemukan pada pasien setelah trauma dan berdarah dan luka mengering sehingga menjadi...

a)

Skuama

b)

Krusta

c)

Erosi

d)

Ekskrosiasi

13.

Eflorensensin sekunder yang ditemukan ketika terdalat hilangnya epidermis superficial dan terjadinya lecet kulit sehingga timbul cairan putih tidak berdarah, disebut apa

a)

Skuama

b)

Krusta

c)

Erosi

d)

Ekskrosiasi

14.

Eflorensensin sekunder yang ditemukan ketika terjadi goresan atau garukan kulit sehingga lecet sampai ke stratum basal sampai s. Papilare ditandai keluarnya darah karena sampai ke pembuluh darah dan lukanya membekas

a)

Skuama

b)

Krusta

c)

Erosi

d)

Ekskrosiasi

15.

Eflorensensin sekunder yang ditemukan kulit yang digantikan oleh jaringan fibrosa pada dermis atau kedalam yang hilang akibat penyakit atau trauma

a)

Sikatriks/jaringan parut

b)

Keloid

c)

Ulkus

d)

Fagedenikum

16.

Eflorensensin sekunder yang ditemukan kulit yang digantikan oleh jaringan fibrosa pada dermis atau kedalam yang hilang akibat penyakit atau trauma dan terjadi absorbsi sehingga tampak tertekan menjadi tipis

a)

Sikatriks/jaringan parut atrofik

b)

Keloid

c)

Ulkus

d)

Fagedenikum

17.

Eflorensensin sekunder yang ditemukan kulit yang digantikan oleh jaringan fibrosa pada dermis atau kedalam yang hilang akibat penyakit atau trauma dan menjadi gelembung, merah, dan padat adalah

a)

Sikatriks/jaringan parut atrofik

b)

Keloid

c)

Ulkus

d)

Fagedenikum

18.

Eflorensensin sekunder yang ditemukan kulit yang hilangnya epidermis dan lapisan kulit dalam serta mengeluarkan darah dan membentuk jaringan parut adalah

a)

Sikatriks/jaringan parut atrofik

b)

Keloid

c)

Ulkus

d)

Fagedenikum

19.

Eflorensensin sekunder yang ditemukan proses terjadinya ulkus yang menjurus kedalam dan meluas bila proses menjurus ke dalam => telenrans dan cepat meluas => galopans adalah

a)

Sikatriks/jaringan parut atrofik

b)

Keloid

c)

Ulkus

d)

Fagedenikum

20.

Eflorensensin sekunder yang ditemukan proses terjadinya penebalan kulit relief yang makin jelas

a)

Likenifikasi

b)

Fissura

c)

Guma

d)

Eksantema

e)

Telangkiektasi

21.

Eflorensensin sekunder yang ditemukan retak linier pada kulit

a)

Likenifikasi

b)

Fissura

c)

Guma

d)

Eksantema

e)

Telangkiektasi

22.

Eflorensensin sekunder yang ditemukan infiltrat berbatas tegas menahun dan destruktif biasanya melunak adalah

a)

Likenifikasi

b)

Fissura

c)

Guma

d)

Eksantema

e)

Telangkiektasi

23.

Eflorensensin sekunder yang ditemukan pada kelainan yang timbul serentak dan tidak berlangsung lama

a)

Likenifikasi

b)

Fissura

c)

Guma

d)

Eksantema

e)

Telangkiektasi

24.

Eflorensensin sekunder yang ditemukan pelebaran pembuluh darah pada kapiler yang menetap pada kulit

a)

Likenifikasi

b)

Fissura

c)

Guma

d)

Eksantema

e)

Telangkiektasi